Menjadi Yang Kedua: Gadis Belia Untuk Om Duda

Menjadi Yang Kedua: Gadis Belia Untuk Om Duda
penyamaran yang terbongkar!


__ADS_3

Masih tentang kasus misteri yang semakin tak terkendali, ditambah lagi tentang bom yang seketika terjadi di waktu yang bersamaan dengan ledakan besar yang membuat jalanan seakan terhenti untuk sesaat.


*****


Inspektur kepolisian dan para detektif yang ditugaskan untuk menyelesaikan misteri kali ini, berlari menghampiri suara bom yang terjadi beberapa detik sebelumnya


"Ada apa? Kami mendengar suara ledakan bom dari sini?!" Tanya inspektur kepolisian yang melihat jika dua detektif berdarah panas juga berada dari sumber suara ledakan bom tersebut


"Tenang saja, Inspektur. Bom itu masih kategori lemah, jadi tidak memberikan dampak berbahaya." Ucap Helmi yang segera mengambil beberapa kepingan-kepingan dari alat bom tersebut


"Jadi ledakan itu dari bom in!" Ucap inspektur kepolisian yang segera mendekat


"Iya, ledakan itu berasal dari sini. Tapi … ini cukup aneh kenapa bom ini seakan sudah dirancang sebelumnya, seakan Anda sendiri tahu jika saya pasti akan dapat mengetahui tentang bom kategori lemah seperti ini?!" Helmi yang menatap lekat pada pria pembawa bom tersebut


"Siapa pria dewasa tersebut? Dan kenapa Anda bisa berada di sini juga detektif Desi?" Tanya inspektur kepolisian yang menatap pada seorang wanita yang masih dicurigai oleh Keano hanya sebagai warga sipil biasa yang berpura-pura mengatakan jika dirinya adalah seorang detektif kepolisian


"Jadi wanita ini memang seorang detektif?!" Tanya Keano yang begitu terkejut mendengar ucapan dari inspektur kepolisian


"Iya, dia juga seorang detektif dari vektor 40."


"Ada apa dengan tangan kiri Anda?" Tanya detektif Bromo yang mendekat pada Keano


"Ohh, ini. Biasa tanda hasil nvestigasi." Ucap Keano yang segera melirik pada Helmi


Helmi begitu paham akan ucapan Keano, ia tersenyum tipis seraya berucap


"Itu tanda dari masa lalu yang akan segera dimulai, Keano!" Ucap Helmi yang kembali mendekat pada pria pembawa bom tersebut.


*****


"Apa yang ingin kamu tanyakan, Helmi?" Ucap Keano yang begitu penasaran


"Saya hanya akan ingin menanyakan hal yang begitu menjanggalkan pada pria dewasa ini!" Ucap Helmi yang sudah berdiri tepat di hadapan pria pembawa bom.


"Apa yang ingin kamu tanyakan pada saya?! Apa kamu ingin tahu kenapa saya juga berada di lokasi yang sama seperti Anda? Apa kamu ingin mengetahui kenapa saya memiliki bom tersebut?!" Ucap pria dewasa tersebut


"Ya.... walaupun itu juga salah satu pertanyaan yang akan saya ajukan pada Anda. Tapi … saya pikir kamu ada alasan bukan!"


"Alasan kenapa juga berada di waktu yang sama dengan kejadian ini, dan alasan kenapa Anda membawa bom kapasitas lemah seperti itu!" Ucap Helmi yang sepertinya sudah mengetahui tentang identitas sebenarnya pria pembawa bom,

__ADS_1


"Alasan! Alasan apa yang kamu maksud, Helmi! Apa lasan untuk membunuh kita semua?!" Ucap Keano yang masih begitu kesal akan tindakan dari pria dewasa pembawa bom.


"Seperti nya dugaan kamu salah untuk saat ini, Keano!" Ucap Helmi yang berhasil membuat raut wajah heran Keano kembali muncul


"Salah! Apa maksud kamu, Helmi? Kenapa kamu mengatakan jika ucapan saya salah!"


