Menjadi Yang Kedua: Gadis Belia Untuk Om Duda

Menjadi Yang Kedua: Gadis Belia Untuk Om Duda
# satu tahun yang lalu


__ADS_3

*****


Selepas seminar acara ✨✨✨


"Kak, biar aku bantu!" Layla dengan begitu keletihan karena telah begitu banyak membersihkan meja dan menyusun nya kembali


"Lebih baik ngak usah deh! Entar kamu pingsan lagi, kan aku juga yang repot ntar."


"Kamu duduk aja, biar aku yang angkat " saran dari Leo yg tak tega pada Layla.


"Tapi ... Kak " Layla yang merasa tidak enak.


"Udah,kamu duduk aja, apa mau sekalian aku beliin minum?" Tanya Leo


"Nggak usah kak, aku duduk aja." Layla yang akhirnya menuruti kemauan nya Leo.


*****


"Layla, kamu ada rencana sore ini?" Tanya Leo di sela sela menyusun para bangku


"Hmmm, ada kak. Emang kenapa kak?" Tanya Layla dengan mengerutkan keningnya


"Ouwh, ada rencana ya? Lain kali aja deh aku bilang nya sama kamu." Leo yg sedikit sedih,


*****


"Hero nya mana sih?!" Tanya Layla yg menunggu Hero di parkiran dengan cukup kesal


"Katanya janjian jam lima! Ini udah jam setengah enam belum juga datang!" Layla yang  cukup kesal menunggu sendirian di tempat parkiran.


"Lagi nunggu siapa?" Tanya Leo dari belakang


"Ishhhh! Kok Lo lama amat sih Hero!Kemana aja sih!" Layla yang menyangka jika Leo adalah Hero.


"Hero?!" Leo dengan ekspresi bingung


"Eh kak Leo, maaf aku kira teman aku. Maaf sekali lagi ya kak " Layla yg membungkuk kan kepala nya


"Iya, pacar kamu ya?!" Tanya Leo yg to the poin pada Layla.


"Ish, kakak apaan sih! Aku mana punya pacar kak! Hero tuh teman aku, lagian mana ada yg mau sama aku?" elak Layla dengan gelak tawa yg cukup pecah


"Jika aku mau gimana?" Ucap Leo yg berkata dengan serius


"Ha! Maksud nya kak?!" Tanya Layla yg mengira jika Leo hanya bercanda pada diri nya


"Oh enggak kok, aku cuman bercanda! Kalo gitu aku duluan ya, sampe ketemu besok." Leo yg segera menaiki motor klasik nya.


*****

__ADS_1


"Udah selesai ya ngomong ny?" Tanya Hero yg ternyata mendengar semua pembicaraan Layla dengan senior nya


"Ishhhh!Hero Lo dari mana aja sih! Gue udah capek Loh nungguin Lo dari tadi! Kata nya janjian jam lima! Ini udah jam setengah enam loh!" Layla mendekat kan tangan nya yang terdapat jam tangan ke wajah Hero dengan cukup kesal,tapi itu begitu gemas bagi Hero


"Sorry ... sorry, gue soal nya masih ada urusan dulu." jawab Hero


"Urusan sama cewek-cewek centil itu ya?" Tanya Layla dengan ekspresi tidak suka.


"Ish, kok Lo yg sewot sih? Kan itu urusan gue! Jangan bilang kalo Lo tuh cemburu ya sama mereka?" Goda Hero yg membuat Layla kehabisan kata


"Hmmm"


"Ya udah yuk pergi, keburu malam lagi!" elak Layla dengan pipi yg merona dan bisa di ketahui oleh Hero


"Ya udah, gue ambil mobil dulu." ucap Hero yg kembali berucap dalam hati nya


'Lo emang bisa bikin gue menggila Layla!' Hero yg senyum senyum sendiri, entah apa yg ia bayangkan untuk hari ini.


*****


"Aduhhhhhhh! gue apaan sih! Lagian untuk apa juga gue urusin urusan Hero! Itu kan urusan dia bukan urusan gue?!"Layla yg kembali memukul mukul kening nya.


*****


"Lo kenapa? Masih mikirin cewek cewek centil itu ya?!" Goda Hero yg membuat entah mengapa pipi nya Layla merona kembali


"Siapa juga!" Elak Layla


"Pembina?! Emang ngomongin apa?!" Tanya Layla dengan begitu berekspresi


" Seperti nya Lo emang bener ngurusin hidup gue nih ya ???" Goda Hero


" Tau ahh! Kalo ngak mau ngomong,juga ngak apa apa! Emang siapa juga yg ngurusin hidup Lo!" Ucap Layla dengan cukup kesal


"Gue akan sering ke universitas Lo " jawab Hero yg membuat layla benar benar penasaran, lantas bertanya


"Emang kenapa ???" Tanya Layla dengan mengerutkan keningnya


"Kata nya ngak ngurusin hidup gue?Tapi kok malah penasaran gitu sih?" Goda Hero yg membuat layla benar benar salah tingkah, karena Hero menatap layla dengan penuh cinta,yg membuat Layla benar benar tidak karuan saja dengan tatapan mata coklat nya Hero


"Nanti kita tabrakan Lo! Kalo Lo liatin gue kayak gitu!" Layla berucap sembari menelan ludah nya


