
*****
"Rasa itu juga yang gue rasakan jika sedang begitu dekat dengan wanita ini?!"gumam Helmi yang begitu nyaman ketika memeluk Layla ketika tertidur, ketika Layla membelai lembut rambut Helmi.
*****
"Kenapa mas hanya diam sedari tadi?"tanya bingung Layla yang sama sekali tak mendengar suara dari Helmi
Kali ini, Helmi begitu terhipnotis dengan yang di bicarakan oleh Layla, perihal kisah cinta Siti Khadijah dan nabi Muhammad Saw yang Layla ceritakan dengan begitu menyentuh perasaan terdalam Helmi sebenar nya
"Mas?"Layla yang memanggil Helmi dengan sebutan kata (mas) dengan begitu teramat lembut
Layla nampak berusaha untuk memastikan jika Helmi masih ada di dalam ruangan itu bersama nya,di balik cahaya subuh di bawah sinar matahari di ufuk timur yang masih bersembunyi
Entah perasaan apa yang sekarang Helmi rasakan,apa itu rasa cinta yang lama?,atau mungkin kah akan bisa menerima jalan takdir dari yang maha esa?.
*****
"Ada apa dengan gue?"Helmi yang sama sekali tak bergeming menatap Layla dengan mata berkaca-kaca
"Kenapa?!"
"Ucapan itu seperti pernah gue denger sebelum nya?!"
"Tapi ... Apa itu benar dari dia?!"pikir Helmi yang mencoba mengingat semua kejadian di masa lalu yang pernah terjadi.
*****
"Mas?"panggil Layla yang mencoba beranjak berdiri
Mungkin karena kondisi mata Layla yang cacat fisik nya (buta), hampir terjatuh ke lantai karena berusaha mencari tongkat bantu yang telah menemani Layla 5 tahun yang lalu semenjak kecelakaan yang membuat Layla harus kehilangan penglihatan untuk selama lamanya
Entah respect atau bagaimana, Helmi yang tampa sadar tengah melamun tentang Layla dan masa lalu nya, langsung memegang pinggang Layla yang hampir saja terjatuh
Wajah Helmi begitu dekat dengan wajah Layla sekarang, Helmi dapat merasakan jika detak jantung Layla berdetak dengan begitu cepat nya ketika mereka berdua berpelukan semakin dekat
Helmi juga dapat melihat wajah merona dari Layla yang mungkin saja masih grogi ketika bersama dengan Helmi
Helmi yang sama sekali tak bergeming kecuali hanya menatap Layla dengan perasaan yang tak dapat di ucapkan, kecuali tatapan mata yang semakin berkaca-kaca
__ADS_1
Perasaan pernah berada begitu dekat dengan wajah yang tengah ia peluk sekarang, perasaan yang telah lama hilang Helmi rasakan detik ini juga
"Siapa dia sebenarnya?!"pikir Helmi yang masih tak bisa mengingat apapun tentang kejadian masa lalu.
*****
Suara Iqomah terdengar di balik sayup sayup tirai jendela, memecah hening yang terjadi,rasa penasaran pun menjelma di hati sang pangeran tampan
"Mas, udah waktunya sholat"Layla yang berusaha menyadarkan Helmi walaupun ia sama sekali tak tau tentang apa yang tengah di perhatikan dan di pikirkan oleh suami nya tersebut, yang hanya terdiam membisu tampa bersuara sedikit pun
"Mas?"
"Kenapa?"
"Apa kamu sedang ada masalah?"
"Apa Layla bisa bantu mas Helmi?"tanya Layla dengan wajah polos nya
Bukan nya jawaban dari pertanyaan yang Layla ajukan, Helmi langsung memeluk Layla dengan teramat sayang,hal yang paling perdana dalam hidup Helmi memeluk Layla memang karena keinginan hati nya bukan dengan alasan terpaksa, seperti ciuman pertama bagi Layla yang di berikan oleh Helmi karena tau ada yang tengah mengawasi gerak-gerik Helmi
Pelukan dengan rasa yang masih belum bisa di mengerti oleh Helmi sendiri,rasa apa yang sudah masuk ke dalam hati Helmi yang paling dalam
"Jangan tanya sekarang!"ucap Helmi yang mencoba memejamkan mata nya dengan linangan air mata yang sudah mulai menetes di wajah tampan Helmi
Layla membalas pelukan Helmi dengan begitu hangat,Layla hanya berusaha untuk menenangkan Helmi yang ia takutkan memang ada masalah besar yang sudah terjadi.
