
*****
Keano sudah selesai membereskan semua pipa yg bocor di kamar Layla,ia mendekat ke layla dan berucap
"Saya sudah selesai membenarkan pipa yg bocor,tapi...kamu jangan ke dapur dulu, lantai nya masih begitu licin, seperti nya perlu di perbaiki"keano yg menjelaskan kondisi lantai kamar Layla
"Tapi...kamu tenang saja,bukan saya yg akan memperbaiki lantai nya,saya akan mengirim kan orang untuk membersihkan ruangan ini nanti"keano yg bisa merasakan jika Layla tak ingin keano kembali ke ruangan kamar hotel milik nya
"Kamu tidak perlu takut,saya akan kirim kan petugas kebersihan yg cewek ntar"ucap keano yg juga tak ingin pria lain masuk ke ruangan ini,keano takut jika orang tersebut akan berbuat hal hal yg aneh ke Layla, terutama mengingat kondisi fisik Layla yg buta akibat kecelakaan 5 tahun yang lalu.
*****
"Alhamdulillah yah pa, Helmi mau menerima kondisi fisik Layla"ucap nyonya Melisa yg begitu senang akan rumah tangga Putri nya
"Iya ma, syukur lah"
"Seperti nya kita tidak usah terlalu sering menjenguk Layla dan Helmi bukan??"tanya tuan Pradana kepada istri tercinta yg khawatir jika menantu nya (Helmi)tak peduli kepada Layla,dan tak bisa menerima Layla sebagai istri karena kondisi Layla sekarang
"Iya deh pa,tapi kalo mama rindu sama Layla, boleh yah kita mampir lagi "ucap nyonya Melisa yg malah bermanja-manja dengan suami nya tersebut
__ADS_1
"Kalo mama udah gini,papa bisa jawab apa lagi???, pasti papa bakal luluh ", ucapan tuan Pradana yg membuat pipi nyoya Melisa merona seperti gadis yg baru jatuh cinta saja
"Ihhhhw,papa bisa aja deh gombal nya"nyonya Melisa yg semakin menenggelamkan tubuhnya ke suami nya tersebut.
*****
Sementara itu Layla,yg sudah sendirian di kamar, begitu merindukan suami nya, sesekali melamun kan di mana Helmi memberikan ciuman pertama untuk Layla, walaupun Layla sama sekali tak mengetahui jika Helmi memberikan ciuman tersebut karena ada yg mengawasi gerak gerik Helmi.
*****
Flash back ciuman pertama bagi Layla....
Karena Layla sudah tak tahan,Layla memukul mukul dada bidang Helmi
(Pukkkkkk pukkkkkk pukkkkkk)
Helmi yg mendapat pukulan dari layla segera mencium puncak kepala Layla dengan begitu lembut
"Hufffff,uhhhhhh"terdengar jelas suara tarikan nafas layla yg naik turun
__ADS_1
"Aku kehabisan nafas mas"ucap Layla terbata bata
"Itu karena kamu belum terbiasa, nanti kita belajar lagi ya"Ucap Helmi yg sudah tak melihat mata mata yg tengah mengawasi diri nya
Layla yg begitu benar benar tak menyangka jika Helmi mencium bibir nya
"Ya Allah, perasaan apa ini,baru saja suami aku mencium aku"gumam Layla dalam hati nya
" Untung dia udah pergi, dasar!!!,papa Emang meresahkan banget,pake kirim mata mata ke sini lagi!!"gumam Helmi
"Tapi... untung deh dia liat ciuman aku dengan gadis buta ini, pasti papa akan mengira jika aku dan gadis buta ini sudah begitu mesra"gumam licik Helmi.
*****
"Mas Helmi lagi apa yah di sana???,kok mas Helmi belum ngabarin aku,apa mas Helmi begitu sibuk dengan urusan kantor,sampe belum bisa kasih kabar ke aku??""Layla yg hanya bisa berpikiran positif tentang suami nya,Tampa memikirkan hal hal yg aneh,bisa saja suami nya tersebut sedang selingkuh dengan perempuan lain di luar sana,
Layla begitu percaya kepada Helmi,Layla selalu menuruti perintah Helmi,Tampa ada kata membantah bagi Layla,Layla merasa jika tugas nya sebagai seorang istri adalah mematuhi perintah suami nya, karena surga bagi Layla ada di suami ny sekarang
"Ya Allah lindungi lah mas Helmi yg sedang berjuang untuk hamba, berikan lah kesehatan dan keselamatan kepada mas Helmi sampai tugas mas Helmi selesai dan kembali ke sini dengan selamat"pinta Layla yg begitu mencemaskan kondisi Helmi.
__ADS_1