
"Kenapa masih berdiri?" Tanya Hero yang sudah kembali dari parkiran.
"Oh enggak kok."balas Layla yg kembali tersadar dari nostalgia masa lalu mereka
" ternyata gue lagi ngelamun dari tadi!' batin Layla
"Ya udah yuk, Yang lain udah pada nungguin kita di dalam!" Hero yg berucap sambil menatap jam di tangannya
"Oh iya." balas Layla yang berjalan di samping Hero.
*****
Layla memanglah incaran para pria tampan, mapan semenjak masih duduk di bangku SMA, alasannya hanya satu, sifat Layla begitu berbeda dengan kebanyakan cewek pada umumnya. Sikap mandiri Layla menjadi daya tarik khas, wajah yang begitu natural, tak pernah tersentuh oleh polesan make up mahal, menjadi hal yang unik bagi pria.
*****
'Kalo gue ajak Lo nikah mau ngak ya?' batin Hero dalam hatinya seraya melirik pada Layla.
Hero pun membayangkan jika dia dan Layla nantinya menikah, menjadi keluarga bahagia adalah mimpi terindah bagi Hero, yang sudah menaruh hati pada Layla semenjak awal pertemuan yang tak terduga.
*****
Halunya Hero ..
"Mas, bangun! Makan pagi udah aku siapin di bawah." ucap layla yang membangunkan suaminya yang masih berselimut tebal ( Hero )
"Iya, sayang. Aku udah bangun kok" balas Hero dengan mata yang masih tertutup
"Kalo udah bangun, duduk dong mas! Bukannya mas hari ini mau ke rumah sakit lagi?!" Layla yang masih berusaha membangunkan Hero yang masih berpura-pura belum bangun.
"Iya sayang, emang ada apa?" Hero yang melontarkan pertanyaan dengan bibir yang di majukan ke depan, seperti memberikan isyarat, bahwa ia ingin di cium oleh Layla.
"Cepetan dong mas, bangun nya! Nanti kesiangan lagi!" Layla yang sama sekali tak membalas isyarat dari Hero.
"Tapi … ada syarat nya!" ucap Hero dengan mata yang sedikit ia buka
"Apa?" Tanya Layla
"Hmmmm."
"Kamu cium aku dulu, baru deh aku bangun " Hero dengan ekspresi imut di wajah tampannya
"Ihhhhhh! Mas!" Layla yang berucap dengan malu-malu
"Kenapa malu? Kamu kan istri aku. Masa iya cuman minta cium ngak boleh" goda Hero pada Layla.
*****
Hero pun tersenyum-senyum sendiri, membayangkan jika dirinya menjadi suami layla nanti nya,
"Hmm." dengan tersenyum manis menggambarkan bahagia di wajah tampan Hero, terlihat jelas dari ekspresi wajah nya Hero yang begitu aneh bagi Layla.
'Nih bocah kenapa nyengir nyengir ngak jelas gitu sih!' batin Layla yang begitu heran pada sikap Hero yang cukup berubah setelah ia dapat pulang kembali ke Indonesia, setelah menanti penantian panjang yang hampir 5 tahun lamanya.
*****
"Lo kenapa?" tanya Layla yang tidak di gubris oleh Hero
'ihhhh! Nih bocah kenapa sih!' batin kesal Layla karena ucapan nya sama sekali tidak di dengar oleh Hero.
"Hero!" Dengan nada yang di perkuat
"Ehh, Iya?" balas Hero yang tersadar dari lamunannya
"Lo kenapa sih hari ini?! Kok ngelamun ngak jelas kayak gitu sih! Lagi ada masalah yah?!" tanya Layla yang masih memasang wajah bingung nya
"Maksud Lo apaan?" tanya Hero yang seperti orang plin-plan saja.
"Lo kenapa? Kok senyum senyum sendiri sih! tanya Layla yang masih belum bisa menyadari jika sebenarnya Hero begitu jatuh cinta pada dirinya.
"Yaa … ternyata cuman halu gue doang! Padahal gue berharap itu nyata!" Hero dengan ekspresi kecewa yang kembali terlihat oleh Layla.
"Tadi senyum-senyum sendiri, giliran sekarang malah kecewa gitu! Lo kenapa sih?!" Layla yang masih memasang raut wajah heran.