"Ngak bakal tabrakan kali,kan ini otomatis." jawab Hero yg sok keren pada layla


"Dasar sok keren!"Elak layla


*****


"Lo ngajak gue ke sini ????" Layla yg begitu berkaca kaca karena Hero mengajak ke tempat yg begitu spesial bagi Layla, tempat di mana mereka berdua berpamitan 5 tahun yg lalu

__ADS_1


"Hm, Lo masih ingat kan?!"Tanya Hero yg tak kalah berkaca kaca juga


"Iya,gue ingat." Layla yg tersenyum pada Hero


"Gue ngak nyangka,kita bisa lagi ke sini? Gue juga ngak nyangka kalo Lo tuh tepati janji Lo sama gue." Layla yg benar benar masih tidak percaya, jika dirinya dan Hero bisa kembali ke tempat masa lalu mereka


"Maafin gue ya, Gue ngak tepati janji gue sama Lo! Dulu gue janji gue akan kembali ke sini 5 tahun lagi, tapi....." Ucapan Hero yg terpotong karena Layla juga berucap


"Cuman lebih beberapa hari doang kan?" Layla yg berusaha menghibur Hero, walaupun Layla begitu cuek dan cukup kesal pada ulah Hero, Layla yg paling mengerti akan sisi asli seorang Hero


"Makasih ya lay, Lo udah mau nungguin gue."Hero yg kembali menatap wajah Layla dengan begitu dalam di bawah senja yg semakin menghilang


Kembali nya memory masa lalu 🍃🍃🍃


Sunyi nya senja masih merindu, burung burung pun kembali ke pelukan rindu,di senja ini aku ungkapkan semua rasa yang tersimpan di kalbu


"Kenapa Lo juga ngak pergi?!"Tanya Hero dengan perasaan yg tak menentu,akan kah ia akan tetap di sini bersama orang yg di kasihi


"Gue ngak bisa!" suara seorang gadis yg hanya menatap senja dengan sangat rindu


"Kenapa? Kenapa Layla? Kenapa Lo biarin orang lain yg tersenyum ?!Apakah Lo bahagia dengan keputusan ini?!" Tanya Hero dengan benar benar tidak mengerti cara berpikir nya layla


"Jika gue tanya mimpi Lo? Lo pasti akan menjawab seorang dokter hebat kan?!" suara gadis yg semakin lama semakin hilang di seufuk senja


"Apa Lo tau mimpi terbesar yang paling ingin gue raih itu apa?" Sang gadis hanya bisa menghela nafas panjang yang masih menoleh ke senja yg semakin menghilang


"Melihat orang lain tersenyum adalah mimpi terbesar gue, Gue akan bahagia jika melihat orang lain tersenyum, apalagi jika gue yg bikin mereka tersenyum " jawab sang gadis yg membuat hati seorang Hero  tersentak bukan main, sang pria yg terkenal  paling cuek dan dingin Kepada semua orang


"Terbuat dari apakah hati Lo Layla? Kenapa bisa sebaik dan selembut ini?Seandainya gue bisa memiliki hati Lo yg suci ini, pasti gue akan jadi laki laki paling beruntung di dunia ini " Hero yg penuh harap pada senja yg semakin menghilang


"Tapi ....,itu cuman sebatas khayalan gue doang! Gue ngak akan pernah pantas untuk seorang gadis sesempurna Lo " Hero yg merasa hanya sia sia merindukan Bulan yg tak akan pernah ia gapai


"Tidak ada kata Sempurna yg pantas Lo sandingkan ke gue Hero! Lo jauh lebih sempurna dari gue " ucap sang gadis yg hanya bisa menatap senja dengan sangat rindu


"Apakah kita punya perasaan yang sama?"Tanya Hero  yg merasa jika peluang itu ada


"Itu mustahil Hero! Setelah senja ini menghilang, kita pun akan kembali ke hidup kita masing-masing dan memulai membuka lembaran baru "


"Lo juga harus ke Harvard kan, sedangkan gue masih harus tetap di sini." Layla yg hanya menatap senja


"Gue janji,gue akan kembali ke sini 5 tahun lagi! Apakah Lo mau nunggu gue selama itu Layla?!"


"Jika gue ngak kembali dalam 5 tahun,gue rela lepasin Lo Layla! Lo berhak bahagia Layla,gue ngak bisa ngekag kamu untuk bahagia "


"Jika hati sudah berkata, 5 tahun itu bukanlah sebuah perkara, Gue akan setia menunggu Lo di sini, 5 tahun bukan apa apa buat gue Hero  "


"Lo yg rela mengorbankan nyawa Lo terancam hanya demi gue! Masih belum sebanding, bahkan tak kan pernah sebanding dengan gue yg hanya menunggu Lo 5 tahun di sini " sang gadis menenggelamkan tubuh nya ke pelukan sang pria dengan sangat rindu, karena ini akan menjadi pertemuan terakhir mereka


"Gue janji ! gue akan berusaha untuk kembali ke sini secepatnya Layla."

__ADS_1


" Karena hanya Lo IDENTITY yang paling gue sembunyikan selama ini " Hero  yg juga tenggelam dalam pelukan rindu di balik senja yg kilau cahaya jingga nya yg semakin lama semakin meredup.


__ADS_2