
*****
Tampak dari kejauhan terlihat seorang yg menatap pada kerumunan wanita yang memaki maki Layla,tak lain adalah Helmi Andika (suami Layla)
Yang melihat dengan mata kepala nya sendiri jika Keano begitu peduli pada Layla
"Setelah melihat ini semua,gue yakin jika dia benar benar suka dengan wanita buta itu!"pikir Helmi yang tak menyangka jika Keano akan mengganti semua kerugian yang harga nya terbilang begitu fantastis
Helmi mengeluarkan ponsel nya dan mengirim kan pesan pada seseorang
(Gue ingin kita ketemu besok siang, pukul 11.00) pesan dari Helmi kepada Keano
Helmi membiarkan Layla di bantu oleh sahabat lama nya, Helmi kembali melangkah meninggalkan kerumunan massa yang hanya terdiam mendengar semua penuturan dari Dokter Keano
Ketika memasuki lift ruangan, Helmi berpikir kembali ke Layla dan Keano yang begitu menjaga Layla
"Gue bener bener ngak nyangka,jika selera dokter rumah sakit ini begitu murahan!"
"Padahal dia bisa mendapatkan 10 wanita cantik sekaligus,tapi ... Malah jatuh cinta pada wanita buta yang sama sekali tak bisa di tunjukkan pada dunia, yang bisa nya hanya menyusahkan!"batin Helmi yang segera melangkah ke luar lift.
*****
Ketika kerumunan telah menjauh, Keano kembali menatap Layla yang dapat di rasakan oleh Keano sedang begitu ketakutan
"Layla"panggil Keano dengan tatapan begitu merindukan sosok Layla yang ia kenal dulu
"Kenapa kamu selalu membantu saya ?"
"Kenapa kamu selalu ada di kehidupan saya?"ucap Layla yang membuat Keano semakin jauh terpuruk lebih dalam lagi tentang perasaan nya kepada Layla
"Seandainya ... Gue bisa jawab seperti ini sama Lo,gue ingin sekali menjawab karena gue begitu mencintai Lo"
"Tapi ... Sayang nya ... Sekarang gue cuman orang asing dalam kehidupan Lo"
"Dan Lo semakin sulit untuk gue gapai sekarang"batin Keano yang ingin mengutarakan isi hati nya pada Layla yang sudah lebih 7 tahun ia tahan sendiri rasa suka yang tak bisa di sampaikan oleh kata kata Kepada Layla
Sementara itu, posisi Layla dan keano begitu sulit untuk menjadi sepasang kekasih, walaupun Keano begitu menginginkan akan hal tersebut terjadi
"Seandainya gue bisa meminta kepada yang maha kuasa,gue begitu ingin memiliki Lo seutuhnya,gue begitu ingin menjadi sandaran Lo ketika sedang menangis seperti ini"
"Seandainya ... Gue bisa bertukar nyawa dengan Helmi untuk satu menit saja, walaupun itu harus gue bayar dengan harga yang begitu gila,gue rela"batin Keano yang begitu tulus mencintai Layla.
*****
"Kenapa kamu bukan mas Helmi?"
"Kenapa bukan mas Helmi yang datang?"
"Saya ingin menangis di pelukan mas Helmi?"
"Saya ingin meminta maaf pada mas Helmi"ucapan Layla yang membuat Keano begitu tersakiti akan ucapan Layla
"Apa Lo begitu sudah jatuh cinta pada Helmi?"
"Helmi yang seharusnya meminta maaf kepada Lo, bukan sebaliknya, bukan Lo yang harus minta maaf kepada bajingan seperti dia!"gumam kesal keano yang mendengar sendiri jika Layla begitu mengharapkan keberadaan Helmi di samping nya sekarang.
