Menjadi Ibu Tiri

Menjadi Ibu Tiri
persahabatan


__ADS_3

Sambil merebahkan tubuhnya di rumput yang hijau , Leo menatap ke arah langit biru dan mulai memejamkan matanya...seutas senyuman keluar dari bibirnya , di pikirannya saat ini hanya terbayang wajah seorang gadis yang mampu membuat hatinya bergetar.


" Sssttt.....apa dia sudah kehilangan kewarasan sekarang ? dengan setengah berbisik erik menyikut lengan Andre , dan menatap heran ke arah leo berada.


" Dasar bodoh , dia itu sedang terkena virus " andre tersenyum


" virus ??? apa dia sudah dibawa ke dokter ? "erik menatap cemas ke arah andre


" Kau itu benar benar bodoh atau pura pura bodoh hah " andre memukul kepala erik dengan buku yang sedang di pegangnya


"shitt... kenapa kau memukul kepalaku brengs*k." erik mengusap kepalanya yang sakit.


"Kau memang pantas di pukul " nathan duduk di dekat andre


" Dasar kalian teman teman lakn*t " erik berlalu pergi entah kemana


"Siapa wanita itu ? " nathan berkata tanpa memandang ke arah andre berada


" Sebentar lagi kau akan tahu " ucap andre yang masih setia membaca buku yang dibawanya.


Di kantin sekolah terlihat erik sedang membeli beberapa minuman dan cemilan. ketika hendak membalikkan badan tanpa sengaja dia menabrak seseorang didekatnya.


" Sory , aku tak sengaja " ucap erik sambil membantu mengambilkan barang barang yang terjatuh milik orang tersebut.

__ADS_1


" tidak apa apa , aku juga yang salah tak memperhatikan jalan " jawab orang itu


Mata erik seketika membelalak ketika ia menatap wajah orang yang dia tabrak.


" Clara...." erik berucap spontan , yang ditanggapi sebuah senyuman oleh clara.


" Busyet dah , ternyata lebih cantik jika dilihat dari dekat " erik membatin dengan mulut sedikit menganga.


" Maaf , apakah kau adalah temannya nathan ? " tanya clara sehingga memecahkan lamunan erik.


" eh...i..iya...aku teman baiknya.. kau tahu nathan ? " ucap erik grogi


" Siapa dikampus ini yang tidak kenal dengannya " jawab clara sambil tersenyum manis.


Nathan merupakan salah satu pria yang sangat populer di kampusnya.


Selain karena ia adalah anak dari pemilik kampus , nathan juga merupakan anak berprestasi di sana. Banyak wanita maupun pria mengagumi dirinya , tapi karena sikap dingin dan acuhnya ia sangat sulit untuk didekati.ketika dia berada didalam maupun diluar kampus , dia hanya akan berkumpul bersama ketiga teman masa kecilnya yang tak lain adalah leo , andre , dan erik.


"Apa aku boleh menitipkan ini pada nathan? " clara mengeluarkan sepucuk surat dari dalam tas kecilnya.


" tentu saja , dengan senang hati aku akan menyampaikannya " erik sambil nyengir bagai kuda.


" terima kasih , kalo begitu aku tinggal dulu ya " clara berlalu pergi meninggalkan erik yang masih senyum senyum sendiri bagai orang yang tak waras.

__ADS_1


" Jantungku rasanya mau berhenti berada di dekatnya...apakah dia seorang malaikat ? " erik sambil memegang dadanya.


" cihhh....si dingin itu beruntung sekali mendapat surat dari clara..." Erik mengumpat sambil menatap surat yang dipegangnya dan berlalu pergi menuju ke tempat teman temannya berada.


Sesampainya ditaman , erik mengumpat kesal sendiri . karena disana tak terlihat satupun teman temannya berada.


" Shittt.....!!! dasar teman lakn*t " umpat erik dan berlalu pergi mencari ketiga temannya berada


"Hatchuuuuiiihhh...." terdengar suara bersin dari Leo yang terlihat sedang berada di cafe dekat kampus.


" kau sakit ??? tanya andre.


" tidak....hidungku hanya terasa gatal...sepertinya ada orang yang sedang mengumpatku " ucap leo sambil mengusap hidungnya.


"Sepertinya aku tahu siapa yang sedang mengumpat kita " nathan menimpali sambil tersenyum miring.


" Erik " satu nama yang muncul di kepala mereka secara bersamaan.


Mereka bertiga pun saling pandang dan langsung tertawa secara bersamaan .


BERSAMBUNG


Maaf teman teman karena kesibukan , author baru bisa up lagiπŸ™....semoga kalian selalu terhibur dengan karya author ya....😚😚😚😍

__ADS_1


__ADS_2