
" Mom .... apa mommy baik - baik saja " tanya Leo yang akhir - akhir ini melihat Lidya sering melamun .
" Hah..Mommy baik - baik saja sayang " jawab Lidya kaget .
Leo masih menatap curiga ke arah Lidya , perasaan Leo mengatakan bahwa ada suatu hal yang disembunyikan oleh Lidya padanya . " kalau begitu aku berangkat ke kantor dulu ya mom . Kalau ada apa - apa mommy bisa hubungi aku "
Lidya mengangguk dan menatap nanar kepergian Leo dari hadapannya .
" Apa yang harus ku katakan padamu nak "
****
Perusahaan Royal Group
Suasana hati Nathan benar - benar sangat kacau hari ini . Entah sudah berapa banyak karyawan yang sudah ia marahi hari ini bahkan karyawan yang tak memiliki kesalahan pun juga tak luput dari semburan Naganya .
" Apa - apaan ini "
" Apa kalian sudah bosan bekerja dengan ku 'Hah...!!! "
" Kalau kalian tak becus bekerja , lebih baik kalian segera angkat kaki dari sini " bentak Nathan pada empat orang bawahannya .
Pagi ini para karyawan tak ada satupun yang berani menatap langsung kearah Nathan . Pujian yang sempat mereka berikan kemarin untuk Nathan seolah tertelan kembali ke dalam tenggorokkan mereka .
Entah apa yang terjadi pada Direktur utama mereka saat ini hingga membuat suasana hati bosnya buruk . Para karyawan pun banyak yang merasa heran namun tak ada satupun yang berani bertanya termasuk sekretaris pribadinya pun memilih bungkam .
Wajah Nathan saat ini benar benar sangat terlihat mengerikan . Ia bagaikan seperti seorang malaikat maut yang siap untuk mencabut nyawa siapa saja yang berani untuk menatapnya .
__ADS_1
💢 Flasback on 💢
Di mansion Wijaya
Sarapan pagi yang biasanya dilewati dengan ketenangan kini terlihat telah berubah menjadi ricuh karena perdebatan dua orang pria di meja makan .
" Tidak mau , pokoknya mommy hari ini harus menemaniku di sekolah "
" Tidak bisa , kemarin kau sudah seharian membawa istriku bersamamu . Kali ini giliranku yang membawanya " ucap Nathan kesal .
Itulah yang sedari tadi dua pria ini lakukan sehingga mengganggu penghuni rumah lainnya .
" Nathan mengalahlah , biarkan Nana hari ini menemani Nino di sekolahnya " ucap Momy Angel yang sudah lelah mendengar perdebatan mereka .
" Tidak mom... dari kemarin aku sudah mengalah . Bahkan semalam Nana sudah dikuasai olehnya , kali ini aku tak akan mengalah lagi " tegas Nathan .
Dulu Nathan kecil juga bersikap sama seperti Nino . Ia selalu saja ingin merebut perhatian Angelina dari dirinya , hingga istrinya itu hampir tak memiliki waktu untuk menemani dirinya . Sampai - sampai Ferdinand harus menyuruh bawahannya untuk menculik Angeline dari dekapan Nathan hanya untuk agar bisa menemaninya .
Mungkin inilah yang dikatakan pepatah dengan buah memang tak akan jatuh jauh dari pohonnya.
" Sayang... mommy akan bersamamu hari ini " Nana mengelus lembut kepala Nino.
" Sayang....." ucap Nathan mengiba .
" Berhentilah bersikap seperti anak kecil " ketus Nana .
Kali ini Nathan diam . Tak ada satu katapun yang keluar dari mulutnya . Dia tak ingin jatah malamnya dikurangi lagi karena membuat sang singa marah .
__ADS_1
Setelah sarapan pagi selesai , Nathan terlihat pergi mendahului keluar dari mansion tanpa berpamitan kepada siapapun terlebih dahulu .
" Sepertinya anak itu benar - benar marah " Ucap Mommy angel sambil menatap kepergian Nathan .
" Sudahlah Ma , nanti juga baikan " balas tuan Ferdinand .
Nana terlihat sedang membantu Nino bersiap siap untuk berangkat kesekolah.
" Ma..pa..Nana dan Nino berangkat dulu ya " ucap Nana dan berjalan menuju keluar mansion .
Ketika akan memasuki mobil , Nana tak sengaja berpapasan dengan mobil Nathan yang terlihat baru saja keluar dari mansion .
" Dasar anak kecil " gumam Nana sembari menunjukkan sebuah senyuman misterius .
💢 FLASHBACK OFF 💢
...Bersambung...
...Jangan lupa tinggalkan jejak buat Author yaa 😍...
...Like...
...Comment...
...Vote...
...Agar membuat karya author lebih berkembang dan agar author lebih semangat lagi buat cerita halunya 🙊🙈🙈🙉😽...
__ADS_1