Menjadi Yang Kedua: Gadis Belia Untuk Om Duda

Menjadi Yang Kedua: Gadis Belia Untuk Om Duda
pentas drama Helmi di mulai


__ADS_3

*****


Layla yg begitu tersipu lewat cara romantis yg ia kira dari suami nya (Helmi)


"Mas Helmi tulis apaan yah buat aku??, seandainya mata aku masih bisa ngeliat, pasti aku bakal bisa baca sendiri surat dari mas Helmi"ucap Layla yg mengengam erat erat surat yg ia terima dengan inisial pengirim adalah Helmi


Ketika itu lah mertua nya Layla yaitu nyoya Melisa membuka pintu ruangan kamar inap tuan Andika dan mendapatkan Layla yg tengah tersipu malu mendapatkan sebuah surat


"Layla,suami kamu mana??,kenapa kamu sendirian di ruangan ini??"tanya nyoya Melisa yg menduga jika anak nya Helmi sudah meninggal kan Layla dan pergi dengan selingkuhan nya yaitu Carina.


*****


"Mama?!"ucap kaget Layla


"Itu surat dari siapa??"Nyonya Melisa yg bertanya ketika ia melihat menantu nya mengengam sebuah surat dengan amplop berwarna merah muda


"Ini..."tiba tiba saja pipi Layla merona dengan pertanyaan yg di ajukan oleh mertua nya


"Ini.. surat dari mas Helmi ma"jawab Layla yg seperti nostalgia kembali ke masa remaja,masa di mana baru jatuh cinta


"Helmi??"ucap Nyonya Melisa yg tak percaya,jika anak nya yg begitu mencintai wanita yg tak baik baik itu bisa luluh dengan Layla


"Kamu nggak lagi bercanda kan sayang??"tanya nyoya Melisa memastikan bahwa surat yg ada di tangan Layla adalah surat dari Helmi


"Enggak ma"balas Layla yg segera memberikan surat tersebut pada mama nya, agar dapat mengecek sendiri


"Ini ma"balas layla memberikan.


*****


Memang surat tersebut ada nama pengirim yg di tulis (from ; Helmi Andika, to ;layla my wife ),tapi Nyonya Melisa melihat ada perbedaan dari gaya tulisan Helmi


Helmi memang terkenal paling pintar ketika membuat surat cinta, terutama untuk Carina, semenjak SMA, Helmi sudah tergila gila dengan Carina,maka tak heran, nyoya Melisa yg begitu pengertian pada Helmi, menjadi tempat curhat bagi Helmi


Tak jarang Helmi menunjukkan hasil tulisan kata kata puitis yg ia tulis pada mama nya .


*****


Kilas balik.....


"Eh mama"ucap Helmi ketika Helmi masih duduk di bangku kelas 3 SMA


"Kamu lagi belajar sayang??"tanya nyoya Melisa yg membawakan secangkir jus mangga kesukaan Helmi


"Enggak ma,lagi nulis aja"balas Helmi


"Nulis??"nyoya Melisa dengan raut wajah heran


"Nih,kamu minum dulu jus mangga nya,mama bikin nya pake cinta"ucap nyoya Melisa yg duduk di samping putra nya


"Ihhhh,mama emang the best deh"Helmi yg begitu senang akan perhatian dari mama nya, lantas segera meminum jus mangga spesial buatan mama nya


"Kamu lagi nulis apaan sih sayang??,kayak nya serius amat deh?"Nyonya Melisa yg penasaran dengan apa yg di tulis oleh Helmi (anak semata wayang keluarga Andika)


"Surat cinta"ucap Helmi dengan begitu manja pada mama nya


"Surat cinta??, buat siapa??,buat mama??"tanya Nyonya Melisa dengan begitu berharap


"Kalo buat mama mah udah tiap hari kali mah,ini tuh buat orang spesial setelah mama"ucap Helmi yg menunjukkan surat cinta tulisan tangan nya pada Nyonya Melisa


"Ini buat siapa sih ??,mama jadi penasaran deh sama orang spesial setelah mama??"nyonya Melisa yang begitu tersipu malu melihat surat cinta buatan Helmi


"Kepo"balas Helmi yg tak mau mengatakan siapa penerima surat cinta dari diri nya.