__ADS_1
"Nggak kok, gue ngak apa-apa." balas Hero singkat yang masih memunculkan raut wajah sedih yang terlihat jelas oleh Layla
'Apa Layla masih belum menyadari yah, kalo sebenernya … gue begitu jatuh cinta pada dia? Apa karena pria yang ada di kampus tadi sore! Kenapa mereka begitu akrab seperti itu?! Layla biasanya tak pernah akrab dengan banyak pria, siapa pria yang tadi sore itu yah?!' batin Hero yang begitu penasaran dengan sosok pria yang berbicara dengan Layla di parkiran kampus ketika Layla menuju Hero.
*****
"Lo tuh ya! Jangan sering-sering senyum senyum sendiri! Nanti Lo tuh di kira gila sama orang lain! Kalo Lo nyengar nyengir ngak jelas!" ledek Layla yang berlalu masuk ke ruangan.
Hero yang terdiam sejenak, ia lantas bergumam
"Hmm. Gue emang udah gila Layla! Gue sudah tergila-gila akan panah asmara yang Lo berikan ke gue!"
'Sampai kapan?! Sampai kapan Lo akan mengerti tentang perasaan gue, Layla!
Gimana caranya gue bisa bilang sama Lo … jika gue … begitu mencintai diri Lo, Layla!' batin Hero yang masih ragu untuk mengutarakan perasaan cinta nya pada Layla.
*****
Pukul 20.15
"Maaf ya gue telat " ucap Layla ketika berdiri di depan pintu
"Iya, santai aja kali, kan rapatnya juga belum di mulai kok." Kelvin yg berbicara dengan santai pada Layla sembari menyeruput kopi.
*****
Akai pun sudah kembali kembali ke ruangan dari toilet kecil
"Eh, eh, eh. Istri gue udah datang bawa makanan nih " canda Akai ketika melihat ada dua kantong plastik penuh dengan bau yg sangat lezat
"Istri! Nih istri!" Layla yang mengepal tangan kanan nya pada Akai
"Sorry kali, siapa tau kejadian kan? Ucapan itu kan doa."Goda Akai.
( Akai memang terkenal dengan sifat humoris, di antara lima orang lelaki yang ada di organisasi, hanya Akai yang memiliki jika seorang komedian, begitu humoris adalah kelebihan dari Akai.)
*****
"Nih, gue beliin makanan, gue tau kok.,kalo Lo semua pasti pada belum makan kan?" tanya Layla pada teman teman nya yang sangat sibuk pada malam ini
" Hah!" Layla yang begitu kaget ketika mendengar suara Nathan yang berbisik di telinga kanan nya layla
Nathan yg melihat ekspresi lucu Layla pun tersenyum tipis pada tingkah konyol Layla.
"Ya tau lah! Udah berapa tahun sih gue yang selalu nyiapin makanan Lo!"
"Gue nih udah kayak mama muda yang punya sembilan orang anak!" Ucap Layla yang kembali teringat dengan masa lalu indah mereka lima tahun yang lalu.
"Lo tuh bukan ibu gue, Lay. Tap … Lo tuh calon istri gue!" Nathan yang kembali berbisik di telinganya Layla.
Layla hanya tidak mengerti dengan ucapan yang ia dengar dari Nathan. Padahal Nathan tak pernah berbicara yang tak formal pada Layla selama ini, Nathan biasa nya akan selalu berbicara formal pada Layla, berucap tanpa basa-basi adalah ciri khas yang dapat ditemukan di diri Nathan, ucapan Nathan itu benar-benar membuat Layla merasa sedikit aneh pada apa yg ia dengar dari Nathan hari ini.
*****
Pukul 22.30
" Kenapa tingkah Hero dan Nathan hari ini beda banget ya?! Aneh banget!" Layla yang memutar otak nya terhadap tingkah aneh dua teman lelaki nya
"Apa mereka benar-benar udah berubah ya? Apa gue aja yang ngak menyadari perubahan mereka berdua?!" Layla yang mengingat jika umur mereka sudah menginjak usia dua puluh tahun.
*****
"Baaaahhhhh!" Devina yg mengagetkan Layla yang tengah berpikir tentang perubahan sikap Hero dan Nathan
"Astaghfirullah!" Sembari mengelus dada nya dikarenakan saking kaget
"Lo kenapa sih?. Ngelamunin apaan malam-malam gini?" Tanya Devina
"Ngak kok, gue cuman lagi cari inspirasi aja." Jawab Layla yang memperlihatkan berkas yang berserakan ada di atas meja kerjanya
"Ouwh, ya udah, kalo gitu gue juga mau kerja dulu deh.""Devina yg kembali ke meja kerjanya yang berlawanan arah dengan Layla.
