
Di bawah remang remang malam,ku sampaikan kegundahan ku
Apa aku sanggup memberitahu semua nya padamu?
Jika ucapan itu akan menjadi petaka di ujung cerita kita nanti
Maafkan aku,Layla ...
Aku memang lelaki bodoh yang memiliki istri sesempurna kamu!
Aku memang bodoh!
Aku sama sekali tak ada keberanian untuk mengatakan semua nya padamu!.
Helmi yang masih begitu di selimuti oleh rasa takut jika Layla akan meninggalkan dirinya, jika semua nya akan Layla dengar, kenyataan pahit tersebut pasti akan membuat air mata Layla berjatuhan tak terbendung nantinya
Helmi yang tak ingin jika pikiran tersebut akan membuat malam romantis yang sudah ia siapkan untuk Layla terganggu
Helmi begitu berusaha bertindak seakan sama sekali tak terjadi apa-apa malam ini, walaupun di hatinya sudah di penuhi oleh rasa bimbang, takut yang bercampur menjadi 1
"Ngak!"
"Gue ngak ingin malam romantis ini terganggu!"
"Gue hanya ingin bikin Layla bahagia, walaupun ... Kata bahagia itu tak bisa gue pastikan untuk selamanya!"batin Helmi yang berusaha tegar agar air mata itu tak jatuh.
"Gue harus kuat!,gue ngak boleh cengeng seperti ini!,gue ngak mau Layla bersedih"
"Ya Rabb, izinkan aku membahagiakan Layla, aku hanya ingin meminta maaf akan tindakan bodoh ku"
"Izinkan lah yah Rabb"pinta Helmi yang hanya bisa mengutarakan semua kegelisahan hatinya pada yang maha kuasa.
Hati Helmi sudah mulai sedikit tentram ketika ia mengutarakan semua kegelisahan, kegundahan tentang masalah hati nya pada Rabb yang paling mengerti akan semua nya, yang paling ada solusi agar hambanya tak bersedih lagi
Helmi menatap lekat pada Layla yang masih belum terbangun dari tidur nyenyak nya, dengan tersenyum manis seakan ada perasaan yang begitu berusaha ia simpan baik-baik dalam hati nya, agar hanya Layla yang akan menjadi pelabuhan terakhir bagi dirinya hingga di penghujung hari, hingga nyawa akan berpisah dan di pertemukan di Jannah
"Ternyata kamu benar Layla"
"Jika kita mengadu tentang masalah hati kita pada yang maha mendengar,hati kita akan tenteram"
"Kamu benar,Layla"batin Helmi yang sudah begitu terisak,air mata itu sudah tak dapat lagi di tahan agar menyampaikan rasa cinta yang sudah begitu abadi dalam hati manusia yang sudah teramat cinta.
Flash back ✨
Memang benar, jika istri yang baik akan menuntun pasangan nya ke jalan yang besar, sekalipun di waktu itu, terdapatnya kebencian yang seakan sekeras batu, yang namanya seorang istri pasti akan dapat meluluhkan hati pasangan yang sudah begitu benci
Ketika di awal pernikahan tak ada kata cinta dalam rumah tangga mereka,itu semua akan berubah total jika kata Rabb telah hadir dalam Bahtera rumah tangga.
__ADS_1
Awal mula Helmi mencari tuhan ...
Layla yang mengajarkan Helmi tentang perihal agama tanpa merendahkan posisi Helmi sebagai kepala keluarga
Flash back ✨
Kejadian Helmi akan menuju kata Jannah sesungguhnya lewat perantara istri tercinta yang bernama Layla ...
"Kalo gitu ... Kita belajar bareng bareng yah"ajak Layla pada Helmi dengan rona wajah yang begitu bahagia
Hal yang paling di dambakan oleh Layla akan terjadi detik ini juga
"Apa kamu ngak malu?"tanya Helmi yang begitu insecure pada Layla
"Malu?"
"Untuk apa,mas?"tanya Layla dengan memasang raut wajah heran akan pertanyaan yang di lontarkan oleh suami nya tersebut
"Untuk hal yang akan terjadi sebentar lagi"
"Saya tidak tau sholat itu apa,saya hanya melihat orang shalat selama ini,tanpa tau tentang apa yang mereka lakukan"ucapan Helmi yang membuat teduh hati Layla
"Mas"
"Sekalipun kamu belum pernah sholat selama ini, ketika kamu sekarang ada niat untuk belajar sholat,maka semua nya pasti akan terjadi"
"Ketika kamu terbesit keinginan baik di dalam hati kecil kamu,maka ... Insya Allah, semua yang masih menjadi niat itu akan menjadi praktek"balas Layla yang bisa membuat sifat buruk Helmi seketika hilang ketika Layla berucap dengan begitu lembut dan Layla yang berusaha membuat Helmi menjadi laki laki baik, suami yang dapat menuntun rumah tangga mereka menuju Jannah.