*****
Keano yang tak ingin melihat Layla menangis untuk lelaki yang sama sekali tak berguna seperti Helmi,lantas berucap
"Mari saya antarkan kamu ke ruangan mertua kamu"Keano yang memberikan tongkat bantu Layla
Layla menghapus air mata dan menerima ajakan dari Keano untuk kembali ke ruangan tuan Andika
Keano tersenyum ketika Layla mau di antarkan oleh diri nya kembali ke ruangan tuan Andika
"Setidaknya gue bisa memastikan Lo aman sekarang"batin Keano.
******
"Oh yah,kenapa kamu bisa ada di sana?"
"Bukan nya saya sudah meminta seorang suster rumah sakit untuk mengantarkan kamu kembali ke ruangan mertua kamu?"Keano yang tak ingin melihat Layla masih saja kepikiran dengan hal buruk yang sudah menimpa Layla
"Maaf untuk itu"kata pertama yang di ucapkan Layla.
******
Setelah suster rumah sakit mengantarkan Layla kembali ke ruangan tuan Andika,
Layla mendapatkan sebuah telfon dari nomor yang tidak ia kenal ketika Layla tengah berada di kamar kecil
"Halo"ucap Layla pada nomor yang tidak ia kenal
"Ini siapa?"tanya Layla
__ADS_1
"Saya hanya ingin memberi tau anda bahwa suami anda Helmi Andika sedang berada di luar ruangan lantai 6,di depan kamar VIP nomor 10,suami anda sedang dalam masalah"sambungan telepon pun di matikan
"Halo!"
"Halo!"
"Halo!"Layla yang begitu cemas dengan keadaan suami nya tersebut
"Ya Allah,apa yang harus aku lakukan sekarang?"
"Aku ingin sekali membantu mas Helmi sekarang,tapi ... Bagaimana cara nya aku bisa ke sana?"pikir Layla yang tak ingin mertua nya terjaga di luar, karena posisi Layla sekarang sedang ada di toilet ruangan rumah sakit elit
Ketika Layla begitu panik akan keselamatan suami nya, terdengar dari luar,suara membuka pintu kamar tuan Andika
"Apa itu si mbok?"batin Layla yang merasa tak kan mungkin nyoya Melisa akan terbangun malam ini
Layla berusaha melangkah ke luar dengan tongkat bantu nya, berharap Layla bisa di tuntun oleh si mbok sampai ke ruangan 6 VIP
"Mbok"panggil Layla dengan nada pelan,agar mertua nya tidak terbangun
"Iya, Nyonya"balas si mbok ketika menoleh
"Mbok mau ke mana?"tanya Layla dengan nada seperti orang berbisik
"Si Mbok mau ke luar rumah sakit ini untuk mengambil barang"balas si mbok dengan raut wajah aneh kepada Layla yang berucap seperti orang tengah berbisik
"Apa Layla boleh ikut dengan Mbok"Layla yang merasa jika tuhan kali ini menjabah kembali doa nya
"Ngak usah deh nyoya Layla,si Mbok bisa sendiri kok"si mbok yang menolak karena takut jika Nyonya Melisa akan marah ketika melihat menantu kesayangan keluar tanpa izin dari Nyonya Melisa
"Ngak apa apa kok Mbok,Layla bosen banget di ruangan ini,Layla cuman mau cari udara segar aja kok di luar"Layla yang berusaha bisa keluar dari ruangan tuan Andika tampa sepengatahuan nyonya Melisa
"Tapi ..."si mbok yang takut jika Nyonya Melisa akan benar benar marah pada diri nya nanti
"Nggak sampe ke luar rumah sakit kok Mbok, cuman sampai tempat duduk yang ada di ruangan 5 VIP doang,aku cuman mau duduk di sana"
"Please"
"Mau yah mbok"Layla yang merengek ikut ke luar seperti anak kecil yang mau di beliin mainan
"Aku ngak bakal ke mana mana,aku akan nunggu si Mbok di sana"Layla yang masih berusaha membujuk si mbok agar mau membiarkan Layla ke luar tampa sepengatahuan oleh Nyonya Melisa yang sedang tertidur pulas dengan posisi duduk di samping ranjang tuan Andika yang masih belum siuman setelah operasi
"Boleh yah Mbok"Layla yang masih berusaha membujuk karena si Mbok tidak mau Nyonya Melisa marah pada diri nya nanti
"Aku janji ngak bakal ke mana mana kok Mbok"
*****
Si Mbok yang akhirnya terenyuh ketika melihat Layla begitu memohon untuk bisa ke luar ruangan dengan alasan bosan di ruangan
"Ya udah, Mbok ajak yah Nyonya Layla ke luar ruangan,tapi ... Cuman sampai ruangan kamar 5 VIP doang,si Mbok mau ke luar bentar untuk ngambil barang"si mbok yang akhirnya luluh mendengar keinginan dari Layla
"Terima kasih, Mbok"seraya memeluk erat si mbok
"Sama sama Nyonya"balas si mbok
Akhirnya Layla dan si mbok ke luar ruangan tampa di ketahui oleh Nyonya Melisa
"Mbok,Layla boleh minta tolong?"tanya Layla ketika mereka berjalan ke ruangan kamar 5 VIP
"Iya, Nyonya mau apa?"
