Menjadi Yang Kedua: Gadis Belia Untuk Om Duda

Menjadi Yang Kedua: Gadis Belia Untuk Om Duda
Sisi lembut Helmi


__ADS_3

*****


"Biarin aja dia meninggal!!!,jika papa beneran meninggal,aku bisa dengan mudah menceraikan gadis buta ini dan dengan cepat dapat menikah dengan Carina"Helmi malah senang jika papa nya masuk rumah sakit dan juga terlintas di benak Helmi yg mendoakan Papa nya agar dapat segera meninggalkan dunia ini


"Mas,itu papa kamu loh, gimana kalo terjadi sesuatu sama papa??,kita jenguk papa yah mas??"bujuk Layla pada Helmi.


*****


"Mas kenapa???"Layla yg mulai curiga


"Apa mas lagi berantem sama papa ??"tanya Layla yg memastikan ucapan nya sendiri


"Ngak usah sok tau deh!!"Helmi yg geram akan keterlibatan Layla dalam urusan pribadi nya


"Mas,kalo ada masalah,mas bisa curhat kok sama Layla"saran dari Layla dengan wajah serius akan ucapan yg ia lontarkan pada Helmi


Karena sama sekali tak mendengar kan suara Helmi,Layla pun berpikir bagaimana cara diri nya bisa mengajak Helmi ke rumah sakit, sekaligus memperbaiki hubungan ayah dan anak yg sudah begitu renggang


Layla pun teringat di awal hari pernikahan mereka, setelah Helmi dan Layla menjadi sepasang suami istri


Layla ingat betul,jika Helmi begitu menyukai Boneka beruang yg ada di jalan Hasanudin,yg begitu dekat dengan rumah sakit tempat tuan Andika di rawat sekarang.


*****


Kilas balik....


Setelah resmi menjadi sepasang suami istri, Helmi dan Layla sekarang sedang berada di dalam mobil pengantin yg khas di hadiah kan oleh tuan Andika untuk pernikahan Helmi dan Layla


"Layla, maaf yah om hanya bisa beri hadiah mobil ini untuk kado pernikahan kalian"tuan Andika yg merasa tak pantas jika hanya memberikan satu unit mobil untuk pernikahan menantu nya,yg sekaligus adalah putri dari sahabat terbaik tuan Andika yaitu tuan Pradana


"Ihhhh,papa apaan sih!!!!"


"Ngapain pake hadiah in mobil mewah nih buat gadis buta ini sih!!!"


"Mubazir mubazirin uang aja !!!!"Helmi yg tak begitu setuju pada pemberian mobil mewah dari papa nya untuk mempelai perempuan


"Enggak kok pah,papa kasih ini aja,aku udah senang banget, "Layla yg begitu tersentuh dengan pemberian hadiah dari mertua nya tersebut

__ADS_1


"Ngak usah sok suci deh!!!,masa iya ngak senang dapet mobil mewah kayak gini!!!"Helmi yg menduga jika Layla hanya berusaha mencari muka di hadapan kedua orang tua nya


"Kamu mau papa beliin apa lagi,Layla??"tuan Andika yg masih tak enak hati dengan hadiah yg menurut nya begitu sederhana bagi Layla


"Layla cuman mau papa sama Mama sehat terus"ucapan Layla yg membuat tuan Andika begitu merasa beruntung memiliki layla yg sama sekali tak peduli dengan kekayaan, terutama bukan cewek matre


"Terima kasih yah Layla"tuan Andika yg mengelus lembut bagian kepala Layla dengan begitu teramat sayang


"Semoga rumah tangga kalian berdua, bahagia dunia akhirat"ucap tuan Andika yg begitu bahagia memiliki menantu seperti Layla


"Aminnnn"semua orang serentak mengucapkan kata amin, kecuali Helmi,ia masih tak terima akan pernikahan nya dengan Layla


"Yg ingin aku nikahi tuh Carina,bukan gadis buta ini!!!"Helmi yg begitu geram akan pilihan papa nya.


