Menjadi Yang Kedua: Gadis Belia Untuk Om Duda

Menjadi Yang Kedua: Gadis Belia Untuk Om Duda
#gagal dinner (?)


__ADS_3

*****


Mungkin ini akan menjadi cobaan pertama dalam rumah tangga kita Layla ....


Menjadi rintangan awal dari kata (kesetiaan) dalam rumah tangga kita ...


Aku tahu ...


Akan banyak penggoda dalam rumah tangga kita ...


Tapi ....


Kamu jangan khawatir lagi ...


Aku janji akan selalu melindungi mu, selalu menjaga mu ...


Tak kan ku biarkan siapa pun menghina kamu sebagai istri sempurna ku,Layla!


Camkan perkataan ku!.


*****


Helmi yang menghentikan langkah di lorong yang begitu sunyi,sepi,tak ada seorang pun yang sedang berada di lorong yang akan menjadi awal kesetiaan dalam rumah tangga Layla akan di uji


"Huhhhhh"dengan ******* nafas kasar sembari menutup kedua matanya, mencoba menenangkan pikiran kemarahan yang tengah ia pendam


"Ini semua belum cukup!"


"Aku butuh obat penenang ku!"Helmi yang menarik Layla menuju tembok lorong hotel bintang lima yang begitu sunyi


"Ehhh,Mas"ucap Layla kaget akan tarikan Helmi pada dirinya


"Awhhgggg"suara Layla ketika tubuhnya bertabrakan dengan tembok yang akan menjadi saksi bisu cinta Helmi dan Layla


Layla merasakan ******* nafas Helmi semakin tak karuan


"Apa mas Helmi akan melakukan ny di sini?!"batin Layla yang berkeringat dingin di buat nya


Layla tahu jika suaminya sekarang di penuhi oleh kemarahan besar, ingin menolak, yang ada hanya membuat hati Helmi semakin keruh saja nanti, yang ada malam romantis mereka akan sia-sia saja


Dengan jantung yang berdetak tak karuan,Layla bergumam dalam hati nya seraya menahan keringat dingin


"Aduhhhhhhh,mau tolak,tapi ... Mas Helmi akan semakin marah nanti nya?!"


"Tapi .... Masa iyah!,harus di lakukan di sini!, bagaimana jika orang lain melihat?, sudah pasti akan berpikir jika kami pasangan yang tengah mesum?!"batin Layla yang begitu cemas,di sertai keringat dingin yang sudah begitu muncul di tengah keromantisan yang akan terjadi sebentar lagi


"Aku dapat merasakan nafas Mas Helmi"


"Apa dia akan melakukan nya di sini?!"batin Layla yang berusaha menghindar dari serangan Helmi


Tapi tak ada daya, Helmi sudah mengunci semua pergerakan Layla,Layla tak dapat menghindar dari serangan ciuman yang semakin ganas dari Helmi


Layla yang mendapati serangan demi serangan dari bibir Helmi, mencoba mengikuti ritme ciuman dari Helmi

__ADS_1


Layla sudah siap untuk semua yang akan terjadi setelah ciuman, walaupun terkadang Layla tak tau bagaimana membalas ciuman Helmi yang begitu berbeda dari sebelumnya


"Apa kita akan benar melakukan itu semua di sini?"


"Enggak!"


"Enggak!,aku harus bisa menetralisir pikiran ku terlebih dahulu!"batin Layla yang semakin terangsang ketika ciuman Helmi semakin tidak karuan


"Kenapa ciuman mas Helmi semakin tidak karuan?"


"Apa hanya karena aku yang bodoh tak bisa mengikuti ritme mas Helmi?!"batin Layla.


******


"Kenapa ciuman itu semakin dalam?"


"Kenapa aku semakin tidak karuan seperti ini?!"


"Kenapa aku menjadi begitu bergairah sekarang?!"batin Layla ketika Helmi menyentuh tubuh Layla begitu lembut, sentuhan yang pertama kali Layla rasakan dalam hidup nya.


******


"Sadar Layla!"


"Kamu harus tahan semua nya sekarang!, jangan sampai kebablasan di sini!"batin Layla yang sudah begitu terangsang


Layla memukul kecil-kecil dada bidang milik Helmi, berharap agar Helmi mau memberhentikan aksi ciuman mereka


Tapi Helmi sekarang sama sekali tak menghiraukan isyarat Layla, yang ia butuhkan sekarang hanya lah Layla,hanya Layla yang bisa meredam amarah yang tengah di rasakan oleh Helmi


Yang ada Helmi semakin mencium lebih ganas bibir Layla, Helmi menahan pukulan tangan Layla dan menyandarkan nya pada tembok hotel tersebut.


