Menjadi Yang Kedua: Gadis Belia Untuk Om Duda

Menjadi Yang Kedua: Gadis Belia Untuk Om Duda
aku atau dia yang pantas?!


__ADS_3

*****


Keano!"batin Helmi yang samar-samar menatap lekat pada seorang pria yang berada di mobil tempat dokter panggilan nya berada.


*****


Apa dia akan menjadi perusak dalam rumah tangga ku?


Apa dia akan menjadi celah dalam keharmonisan rumah tangga ku?.


******


Helmi terhenti dengan perasaan begitu was-was akan kehadiran Keano dalam rumah tangga nya dengan Layla


Helmi ada alasan kenapa begitu khawatir jika Keano berada dekat dengan Layla, terutama tentang perasaan cinta Keano pada Layla yang sudah menunjukkan bukti yang kuat,jika Keano begitu menyayangi Layla selama ini.


*****


"Ya,itu adalah mobil Keano!"batin Helmi ketika seberkas cahaya menampakkan nomor plat mobil Keano


"Aku harus  sebisa mungkin menghindari Layla untuk bertemu dengan Keano!"Helmi yang mengengam erat tangan Layla


"Ada apa,Mas?"tanya Layla yang merasa aneh dengan genggaman tangan Helmi, seperti mengisyaratkan bahwa Helmi tengah memikirkan hal yang membuat nya begitu khawatir


Helmi masih saja dalam lamunan nya tersebut, Helmi masih belum menyadari jika Layla dapat merasakan hal yang begitu menganggu perasaan nya


"Mas!"panggil Layla


"Oh,iya"balas Helmi gelagapan


"Kamu kenapa,Mas?"


"Apa kamu lagi ada masalah?,apa lagi mikirin sesuatu?"tanya Layla dengan begitu berekspresi


Helmi yang tak ingin Layla mengetahui semua yang masih berusaha ia sembunyikan, lantas berucap dengan teramat gemas pada Layla seraya menyentil kembali hidung Layla


"Iya,aku lagi mikirin sesuatu ..."ucap Helmi dengan menatap teramat dalam pada Layla yang masih dapat ia lihat dari seberkas cahaya yang tak begitu terang di malam sunyi ini,tak ada suara bising yang menganggu perasaan cinta dua insan tersebut


Layla hanya mengerutkan keningnya


"Aku ..."suara Helmi yang semakin berat


"Aku mencintaimu Layla"ucap Helmi dengan perasaan cinta yang sudah begitu memuncak


Layla hanya kembali diam terpaku tampa berbicara sepatah kata pun setelah mendengar kan Ucapan dari Helmi.


*****

__ADS_1


Hati Helmi sudah dipenuhi oleh Layla,tak ada nama selain nama (Layla ) yang bersemayam indah di reluk jiwa Helmi


"Layla"ucap lembut Helmi seraya menatap lekat pada wajah yang akan menua bersama


"Kamu adalah wanita yang hadir dalam seluruh cinta bagiku, yang selalu menentramkan perasaan ku, dirimu kan selalu ada di sisi ku, selamanya,Layla "


"Layla,kamu bagaikan nafas di tubuh ku,aku akan selalu mencintaimu, hingga nanti kita akan bersama lagi"Helmi yang berucap dengan mata yang sudah berkaca-kaca seakan ada rasa cinta,rasa rindu yang memuncak secara bersama


"Layla,apa kamu janji tak kan pernah meninggalkan ku?"


"Walaupun suatu saat ... Kamu akan tahu sisi lain dari diri ku?"tanya Helmi yang sudah begitu takut jika Layla yang akan menggugat perceraian di pengadilan suatu saat nanti


"Katakan Layla!"


"Katakan!,jika kamu tidak akan pernah pergi dalam hidup ku!"Helmi yang sudah tak kuasa membendung semua rasa cinta nya yang sudah terikat pada Layla


Layla yang tak ingin suami nya berlarut-larut dalam kata cinta untuk sepihak saja,Layla pun juga ikut mengungkapkan perasaan cinta yang sudah begitu dalam pada Helmi


"Mas, jangan menangis, aku tak sanggup mendengar suara tangisan mu,Mas"Layla yang menyeka air mata Helmi yang sudah tak dapat ia bendung lagi.


*****


Keromantisan di seberkas cahaya rumah tangga kita,mas Helmi ...