"Apa sebenarnya … pria dewasa ini memang tidak berusaha melenyapkan nyawa kita semua. Tapi … apa jangan jangan dia hendak bunuh diri juga dengan bom itu!" Ucap Keano yang masih diselimuti oleh hal yang paling menjanggalkan dari ucapan Helmi


"Hmmmm" tersenyum tipis


"Itu juga masih salah, Keano! Apa kamu masih tidak menyadari ini semua?!" Helmi yang melirik pada Keano.


*****


Penjelasan tentang bom dan alasan Kenapa pria dewasa tersebut memiliki bom


"Tunggu sebentar! Kenapa kamu bisa se yakin itu?! Bagaimana mungkin pria dewasa ini tidak ingin melenyapkan nyawa kita semua atau pun memang ingin melakukan bom bunuh diri?!" Ucap wanita yang sempat diragukan identitas aslinya oleh Keano maupun Helmi


"Jawaban nya begitu simpel!" Helmi yang memberikan senyum khas milik nya ketika tengah menjadi seorang detektif yang harus memecahkan banyak misteri


"Alasan pertama, bom yang ia gunakan di pasang dengan suara yang begitu jelas, sehingga kita semua bisa dengan cepat mengetahui jika ada bom di kantong kresek berwarna hitam yang sedang berada di tangan pria dewasa ini!"


"Kenapa gue ngak kepikiran sampe ke sana?!' batin Keano yang kagum akan kepiawaian Helmi ketika memberikan deduksi brilian.


*****


"Tapi … saya masih begitu penasaran, kenapa detik nya begitu keras, seolah olah anda sebenarnya tahu, jika saya akan menyadari tentang ledakan bom yang mungkin akan terjadi!"


"Dan satu hal lagi, apa tujuan anda sebenar nya, Tuan!" Ucap Helmi yang menatap dengan tersenyum tipis pada pria dewasa pembawa bom tersebut


"Oh yah, ada satu hal lagi yang ingin saya sampaikan pada Anda, Keano!" Helmi yang menatap lekat pada Keano yang tengah memberikan luka yang berada di tangan kirinya akibat terkena percikan bom.


"Apa kamu tidak tahu dengan pria pembawa bom ini?! Apa kamu tidak menyadari dia sebenarnya siapa?!" Ucap Helmi pada Keano yang kembali membuat raut wajah heran Keano kembali hadir.


"Lebih baik hentikan sandiwara ini detektif!" ucap Helmi yang dapat membuat semua orang yang berada di lokasi ges


"Detektif ??"ucap serentak semua yang ada di lokasi tempat kejadian perkara.


*****

__ADS_1


(Hmmmm, tersenyum manis dan membuka penyamaran yg berhasil di bongkar oleh Helmi,


"Seperti nya naluri seorang detektif masih ada di diri kamu. Kamu benar, saya adalah seorang detektif, dan … saya pikir, kita akan lebih sering bertemu setelah ini." gumam detektif yang membongkar penyamaran


"Wahhhhhh, ternyata itu semua palsu?!" ucap wanita seakan tak percaya dengan penyamaran lelaki dewasa pembawa bom tersebut.


"Ternyata dia begitu tampan dan kulit begitu Putih mulus." gumam wanita yang benar-benar tak percaya dengan perawakan asli sang detektif yang tengah menyamar.


*****


Sang detektif yang berhasil di bongkar penyamaran nya oleh Helmi, segera berucap


"Saya akan menantikan pertemuan kita yang sesungguh nya!" Ia kembali melangkah.


*****


"Kenapa kamu bisa tau jika dia adalah seorang detektif yang tengah Melakukan penyamaran?!" Tanya Keano


"Oh ya, kita semua belum kenalan bukan?! Entah mengapa… saya rasa jika kita semua ada koneksi pikiran yang sama "ucap detektif tersebut yang segera membalikkan badannya.


*****


Siapa detektif yang melakukan penyamaran tersebut?


Dan apa hubungan antara detektif tersebut dengan Helmi? Apa ada insiden di masa lalu?


Komen!.


*****


Jangan lupa like, komen and favorit kan novel ini ( menjadi yang kedua: gadis belia untuk om duda)


Akan banyak misteri yang harus dipecahkan untuk ledakan besar yang terjadi secara mendadak di tengah malam yang begitu mencekam.


Nantikan deduksi brilian di episode berikutnya!


Update episode terbaru besok pukul 11.00


Stay tune!

__ADS_1


__ADS_2