*****


Merasa jika dirinya semakin susah untuk bernafas, Helmi segera memberhentikan aksi ciuman nya pada Layla


Dengan nafas ngos-ngosan, Helmi berucap


"Maafkan aku Layla"Helmi yang berucap dengan memperbaiki jilbab Layla yang sudah kusut oleh diri nya.


******


Helmi sudah cukup tenang sekarang,ia kembali menuntun Layla kembali ke ruangan yang sudah ia siapkan


"Malam ini akan menjadi malam romantis bagi kita,Layla"gumam Helmi yang sudah cukup tenang ketika kemarahan nya sudah hilang ketika Helmi mencium Layla


Layla yang begitu malu-malu akan kejadian yang baru saja terjadi, lantas berucap dengan rona wajah merah seperti buah delima merekah


"Mas"ucap Layla dengan nada pelan


Helmi menatap Layla ketika mereka berdua tengah menaiki lift hotel bintang lima tersebut menuju ruangan paling atas yang sudah di siapkan oleh Helmi khusus untuk Layla malam ini


"Yah,kamu mau tanya sesuatu sama aku?"tanya Helmi yang semakin menggenggam erat tangan Layla

__ADS_1


"Ohh, enggak"balas Layla yang masih begitu malu untuk berbicara dengan Helmi


Helmi yang dapat merasakan jika Layla masih belum bisa mengatakan hal yang begitu ingin ia sampaikan sekarang, walaupun sebenarnya Helmi sudah tahu maksud sebenarnya dari pertanyaan Layla


Helmi malah ingin melihat pipi Layla yang merona seperti buah delima merekah, Helmi kemudian berbisik pada Layla yang berhasil membuat pipi Layla nyata merona di depan Helmi


"Kamu mau tanya apa, Layla?"


"Apa kamu mau aksi yang lebih panas?"ucap Helmi lembut di telinga Layla


Layla yang mendengar ucapan dari Helmi menahan pekikan nya, seraya berucap


"Enggak_kok_mas"ucap Layla yang masih belum terbiasa mendengar ucapan vulgar di telinga nya


"Hmmmm"


"Apa kamu mau sekarang?,aku bisa loh kasih nya"


"Apa kamu mau coba di lift hotel ini?"Helmi yang kembali berbisik pada telinga Layla


"Seperti nya kita sudah sampai Mas!"ucap Layla spontan


Helmi kembali tersenyum manis melihat tingkah polos dan lucu Layla, seraya berbisik kembali


"Apa kamu tidak mau mencoba nya di sini?, padahal aku bisa Lo kasih nya sekarang?!"pipi Layla kembali merona


ketika melihat wajah merona Layla yang seperti buah delima merekah, Helmi segera menggendong Layla untuk menuju satu ruangan istimewa


"Mas,aku bisa jalan kok!"Ucap Layla yang masih begitu malu ketika di gendong oleh Helmi


"Tenang aja kok,kamu kan ngak berat"balas Helmi dengan begitu mood ketika mereka berdua semakin dekat dengan ruangan yang sudah ia siapkan khusus untuk Layla.


*****


Ketika Helmi dan Layla semakin dekat dengan ruangan istimewa, terdengar suara anak kecil yang memanggil nama Helmi dari belakang


"Kak Helmi"ucap suara anak kecil


"Apa suara itu?"Helmi yang membalikkan badan nya dan begitu terkejut dengan orang yang memanggil namanya tersebut


"Manda!"ucap kaget Helmi ketika melihat seorang anak gadis yang berumur 5 tahun mendekat


Helmi seperti memberikan isyarat pada mama nya yang juga ternyata ada bersama dengan anak gadis yang berumur 5 tahun tersebut


(Manda kenapa ke sini Mah?,bisa hancur dong dinner aku sama Layla?!) isyarat dari Helmi pada Mama nya yang hanya bisa pasrah dengan kehadiran Manda yang begitu ingin bertemu dengan Helmi.


******


Wahhhhhh,ngak jadi dinner romantis dong?.


*****


Jangan lupa yah tanda jempol nya buat author, jejak komen nya buat author,agar author semakin semangat lanjutin menulis kisah cinta antara Helmi dan Layla

__ADS_1


Thanks buat semuanya 🥰


Thanks bagi yang udah mampir baca, mampir like, mampir komen and mampir favorit kan juga novel author 🥰


__ADS_2