
*****
"Rasa pahit jamu itu tidak lebih pahit dari kebohongan yang telah ku perbuat padamu,jadi ... Jangan salahkan jamu itu tapi ... Salahkan lah aku,Layla".
*****
"Maafkan aku,Layla"batin Helmi
"Aku berjanji,aku akan berubah demi semua nya"Helmi yang mempererat pelukannya pada Layla yang masih saja terisak menangis di pelukan penyesalan Helmi yang tak kunjung berhenti hingga detik ini.
******
"Layla"panggil lembut Helmi
"Iya,mas"balas Layla dengan isakan tangis yang membuat pilu hati Helmi
Dengan tatapan sendu, sembari menatap wajah yang akan ikut menua bersama, terbesit rasa ingin mengutarakan semua penyesalan yang sudah menerpa,tapi ... Sayang nya itu masih hanya sebatas angan belaka
"Layla,apa aku bisa meminta satu permohonan padamu?"tanya Helmi sembari memegang lembut genggaman tangan Layla
Layla hanya membalas dengan anggukan lembut
"Apa ... Aku boleh minta Kepada kamu, jangan pernah menangis lagi, itu semua membuat ku semakin sesak,Layla"
"Apa kamu bisa kabulkan permohonan ku?"tanya Helmi dengan ucapan kata kata cinta yang sudah begitu memuncak kepada Layla
Layla membalas kembali dengan anggukan, seraya berucap dengan nada yang masih terisak akibat tangis cinta kepada Helmi
"I_ya mas"balas Layla.
******
"Aku hanya ingin membuat mu bahagia Layla, dengan kejutan kejutan kecil yang berkesan dalam rumah tangga kita, walaupun ... Aku sama sekali tak tau apa yang akan terjadi pada kita di kemudian hari nya,aku hanya akan minta pada yang maha kuasa, agar kita masih bisa tetap bersama, menjalani hari tua dengan bahagia bersama anak cucu kita nanti nya."
*****
"Jangan nangis lagi yah"Helmi yang segera menghapus air mata yang masih berkesan di pipi Layla dengan teramat sayang
Layla hanya memberikan anggukan.
*****
"Oh yah,kamu coba minum jamu ini yah"Helmi yang memberikan jamu tradisional yang sudah ia pesan pada sahabat nya
Layla kembali mengangguk pelan
Helmi dapat merasakan jika Layla sebenarnya belum pernah minum jamu tradisional,itu semua terlihat jelas dari pancaran raut wajah gelisah Layla
__ADS_1
Dengan tersenyum manis, Helmi memberikan segelas jamu tradisional pada Layla yang begitu grogi akan rasa jamu yang akan ia minum.
******
"Aduhhh,aku ngak pernah minum jamu lagi,tapi ... Kalo nggak minum pasti ... Mas Helmi bakal kecewa sama aku"batin Layla yang tak ingin suami nya kecewa, karena sudah membelikan jamu tradisional tersebut untuk diri nya
Baru saja mencium aroma khas dari jamu tradisional, tiba-tiba saja Layla langsung mual, seakan isi perut Layla mau muntah keluar ketika hanya mencium aroma khas dari jamu tradisional tersebut
Helmi hanya tersenyum gemas melihat tingkah Layla yang menurut nya masih begitu kaku untuk berbicara terbuka pada diri nya
"Kenapa dia ngak bilang aja sih,kalo dia tuh belum pernah minum jamu"
"Malah masih maksa untuk coba minum jamu nya lagi"batin Helmi yang begitu gemas melihat kelakuan Layla.