*****
Layla mencoba menenangkan Helmi dengan mengajak Helmi lebih dekat dengan Tuhan yang maha kuasa
"Mas"panggil Layla
Helmi hanya memeluk Layla semakin erat, setiap ucapan kata(mas) terdengar dari mulut Layla dengan begitu lembut di telinga Helmi
"Mas, lebih baik kita sholat subuh berjamaah yah"ucap Layla yang menyadarkan Helmi seketika
"Tapi ... Aku ngak bisa sholat"ucap Helmi seraya melepas pelukan nya dari Layla
Layla hanya membalas dengan senyuman yang kembali meneduhkan hati keras Helmi selama ini.
__ADS_1
*****
"Kalo gitu ... Kita belajar bareng bareng yah"ajak Layla pada Helmi dengan rona wajah yang begitu bahagia
Hal yang paling di dambakan oleh Layla akan terjadi detik ini juga
"Apa kamu ngak malu?"tanya Helmi yang begitu insecure pada Layla
"Malu?"
"Untuk apa,mas?"tanya Layla dengan memasang raut wajah heran akan pertanyaan yang di lontarkan oleh suami nya tersebut
"Untuk hal yang akan terjadi sebentar lagi"
"Saya tidak tau sholat itu apa,saya hanya melihat orang shalat selama ini,tanpa tau tentang apa yang mereka lakukan"ucapan Helmi yang membuat teduh hati Layla
"Mas"
"Sekalipun kamu belum pernah sholat selama ini, ketika kamu sekarang ada niat untuk belajar sholat,maka semua nya pasti akan terjadi"
"Ketika kamu terbesit keinginan baik di dalam hati kecil kamu,maka ... Insya Allah, semua yang masih menjadi niat itu akan menjadi praktek"balas Layla yang bisa membuat sifat buruk Helmi seketika hilang ketika Layla berucap dengan begitu lembut dan Layla yang berusaha membuat Helmi menjadi laki laki baik, suami yang dapat menuntun rumah tangga mereka menuju Jannah.
*****
"Tapi ... Apa Tuhan akan memaafkan semua kesalahan saya?"tanya Helmi yang membuat Layla kembali tersenyum dan senyuman itu jelas membuat hati Helmi semakin luluh
"Mas"ucap Layla lembut
"Allah itu maha pengasih lagi maha penyayang"
"Allah akan selalu membuka pintu maaf selebar lebar nya pada hamba yang kembali menuju lebih dekat pada Nya"
"Allah tak kan menghitung kejahatan yang pernah hamba nya buat, baik itu perbuatan kecil maupun perbuatan besar, ketika seorang hamba terbesit sebuah rasa penyesalan di dalam hati nya,maka ketika itu lah semua kesalahan yang pernah terjadi di masa lalu akan terhapus seketika dengan air mata penyesalan seorang hamba dan yang akan menjadi saksi nya adalah para malaikat yang berada begitu dekat dengan kita"
"Semua tetesan air mata itu akan menjadi saksi taubat seorang hamba,jadi ... Mas tidak perlu malu di hadapan Allah,hanya karena mas selama ini belum pernah sholat, malahan ... Allah akan begitu senang dan menyambut mas dengan rasa paling beruntung telah menjadi kan mas sebagai seorang hamba"ucapan Layla yang membuat Helmi sedikit demi sedikit melangkah menuju ke jalan yang lebih baik lagi.
*****
"Apa Helmi Benar-benar akan berubah?"
__ADS_1
"Komen!".