
*****
(Kata kunci: sukses
Kata dasar: semua orang ingin sukses
Kata inti: kamu ingin sukses di usia berapa ? Dan ingin sukses seperti apa?!
Kata bodoh: mau sukses beli Ferrari tapi kelakuan kayak gini! Mana mungkin! Impossible sekali
Kata penting: semua tergantung seberapa bijak kamu mengatur waktu untuk lama nya dua puluh empat jam dan seberapa cerdas menutupi kekurangan dengan kedisiplinan)
# bijak di hari Rabu!.
*****
Pukul 00.30
Layla yang terlelap tidur, karena harus menyelesaikan banyak berkas yang akan diserahkan besok paginya
Hero yang juga baru selesai menyelesaikan meeting dengan direktur rumah sakit Jerman, menghampiri meja kerjanya Layla, dan menatap intens wajah Layla yang tengah tertidur terlelap, terselip senyum manis di bibirnya Hero, ketika masih bisa di beri kesempatan untuk bisa melihat orang yang sejak pertama kali bertemu, bisa membuat diri seorang Hero, begitu nyaman, padahal Layla adalah orang asing dalam kehidupan Hero.
*****
(Ingin ku sampaikan sedih ku pada
hujan
Agar kamu tak merasakan jatuh ku
Ingin ku sampaikan marah ku pada api
Agar kamu tak mengetahui cemburu ku
Ingin ku sampaikan cinta ku pada angin
Agar kamu bisa merasakan kasih sayang ku.)
*****
Hero menatap intens wajah Layla yang begitu indah ketika ia tengah tertidur pulas, tanpa sedikitpun polesan di wajah mulus Layla, membuat Hero semakin menggila
"Lo pasti capek banget, Lay?"Hero yang melirik pada berkas yang berserakan di atas meja kerjanya Layla.
"Sepertinya gue ngerti deh tentang berkas ini!" Hero pun segera mengambil semua berkas yang berserakan di atas meja kerjanya Layla dan membawa semua berkas itu ke meja kerjanya yang bersebelahan ruangan dengan ruangan kerja Layla.
*****
Malam semakin larut, Hero masih fokus menyelesaikan semua berkas milik Layla
"Huaah!" Hero yang sebenarnya juga sangat mengantuk, karena seharian penuh menatap layar laptop sedari pukul 20.00 sampai 24.00, Hero tak pernah lepas dari meeting yang harus diadakan dengan klien kerjanya
"Untung semuanya udah pada tidur."Hero yg melirik ke arah teman-teman laki nya yang sudah tertidur pulas, setelah selesai menyelesaikan pekerjaan masing-masing
Hero pun mengetik semua berkas Layla dengan sangat hati-hati, dan ditemani rasa kantuk yg semakin menjadi jadi.
*****
Hero pun mengetik semua berkas nya Layla sampai pukul 03.00 dini hari
"Huaah! Gue ngantuk banget lagi nih!".Hero yang merapikan semua berkas dan kembali ke ruangan kerjanya Layla.
__ADS_1
*****
"Hero?" Ucap Layla yang masih belum sadar sepenuhnya, Layla ingin segera menyelesaikan berkas yang harus diserahkan pukul 08.00 nanti, hal ajaib pun terjadi pada berkas milik Layla
"Lo yang menyelesaikan semua berkas ini?! Padahal Lo juga capek banget kan seharian meeting?!. Tapi … Lo malah masih bersedia menolong pekerjaan gue?! Lo emang baik banget." Ucap Layla yang sudah sadar sepenuhnya
*****
Pukul 06.00
Layla yang tengah blusukan di dapur, untuk mempersiapkan makanan untuk sembilan orang temannya yang sudah semalaman bekerja keras
"Aduhh! Cuman ada ini lagi!" Layla yang Hanya melihat satu buah wortel dan beberapa tomat di kulkas
'Bikin apa y? Apa gue bikin nasi goreng aja hari ini' batin Layla yang langsung mengiris semua bahan-bahan yang diperlukan.
******
Tampa Layla sadari, ternyata Hero juga sudah bangun dan tengah mengintip Layla dari balik pintu, terselip senyum di bibir nya Hero dan bergumam
"Lo emang istri idaman banget , lay."puji Hero yg kembali ke ruangan kerja nya.
*****
Kevin yang ternyata baru saja keluar untuk membeli perlengkapan makan mereka, melihat Layla yang tengah mengiris bawang dengan mata yg sudah memerah akibat pedihnya bawang tersebut
"Ngupas bawang aja nangis!" Bisik Kevin yang membuat layla sangat terkejut, dan tanpa sengaja ia mengiris tangannya sendiri
"Awwwq!" sedikit darah pun keluar dari telunjuk Layla
"Sini gue obatin!".Kevin yang langsung mengambil kotak p3k di i daerah pojok dapur.
*****
'Sudah jelas dia yg salah!. Siapa suruh ngagetin gue! Bukan nya minta maaf! Malah nyalahin gue! Layla yang menatap Kevin dengan wajah yg sangat kesal.
*****
"Lo kenapa liatin gue seperti itu? Awas loh … nanti.jatuh cinta lagi sama gue!".Goda Kevin
Layla yang masih kesal dengan Kevin pun lantas menjawab
"Ogah Ah!"
