Menjadi Yang Kedua: Gadis Belia Untuk Om Duda

Menjadi Yang Kedua: Gadis Belia Untuk Om Duda
akhirnya dinner romantis


__ADS_3

*****


Itu semua Karena ada filosofi dan kenangan yang membuat saya begitu merindu"ucap Dokter Keano dengan tatapan kosong dan linangan air mata yang sudah mulai terlihat jelas.


*****


Jika cinta itu adalah anugerah, kenapa aku merasa sesak di dada?


Jika rindu itu adalah kepastian, kenapa aku berada di ketidakmungkinan


Apa aku sudah gila?


Apa sudah tidak waras lagi?


Kenapa?!


Kenapa aku  jatuh cinta pada orang yang salah!.


*****


Cinta itu memang rumit, apalagi terlalu jatuh cinta pada seseorang yang jelas tak ada celah kembali untuk menggapai nya.


*****


"Hmmmm"menghela nafas panjang


Menatap semua inci sudut ruangan hotel tersebut dengan begitu perasaan merindu


"Apa aku salah jatuh cinta?"


"Apa aku ... Memang tak layak di cintai?"ucap Dokter Keano kepada Dokter Morgan yang memperhatikan ucapan sang dokter bedah dengan begitu seksama


"Senior, terkadang hati memang begitu rumit, cinta begitu aneh,tapi ... Yakin lah akan ada masanya Senior menemukan orang yang tepat, orang yang bisa membuat Senior merasa gembira lagi"Dokter Morgan yang berusaha menghibur senior nya yang masih bersedih


"Huhh"


"Apa kamu yakin akan hal itu?!"


"Sementara ... Takdir itu tak pernah memihak padaku,apa mungkin cinta itu akan hadir dalam hidup ku?"


"Apa mungkin itu semua akan terjadi?!"


"Apa mungkin itu semua akan menjadi sebuah kepastian bukan sebuah kemustahilan?!"Dokter Keano yang merasa jika dirinya tak kan pernah mendapat kan cinta pertama nya kembali


"Ya,aku begitu yakin Senior"Dokter Morgan yang begitu berusaha mengembalikan mood senior nya yang begitu galau akan masalah cinta.


*****


Tiba tiba saja dering ponsel berbunyi


(Dertttttt, dertttttt, dertttttt) panggilan masuk


"Saya angkat sebentar"Dokter Keano yang meminta izin terlebih dahulu pada junior (Dokter Morgan)


"Ya, silahkan Senior"Dokter Morgan yang mempersilahkan senior nya untuk mengangkat telfon masuk tersebut


"Permisi"Dokter Keano yang melangkah menjauh.

__ADS_1


*****


"Halo,Ma"ucap Dokter Keano


"Halo,Keano, kamu di mana?, kenapa kamu tidak ada di rumah sakit sekarang?"


"Apa kamu lupa sama janji kita hari ini?"tanya mamanya Keano.


*****


Flash back ✨


"Maaf ma"


"Keano sedang mandi tadi"ucap bohong Keano


"Mama kenapa pagi-pagi datang ke sini?"


"Bukan nya kita janjian nanti siang?"raut wajah heran Keano


"Oohhh itu, emang sih jadwal kita sebenarnya nanti siang,tapi ... Mama nanti siang ada urusan penting,makanya schedule nya di ganti pagi ini"


"Kamu bisa kan pagi ini?"tanya mama nya Keano


"Kalo pagi ini ngak bisa mah,aku masih ada operasi sampai pukul 10 pagi"Keano yang memang akan selalu sibuk di rumah sakit, memeriksa pasien, melakukan operasi adalah santapan harian sang dokter


"Ya udah, nanti sore aja kalo gitu yah, sekitar pukul 5 sore hari ini!"


"Mama mau pergi ke rancangan baju pengantin dulu"ucap mama nya Keano yang membuat Keano begitu kaget ketika mama nya mengucapkan kata (rancangan baju pengantin).


*****


Keano benar benar lupa akan janjinya pada mama nya, yang mengajak Dokter Keano untuk bertemu, bahkan terkesan sudah begitu lupa, karena janji Keano dan mamanya adalah jam 5 sore tadi, sedangkan sekarang jam sudah menunjukkan pukul 22.30 malam


"Astaghfirullah!"