"Apa Nyonya mau si mbok beliin makanan di ruangan lantai 1 ntar?"pikir si mbok yang mengira jika Layla ingin mengemil di tengah malam untuk menghilangkan rasa suntuk
"Layla ngak ingin itu, Mbok"balas Layla cemberut
"Lah terus Nyonya Layla mau apa?"tanya si mbok yang begitu penasaran
"Hmmm"Layla yang berucap begitu manja pada si mbok
"Den Helmi pasti begitu bahagia memiliki Nyonya Layla sebagai istri nya"batin si mbok
"Apa boleh mbok jangan panggil Layla dengan sebutan nyoya?"jelas ucapan dari Layla membuat si mbok mengerutkan kening
Bagaimana tidak, semua wanita begitu ingin di panggil dengan sebutan nyoya,dan begitu ingin menjadi istri dari pewaris tunggal kekayaan keluarga Andika yang tak kan pernah habis walaupun di pakai 7 keturunan sekali pun
"Lah emang nya ke napa, Nyonya?"tanya si mbok yang penasaran dengan alasan dari Layla
"Layla cuman ngak suka aja mbok panggil Layla dengan sebutan nyoya"
"Mulai hari ini,si Mbok panggil Layla dengan sebutan nama aja yah, jangan ada iming-iming nyoya di depan nya, cukup Layla aja"Layla yang berucap dengan teramat gemas, membuat si mbok ikut berbicara dengan ucapan gemas juga membalas ucapan dari Layla
Tawa pun terdengar di antara Layla dan si Mbok yang begitu akrab, bukan seperti seorang majikan dengan pembantu nya melainkan seperti sudah satu keluarga dengan si mbok.
*****
__ADS_1
Ketika si mbok sudah meninggal kan Layla di tempat duduk di depan kamar yang ada di ruangan lantai 6 kamar VIP nomor 5
Layla teringat dengan panggilan misterius yang mengatakan jika suami nya sedang dalam masalah di depan ruangan kamar 10 VIP
Tampa pikir panjang Layla berjalan menggunakan tongkat bantu nya untuk menuju ke ruangan kamar 10 VIP
"Maaf mbok,Layla terpaksa berbohong sama si mbok"gumam Layla yang tak enak hati
Tiba tiba terdengar suara benda pecah
"Kreakkkkkk"vas jatuh ke lantai
"Maaf buk,saya tidak sengaja"Layla yang spontan berucap
Keributan pun terjadi sampai Keano datang membantu Layla yang menjadi sasaran empuk para massa.