******


Ketika Layla dan Helmi sudah di antar kembali ke hotel mereka,di sepanjang perjalanan, Helmi sama sekali tak sedikit pun berbicara dengan Layla, bahkan untuk memegang tangan istri sah nya saja, belum pernah sejak mereka resmi menjadi suami istri


Layla yg selalu berpikir positif terus kepada suami nya


"Ya Allah,aku begitu ingin melihat wajah suami ku sendiri..."


"Seandainya aku tidak buta, pasti aku sudah bisa menatap wajah yg akan menemani hingga ku tua nanti"Layla yg sesekali menyesali akan kondisi fisik Layla.


*****


Hingga pertama kali nya Layla mendengar suara suami nya


"Pak, berhenti sebentar !!"ucap Helmi yg langsung turun dari mobil Tampa memberi tau pada layla yg berstatus istri sah Helmi


"Pak,mas Helmi mau kemana??"tanya Layla ke pada pak Tono selaku supir pribadi kepercayaan keluarga Andika


"Tuan Helmi lagi beli boneka beruang nyonya"ucap pak Tono kepada majikan baru nya


"Beli boneka beruang??"Layla yg seakan tak percaya jika Helmi begitu menyukai Boneka beruang


"Iya nyoya,tuan Helmi begitu suka dengan boneka beruang,seisi kamar tuan Helmi di penuhi oleh boneka beruang"penjelasan dari supir pribadi keluarga Andika yaitu pak Tono

__ADS_1


"Ouhhh, begitu yah pak "Layla yg merasa jika Helmi memiliki sikap kekanak kanakkan


"Iya nyonya"Balan tuan Tono


"Oh iya pak, boleh minta tolong??"tanya Layla kepada pak Tono


"Iya nyoya,mau apa??"tuan Tono yg berbalik bertanya pada Layla


"Bisa bapak ngak usah panggil saya nyoya??"pinta Layla yg tak suka di anggap berada di atas oleh orang lain


"Tapi.... nyoya??"bapak Tono yg takut jika tuan Andika akan marah, karena diri nya tidak memanggil Layla sebagai nyoya


"Saya sedikit risih pak,jika di panggil nyoya, panggil Layla aja yah "ucap Layla yg begitu berharap jika bapak Tono tak memanggil nya dengan sebutan nyoya


"Baik nyonya....,eh layla maksud nya "tuan Tono yg masih belum terbiasa memanggil Layla hanya dengan sebutan nama saja.


*****


Helmi yg masih tak mau untuk pergi ke rumah sakit, lantas memberi banyak alasan agar Layla tak lagi membujuk diri nya


"Ntar aja deh,aku lagi capek banget"ucap Helmi


"Ya udah mas,kalo gitu aku aja yg jenguk duluan yah,kamu boleh istirahat"sembari mengambil tongkat yg ada di samping meja


"Oh iya mas,aku rencana nya mau beliin boneka beruang untuk papa "ucapan Layla yg membuat Helmi begitu penasaran


"Boneka beruang???"tanya Helmi


"Iya mas, rencana nya aku mau bawain papa boneka beruang, soal nya pas mas lagi ke luar kota,aku di tawarin boneka beruang di dekat rumah sakit"


"Dan pas aku cek bahan nya, begitu lembut dan nyaman jika di peluk, pasti papa bakal suka kalo aku bawaan papa boneka beruang, biar bisa di peluk juga dan semoga cepat sembuh"ucap Layla yg berhasil membuat helmi mau ikut menjenguk papa nya


Tujuan sebenarnya Helmi adalah mau membeli boneka beruang seperti yg di ucapkan oleh Layla


"Tunggu bentar,aku mau ikut dong jenguk papa nya"Helmi yg akhirnya mau ikut ke rumah sakit, untuk memastikan kondisi tuan Andika baik baik saja


Dan akhirnya rencana pertama Layla pun berhasil untuk membujuk Helmi ke rumah sakit,dan juga akan ke rencana ke dua untuk memperbaiki hubungan antara ayah dan anak tersebut.

__ADS_1


__ADS_2