Menjadi Yang Kedua: Gadis Belia Untuk Om Duda

Menjadi Yang Kedua: Gadis Belia Untuk Om Duda
kelas VIP ala Helmi dan papanya


__ADS_3

*****


Layla yang tak kuat akan gombalan dari suami dan mertua nya tersebut lantas berbisik pada Helmi


"Mas"ucap Layla dengan teramat gemas, membuat rona wajah tuan Andika dan Nyonya Melisa begitu bahagia


"Ngak apa apa kok Layla, yang penting kamu sama Helmi udah usaha"ucap Nyonya Melisa


"Gimana enak jamu nya?"tuan Andika yang juga ikut bicara


Helmi hanya senyum senyum manis ketika mendengar ucapan dari papa nya tersebut


Bagaimana tidak, Layla sama sekali belum pernah minum jamu selama ini,dan tadi sore adalah perdana bagi Layla untuk mencoba meminum jamu


"Kenapa kamu senyum senyum gitu, Helmi?"


"Apa Layla juga belum pernah minum jamu yah sebelum nya ?"prediksi dari tuan Andika


"Lah kenapa papa bisa tahu kalo Layla ngak pernah minum jamu?"Helmi yang begitu terheran karena prediksi dari papa nya begitu tepat


"Yah itu biasa sih, soalnya mama kamu juga seperti itu dulu,pas _"ucapan terpotong


"Mas!"


"Ngak usah di bilang sampai ke sana juga dong!"Nyonya Melisa yang seketika merona pipi nya


Helmi yang melihat tingkah mama nya tersebut begitu mirip dengan istri tercinta nya yaitu Layla, lantas berusaha menggombal di hadapan papa dan mama nya tersebut


"Mama sama aja yah sama Layla,sama sama cepat banget pipi itu merah seperti buah delima, bukan begitu Pa?"Helmi yang seraya melirik pada papanya


"Iya,kamu benar Helmi"balas papa nya yang membuat Nyonya Melisa begitu terpojokkan akan candaan dari anak dan suami tercinta.


*****


"Helmi,kamu tau ngak,kalo mama kamu nih juga ngak suka minum jamu awal awalnya"tuan Andika yang mencoba menceritakan kenangan tuan Andika dan Nyonya Melisa pada anak dan menantu kesayangan keluarga Andika.


*****


Flashback kejadian romantis tuan Andika dan Nyonya Melisa di awal pernikahan


Sama seperti hal yang di alami oleh Layla tentang rumor bahwa malam pertama itu begitu menyakitkan, Nyonya Melisa benar benar tak bisa tidur semalaman di dalam kamar pengantin


"Aduhhhhhhh, gimana kalo mas Andika benar benar menginginkan malam pertama?!"


"Aku takut banget lagi!"Nyonya Melisa yang bersembunyi di balik selimut tebal dengan perasaan yang tak karuan akan prediksi malam pertama pengantin baru


"Udah jam 12, Kenapa mas Andika belum kembali ke kamar?batin Nyonya Melisa yang semakin tak karuan ketika waktu semakin larut saja.


*****


Pintu kamar terbuka


(Ceklek)

__ADS_1


Jantung Nyonya Melisa seakan mau copot saja ketika mendengar suara pintu kembali tertutup, terdengar jelas suara langkah kaki yang semakin mendekat


Nyonya Melisa benar benar belum mau untuk melakukan malam pertama dengan tuan Andika


Tuan Andika yang dapat merasakan jika istri nya tersebut masih belum tidur dengan tersenyum licik mencoba duduk di samping ranjang, meraba bagian tubuh Nyonya Melisa yang tertutup oleh selimut tebal


Ketika tuan Andika meraba bagian tubuh Nyonya Melisa yang masih tertutup dengan selimut tebal, seketika itu lah Nyonya Melisa mengeluarkan suara pekikan yang membuat tuan Andika semakin menjadi jadi untuk mengerjai istri kesayangan nya tersebut.


*****


"Sayang .... Kamu belum tidur yah?"ucapan tuan Andika yang membuat Nyonya Melisa semakin ketakutan


"Enggak ... Enggak,mas Andika pasti mau minta itu sama aku?!"