*****
"Tapi ... Apa yakin kalo kamu yang memecahkan vas bunga itu?"tanya Dokter Keano ketika Layla menceritakan semua kejadian sebelum tragedi vas bunga menimpa Layla
"Sebenarnya sih bukan aku yang memecahkan"balas Layla yang membuat raut wajah heran ketika Layla hanya diam ketika di maki maki oleh para wanita yang ada di tragedi vas bunga pecah
"Lah ... Terus jika bukan kamu yang memecahkan vas bunga itu, kenapa kamu hanya diam dan tidak bilang yang sebenarnya pada mereka?"tanya Keano
"Hmmmm"
"Apa kamu tadi melihat ada seorang anak kecil yang berlari menjauh?"tanya Layla yang membuat raut wajah heran keano bertukar menjadi raut wajah tersenyum
"Apa kamu mengganti kan posisi anak kecil tersebut?"tanya Keano yang bisa menebak jika Layla sama sekali tak bersalah
Layla hanya membalas dengan anggukan
"Oh yah, terima kasih sekali lagi kamu udah nolongin aku 2 kali hari ini"Layla yang berucap dengan tersenyum ketika mereka berdua sudah berada di depan pintu ruangan tuan Andika di kamar 1 VIP
"Sama sama,jika begitu saya permisi"Keano yang begitu senang ketika melihat Layla berucap dengan tersenyum pada diri nya
"Jika Lo mengira gue cuman membantu Lo hanya 2 kali,maka Lo salah besar Layla"
"Bukan 2 kali, tapi ... Gue akan menolong setiap hari bahkan setiap detik ketika Lo sedang terancam"ucap Keano mantap
"di mana Lo dalam masalah maka gue akan selalu ada sebagai malaikat pelindung Lo"gumam Keano ketika berjalan melangkah menuju ke dalam lift untuk kembali ke ruangan pribadi Keano.
*****
Helmi yang ingin kembali ke ruangan papa nya yang ada di ruangan lantai 6 ruangan 1 VIP,tampa sengaja melihat seorang yang familiar, yaitu Keano vermando, sahabat lama sekaligus dokter bedah rumah sakit terkenal
"Itu dia"gumam Helmi sembari berjalan dengan memasukkan tangan kiri nya di dalam saku celana
"Syukur deh jika gue bisa bertemu dengan dia di sini!"
"Gue bisa buat wacana kesepakatan dengan dia!"Helmi yang menatap tajam pada Keano yang juga menatap nya dengan raut wajah kesal
Setiap kali Keano melihat wajah Helmi,atau nama Helmi sekalipun,maka yang terlintas di benak Keano adalah Layla yang terus tersakiti
"Huhhh,dasar sial!"
"Kenapa gue harus ketemu dia di sini!"batin Keano yang begitu malas jika harus berurusan dengan Helmi
Mungkin saja takdir yang memang ingin kembali mempertemukan Keano dengan Helmi
"Tunggu sebentar!"ucap Keano ketika mereka berdua berpas pasan lewat di koridor rumah sakit dengan nyala lampu yang redup
"Apa kamu sudah melihat isi surat yang saya kirim kan?"tanya Helmi yang kembali melangkah ke ruangan tuan Andika di lantai 6
Keano sama sekali tak menjawab pertanyaan dari Helmi, Keano malah berpikir jika surat tersebut hanya lah sebuah jebakan
"Gue yakin jika isi surat ini pasti berisi tentang taruhan dari dia"
"Tapi ... Taruhan untuk apa ?"Keano yang merasa jika tidak ada yang harus dia dan Helmi taruhkan kali ini
"Oh yah satu lagi"Helmi yang menghentikan langkah kaki nya
"Seperti nya ...selera Lo begitu rendah"
"Apa tidak ada selera yang pas untuk seorang milyuner seperti Lo?"Helmi yang kembali melangkah setelah berucap yang meninggal kan kesan begitu mendalam bagi Keano.
******
Bagaimana nasib Layla nanti nya ??, mampu kah Layla bertahan di rumah tangga yg tidak ada kata cinta di dalam nya ??"
Nantikan update episode terbaru dari author!
Author insya Allah bakal update setiap hari minimal 1 episode!
Jika lagi semangat 45 nya, insya Allah author akan update 2 sampai 3 episode dalam sehari!
__ADS_1
Salam manis dari author 🤗.