
*****
Tunggu bentar,aku mau ikut dong jenguk papa nya"Helmi yg akhirnya mau ikut ke rumah sakit, untuk memastikan kondisi tuan Andika baik baik saja
Dan akhirnya rencana pertama Layla pun berhasil untuk membujuk Helmi ke rumah sakit,dan juga akan ke rencana ke dua untuk memperbaiki hubungan antara ayah dan anak tersebut.
*****
"Oh iy mas,kita mau naik apa??"tanya Layla ketika mereka berdua sudah berada di luar lingkungan hotel
"Hmmmmhhhh"Helmi yg mencoba berpikir
"Mau naik apah ya??"
"Kalo naik taksi, pasti susah banget dapetin nya sekarang"pikir Helmi, karena mengingat jam yg biasa nya taksi akan begitu penuh oleh penumpang, karena sudah jam pulang kerja
"Gimana kalo kita naik bus aja??"saran Layla dengan pendengaran yg begitu baik,bisa dapat memastikan jika ada sebuah bus yg sedang menuju ke arah mereka
"Naik bus??"Helmi mengerutkan kening nya
"Enggak ah!!!,masa iya anak orang kaya naik angkutan umum sih !!!,ngak pantas tau ngak!!!"Helmi yg begitu menolak ketika Layla mengajak diri nya naik bus
Sebenarnya, selain alasan tak pantas jika seorang CEO perusahaan tambang terbesar di Indonesia harus naik angkutan umum bersama dengan warga biasa,ada satu lagi alasan kenapa Helmi tidak mau naik bus yaitu... sebenarnya Helmi akan selalu mabuk jika naik kendaraan yg mesin nya begitu terbau oleh hidung nya,dari pada malu di hadapan Layla, Helmi memilih gengsi naik bus dengan alasan tak pantas jika dirinya naik bus.
*****
Tepat sekali,keano vermando,pria yg akan melindungi Layla dari kejauhan sekaligus sahabat lama nya Helmi, melihat Layla dan Helmi sedang menunggu di persimpangan jalan
"Itu kan Layla sama Helmi??, mereka mau ke mana jam segini??apa mereka sudah romantis???tapi...rasa nya ngak mungkin deh!!"keano yg tau betul dengan sifat Helmi
Keano pun mendekati Helmi dan Layla
"Layla kamu ngapain di sini??"tanya keano ketika kaca mobil nya sudah terbuka
"Keano ???"Helmi yg begitu kaget akan keberadaan keano sekaligus heran bagaimana keano bisa kenal dengan Layla
Layla sebenarnya sudah was was, takut jika Helmi akan salah pikir tentang keano
"Lagi nungguin taksi"balas Layla dengan begitu cemas dan mencoba menjaga ucapan nya,agar Helmi tak tersinggung
__ADS_1
"Lagi nungguin taksi???, emang mau ke mana??"tanya keano yg begitu penasaran
Bukan nya Layla yg menjawab,malah Helmi yg ikut dalam pembicaraan Helmi dan Layla
"Mau ke rumah sakit!!!!, Jadi ngak usah banyak tanya deh!!!"ucap Helmi yg kesal akan kemunculan keano
"Apa mas Helmi cemburu sama keano??"pikir Layla ketika mendengar suami nya berucap dengan nada jengkel
"Ke rumah sakit cempaka ????"
"Kalo gitu barengan aja"saran dari keano
"Kalo nungguin taksi pasti bakal lama banget,lagi pula aku juga mau ke rumah sakit cempaka"ajak keano yg membuat helmi semakin geram
"Dasar sok keren!!!"batin Helmi.
