
" Maafkan aku ibu .... Aku datang terlambat ..."
Deg... !!!
Jantung Dion seakan ingin terlepas dari tempatnya.
Suara dan wajah itu semua adalah milik Nananya . Wanita yang selama ini ia cari - cari . Wanita yang sangat ia rindukan . Tapi apa yang ia dengar tadi , ia memanggil calon ibu sambungnya dengan sebutan ibu . Memanggil calon istri ayahnya dengan sebutan ibu . Dion benar benar tak pernah menyangka bahwa pepatah yang mengatakan bahwa dunia hanya selebar daun kelor benar benar nyata . Dion merasa dunia telah runtuh saat itu juga .
Tubuh Dion tiba tiba bergetar hebat . Ia akui memang sangat ingin bertemu dengan wanita yang saat ini tengah berada dihadapannya kini . Tapi kenapa , kenapa wanita ini malahan akan menjadi adiknya bukan menjadi istrinya .
__ADS_1
Ingin sekali ia berteriak menentang pernikahan ayahnya itu , dan mengatakan bahwa ia ingin menjadikan Nana sebagai istrinya bukan adiknya . Tapi semua itu malah tertelan kembali ketika dirinya melihat senyuman bahagia yang tersirat diwajah ayahnya yang telah lama hilang semenjak ketiadaan ibunya . Malahan ayahnya terlihat sangat lebih bahagia dibandingkan bersama ibunya dulu .
Mungkin Dion memang terlihat seperti orang yang terkesan cuek dan dingin , tapi percayalah di dalam lubuk hatinya yang paling dalam Dion adalah orang yang sangat menyayangi keluarganya lebih dari apapun . Seperti saat ini ia lebih memilih kebahagiaan ayahnya dibandingkan kebahagiaannya sendiri .
Dia benar benar sekuat tenaga menahan perasaannya . Setiap kali Nana mendekat dan tersenyum ramah padanya untuk menyapa , Dion pasti akan bersikap cuek terkesan acuh tak acuh padanya . Bahkan Dion akan mengucapkan kata kata yang terkesan kasar sehingga membuat Nana menjadi menangis .
Dion benar benar frustasi dibuatnya . Dia kira dengan sikapnya yang berpura pura kasar dan acuh tak acuh seperti itu akan membuat Nana menjauhinya . Tapi ternyata Dion salah , gadis itu masih tetap tersenyum padanya bahkan seolah olah tak terjadi apapun diantara mereka . Entah terbuat dari apa hati wanita itu . Benar benar Dion rasanya ingin menampar dirinya sendiri karena telah berani berkata kasar sehingga menyakiti Nananya .
Berulang kali Dion mencoba memasuki club malam untuk mencari kepuasaan dari wanita malam disana . Berbagai minuman beralkohol juga tak luput dari genggamannya . Semua sudah ia cicipi dengan harapan agar ia segera bisa melupakan Nana . Akan tetapi semua itu sia - sia . Tiap kali ia akan mencicipi wanita maka yang terbayang hanya wajah Nananya saja . Sehingga ia tak jadi melakukan hal tersebut dengan wanita manapun dan itu berlangsung sampai saat ini .
__ADS_1
Setelah orang tua mereka menikah . Nana pun memilih tinggal terpisah dengan alasan ingin hidup lebih mandiri , padahal Dion tahu alasan sebenarnya wanita itu ingin hidup terpisah karena dirinya dan karena tidak mau menjadi beban keluarga baru ibunya . Dion memang mengancam Nana agar tak memberitahu kepada siapapun tentang status mereka . Semua itu Dion lakukan agar Nana bisa hidup bebas dan tidak terancam oleh saingan bisnis keluarganya .
Walaupun Nana tidak tinggal bersama keluarganya , tapi Dion tetap menyewa beberapa bodyguard untuk mengawasi dan menjaga Nana dari kejauhan , itupun dan tentu saja harus secara tersembunyi agar Nana tak mengetahuinya .
Sampai suatu ketika ia kehilangan Nana . Para bodyguardnya tak bisa menemukan Nana di manapun . Ia seperti menghilang , bahkan ditempat kost dan kerjanya ia sudah tidak ada . Dan tanpa sepengetahuan Dion ternyata itu adalah ulah Nathan , pria yang telah berstatus menjadi suaminya kini .
Dion dan Nana tidak pernah tahu . Setelah kejadian Nathan dan Nana di hotel , Nathan sengaja menyebar para bodyguard pribadinya di sekitar Nana tentu saja untuk mengawasinya dari kejauhan . Dan saat itulah para bodyguarnya melaporkan bahwa ada bodyguard lain yang juga ikut mengawasi Nana .
Nathan pun menangkap bodyguard itu dan memaksanya untuk bercerita tentang siapa yang mengutusnya . Dan tentu saja pria itu menceritakan semuanya tanpa terlewat sedikit pun , pria itu masih sayang dengan nyawanya . Siapa yang tidak takut berhadapan dengan seorang Nathan . Pengusaha yang terkenal akan sikap arogant dan juga kejamnya dalam dunia bisnis . Seluruh dunia tahu akan sepak terjang seorang Nathan . Mata merah yang dimilikinya bagaikan mata iblis yang siap mengambil nyawa pada setiap orang yang ingin melawannya . Nathan bagaikan devinisi dari kematian itu sendiri . Sungguh membayangkannya saja pun rasanya pria itu tak sanggup .
__ADS_1
Dari situlah Nathan mendapatkan informasi tentang Nana yang merupakan saudari tiri dari musuh bebuyutannya yaitu Dion .
BERSAMBUNG