Menjadi Yang Kedua: Gadis Belia Untuk Om Duda

Menjadi Yang Kedua: Gadis Belia Untuk Om Duda
telat dinner gegara korban tabrak lari


__ADS_3

*****


Tak ada kata lain selain kata (aku merindukan waktu itu!)


Seandainya ... Aku tidak bodoh!


Mungkin saja takdir gila ini tak datang padaku.


*****


Dokter Keano tengah melangkah menuju tempat parkiran, dengan perasaan tak menentu, perasaan yang kembali melanda bahkan lebih menyiksa ketika hati yang butuh sentuhan cinta menyendiri bersemedi di balik lembah kegalauan yang tak tahu kapan takdir itu berhenti


"Aku tahu ... Aku salah mencintai!"


"Tapi ... Apa daya aku hanya seorang manusia, walaupun ... Aku berniat untuk melupakan nya tapi ... Hatiku tak rela!"batin Keano yang begitu mencintai seseorang wanita di masa lalu nya tersebut.


*****


"Awhhgggg"Keano yang begitu kaget


"Maaf Pak,saya sedang buru buru"ucap seorang laki-laki yang tak sengaja menabrak Keano yang tengah melamun memikirkan nasib cintanya


"Iya,tidak apa-apa,saya juga salah"balas Dokter Keano yang merasa bersalah juga karena telah melamun di jalanan


"Saya permisi duluan"laki-laki yang tak sengaja menabrak Keano berpamitan, terlihat jelas dari raut wajah sang laki-laki seperti begitu cemas akan sesuatu


Keano sama sekali tak ambil pusing,Keano hanya melangkah kembali ke tempat parkiran mobil nya .


*****


Siapa sangka,Keano kembali bertemu dengan orang yang sama, yaitu orang yang tak sengaja menabrak Keano


Keano mendekat


"Tok tok tok"jendela mobil di ketuk oleh Keano


"Maaf,apa ada masalah dengan mobil anda?"tanya Keano ketika melihat sang pria tersebut membuka kaca jendela mobil nya dan terlihat jelas jika sang pria tersebut tengah berusaha menghidupkan mobil nya


"Ohhh, Anda"sang pria yang mengenali Keano


"Apa ada masalah dengan mobil Anda?"tanya Keano


"Saya juga tidak tahu,tiba tiba saja mobil saya tidak bisa di hidupkan"balas sang pria dengan begitu frustasi


Keano melirik pada kursi sebelah sang pria tersebut


"Apa anda seorang Dokter?"tanya Keano ketika melihat jas putih


"Oh iya,saya seorang dokter"balas sang pria yang masih begitu frustasi


"Apa ada pasien mendadak malam ini?"Keano yang mengeluarkan nalarnya yang juga seorang dokter


"Bagaimana anda bisa tahu?,apa Anda juga seorang Dokter?"ucap sang pria dengan raut penasaran


"Yah,saya juga seorang dokter"

__ADS_1


"Apa saya bisa memberikan tumpangan pada Anda?,siapa tahu saya juga bisa membantu Anda nanti"Keano yang memberikan penawaran baik pada sang pria yang juga berprofesi sebagai seorang dokter


"Terima kasih,saya begitu tertolong akan kebaikan Anda"sang pria menerima dengan lapang dada akan penawaran baik yang di tawarkan oleh Keano.


*****


Mereka berdua pun berjalan melangkah menuju parkiran mobil Keano


"Apa anda dokter kawasan elit?"tanya sang pria ketika berada tepat di mobil super elegan milik Dokter Keano


Keano hanya memberikan senyuman dan segera masuk ke dalam mobil elegan tersebut.


*****


"Anda mau ke rumah sakit mana?"tanya Dokter Keano ketika mobil Keano sudah meninggalkan kawasan elit hotel bintang lima


"Saya tidak ke rumah sakit, tapi ke jalan Hasanudin 2"balas sang pria


"Baiklah"balas Dokter Keano yang mempercepat laju kendaraan berharap mereka berdua tidak terlambat menuju jalan Hasanudin 2.


*****


Sementara itu Helmi dan Layla juga sedang berada di jalan Pattimura 2, tempat yang akan di tuju oleh Dokter Keano


"Aduhhhhhhh, gimana Mas?"tanya Layla dengan raut wajah yang begitu cemas pada pria tabrak lari


"Kamu sabar dulu Layla,aku sudah menelepon seorang dokter"balas Helmi yang tengah begitu frustasi


"Jika di bawa ke rumah sakit sekarang, pasti akan begitu telat!"batin Helmi yang tak kalah panik, terutama lokasi yang begitu jauh dan jalanan pasti tengah macet sekarang.