"Aku masih takut gini, gimana kalo beneran sakit?!"batin Nyoya Melisa yang begitu takut akan malam pertama yang sudah di depan mata


"Sayang ..."panggil tuan Andika yang semakin membuat perasaan Nyoya Melisa semakin tak karuan


"Aku mau itu loh sekarang"ucapan dari tuan Andika yang membuat Nyonya Melisa memberanikan diri nya untuk bangun dan seraya berucap


"Mas,apa kita bisa melakukan nya malam besok aja!"ucap Nyonya Melisa yang sudah duduk menghadap Tuan Andika


"Maksud kamu?!"tuan Andika yang memperlihatkan raut wajah kesal pada Nyonya Melisa


Nyonya Melisa yang tak ingin tuan Andika marah akan tindakan yang menolak melakukan malam pertama seraya mencoba menjelaskan maksud yang sebenarnya pada tuan Andika


"Mas, bukan nya aku nolak,tapi ... Aku masih takut, gimana kalo sakit?"Nyonya Melisa yang berucap polos pada suami nya tersebut


Bukan nya marah tuan Andika malah tertawa lepas mendengar penuturan dari Nyonya Melisa


"Emang kamu pikir malam ini kita akan melakukan itu?"tanya tuan Andika dengan gelak tawa akan kepolosan Nyonya Melisa


Nyonya Melisa begitu malu akan ucapan yang ia lontarkan pada suami nya tersebut


"Terus ... Maksud mas itu apaan, bukan nya .... Mas mau itu ... sekarang"ucap Nyonya Melisa dengan begitu malu


"Aku ngomong seperti itu ... Karena aku ngantuk,aku juga mau tidur loh, emang kamu pikir aku kelelawar apa, yang ngak tidur di malam hari"canda tuan Andika


"Oohhh,itu,aku kira apaan"


"Ya udah, sekarang mas tidur di sini yah"Nyoya Melisa yang kembali tenang jantung nya


Tapi sontak saja tuan Andika memberikan ciuman secepat kilat pada Nyonya Melisa yang akan berpindah duduk, ciuman tersebut membuat pipi Nyonya Melisa merona dan membuat jantung nya tak karuan.


*****


Tuan Andika mengajarkan Nyonya Melisa tentang cara berciuman karena Nyonya Melisa belum begitu pintar dalam membalas ciuman lembut dari tuan Andika


Tangan tuan Andika mulai meraba-raba bagian leher nyonya Melisa,itu semua membuat Nyonya Melisa begitu terangsang.


*****


Aku sudah tak bisa menahan semua nya!"tuan Andika yang menidurkan nyonya Melisa seraya memberikan ciuman teratur agar nyonya Melisa dapat mengikuti ritme ciuman pertama.

__ADS_1


"Baru kali ini aku merasakan getaran yang begitu berbeda!"


"Apa kita akan memadu kasih untuk pertama kalinya, mas Andika?!"Nyonya Melisa yang sudah begitu terangsang


Semakin detik, nafsu itu semakin naik, seakan ingin menyampaikan rasa cinta nya lewat sentuhan yang lebih indah.


*****


Ketika ciuman itu masih berlangsung, seketika itu lah tangan tuan Andika hilang kendali,ia menggenggam erat bantal yang berada di samping wajah Nyonya Melisa


Semakin bernafsu ciuman itu, semakin erat pula pegangan tangan tersebut.


*****


"Sayang,aku ingin melakukan itu semua sekarang?"nafas tuan Andika yang tak karuan


"Ehemmm"balas Nyonya Melisa yang begitu sudah terangsang


*****


Nyonya Melisa yang mendapati serangan demi serangan dari bibir tuan Andika,mencoba mengikuti ritme ciuman dari tuan Andika


Nyonya Melisa seakan sudah siap untuk semua yang akan terjadi setelah ciuman, walaupun terkadang Nyonya tak tau bagaimana membalas ciuman tuan Andika yang begitu berbeda dari sebelumnya


"Apa aku akan benar melakukan itu semua?"


"Kenapa ciuman mas Andika semakin tidak karuan?"


"Apa hanya karena aku yang bodoh tak bisa mengikuti ritme mas Andika?!"batin Nyoya Melisa


******


"Kenapa ciuman itu semakin dalam?"


"Kenapa aku semakin tidak karuan seperti ini?!"


"Kenapa aku menjadi begitu bergairah sekarang?!"batin Nyoya Melisa ketika tuan Andika menyentuh tubuh nya dengan begitu lembut, sentuhan yang pertama kali Nyoya Melisa rasakan dalam hidup nya.


******


Flash on ✨


"Waktu itu ... Mama juga sama seperti Layla,ngak suka minum jamu, oleh sebab itu deh papa kasih jamu itu lewat kelas VIP,  lewat mulut ke mulut"ucap tuan Andika dengan nada cukup pelan yg membuat rona merah di wajah Nyonya Melisa


"Mas!"Nyonya Melisa yang begitu malu akan candaan dari suami nya tersebut


"Ngak apa apa kok Ma, santai aja,Layla juga gitu kok,aku kasih kelas VIP juga, bukan begitu Layla?"Helmi yang memeluk erat pinggang Layla yang membuat rona wajah Layla juga ikut merona seperti mama mertua nya tersebut.


*****


Nantikan episode romantis antara Helmi dan Layla di episode berikutnya!


Jangan lupa like, komen and favorit kan novel aku yang berjudul (nona buta wasiat papa)

__ADS_1


Thanks yang udah mampir 🤗.


__ADS_2