*****


Kembali ke Nyonya Melisa yg meragukan jika surat yg di terima Layla adalah dari Helmi putra nya


Kamu nggak lagi bercanda kan sayang??"tanya nyoya Melisa memastikan bahwa surat yg ada di tangan Layla adalah surat dari Helmi


"Enggak ma"balas Layla yg segera memberikan surat tersebut pada mama nya, agar dapat mengecek sendiri


"Ini ma"balas layla memberikan.


*****


"Kenapa ma??"tanya Layla yg hanya mendapat kan respon diam dari mertua nya ketika Layla memberikan surat dengan nama pengirim Helmi


"Oh enggak kok sayang"balas nyoya Melisa


"Apa ini hanya dugaan aku aja yah??"pikir Nyonya Melisa yg menemukan gaya bahasa dari surat dengan nama pengirim adalah Helmi


"Kamu dapat surat ini dari siapa??"tanya nyoya Melisa yg ingin memastikan apa benar surat yg di terima oleh menantu nya adalah dari putra nya (Helmi)


"Dari suster di rumah sakit ini mah"balas Layla yg kemudian menceritakan semua kejadian nya pada mama nya.


*****

__ADS_1


Kilas balik....


Maaf buk, maksud ibu orang yg meminta saya mengantar kan ibu ke ruangan ini kan??"tanya suster yg hampir saja keceplosan mengungkapkan identitas dokter keano pada layla


"Iya sus,dia suami saya kan,mas Helmi??"tanya Layla memastikan


"Iya buk, suami anda mendadak ada urusan mendesak dan menitipkan surat ini untuk ibu"suster suruhan dari keano memberikan surat yg di tulis oleh keano bukan Helmi.


*****


"Mengantar kan ke ruangan ini??"tanya nyoya Melisa


"Iya ma, soal nya mas Helmi seperti ada urusan mendesak gitu,maka nya dia nyuruh suster di rumah sakit ini untuk mengantarkan Layla ke ruangan papa "balas Layla yg yakin jika orang yg menyuruh suster rumah sakit adalah Helmi.


*****


Bukan hanya itu ma,mas Helmi juga nitipin aku bekal makanan ini dengan suster rumah sakit,Layla yg kembali bercerita pada mertua nya


Kilas balik....


buk,ini bekal makanan dari bapak yg ke kamar kecil,bapak tersebut memerintahkan agar ibuk menghabiskan bekal makanan nya"ucap suster ruangan sesuai dengan perintah dari keano


"ohh, terima kasih suster,saya akan menghabiskan makanan nya sampai habis"layla yg masih saja mengira jika semua yg baru saja terjadi adalah helmi suami nya.


*****


"Ya udah kalo gitu nih surat dari Helmi"Nyonya Melisa yg akhirnya percaya bahwa surat yg di terima oleh Layla adalah Helmi, setelah mendengar kan tentang semua cerita dari Layla,mulai dari orang yg di kira Layla adalah Helmi,yg meminta bantuan pada suster rumah sakit untuk mengantarkan ke ruangan tuan Andika,yg mengirimkan menu makanan dengan inisial pengirim Helmi Andika, sampai surat yg di titip kan ke suster rumah sakit.


*****


"Oh iya sayang, sebentar lagi papa bakal operasi"nyoya Melisa yg memberi tau kabar dari tuan Andika pada Layla


"Iya ma,Layla udah di kasih tau sama suster rumah sakit barusan"ucap Layla.


