
*****
Masa lalu adalah memori lama yang paling indah, terkadang masa lalu akan menjadi pahit di masa depan …
Walaupun begitu, yang namanya masa lalu adalah kenangan terindah dalam sejarah manusia, terutama … bagi insan manusia yang sedang di mabuk cinta.
(Part asmara Layla✨)
Masih di tempat yang sama, tempat di mana rindu berbicara, tempat di mana hati telah berkata
"Lo kenapa liatin gue seperti itu?!" tanya Layla yang cukup risih dengan tatapan matanya Hero.
"Hmm." sedikit senyum terukir di bibirnya Hero, mengisyaratkan rasa rindu yang telah lama ia tahan, akhirnya bisa ia tebus, setelah bertahun-tahun harus menderita karena rindu yang semakin waktu semakin sesak di dalam dada.
Rindu yang selalu ia ucapkan di sepertiga malam di sebalik sajadah yang menjadi saksi bisu jatuhnya air mata cinta.
"Gue cuman masih ngak bisa percaya aja dengan hari ini?!" ucap Hero pada Layla dengan mata berkaca-kaca
"Gue benar-benar masih belum bisa percaya! Bisa duduk di samping Lo lagi! Setelah bertahun-tahun lamanya gue duduk sendiri … menceritakan semua kejadian pada diri gue!"
"Yang dulu ... cuman Lo yang gue jadiin teman cerita gue! Cuman Lo yang ngertiin gue!" ucap Hero pada Layla yang menatapnya dengan tatapan begitu teduh
"Gue benar-benar masih belum percaya dengan hari ini! Hari dimana gue bisa kembali lagi ke tempat ini! Tempat yang paling berarti dalam hidup gue! Tempat semua tentang perasaan gue di uji!" Hero yg sangat berterima kasih pada Tuhan sang maha kuasa, yg telah mempertemukan dua insan yang saling menahan rindu di sebalik perpisahan setelah pertemuan yang tak pernah terpikirkan oleh 2 insan tersebut.
*****
"Lo masih ingat ngak sama pertemuan awal kita bertemu? Pertemuan yg mengubah total hidup gue, pertemuan yang bisa bikin gue seperti sekarang! Gue sangat beruntung bisa bertemu dengan Lo waktu itu! Mungkin … jika tidak ada Lo waktu itu … Gue pasti udah ngak ada lagi di dunia ini!" Hero yang masih dengan mata yang berkaca-kaca
"Makasih …"
" Makasih Lo udah hadir di kehidupan gue, Lay, gue ngak bakal lupa tentang masa lalu gue!" Hero yang menggenggam erat tangan Layla.
"Makasih juga, Lo udah mau temani gue sampai sekarang, sampai gue seperti ini."
"Lo yang paling mengerti tentang diri gue yang sesungguhnya, bahkan … gue yang bodoh ini sama sekali tidak mengenal Hero itu!"
"Makasih, karena Lo yang selalu ada ketika semua yang ada di dekat gue menghilang begitu aja!" Hero yg teringat dengan awal pertemuannya dengan Layla.
" Makasih, lay."
*****
Pertemuan yg mengubah segalanya 🍃🍃🍃
Pernah nggak sih ngebayangin ada di posisi Hero? Posisi di mana semuanya kacau balau, orang tua yang setiap hari selalu saja bertengkar untuk semua hal! teman-teman yang menjauh entah apa sebabnya, guru-guru yang begitu kecewa dengan hasil olimpiade yang begitu anjlok nya?
Penderitaan hidup Hero begitu lengkap rasanya, rasa ingin mengakhiri hidup sendiri, rasa di mana dunia begitu tidak adil, tapi … di sana lah celah cahaya datang menghampiri hidup kelam Hero.
Terkadang cahaya tersebut memang tidak memilih siapa yang akan hadir, kapan waktunya, dan dimana tempatnya.
__ADS_1
*****
Laki laki yang sudah begitu mabuk berat, ingin rasanya mengakhiri hidup yang seakan tak berguna, semua nya sekarang telah menjadi bagaikan sampai! Tak ada yang percaya! Tak ada yang memberi kata support untuk melewati pahitnya kehidupan di masa remaja.
Ingin rasanya mengakhirinya hidup dengan cara melompat dari gedung dengan lantai 20
Kondisi mabuk berat, membuat semua pikiran tak dapat di kendalikan lagi, yang ada di dalam otak, bagaimana caranya bisa keluar segera dari masalah yang semakin mendesak saja, seakan tak ada harapan yang tersisa, jalan keluar yang paling baik adalah bunuh diri.
"Dunia ini memang ngak adilllllll!"
"Kenapa?!"
"Kenapa ini semua hanya terjadi pada gue?!"
"Kenapa?! Hahhhh!" suara yang begitu terbeban oleh hidup yang begitu pahit untuk di jalani.
*****
( Takdir yang mempertemukan kita, apa takdir petaka itu akan berubah menjadi tawa ceria di ujung cerita nantinya?)
"Ehh!" Layla yang juga ada di gedung yang sama, melihat seorang laki-laki ingin melompat dari ketinggian, lantas menarik tangannya dan berucap dengan cukup kasar
"Kamu udah gila apa!" Ucap Layla yang mencium aroma alkohol yang begitu kental dari mulut lelaki yang baru saja ia tolong.
Dengan begitu mabuk berat, Hero tertawa dengan mata yang entah kemana mana
"Lo juga mau bunuh diri ya sama gue?"
Layla yang berusaha menyadarkan kembali ingatan lelaki yang ia temukan ingin bunuh diri, lantas membatin dalam hatinya ' mau tampar sekeras apapun, dia pasti ngak bakal sadar! Rasanya itu hanya akan percuma!'