*****
"Ngak usah !!!!, lebih baik gue nungguin taksi dari pada naik mobil loh !!!" Helmi yg merasa di rendahkan oleh keano
"Ya udah kalo gitu loh aja yg tungguin taksi,biar Layla gue antar duluan ke rumah sakit nya "
Keano tau diri jika Layla sudah memiliki suami yaitu Helmi
"Tapi...."Layla yg takut jika Helmi benar benar akan marah besar pada diri nya nanti
"Aduhhhh, gimana kalo mas Helmi marah???dan pikir macam macam lagi ??"pikir Layla
", Tunggu bentar,gue ikut!!!"Helmi yg segera masuk duluan ke mobil bagian belakang keano
"Mas Helmi??"Layla yg benar benar menyangka jika suami nya sudah cemburu.
*****
"Layla silahkan masuk"keano yg mempersilahkan Layla juga ikut masuk
"Iya, makasih"balas Layla pada keano.
*****
__ADS_1
Kilas balik....
Sebenarnya Helmi tak pernah cemburu akan ketenaran keano,ia menganggap itu wajar, karena keano memang begitu perfect sebagai seorang pria,
awal mula persahabatan mereka berdua retak ketika orang tua Helmi selalu membanding bandingkan diri nya dengan keano
Tadi papah ke sekolah kamu,papa liat ada salah satu murid yg di kerumuni oleh para wali murid,dan juga papa liat di Mading sekolah, semua nya tentang dia, seperti nya dia murid berprestasi??"ucap tuan Andika
"Ohh,keano maksud papa "tanya Helmi yg langsung bisa menebak jika orang yg di maksud oleh papa nya adalah sahabat nya sendiri
"Nama dia keano "tuan Andika yg menyeruput secangkir kopi yg di buat oleh nyonya Nami
"Coba deh kamu juga sama seperti dia, pasti papa bakal bangga"ucapan tuan Andika yg membuat Helmi begitu kesal
Hampir di setiap penerimaan lapor,tuan Andika akan selalu membanding bandingkan Helmi dengan anak sahabat sahabat nya yg begitu berprestasi
"Pa,bisa ngak sih ngak usah ngomong ke sana!!!!, Helmi bosan tau ngak sih pa,papa selalu banding bandingkan Helmi dengan anak sahabat papa itu!!!" Helmi yg begitu kesal dengan ucapan papa nya sendiri
"Helmi sayang,bukan maksud papa mau nge banding bandingkan kamu dengan orang lain,papa cuman mau kamu sedikit berubah, lebih rajin lagi belajar nya"tuan Nami yg tak ingin suami nya memperkeruh suasana hati Helmi
"Untung kamu terlahir dari orang kaya,kamu ngak perlu ngerasain gimana orang di luar sana cari uang,"
"Seharusnya kita titip waktu itu ke rumah paman ma,biar anak manja nih tau arti berjuang untuk mendapatkan yg di inginkan,bukan hanya bisa minta minta terus sama kita!!"ucapan tuan Andika semakin menusuk jantung Helmi.
*****
Helmi pun teringat kembali dimana papa nya selalu membanding bandingkan diri nya dengan keano, Helmi kembali geram karena keano hadir kembali ke kehidupan Helmi
"Kenapa dia harus ada di sini??"
"Enak banget dia ngejek gue barusan!!!,dia pikir gue ngak bisa apa beli juga nih mobil!!"Helmi yg begitu geram jika harus satu mobil dengan keano,tapi... Helmi tak ada pilihan lain,jika dirinya tak ikut naik mobil keano, mungkin saja Helmi memang harus menunggu taksi Berjam jam atau harus memilih naik bus
Sementara itu Layla benar benar berpikir jika suami nya sudah begitu cemburu pada keano
"Ada apa yah dengan mas Helmi???,apa mas Helmi benar benar cemburu???"pikir Layla yg dapat merasakan jika suami nya sangat begitu kesal pada keano
Sementara itu keano yg tengah menyetir mobil, mencoba melirik pada Layla
"Kenapa Helmi dan Layla ke rumah sakit???,apa Helmi dan Layla mau ke dokter kandungan??? pikir keano.
__ADS_1