"Seakan pun hal buruk akan menimpa rumah tangga kita nanti,aku harap ... Kita tak goyah,Mas"


*****


Hati Helmi pun begitu tenang ketika mendengar kata cinta yang tak ia rasakan sepihak saja, melainkan kata cinta yang juga di rasakan oleh Layla


Helmi mengecup kening Layla dengan teramat sayang, seraya berucap


"Aku berjanji akan membuat kamu bahagia,Layla"Helmi yang menatap lekat pada wajah yang ada di hadapannya, seraya mengengam erat tangan Layla dan menuntun nya kembali ke dalam mobil.


******


Sementara itu Keano dan juga seorang yang berprofesi sebagai dokter sudah kembali ke parkiran kawasan elit tempat mobil sang pria yang juga seorang dokter


"Terima kasih, Dokter, sudah mengantarkan saya kembali ke sini"ucap sang pria yang begitu berterima kasih untuk 2 hal, yang pertama karena Keano telah mau mengantarkan nya ke jalan Pattimura 2 tepat waktu,dan yang kedua untuk montir yang sudah memperbaiki mobil nya


"Sama-sama"balas Keano yang ingin meninggalkan tempat parkiran tersebut


"Oh yah, Dokter!"sang pria yang kembali berucap


"Nama saya Ken"


"Semoga kita dapat bertemu kembali di lain waktu"ucap sang pria yang memberi tahu tentang namanya

__ADS_1


"Nama saya Keano,yah,saya juga berharap tentang hal tersebut"balas Keano yang kembali menancap gas untuk meninggalkan ruangan parkir kawasan elit dan segera menuju ke tempat yang sudah ia janjikan dengan mamanya.


******


Di sepanjang perjalanan,Keano sama sekali tak mengerti, kenapa Helmi dapat berubah total seperti itu, padahal ... Di awal pernikahan, Helmi begitu menginginkan perceraian dengan Layla,tapi ... Untuk beberapa hari belakangan,Keano dapat melihat dan merasakan jika Helmi sudah begitu jatuh cinta pada Layla


Mulai dari Helmi yang begitu cemburu ketika Keano menolong Layla yang hampir terjatuh ketika dirinya berada di ruangan tuan Andika untuk memeriksa kesehatan papa nya Helmi


Terlihat jelas jika Helmi begitu tak ingin Layla di Sentuh oleh Keano untuk sehelai saja


"Ada apa dengan Helmi?"


"Kenapa?!"


"Kenapa sekarang dia berubah total seperti itu?!"


"Padahal ... Selama ini ... Helmi begitu playboy, hanya mempermainkan perasaan wanita,tapi ... Kenapa dengan Layla dia begitu berubah?,dia begitu tunduk pada Layla, seakan Layla adalah  ratu singgasana!"Keano yang berpikir keras pada perubahan sikap dan sifat Helmi yang berubah total 360 derajat, seakan melihat Helmi yang baru


"Apa Helmi juga sudah jatuh cinta pada Layla?!"batin Keano yang masih tak terima jika Helmi akan benar benar jatuh cinta pada Layla, walaupun posisi tersebut adalah hal yang paling benar,jika Helmi akan jatuh cinta dan menyayangi Layla sepenuh hatinya.


*****


Ketika Keano masih begitu memikirkan tentang perasaan cinta nya yang semakin terhalang oleh tembok besar yaitu Helmi yang juga sudah mulai menaruh hati pada Layla


"Dert dert dert" dering ponsel berbunyi


"Ya,halo,ma"ucap Keano ketika mengangkat telepon dari mamanya


"keano,kamu sekarang ada dimana?"


"Kamu tidak membatalkan pertemuan kita,kan?"suara yang terdengar lewat sambungan telepon


"Enggak ma,ini Keano lagi menuju ke sana"balas Keano yang masih fokus menyetir


"Ya udah,bagus jika begitu,kamu jangan buat mama menunggu dengan seseorang di sini!"mamanya Keano yang segera menutup telepon.


*****


Kira-kira siapa seseorang yang di maksud oleh mama Keano?,apa seseorang tersebut adalah tunangan Keano?


Komen!.


*****


Nantikan jawabannya di episode berikutnya!


Jangan lupa like, komen and favorit kan juga yah 🤗, thanks bagi yang udah mampir.

__ADS_1


__ADS_2