Layla segera menarik tangan Hero menjauh dari ujung tebing
"Kalo ada masalah jangan gini dong caranya?! Kan bisa di selesaikan?!" Ucap Layla yang mencoba menyadarkan Hero yang sudah hilang kendali oleh alkohol yang begitu banyak ia minum.
"Apa! Lift nya sedang rusak! Masa iya harus turun gunain tangga sih! Malah nih orang berat banget lagi!" Ucap Layla yang begitu kesal, tapi tak ada cara lain lagi, jika pria tersebut tetap di tinggalkan di atas gedung sendirian, mungkin saja nyawa pria ini akan melayang begitu saja.
Layla segera menopang tubuh Hero turun dari lantai 20 dengan susah payah menuruni tangga
"Kita mau kemana? Atau jangan-jangan Lo mau cari tempat yanh lebih bagus ya?" Hero yang benar-benar sudah tidak sadar kan diri lagi.
*****
Dengan nafas ngos-ngosan, Layla masih berusaha menopang tubuh Hero yang begitu berat bagi tubuh mungil Layla
" Apa! Baru sampai di lantai 13!" Dengan nafas ngos-ngosan seakan sudah kehilangan tenaga
"Jika di teruskan sampai bawah, bisa-bisa gue yang mati duluan!"
'Apa gue pesan hotel aja yah?' batin Layla.
__ADS_1
*****
"Huh!" helaan nafas panjang Layla ketika melihat Hero yang terbaring dengan lelap nya
Layla akhirnya membawa Hero ke salah satu kamar yang ada di gedung tersebut, mustahil juga jika Layla harus menopang tubuh berat Hero hingga ke lantai bawah
"Siapa dia?! Kenapa dia mau akhiri hidupnya seperti itu? Apa gue lebih baik pergi aja sekarang? Apa dia akan baik baik aja?"
"Apakah dia ngak berniat lagi untuk mengakhiri hidupnya jika sudah pulih?!" Pikir layla yang takut jika Hero akan kembali mengakhiri hidup nya setelah dirinya pergi
"Huh!" helaan nafas kedua pun terdengar
"Lebih baik gue di sini aja dulu, pastiin dia benar benar sadar!" Layla yang duduk di sofa yg berjarak hanya 1 meter dari Hero, sembari menguap dengan rasa kantuk yang juga begitu berat, karena hari ini Layla juga kerja paruh waktu di salah satu rumah makan
"Masih ada empat jam lagi untuk gue tidur! Mendingan gue juga tidur sekarang !" Layla yangg menutup mata nya mencoba menenangkan pikiran selama seharian penuh.
*****
Mentari sudah menampakkan sinar nya kembali, seakan siap menyambut rutinitas berat yang harus dihadapi
"Lo siapa?!" Tanya Hero ketika melihat ada seorang gadis yan berdiri di samping nya
"Awwg!" Hero yg memegang kepala ny karena rasa sakit sehabis meminum alkohol, yg membuat nya mabuk berat
"Ini minum dulu!" Layla yang memberikan air putih untuk Hero
"Bagus lah kalo Lo udah sadar,cgue bisa pergi sekarang! Supaya selepas ini Lo udah lupain semua masalah Lo! Dan ngak berniat untuk mengakhiri hidup Lo lagi! " Layla yang mengambil tas milik nya di sofa dan berpamitan pada Hero yang menatap nya dengan penuh heran
Hero berusaha mengingat kejadian sebelumnya, tapi semakin ia berusaha mengingat, rasa sakit di kepala nya semakin berat
"Awwg! Siapa dia?! Kenapa gue ada di sini?! Uhh, alkohol! Apa gue mabuk kemaren?!"Hero yg mencium aroma alkohol dari tubuh nya
"Siapa dia? Apa dia yg udah nyelamatin gue? Dan bawa gue ke sini kemaren malam?!" Pikir Hero yg masih saja menahan rasa sakit di kepala nya.
*****
Flash on ✨✨✨
"Huh, Lo masih ingat ngak pas Lo mabuk waktu itu?" Tanya Layla yg juga bernostalgia pada awal pertemuan mereka berdua
"Ya ingat lah, masa sih kagak! Gue cuman ngak habis pikir aja, kenapa gue bisa kepengaruh seperti itu?! Kenapa juga gue bisa mabuk berat seperti itu! Seperti itu pria yang mabuk itu bukan gue!" Hero yg benar benar tidak percaya dengan masa lalu kelam nya.
*****
"Semua orang punya cerita masa kelam yang berbeda kan, kalo ngak ada masa kelam itu … mungkin Lo ngak bisa seperti ini kan sekarang?" Ucapan bijak Layla.
"Lo benar! Kalo seandainya gue ngak bertemu dengan Lo, udah pasti gue ngak akan ada sekarang! Makasih sekali lagi ya, lay!" Hero yg tak henti hentinya bersyukur karena bisa bertemu dengan perempuan yg paling bisa mengerti dengan keadaan Hero
"Gue heran?.Padahal Lo tuh bukan siapa siapa gue kan?! Kenapa Lo yg paling bisa ngertiin posisi gue dulu! Ketika semua orang yg paling gue anggap dekat pun, pergi meninggalkan gue begitu aja, ketika gue terpuruk paling dalam nya dan begitu susah?!" ucap Hero yang tak mengerti akan dirinya sendiri
__ADS_1
Hanya Layla lah yang paling mengerti dan yg paling bisa memberikan solusi untuk Hero di masa lalu, tepat nya ketika Hero benar-benar terpuruk bukan main nya
"Karena … gue juga pernah ada di posisi Lo!" ucap Layla dengan menatap lekat pada Hero.