
'Sepertinya malam ini bukan malam baik untuk kita, Layla. Akan banyak penganggu untuk malam ini.'
Jam telah menunjukkan pukul 12.00, saatnya cinta kita memadu kasih sekarang, Layla ku sayang. Aku berjanji, akan kuberikan semua hidup ku padamu,Layla. Malam ini akan ku buktikan semua nya padamu, akan ku buat kamu tak kan pernah lupa akan sentuhan lembut ku, akan ku buat dirimu selamanya menjadi milik ku, aku tak ingin cinta mu terbagi untuk yang lainnya.
"Apa kamu sudah kenyang, Layla?" Suara mas Helmi begitu teduh ketika terdengar masuk ke gendang telinga ku dengan begitu lembut
"Udah, mas." Balasku dengan begitu lembut, aku berusaha keras untuk tak menunjukkan rasa bahagia ku pada mas Helmi, aku masih malu, dan aku masih canggung ketika begitu romansa dan begitu dekat dengan mas Helmi.
"Ehh, eh, mas!" Ucapku yang kaget bukan main ketika mas Helmi tiba-tiba saja langsung menggendong ku tampa meminta persetujuan terlebih dahulu
"Shhttt!" Pinta mas Helmi padaku, yang seakan memberikan isyarat ' jangan banyak ngomong, Layla. Cukup kita buktikan saja nanti!'
Jantung ku benar-benar tak karuan, rasa ingin meledak saja jantung ku ketika mendengar ucapan dari mas Helmi
"Aku mau yang lebih lama lagi malam ini, Layla." Bisik lembut mas Helmi di telinga ku
'apa? Mas Helmi mau ngelakuin itu sekarang! Aku mana bisa sekarang! Bagaimana cara menolak mas Helmi?' batinku yang benar-benar tak bisa melakukan hubungan yang begitu di inginkan oleh mas Helmi.
*****
Kami pun menyusuri jalan cinta setapak yang akan menjadi saksi cinta kami berdua
"Mas, aku bisa jalan kok, turunin aja aku, mas Helmi." Pintaku pada mas Helmi
Walaupun kenyataannya sudah dapat aku tebak, sudah pasti mas Helmi akan menolak permohonan ku
Aku hanya tak ingin membuat mas Helmi merasa terbebani dengan kondisi ku yang sudah begitu merepotkan bagi mas Helmi
"Kamu masih tidak berat kok, Layla."
"Malam ini biar aku buktikan semua nya padamu!" Ucap mas Helmi dengan nada yang begitu serius, membuat hatiku seakan ragu untuk menolak permintaan dari mas Helmi sekarang
'aduhhh, gimana cara nolak nya nih! Malah mas Helmi main nyosor aja! Pasti susah untuk nolak mas Helmi!' batin Layla.
******
Sementara itu, takdir buruk kembali menerpa Keano
Takdir tak pernah adil pada diriku! Kenapa takdir ku seburuk ini, oh Tuhan. Apa aku hamba yang memang tak pantas untuk bahagia! Apa itu suratan takdir yang engkau berikan padaku!.
__ADS_1
*****
Keano sudah berada di hotel yang sama dengan helmi dan Layla, hanya saja tempat yang berbeda, situasi yang berbeda
Wajah tampan memikat dengan stelan jas hitam yang begitu cocok di tubuh indah Keano, membuat dirinya menjadi pusat perhatian ketika memasuki dan menelusuri ruangan hotel
Ada satu pertanyaan yang rasanya begitu menjanggal kan bagi Keano, terutama tentang sikap mamanya yang cukup berbeda untuk hari ini
'ada apa dengan Mama? Kenapa mama begitu berbeda? Dan untuk alasan apa mama memberikan jas mahal seperti ini!' batin Keano.
*****
Di sepanjang koridor perjalanan, Keano masih saja kepikiran tentang Layla dan Helmi yang seperti nya akan dinner romantis malam ini
Ingatan itu jelas membuat hati Keano teriris sakit ketika melihat keromantisan yang terjadi di rumah tangga Helmi dan Layla
'aku harus bisa kuat! Aku tidak akan menjadi perusak kebahagiaan Layla, walaupun … hatiku begitu sakit ketika melihat romansa itu hadir di dalam hati Helmi!'
'ingin rasanya diriku merebut kembali cinta pertama ku, tapi … aku tahu itu semua hanya akan menjadi masalah bagi batin ku sendiri dan Layla pasti tidak akan mau mengenal diriku untuk selamanya nanti!' batin Keano yang masih tak terima jika Helmi sudah jatuh cinta pada Layla.