*****


Layla dan nyonya Melisa berjalan menuju ke ruangan operasi tuan Andika,yg akan berlangsung sebentar lagi


"Ma"ucap Layla


"Iya sayang,kamu mau buang air kecil??"tanya nyoya Melisa yg benar benar sudah menganggap Layla seperti anak nya sendiri, lebih dari seorang menantu


"Enggak ma,Layla bukan mau buang air kecil ma"ucap Layla


"Terus sayang??"tanya Nyonya Melisa penasaran


Nyonya Melisa yg begitu tersentuh dengan ucapan dari menantu nya, lantas membalas dengan senyuman manis dan berucap hal yg membuat Layla merasa beruntung menjadi bagian dari keluarga Andika


"Makasih ya sayang, udah hadir di kehidupan mama,mama ingin kamu selalu ada"ucapan Nyonya Mellisa yg begitu menyentuh perasaan lembut Layla


"Iya ma,aku juga berterima kasih kepada mama"ucap Layla yg memeluk lembut mertua nya tersebut


"Buat apa sayang??"tanya Nyonya Melisa


"Hmmm"


"Buat semua nya"balas Layla.


*****


Keano yg tengah menuju ke ruangan operasi tuan Andika, tampa sengaja melihat pelukan hangat antara Layla dengan nyoya Melisa


"Itu kan Layla??"ucap keano memastikan jika wanita tersebut adalah Layla


Setelah cukup pasti jika dia adalah Layla, tersenyum dan berucap


"Seandainya kamu liat ini"


"Berapa beruntung nya kamu Helmi, memiliki istri se sempurna Layla"gumam keano dengan tatapan teduh menatap pelukan antara Layla dan nyonya Melisa.


*****


Pukul 20.00


Layla maupun Nyonya Melisa telah selesai melaksanakan sholat isya di masjid yg ada di rumah sakit


Curahan hati menantu keluarga Andika....


Layla yg mengira jika Nyonya Melisa telah keluar dari dalam masjid, mengutarakan perasaan yg ia pendam selama ini


"Ya Allah...."


"Bantu lah operasi mertua hamba, izinkan kami semua berkumpul, izin kan hamba bisa melihat kembali orang orang yg begitu mencintai hamba ya Allah"nyoya Melisa yg dapat mendengar doa dari Layla, terlihat begitu tersentuh bahagia


"Seperti nya papa memang tidak salah pilih untuk Helmi menjadi kan Layla sebagai pelabuhan terakhir"gumam Nyonya Melisa yg ingat dengan awal tuan Andika ingin menjodohkan Helmi dengan Layla.


*****

__ADS_1


Kilas balik.....


Papa harus ingat,aku ngak akan mencintai siapa pun kecuali Carina!!"Helmi yg langsung mengejar Carina


Sementara itu tuan Andika yg murka dengan ucapan yg di lontarkan oleh anak nya sendiri, lantas berucap dengan geram


"Dasar anak tidak tau diri!!!, kenapa dia lebih memilih wanita yg tidak baik baik seperti itu!!,jika begini cara nya,kita harus mengadakan perjodohan dengan putri nya sahabat papa ma"tuan Andika yg melontarkan niat baiknya untuk menikahi Helmi dengan Layla (putri semata wayang dari keluarga Pradana),yg merupakan sahabat dari tuan Andika


"Tapi...pa, apakah Helmi akan setuju nanti ny??"tanya nyoya Melisa yg takut jika Helmi akan berbuat sama seperti yg ia lakukan pada istri pertama nya (melakukan kdrt)


"Kita tidak butuh persetujuan dari dia!!,jika tidak mau maka semua aset yg ia pegang akan saya ambil paksa !!!"ucap tuan Andika yg segera menelepon ke keluarga rumah Pradana, untuk menyampaikan niat baik tuan Andika.


*****


"Ya Allah..."


"Maaf kan hamba yg dulu tak dapat menerima takdir hamba, hamba yg dahulu begitu kesal ketika engkau beri hamba cobaan dengan kondisi mata buta"isakan mulai terdengar


"Tapi.... detik ini, hamba begitu bersyukur dengan jalan takdir yg engkau pilih bagi hamba"


"Hamba mu ini bisa merasakan kasih sayang sesungguhnya..., maaf kan hamba yg sudah menyalahkan engkau Rab ku..."


"Ya Allah..."


