My Lovely Daddy

My Lovely Daddy
perintah Saga


__ADS_3

"dia adalah istri asisten Levi Daddy, mereka menikah diam-diam,bahkan kemarin-kemarin juga tak mengatakan apapun pada kita," kata Zoey mengadu.


"apa? kamu menikah tanpa memberitahu ku,begitu hebat kamu, sudahlah kapan mau pesta?" tanya saga.


"sepertinya aku akan mengadakan acara makan malam saja, dan lebih baik yang resepsi untuk di berikan ke orang tua Silvia," kata Levi.


"baiklah terserah kamu saja, kamu minta hadiah apa dariku, dan aku pasti akan mengabulkannya," kata Saga yang menarik Zoey mendekat.


"terserah anda saja, aku yakin jika bis ku ini tak mungkin mengecewakan diriku," jawab Levi dengan percaya diri.


"kalau begitu aku akan mentransfernya saja, dan kamu bisa membeli apapun untuk dirimu," kata Saga yang langsung melakukannya.


Levi melihat uang yang masuk kedalam rekeningnya merasa kaget, tapi dia pun tak mengira jika Saga akan sebaik ini padanya.


"kenapa begitu banyak bos?"


"hadiah pernikahan mu dari ku dan istriku yang cantik ini, dan Zoey kamu harus mengajaknya berteman dengan baik, begitupun dengan Cherry dan Elsa, karena satu lagi akan datang teman kalian, dan ku pastikan kalian akan di buatnya pusing," kata Saga menahan tawa.


"nona Ino Mahalini Agassi, putri dari tuan Agassi yang akan segera menjadi istri dari dokter Aiden," kata asisten Levi.


"wah kamu sudah tau terlebih dahulu ternyata, bagaimana bisa?"


"karena semalam saat saya bersama dengannya berpesta, dan akhirnya saya tau seluruh ceritanya," Jawab Levi tersenyum.


"baiklah semua sudah menikah, dan minta istrimu untuk sering bersama tiga orang ini, ya setidaknya dia harus belajar untuk jadi nyonya, karena kita akan sering menghadiri pesta dengan pasangan masing-masing," kata Saga.


"baik tuan saya mengerti," jawab Levi yang langsung memeluk temannya itu.


zoey juga memeluk Silvia, "tak usah takut, kami adalah saudari mu sekarang, jadi kita bisa saling curhat ya," kata Zoey.


"iya kak terima kasih," jawab Silvia.


dia tak mengira akan melihat para gadis yang begitu baik seperti ini, bahkan mereka sangat pengertian.


Levi pun mengajak istrinya itu pulang, karena sudah malam juga, dan tadi mereka sempat bertemu Fardhan dan Evan juga.


"tuan, ketiga gadis tadi sangat baik dan sepertinya hidup mereka di penuhi cinta ya," kata Silvia

__ADS_1


"yakinlah jika yang terlihat tak selamanya indah, karena hidup mereka penuh liku sebelum menjadi seindah ini," kata Levi yang mengendarai mobilnya.


tapi sebelum pulang dia mengajak gadisnya untuk makan terlebih dahulu.


sesampainya di rumah Silvia langsung bergegas naik ke lantai atas untuk mandi.


setelah keluar dari kamar mandi, dia malah langsung di peluk oleh Levi, "kamu harus melayani aku malam ini,"


"baik tuan, lagi pula itu tugas ku bukan," jawab gadis itu.


Levi dan Silvia pun berciuman dan pria itu sangat aktif, dan mbuat Silvia tak berdaya di bawahnya.


malam itu akan menjadi malam panjang untuk keduanya, sedang Saga dan Zoey juga pulang ke rumah keluarga Graham.


tapi di rumah itu nampak sepi dan tak di temukan siapapun, "Daddy Diaman semua orang?"


"mereka semua sudah menginap di hotel, karena tadi kamu belum siap-siap jadi besok kita baru ke sana," jelas Saga.


"memang kenapa harus menginap di hotel sih, memangnya mau apa?" tanya Zoey yang seakan jadi pelupa.


"besok itu acara resepsi dan juga ulang tahun Oma, kamu lupa sayang, jadi semua bersiap di sana, dan malah ini aku ingin kamu melayaniku, ya jika kamu mau," kata Saga.


"tentu, kamu kira aku cacatnya sampai kesana?" kata aga marah.


"ya siapa tau Daddy, kalau begitu ayo kita ke kamar," kata Zoey memeluk Saga dan mengecup pipi suaminya itu.


Saga pun tersenyum senang mendengar ucapan dari istrinya itu, akhirnya malam ini mereka juga melakukan hal itu juga.


sedang di rumah sakit, Elsa merasa sedikit sepi karena di antara seluruh temannya.


hanya dia yang belum menikah dengan Fardhan,bahkan istri dari Levi saja seorang gadis kampung.


tanpa dia duga, Fardhan membawa seseorang untuk menikahkan mereka.


"ada apa ini kak?" kaget Elsa.


"kita akan menikah, meski dalam keterbatasan ini, yang penting kita sah dulu baru akan mengadakan pesta setelahnya," kata Fardhan.

__ADS_1


akhirnya malam ini pernikahan di saksikan oleh dokter Aiden pun berjalan normal dan sederhana.


dan besok orang kepercayaan Fardhan akan mendaftarkan pernikahan itu ke dinas catatan sipil.


akhirnya mereka pun sah, dan kini tinggal dokter Aiden dan Ino yang belum menikah, "jadi dokter kapan kamu menikah dengan ku?" tanya Ino sambil tersenyum.


"secepatnya, besok juga boleh," kata dokter Aiden.


"apa kamu gila dokter, aku ini orang asing bukannya akan sulit mengurus segalanya," kata Ino.


"kenapa pusing aku punya dua bos besar yang akan membantuku dalam mewujudkan keinginan ku," kata dokter Aiden melihat Fardhan.


"tentu aku akan membantumu sebaik mungkin," jawab Fardhan pada temannya itu.


"terima kasih, karena kamu aku pasti tak akan melupakan semua kebaikan mu teman," kata dokter Aiden.


ini tak mengira jika semua teman dari dokter Aiden adalah orang yang berpengaruh.


bahkan hal seperti ini juga bisa di atur dengan mudah, tapi ini juga punya orang tua yang bukan orang biasa.


keesokan paginya Zoey sedang sarapan bersama Saga, dan ada cukup banyak bekas merah di tubuhnya karena pertempuran semalam.


"apa kamu tak malu punya tanda seperti itu sayang?" tanya saga menggoda istrinya itu.


"tentu saja tidak, ini nanti bisa di akali dengan memakai foundation, selesai bukan," jawab zoey yang tak mau ambil pusing.


lagi pula gaun pengantin yang dia pilih memiliki kerah yang beda dari yang lain karena Saga tak ingin baju pengantin istrinya itu sangat terbuka.


jadi pilihan pun jatuh pada gaun putih dengan potongan yang sangat sopan.


setelah itu mereka pun berangkat ke hotel, Saga terus menelpon memastikan semuanya berjalan baik.


karena ini adalah pesta besar, dan nanti tak hanya Zoey dan Saga, tapi Cherry dan Evan akan jadi bintangnya.


sebab perjanjian mereka bertiga, di putuskan jika resepsi di gabung untuk menghemat biaya dan fokus pada sovenir daripada pelaminan.


jadi semua tamu akan dapat sovenir mewah yang sudah di siapkan, mulai dari jam tangan, perhiasan, parfum mewah dan juga alat makan yang berlapis emas.

__ADS_1


jadi semua tamu akan benar-benar di manjakan oleh keluarga Graham.


__ADS_2