*****
__ADS_1
"Aduhhhhhhh! Kenapa juga gue harus ngelamunin hal itu sih!" Sembari memukul jidat nya
"Tapi ... Kalo di pikir pikir … Hero Sama Nathan tuh emang tipikal banget sih?" puji layla sembari melihat Nathan dan Hero yang tengah fokus pada hologram yang mereka kerjakan
"Udah sama-sama tampan, baik, pintar lagi. Yang satu udah jadi dokter profesional, yang satunya lagi udah jadi insinyur, paling ngerti di bidang teknologi, emang idaman banget sih " puji Layla yang melihat ketekunan dalam diri Hero dan Nathan.
*****
Pukul 23.40
Hero dan Nathan sepertinya tengah mengalami jalan buntu pada proyek yg tengah mereka kerjakan
"Ini gimana ya lanjutan nya?!" Tanya Nathan dengan menggaruk kepalanya saking bingungnya
"Gue juga ngak tau! Gimana caranya kita bisa menyelesaikan projek ini secepatnya?!"Hero yg juga sudah tidak tau lagi apa kelanjutan dari projek Nathan dan Hero
*****
"Butuh bantuan?" Layla yang memberikan penawaran baik
"Lay!" Secara serentak Hero dan Nathan berucap
"Hmm, butuh bantuan?" Layla yang melihat pada projek yang harus di selesaikan oleh dua orang pria tampan yang merupakan sahabat layla
"Emang Lo ngerti?!" Nathan yang meragukan jika Layla akan dapat mengerti tentang masalah projek yang ia dan Hero hadapi
"Kita buktiin aja! Ucap Layla yang langsung mengotak-ngatik projek baru Nathan dan Hero
"Di giniin! Lalu … " Layla yang sangat profesional yang membuat Hero dan Nathan benar-benar aneh tapi sekaligus kagum pada Layla.
"Ok, cuman tinggal hilangin yg ini aja! Terus diganti dengan yang ini!" Layla yang berhasil menyelesaikan projek Nathan dan Hero
"Nih udah!" Layla yang melepas kacamata khusus, yang memang hanya akan di gunakan untuk hal hal penting seperti ini .
*****
"Kok Lo bisa ngerti sih?!" Tanya Nathan yang merasa aneh akan hal yang barusan saja di kerjakan oleh Layla dengan begitu cepatnya, Layla hanya butuh waktu sepuluh menit untuk menyelesaikan proyek susah nya Hero dan Nathan
Projek yg sudah dua hari di coba di selesaikan oleh Nathan dan Hero, tapi … hanya butuh waktu sepuluh menit bagi Layla untuk menyelesaikan proyek mereka.
*****
"IQ tinggi apaan! Cuman masalah ini Doang ngak bisa! Ledek Layla pada Hero dan Nathan
"Gimana Lo yang bisa ngerti cara nya coba! Kami udah coba berulang kali loh! Sampe sampe habisin waktu dua hari, tapi ...Lo dengan mudah nya menyelesaikan projek ini cuman butuh waktu sepuluh menit doang?!" Hero yg benar-benar kagum dengan bakat terpendam yang dimiliki oleh Layla
"Makanya ….sebelum ngerjain apapun, lo tuh harus paham dulu! Harus baca dulu gimana langkah-langkahnya, bukan main coba aja langsung! Emang udah kebiasaan orang Indonesia ngak sama sekali minat dengan budaya baca! Padahal membaca itu begitu penting!" Layla yang menasehati Hero dan Nathan seperti seorang ibu yang tengah menasehati buah hatinya.
Jumlah orang sukses \= 20 ( dua puluh)
Jumlah penduduk dunia \= 7,4 milyar
Persentase bisa sukses walaupun gagal \=
(20X 7.400.000.000 ) X 100 %
\=0,00000027027027 %.
(Pastikan kamu yang menjadi 0,00000027027027 % orang sukses yang ada di dunia ini!)
(Jangan hanya fokus pada satu titik,pada satu tujuan
Ketika titik itu hilang
kamu akan seperti orang pintar yang kehilangan akal
Tapi.....
Punya lah banyak titik dalam hidup untuk mencapai satu tujuan, yaitu " kesuksesan "
Ketika satu titik hilang
kamu masih punya banyak titik yang masih bisa di andalkan)
__ADS_1
#motivasi Rabu bagi kamu yang paling aku tunggu kehadiranmu.