*****


Ketika Helmi dan Layla tengah menuju ke tempat yang begitu romantis yang sudah di siapkan oleh Helmi


"Mas,kita kemana sih?,kok aku rasa ini  jauh banget yah dari rumah sakit?, gimana kalo papa sama Mama cariin kita?"tanya Layla


Helmi hanya tersenyum manis mendengar kan pertanyaan dari Layla  yang menurut nya begitu konyol jika di tanyakan sekarang, padahal Helmi dan Layla sudah sah menjadi sepasang suami istri


"Kamu tenang saja, aku juga ngak bakal nyulik kamu kok"


"Lagian ... Papa sama Mama ngak bakal tanya apa apa hari ini"Helmi yang membalas pertanyaan konyol Layla dengan masih fokus mengendarai mobil Ferrari milik tuan Andika


"Kenapa kamu bisa seyakin itu,Mas?"


"Gimana kalo mama telfon aku?, gimana kalo papa kenapa napa di rumah sakit?"Layla yang masih saja memberikan pertanyaan konyol pada Helmi


"Kamu lupa apa kalo mama sama papa udah izinin aku bawa kamu malam ini"Helmi yang melirik Layla.


******


Flash back ✨


Kejadian ketika Helmi meminta izin untuk pertama kalinya pada kedua orang tua nya ...


Helmi menuntun Layla menuju ke tempat orang tua mereka berada

__ADS_1


"Ma, Pa"


"Helmi minta izin keluar bentar yah"ucap Helmi


"Oh iya silahkan,mau bawa sampai besok juga ngak apa apa kok, Helmi"ucap tuan Andika yang membuat rona merah di pipi Layla kembali menerpa


"Aduhhhhhhh,mas kenapa sih ngomong seperti itu,tuh lihat, menantu kita malu loh mendengar ucapan nya mas"Nyonya Melisa yang begitu bahagia melihat kemesraan yang sudah berada dalam rumah tangga Helmi dan Layla


"Ngak apa apa kok,lebih baik merona dari pada merana, bukan begitu Layla?"tuan Andika yang masih begitu iseng menggoda menantu nya tersebut.


*****


Flash on ✨


"Kamu udah lupa apa,kalo papa tuh izinin aku bawa kamu malam ini, bahkan ... Papa juga ngizinin kita ngak balik malam ini kan?"Helmi yang menyentil hidung Layla dengan teramat gemas akan pertanyaan konyol dari Layla


"Mas!"ucap Layla ketika Helmi mencubit hidung Layla


"Maaf Layla, biar hidung kamu bisa tambah mancung lagi"canda Helmi yang kembali fokus menyetir.


******


Suara ban berdecit dengan aspal jalanan


"Astaghfirullah!"ucap Layla yang begitu kaget akan Helmi yang tiba tiba saja rem mendadak


"Kamu tidak apa apa,Layla?"tanya Helmi


"Enggak,Mas"balas Layla lembut supaya Helmi tidak khawatir tentang Layla


"Tapi ada apa?, kenapa kamu tiba tiba rem mendadak?"tanya Layla


"Tunggu sebentar yah,aku turun dulu"Helmi yang begitu panik langsung turun dan betapa kagetnya Helmi melihat darah yang bersimbah di aspal jalanan


Helmi yang tak ingin terlambat menolong nyawa orang yang tidak dikenal nya pun langsung menelpon seorang dokter kenalan Helmi


"Halo, Dok,saya butuh anda di jalanan Pattimura 2, sekarang!"Keano yang segera kembali ke dalam mobil


"Ada apa,Mas?"tanya Layla yang dapat merasakan jika suami nya begitu panik hari ini


"Ada korban tabrak lari di depan,kamu di dalam aja yah"ucap Helmi


"Kenapa ngak kita bawa ke rumah sakit aja Mas?,biar dapat pertolongan pertama"ucap Layla yang tak kalah panik


"Ngak bisa!, rumah sakit terlalu jauh dari jalanan ini, apalagi ... Di kilometer 35 pasti akan begitu ramai!"Helmi yang segera mengeluarkan kotak p3k dan segera turun kembali ke luar mobil untuk menolong korban tabrak lari tersebut.


*****


Apakah Keano akan kembali tersakiti hatinya nanti?


Nantikan jawaban part ini di episode berikutnya!


Jangan lupa like, komen and favorit kan novel aku yang berjudul (nona buta wasiat papa)


Thanks bagi yang udah mampir 🤗.

__ADS_1


__ADS_2