"Kenapa aku bisa lupa segala!"batin Dokter Keano yang baru teringat akan ajakan pertemuan dengan mamanya yang sudah begitu terlambat


"Maaf,Ma"


"Keano lupa akan hal tersebut"ucap Dokter Keano


"Ya udah,mama bisa maklumi kamu kok,apa kamu bisa sekarang, Keano?"tanya mamanya Keano lewat sambungan telepon


"Bisa Ma"balas Dokter Keano yang tak ingin mengecewakan mamanya untuk kedua kalinya


"Kita ketemuan nya di mana?"


"Apa Mama perlu Keano jemput dulu di rumah sakit?"ucap Dokter Keano


"Kamu ngak perlu jemput Mama,Keano"


"Nanti kita ketemuan di sana aja,mama kirimin alamat nya yah"ucap Mama nya Keano yang segera mematikan telepon


"Jalan Hasanudin raya"pesan masuk


Dokter Keano kembali menuju meja tempat Junior nya berada, seraya berucap

__ADS_1


"Maaf, Morgan,saya masih ada urusan setelah ini,kita sudahi dulu perbincangan kita"Dokter Keano yang ingin menuju ke tempat yang di kirimkan oleh mamanya tersebut


"Baik, Senior,saya mengerti"


"Jika begitu ... Saya kembali ke rumah sakit saja"balas Dokter Morgan.


*****


Pertemuan Dokter Keano dan junior nya pun akhirnya berhenti, walaupun belum bisa menguak fakta tentang gadis pujaan sang dokter bedah lebih intens lagi, setidaknya Dokter Morgan berhasil membuat mood sang dokter bedah cukup baik hari ini.


*****


Sementara itu, Helmi dan Layla tengah berada di parkiran mobil elit menuju mobil pribadi milik tuan Andika yang akan mengutarakan perasaan cinta itu di tempat romantis, Helmi dan Layla tengah menuju ke tempat romantis yang sudah di persiapkan oleh Helmi untuk layla sebagai kado kecil bagi pernikahan mereka berdua


"Silahkan masuk,tuan Puteri"Helmi yang segera membuka pintu bagian depan untuk Layla dengan teramat romantis


Layla yang mendapat kan rayuan memikat dari Helmi, lantas menjawab dengan gombalan juga pada Helmi


"Makasih yah, suamiku"ucap Layla dengan teramat gemas membuat Helmi begitu merasa di penuhi dengan kebahagiaan


"Ishhhh,kamu gemesin banget sih,Layla ku sayang"sembari mencubit pipi Layla


"Sekarang kamu masuk yah,aku mau ajak kamu ke satu tempat"Helmi yang juga masuk ke dalam mobil


Ketika berada di dalam mobil, Helmi memasang kan sabuk pengaman bagi Layla, ketika Helmi sudah begitu dekat dengan Layla, Helmi menatap lekat bibir mungil Layla yang begitu menggoda


Helmi memberikan kecupan manis pada bibir mungil Layla yang membuat pipi Layla kembali merekah seperti buah delima


Helmi tersenyum manis ketika melihat rona merona di pipi Layla, Helmi kembali mencium bibir Layla,kali ini ciuman Helmi cukup ganas, membuat Layla terangsang kembali


Layla mencoba menyadarkan suami nya tersebut agar tidak kebablasan di dalam mobil


"Mas!,mas!,mas!"seraya menepuk lembut dada bidang Helmi


Ketika Helmi sudah menghentikan ciuman tersebut,Layla seraya mencoba menyadarkan Helmi


"Mas, nanti kita telat loh"ucap Layla


Helmi yang tau maksud sebenarnya dari Layla, lantas berucap


"Kamu benar benar bikin aku menggila,Layla"Helmi yang segera menyalakan mobil dan segera meninggalkan parkiran elit untuk menuju ke tempat romantis bagi Helmi dan Layla yang sudah Helmi persiapkan dengan begitu matang dan sempurna.


*****


Di sepanjang perjalanan menuju tempat romantis, Helmi sama sekali tak melepaskan genggaman tangan nya pada Layla, sesekali Helmi mencium lembut tangan Layla dengan teramat lembut dan rasa sayang yang sudah begitu memuncak


"Terima kasih sudah hadir dalam kehidupan ku, Layla"


"Jika kita tidak bertemu,maka aku tak kan tau makna (cinta) itu seumur hidup ku"Helmi yang kembali mencium lembut tangan Layla.


******


Nantikan episode romantis antara Helmi dan Layla di episode berikutnya!


Jangan lupa like, komen and favorit kan novel aku yang berjudul (Nona buta wasiat papa)


Thanks bagi yang udah mampir 🤗.

__ADS_1


__ADS_2