" Awwwq!" Layla yang sedikit meringis, karena Kevin mengingat cukup keras pembalut pada luka di telunjuk nya
"Ishhh! Kevin! Lo sengaja ya! Ucap kesal Layla yang semakin jutek saja.
"Siapa yang sengaja!.Geer Luh!" Kevin yang beranjak dan mengeluarkan barang belanjaannya
"Lo habis belanja Vin?" tanya Layla yang melihat dua keranjang yang penuh dengan perlengkapan bahan bahan dapur
"Hm.".balas Kevin
"Lo mau masak apa emang?" tanya Kevin yang masih sibuk mengeluarkan semua barang belanjaannya
"Masak nasi goreng." balas Layla yang kembali meracik semua bahan-bahan yang Layla perlukan
"Ouwh,.biar gue aja yang masak! Lo duduk manis aja." Kevin yang menawarkan diri menggantikan Layla.
*****
__ADS_1
"Emang nya Lo bisa masak?" Ledek Layla pada Kevin
"Lo jelekin gue! Apa Lo lagi meragukan skill masak gue?! Kalo masalah masak memasak, gue lebih jago dari Lo! Gue kan chef,Lo lupa yah?" Ucap Kevin
"Mentang-mentang udah lima tahun gak ketemu! Lo lupa aja deh sama gue!" Kevin yang memasang ekspresi wajah bayinya pada layla
"Iya … iya, sorry deh chef." Layla yang spontan menunduk pada Kevin, seakan tengah minta maaf pada orang yang lebih dihargai oleh layla.
*****
"Gue heran aja deh sama Lo, Vin?" Ucap Layla yang tengah asik melihat Kevin yang meracik semua bumbu dengan sangat piawai
"Heran kenapa?" Kevin yang masih fokus menyiapkan semua bahan yang diperlukan
" Hmmm, gimana ceritanya coba, Lo tuh malah mau jadi chef?! Padahal …. kan, Lo bisa nerusin perusahaan orang tua Lo, Lo tuh kan berbakat banget jadi penerus CEO keluarga Lo! Tapi … lo malah milih jadi tukang masak, emang kenapa?" Tanya Layla
"Emang salah?! Enggak kan! Lagian pekerjaan ini kan juga halal." Kevin yang bertanya balik pada Layla.
" Nggak salah kok tapi ... Kenapa Lo malah milih jadi chef?! Sumpah! Gue penasaran banget sama alasan Lo!" Layla yang sepertinya benar-benar sangat penasaran dengan jawaban Kevin
"Nungguin ya?" Kevin yang sangat terhibur dari ekspresi lugu dan polosnya layla
"Kevin!" Sontak saja Layla merasa jika dirinya selalu di permainan oleh Kevin
"Ya udah deh, gue cerita sama Lo, kenapa gue lebih milih jadi chef daripada penerus CEO perusahaan keluarga gue!' Kevin yg memulai pembicaraan dengan diawali dari kata 'Lo masih ingat dengan awal pertemuan kita?!'
Sontak saja Layla juga bernostalgia dengan tempat di mana diri nya dan Kevin bertemu pertama kalinya.
*****
Layla dan Kevin …
"Eh mbak! Kalo yang jualan tuh beneran dong! Bukanya kayak gini! Udah jelas ini ngak Bagus! Malah masih terus dijual!' Seorang remaja yg sangat kesal dengan barang jualan pedagang pasar tradisional
"Maaf dek, saya akan cari yang bagus untuk Adik." terasa sangat malu akibat dimaki oleh Kevin
"Ada apa ini Bu?" Layla yang berhasil menyalip kerumunan
"Ini non, Adek ini marah-marah karena buahnya busuk seperti ini" penjual yang menjelaskan kronologinya pada Layla.
"Ohhhh ini, Kamu itu pake otak nggak sih!" Layla yang berucap dengan nada yang begitu tinggi
"Kenapa Lo belain orang yg salah! Sudah jelas penjualnya yang salah! Ngapain Lo nyolot nya sama gue !" Kevin yang tidak terima jika dirinya di maki-maki oleh Layla di depan umum
"Tuh tahu! Gimana perasaan Lo tadi?! Habis gue maki-maki, sakit kan?! Lo malu kan!" Layla dengan nada yg benar benar kesal dengan sikap pemuda yang tidak sopan pada yang lebih tua dari nya
"Maka nya … sebelum Lo berbuat tuh! Sebelum Lo tuh marah-marah sama orang lain ! Lo tuh harus coba berpikir bagaimana jika Lo berada di posisi ibu pedagang ini!"
"Gimana kalo Lo yang di maki-maki di depan umum kayak gini! Malu kan?! Kalo pun Lo kurang terima dengan barang dagangan ibu ini, Lo gak perlu marah-marah seperti ini! Kan masih bisa diselesaikan dengan kekeluargaan?!" Layla yang berhasil membuat pemuda tersebut terdiam seribu bahasa.
*****
Sebelum menyelam bersiaplah terlebih dahulu!
Sebelum bertindak berfikirlah terlebih dahulu!
Bagaimana jika keadaan nanti berbalik?
Kamu yang berada di posisi orang yang kamu caci maki tanpa memikirkan rasa sakit yang mereka simpan ketika mendengar racun dari mulut berdosa kamu!
Oleh sebab itu, jika terjadi masalah, cobalah untuk tenang, kontrol rasa emosi itu!
__ADS_1
Jangan sampai hal yang tidak diinginkan terjadi dan menjadi penyesalan nantinya!.