*****
Cukup lama Layla hanya memegang satu gelas jamu tradisional tersebut, dengan perasaan yang begitu takut untuk mencoba meminum jamu pertama kali dalam hidup nya
Tak ingin Layla merasakan takut untuk mencoba meminum jamu tradisional, Helmi langsung memberikan ciuman lembut pada bibir Layla dan itu semua membuat pipi Layla kembali merona bukan main ketika Helmi memberikan ciuman secara begitu spontan pada diri nya
Ciuman dari Helmi membuat Layla ingin muntah saja karena selain dari ciuman, Helmi juga memberikan jamu tradisional lewat mulut nya langsung ke mulut Layla ketika Helmi memberikan ciuman tersebut
Helmi yang merasakan jika Layla yang ingin muntah karena baru saja mencoba untuk minum jamu tradisional, mempererat pelukan dan ciuman itu, berharap jika Layla tak berhenti untuk melakukan ciuman
Layla pun dengan terpaksa mencoba menelan jamu tradisional yang di berikan langsung oleh mulut Helmi padanya
"Gimana,enak jamu nya?"tanya Helmi yang spontan membuat pipi Layla kembali merona
Layla hanya bisa diam ketika mendengar pertanyaan dari suami nya tersebut
"Kamu kenapa ngak ngomong aja sih,kalo kamu tuh belum pernah minum jamu sama aku?"tanya Helmi yang sudah menyadari sikap aneh Layla sedari awal
"Maaf,mas"balas Layla
"Tuh kan, bukan nya aku udah bilang yah, jangan pernah minta maaf padaku,kamu ngak pernah salah Layla,hanya aku yang selalu melakukan kesalahan padamu,hanya aku yang pantas meminta kata maaf padamu"ucap Helmi
"Mas kamu ngak pernah salah padaku, kenapa kamu yang harus meminta maaf?"
"Harusnya aku,aku masih belum bisa menjadi istri sempurna bagi mu, kondisi ku cacat begini,tapi ... Kamu masih mau menerima dan menyayangi istri buta mu ini"
"Aku minta maaf karena tak bisa sempurna untuk mu,mas"
"Dan aku berterima kasih karena kamu sudah mau mencintai ku yang cacat fisik nya ini,mas"balas Layla yang merasa begitu beruntung memiliki Helmi sebagai suami nya
Helmi begitu tersentuh akan ucapan dari Layla, lantas bergumam menyesali semua perbuatan yang sudah ia lakukan selama ini
"Maafkan aku Layla, seandainya aku punya sedikit keberanian untuk mengatakan,jika suami mu ini adalah suami brengsek, suami yang tak berguna bagi istri ku yang begitu sempurna!"batin Helmi yang masih belum memiliki keberanian untuk mengatakan semua nya.
__ADS_1
*****
Apa yang telah aku perbuat selama ini, kenapa aku tak jatuh cinta padamu lebih awal lagi?
Kenapa ...
Kenapa baru sekarang aku mulai menyadari jika kamu begitu sempurna sebagai istri bagi suami brengsek ini!
Apa yang telah aku perbuat?
Kenapa aku membuat air mata itu akan jatuh suatu saat
Kenapa?!
Kenapa baru sekarang aku jatuh cinta padamu, Layla?, istri sempurna ku.
*****
Helmi menggapai pipi lembut Layla dan mengucapkan kata-kata cinta pada Layla
"Layla ku sayang"
"Layla istri sempurna ku, betapa beruntungnya aku dapat mempersunting mu sebagai teman hidup ku"
"Layla ku sayang yang akan menemani ku hingga kulit ini mengeriput suatu saat"
"Senyuman manis di wajah istri ku, yang menjadi obat penenang dalam hati ku, menjadi jurus paling ampuh dalam kehidupan ku"
"Layla ku sayang,Istri sempurna yang telah mendekatkan aku pada Tuhan,hal yang paling aku benci di masa lalu"
"Apa salah aku memanggil mu dengan sebutan Layla ku sayang?,Layla?"
"Apa salah aku meminta maaf padamu sepanjang waktu,pada istri ku yang begitu sempurna yang bernama Layla"
"Kamu begitu sempurna sebagai istri ku, Layla"
"Jangan pernah mengatakan jika kamu tidak sempurna Layla, kata-kata tersebut hanya pantas untuk ku"
"Aku yang masih belum sempurna sebagai suami mu, sebagai pemimpin mu"
"Maafkan aku, Layla"Helmi yang mencium kening Layla dengan teramat sayang,rasa cinta yang akhirnya terungkap kan pada Layla dengan begitu sempurna.
*****
Nantikan episode romantis antara Helmi dan Layla di episode berikutnya!
Jangan lupa like, komen and favorit kan novel aku yang berjudul (Nona buta wasiat papa)
__ADS_1
Thanks yang udah mampir 🤗.