Menjemput Cinta Kadua

Menjemput Cinta Kadua
DM-DMman


__ADS_3

Waktu semakin berlalu, hari keberangkatan Nabil ke Jakarta pun tiba. sejak pagi tadi benak Syifa ingin memastikan berapa lama pria itu disana. namun kalimat itu tak berani ia ungkapkan saat pria itu berpamitan padanya melalui telfon.


Nabil memberitahu syifa bahwa pertemuan besar itu akan di liput di TV tapi pria itu meminta agar ibu syifa tak boleh sampai menyaksikan dirinya, ia sudah tahu alasannya.


Meski tak semenyenangkan saat hari bersama nabil, Syifa harus profesional bekerja ataupun sebagai seorang pengajar. ia harus bisa menahan diri untuk berkomunikasi dengan pria itu.


**


2 hari berlalu, Malam yang ditunggui untuk melihat nabil di layar TV akhirnya tiba. beruntung saat acara mulai ibunya sudah terlelap, namun masih ada sosok yang membuat syifa harus menyembunyikan senyum ketika melihat kepiawaian Nabil di balik layar saat menjawab pertanyaan pada perusahan-perusahan yang akan bekerja sama dengan perusahaan ayahnya.


Siapa lagi jika bukan Lia? gadis itu mencurigai syifa yang dari tadi berada di depan TV.


“Aku gak percaya kak nabil setampan ini,” Lia membelalak mata pada pria berjas hitam dengan tatanan rambut yang rapi.


Syifa mengulas senyum tak bisa di pungkiri, ia juga tersihir dengan penampilan baru Pria tersebut yang terlihat dewasa dan memiliki masa depan yang cerah.


Belum mereda kagum itu, bertambah lagi kagum yang satu saat seorang yang mengenali Nabil meminta untuk bernyanyi. awalnya pria itu menolak namun ketika beberapa Fans Ig yang datang langsung, membuat pria itu harus membongkar bakatnya selama ini.


Sebuah lagu dari tulus yang berjudul manusia kuat, melantun merdu dari lisan pria yang tak perlu diiringi musik. semua terperangah dan menatap takjub pemuda tersebut.


Ditengah kewaspadaannya, senyum syifa lolos dan semakin dibuat jatuh cinta pada sosok tersebut. namun pekikan Lia membuyar rasa yang hampir mengkrucut itu.


“Tuh! kan. bener dia orangnya!”


“Kenapa sih?” Syifa mendekatkan mata pada layar ponsel yang disodorkan Lia. @elfariz_ matanya membulat sempurna saat lia menscrool postingan pemilik akun tersebut yang ternyata adalah punya Nabil.


“Pantas aja pas aku liat dirumah sakit kayak gak asing gitu. taunya aku follow akunnya karena bakat suaranya." Antusias Lia.


Syifa ikut bahagia, sebab ia tak perlu menelpon pria itu untuk mengetahui aktifitasnya, cukup menstalker akun miliknya.


"Aku tambah kagum deh sama kak nabil.”


Kalimat lia membuat senyuman dibibir Syifa memudar. rasa bahagia bertemu teman kecil membuatnya lupa bahwa gadis itu diam diam mengagumi Nabil.


**


Semenjak mengetahui akun Nabil. jika punya waktu senggang Syifa selalu menstalker akun yang profilnya hanya layar hitam tersebut.


Ia tak menyangka Nabil memiliki Followers sangat banyak bahkan terus bertambah, mungkin karna acara semalam.


Bukan hanya memposting coveran lagu pop dan sholawat. pria itu juga membuat beberapa vidio bersama teman tongkorongannya, yang berisikan ajakan berbuat baik.


Yah, waktu luang ia habiskan untuk menstalker. bahkan ditengah bekerja ditoko pun syifa diam diam bermain hp. sebegitu kepolah ia dengan pria tersebut sampai ingin mengetahui ribuan komentar penggemar nabil dan akun seperti apa saja yang di Folback pria tersebut.


Tak ada yang kelewatan batas. justru Syifalah yang merasa sedikit geli melihat beberapa akwat yang tidak malu menyatakan cinta pada pria itu di kolom komentar. namun kembali lagi, ia juga tak pantas menghakimi sebab memang tak ada ikatan di antara mereka.


Blub!


Mata Syifa membulat, tak sengaja menlove salah satu postingan nabil. dengan panik ia menbatalkan sebelum disadari pemiliknya, namun beberapa saat kemudian ia mendapat DM dari akun tersebut.


@elfariz_


(Gak sekalian kamu love love sama oranganya?😎 (emotikon kacamata))

__ADS_1


Syifa meringis membaca pesan tersebut.


bingung harus membalas apa, tapi menunggu lama akan membuat pria itu berpikir aneh.