*****
"Ma, kenapa Keano lama sekali? Apa dia tidak membatalkan acara kita?" Tanya seorang lelaki berstelan jas hitam tapi yang merupakan tuan vermando (papanya Keano)
"Sabar sebentar Pa, Keano pasti akan datang malam ini." Ucap wanita cantik yang tak termakan oleh usianya, wanita cantik itu bernama Nyoya Melinda (mamanya Keano)
"Tapi Tan! Ini udah lama banget loh!" Seorang gadis cantik yang duduk berhadapan dengan Nyonya Melinda cukup merasa bosan akan kedatangan Keano yang sudah begitu telat
"Sabar yah sayang, kamu kan tahu kalo Keano begitu sibuk di rumah sakit, kita tunggu bentar lagi yah." Nyonya Melinda yang mencoba membujuk gadis cantik yang tak lain akan menjadi tunangan Keano.
******
Cinta ku akan kembali di uji di sini, malam ini akan menjadi saksi bahwa tak kan ada yang pernah bisa menggantikan posisi Layla dalam hatiku dengan perempuan manapun! Aku hanya ingin Layla, Hanya Layla yang aku inginkan!.
******
Ceklek
Ketika pintu ruangan itu sudah terbuka cukup lebar, perasaan Keano begitu tak enak, ketika melihat mama dan papanya serta seorang gadis cantik tengah duduk bersama, seperti begitu menanti Keano untuk malam ini
__ADS_1
'ada acara apa ini? Kenapa ruangan ini begitu berbeda? Apa yang telah di rencanakan mama dan papa!' batin Keano ketika melangkah mendekat
"Akhirnya kamu datang juga, Keano. Mama pikir kamu ngak bakal datang?" Mama dan Keano cipika cipiki
Keano masih memberikan raut wajah heran pada ruangan yang baru saja ia masuki, seakan ada aura mistis yang akan terjadi malam ini
"ada acara apa hari ini Ma? Kenapa Mama mengajak Keano datang ke sini?" Tanya keano ketika melihat gadis itu tersenyum bahagia ketika melihat Keano sudah datang
"Keano sayang, kamu duduk dulu, nanti Papa sama Mama bakal ceritain semua nya sama kamu." Ucap Nyonya Melinda yang meminta Keano untuk duduk di samping gadis cantik tersebut.
'siapa gadis ini? Kenapa aku rasa aku pernah melihat wajah itu sebelumnya! Tapi Dimana?!" Batin Keano yang seakan tak asing pada wajah gadis cantik yang ada di sebelahnya.
******
Rencana tunangan Keano …
"Keano, kita langsung tho the poin, Papa sama Mama mengajak kamu kesini, ada hal penting yang harus kita bicarakan!" Ucap papanya Keano tanpa basa-basi sedikit pun
'apa itu semua adalah tunangan dengan gadis ini? Bagaimana cara aku menolak keinginan Papa! Aku sudah begitu paham akan sifat papa yang terlalu otoriter akan semua nya!' batin Keano yang seperti tak ada celah untuk menggagalkan acara tunangan yang dilakukan oleh kedua orang tuanya tersebut
Keano sudah menduga jika Papa dan Mamanya akan melakukan acara tunangan untuk Keano dan gadis yang duduk di samping Keano
"Kamu pasti sudah tahu maksud dari Papa?! Papa tidak perlu menjelaskan lagi semua nya pada kamu secara panjang lebar kan, Keano?!" Tanya tuan vermando pada Keano
"Sekarang Papa sama Mama akan kembali ke rumah, silahkan kalian berdua saling mengenal satu sama lain" tuan vermando yang berdiri
"Iya, om."saut dari gadis cantik
Tinggallah Keano dan gadis tersebut di ruangan yang hanya mereka berdua yang tersisa
'dasar sial! Seharusnya dari awal aku sudah menduga akan hal ini!' batin Keano yang sama sekali tak menginginkan acara perjodohan yang sudah dilakukan oleh kedua orang tuanya.
Sementara itu, mama dan papanya Keano sedang melangkah kembali menuju tempat parkiran
"Pa, apa Papa yakin jika Keano akan menerima acara tunangan yang kita lakukan mendadak seperti ini?" Tanya Nyonya Melinda yang meragukan akan rencana tunangan untuk Keano yang dilakukan oleh suaminya
"Kamu tenang saja! Aku sudah mengatur semuanya! Aku pastikan jika Keano akan menerima perjodohan yang sudah kita lakukan dengan keluarga siginting!"
"Jika dia berani menolak acara perjodohan ini! Akan ku pastikan dia menyesal karena berani tidak mau menuruti semua kemauanku! Akan ku buat gadis itu semakin menderita jika Keano berani menolak perjodohan ini!'
__ADS_1