Saya tidak tau sholat itu apa,saya hanya melihat orang shalat selama ini,tanpa tau tentang apa yang mereka lakukan"ucapan Helmi yang membuat teduh hati Layla
"Mas"
"Sekalipun kamu belum pernah sholat selama ini, ketika kamu sekarang ada niat untuk belajar sholat,maka semua nya pasti akan terjadi"
"Ketika kamu terbesit keinginan baik di dalam hati kecil kamu,maka ... Insya Allah, semua yang masih menjadi niat itu akan menjadi praktek"balas Layla yang bisa membuat sifat buruk Helmi seketika hilang ketika Layla berucap dengan begitu lembut dan Layla yang berusaha membuat Helmi menjadi laki laki baik, suami yang dapat menuntun rumah tangga mereka menuju Jannah.
"Tapi ... Apa Tuhan akan memaafkan semua kesalahan saya?"tanya Helmi yang membuat Layla kembali tersenyum dan senyuman itu jelas membuat hati Helmi semakin luluh
"Mas"ucap Layla lembut
"Allah itu maha pengasih lagi maha penyayang"
"Allah akan selalu membuka maaf selebar lebar nya pada hamba yang kembali menuju lebih dekat pada Nya"
"Allah tak kan menghitung baik itu perbuatan kecil maupun perbuatan besar, ketika seorang hamba terbesit sebuah rasa penyesalan di dalam hati nya,maka ketika itu lah semua kesalahan yang pernah terjadi di masa lalu akan terhapus seketika dengan air mata penyesalan seorang hamba dan yang akan menjadi saksi nya adalah para malaikat yang berada begitu dekat dengan kita"
"Semua tetesan air mata itu akan menjadi saksi taubat seorang hamba,jadi ... Mas tidak perlu malu di hadapan Allah,hanya karena mas selama ini belum pernah sholat, malahan ... Allah akan begitu senang dan menyambut mas dengan rasa paling beruntung telah menjadi kan mas sebagai seorang hamba"ucapan Layla yang membuat Helmi sedikit demi sedikit melangkah menuju ke jalan yang lebih baik lagi.
__ADS_1
Flash on ✨
Helmi begitu beruntung dapat memiliki Layla sebagai istrinya, walaupun ia cacat secara fisik tapi tidak begitu dengan hati nya
Hati Layla begitu bersih, begitu suci,tak ada noda yang Helmi temukan dalam diri Layla
Helmi menatap lekat pada wajah yang masih terbaring tidur dengan begitu pulas,raut wajah yang begitu cantik membuat Helmi seakan terhipnotis pada kecantikan Layla
Dengan tersenyum manis, Helmi berucap
"Kamu begitu cantik,Layla"Helmi yang mendekati wajah nya pada Layla
"Aku dapat merasakan nafas mu di hatiku,kamu memang paling bisa membuat ku begitu tentram dari semua kegundahan, kegelisahan yang tengah aku rasakan"
"Terima kasih ..."
"Terima kasih karena sudah hadir dalam hidup ku,Layla"
"Terima kasih sudah menuntun ku pada jalan yang benar, jalan menuju Tuhan, Rabb yang menguasai hati ku dan hati mu"
"Terima kasih, karena sudah memilih ku sebagai suami mu,Layla"ucap Helmi dengan nada pelan ketika wajah nya begitu dekat dengan wajah Layla
"Sama-sama,Mas Helmi"ucap Layla yang secara tiba-tiba membuat Helmi begitu kaget
"Kamu sudah bangun,Layla?"
"Tapi ... Kapan?"tanya Helmi yang membuat pipi Helmi merona untuk pertama kalinya ketika bersama dengan Layla
"Hmmmm,baru aja sih,pas Mas Helmi ngomong"balas Layla dengan teramat gemas
Helmi yang mendengar jawaban polos dari Layla tersenyum manis dan berucap
"Hmmmm"
"Jika kamu bangun karena mendengar semua ucapan ku,apa kamu juga dengar ini?"tanya Helmi yang membuat Layla begitu bingung
"Dengar apa,Mas?"tanya Layla yang masih tetap polos ketika memberi pertanyaan pada Helmi
"Ishhh,kamu benar-benar membuat ku semakin menggila,Layla"Helmi yang segera menyentil hidung Layla dengan teramat sayang.
Apakah romansa Layla dan Helmi akan bertahan selamanya ?
Komen!.
Jangan lupa like, tinggal kan jejak komen dan jangan luka favorit kan juga (nona buta wasiat papa) agar aku semakin semangat nulis bab berikutnya 🤗
Terima kasih semua nya 🥰
__ADS_1