@Asyifa_Mrkmh


(gak sengaja ku kasi Like tadi.)


@elfariz_


(gak apa. asal jangan lama lama ngestalkernya. takutnya hatimu jatuh juga.)


Balasan Nabil berhasil menstabilkan degub jantung syifa yang tadi panik. ia tersenyum menyebalkan kemudian membuka akun pria itu dan menfollownya.


@Asyifa_Mrkmh


(ku kepoin dulu biar aku gak salah ngefollow orang)


@Asyifa_Mrkmh


(takutnya kamu posting yang aneh aneh.)


@elfariz_


(Aku masih lurus, fa..)


@Asyifa_Mrkmh (


@elfariz_


(sejak kamu masih pacaran dengan aska.)


Syifa diam berfikir. jika nabil menfollownya sejak ia pacaran, itu artinya 3 tahun yang lalu, dan baru 2 tahun ini ia memantapkan diri berhijrah. apakah nabil juga menstalker akunnya waktu itu, dimana ia berada seperti wanita masa jahiliayah?


@elfariz_


(gak kerja?)


Suara notif dm dari nabil membuat syifa menepis rasa kawatirnya dengan segera mengetiikan balasan.


@Asyifa_Mrkmh


(kerja. tapi lagi senggang.)


Sudah beberapa menit laman percakapan berakhir pada balasan syifa. padahal nabil sudah melihat dan masih aktif, tapi pria itu belum membalas.


(*La**gi sibuk, yah*?)


Entah mendapat keberanian dari mana syifa mengirimkan ketikan pesan yang sedari tadi ia urungkan. namun sayang, belum ada tanda tanda nabil membalasnya.


(Kapan baliiik?)


"Eh! kok ke kirim sih." tulisan yang iseng ia ketik, malah terkirim. Syifa segera menghapus sebelum pria itu meembacanya. namun beberapa detik setelahnya, ia mendapati pria itu mengirimi beberapa File foto.

__ADS_1


@elfariz_


(aku focus sama targetku disini. klo kamu bisa, kepoin akun mereka dan telusuri yang menurut kamu ganjil)


Meski mendapat tambahan pekerjaan, syifa mencoba menerima sebab itu memang masalah mereka.


@elfariz_


(kenapa? udah rindu?)


Belum ia membalas pesan. pria itu mengirimi pesan lagi dan membuat dirinya menyebik sebab mungkin nabil membaca pesan yang ia hapus tadi.


@Asyifa_Mrkmh


(Buruan pulang! misi kita harus selesai cepat.) begitulah balasan agar tak merasa malu)


nabil mengirim emotikon senyum “jangan rindu dulu. kita masih rindu yang tak jelas, belum ada ikatan tuk melepas keharamannya.”


beruntung syifa sudah menutup lembar DM, ia hanya membacanya lewat toobar layar notifikasi. tak mahu membahas hal hal yang menjerumus ditengah masalah yang belum ia hadapi dan selesaikan. meskipun pesan itu membuatnya tersipu malu.


**


Di tengah kesibukan melayani pembeli, syifa tak sengaja bertemu ibu nabil. wanita berkerudung instan itu sangat bahagia menemui syifa ditempat langgganannya. mereka berbincang sembari syifa menunjukkan barang yang ingin dibeli.


“Mba sarah?”


Perbincangan seru 2 wanita itu terhenti ketika mendengar suara Mirna. meski tertutup cadar, tapi Syifa bisa melihat tatapan tante mirna yang terkejut melihatnya akrab dengan pelanggan bernama Sarah.


“E-mba Sarah kenal syifa?” tanya mirna ketika dihadapan mereka.


Sarah mengagguk tersenyum, "ini guru pengajinya intan,” gerak gerik Mirna membuat sarah menyernyit. namun wanita bercadar itu memalingkan pandang ke syifa.


“Kamu temenin pembeli yang disana yah, Fa," pinta mirna.


Syifa mengagguk, “iya tante.”


“Tante?” perlahan sarah menoleh ke mirna, meminta penjelasan atas panggilan syifa padanya.


-Bersambung.


Hemm..


gimana?... gimana?..


Bakal ketahuan gak yah klo syifa yang ini orang yang dicari cari tante sarah?


duh, gimana nih klo ketahuan? padahal kan kesalah pahaman diantara keluarga mereka belum terselesaikan.😒


Tenang. tenang.


In sya Allah besok Up lagi😁 syaratnya jan lupa suport novel ku yah. terimah kasih. cuman itu kok, plis. tau kan caranya😊


assalamu alaikum.

__ADS_1


__ADS_2