"Izin kan lah hamba bisa melihat wajah suami hamba sendiri sebelum engkau jemput hamba nanti, hanya itu pinta yg begitu ingin hamba wujud kan..."ucapan dari Layla membuat Nyonya Melisa begitu tersentuh,ia tak mengira jika Layla sudah begitu mencintai Helmi dengan rasa paling tulus


"Helmi, seharusnya kamu liat pinta dari istri mu"gumam Nyonya Melisa yg sudah dengan mata berkaca-kaca.


*****


Helmi yg tak tau kabar nya ada di mana sampai sekarang, sedangkan operasi tuan Andika akan segera di mulai


Dokter keano muncul di hadapan Nyonya Melisa dan Layla,keano memberi tau bahwa operasi tuan Andika akan segera di mulai


"Maaf buk,apa anda istri dari pasien??"tanya dokter keano


Suara yg begitu dengan mudah dapat di kenali oleh Layla


"Suara itu... rasa nya aku pernah mendengar,tapi .di mana??"Layla yg berusaha mengingat suara yg lebih sedikit berat


Nyonya Melisa yg belum menyadari jika dokter yg akan melakukan operasi untuk suami nya adalah keano,di karenakan keano lebih berpenampilan lebih tampan dari awal pertemuan mereka ketika terjadi kesalahpahaman.


*****


Maaf buk,apa anda istri dari pasien??"tanya dokter keano


"Iya Dok,saya adalah istri pasien"balas nyoya Melisa yg merasa jika pernah bertemu dengan dokter tersebut


"Baik,suami ibuk akan melakukan operasi yg kurang lebih akan memakan waktu 1 jam,jadi mohon menunggu di luar, serta berdoa lah untuk operasi suami anda"ucap dokter keano yg kembali ke dalam ruangan operasi untuk melaksanakan tugas nya sebagai seorang dokter.


*****


"Layla sayang"ucap Nyonya Melisa


"Iya ma"balas Layla


"Rasa nya mama pernah ketemu deh sama dokter yg tadi,tapi... di mana yah??"pikir Nyonya Melisa yg masih belum bisa mengenali sang dokter tampan dengan perawakan yg begitu berbeda dari awal pertemuan mereka


"Iya ma,rasa nya aku juga pernah dengar suara dokter itu, tapi.. suara kali ini terkesan lebih berat, jadi aku sendiri pun susah mengenali dokter tersebut"balas Layla yg juga sepemikiran dengan mertua nya.


*****


Ketika Layla dan nyonya Melisa mencoba mengingat wajah dari dokter tersebut, ketika itu lah Helmi baru kembali ke rumah sakit


"Ma"ucap Helmi yg mendapat kan mama nya sedang begitu hangat dengan Layla


"Helmi,apa urusan kamu udah selesai??"pertanyaan dari Nyonya Melisa yg membuat Helmi begitu merasa aneh


"Urusan???"pikir Helmi yg kemudian menatap Layla


"Kamu begitu romantis yah sama Layla"goda Nyonya Melisa yg membuat pipi nya Layla merona secara mendadak


Helmi hanya memberikan ekspresi tak mengerti dengan ucapan dari mama nya


"Pake ngirimin surat segala, padahal pergi nya cuman sebentar, emang romantis banget deh, kalo gini cara nya,papa pasti akan senang banget liat kalian berdua yg sudah begitu romantis,mama jadi iri"Nyonya Melisa yg memberikan surat yg di terima oleh Layla


Helmi begitu kaget ketika melihat nama pengirim adalah (Helmi Andika), walaupun merasa aneh,di lain sisi Helmi merasa terselamatkan oleh surat dengan inisial nama nya


"Huhhh,mama bisa aja deh"Helmi yg kembali memainkan akting di depan mama nya, agar mama nya tidak curiga tentang semua tingkah laku Helmi sebenarnya,dan dapat menjadi kan Layla sebagai tameng agar ia dapat kembali ke cinta pertama nya yaitu Carina.


*****


bagaimana nasib layla nanti nya ??, mampu kah layla bertahan di rumah tangga yg tidak ada kata cinta di dalam nya ??"


nantikan update episode terbaru dari author!!)


(jangan lupa untuk like, komen, serta favorit kan karya author

__ADS_1


__ADS_2