My Lovely Daddy

My Lovely Daddy
dasar opa ini...


__ADS_3

"terima kasih tuan besar, ada apa meminta saya datang kesini, karena hati ini tak ada jadwal untuk saya mengunjungi Graham groups," tanya Zoey dengan begitu tenang.


bahkan dari caranya bersikap, papa Samuel seperti melihat duplikat dari putranya yang biasa terlihat sombong.


"tidak ada yang perlu di khawatirkan, saya hanya ingin bertanya pada anda nyonya, apa anda bisa menjadi salah satu dari pegawai disini?" tawar papa Samuel.


"maaf sebelumnya tuan, sebenarnya saya ingin fokus pada dua hotel saja dan juga fokus untuk kehamilan saya, karena saya takut jika gagal lagi kali ini, itu akan sangat melukai keluarga suami saya," jawab Zoey.


"baiklah, opa setuju kamu hanya fokus pada dua hotel itu dan beberapa restoran yang di berikan Oma mu, dan sudah ku bilang tarik Evan atau Saga untuk membantumu," kesal opa David.


"mereka itu tak terpisahkan papa, dan jangan menghancurkan semua kehormatan ku di depan menantuku yang cantik ini," kata papa Samuel marah.


"mau apa kamu, marah sama papa, sudah ayo sayang kita jalan-jalan karena opa ingin membelikan sesuatu untuk Oma mu," kata opa David yang tetap romantis di usianya.


mereka berdua pun pamit pergi, asisten Sean di minta oleh opa untuk pergi ke hotel mengecek segalanya.


dan menyiapkan semua yang mungkin di butuhkan oleh Zoey saat bertugas di kantornya.


mereka sampai di sebuah mall yang cukup besar di Surabaya, setiap orang melihat kearah Zoey yang mengandeng opa David dengan manja.


"kamu tak malu jalan sama pria tua berusia sembilan puluh tahun ini?" bisik pria itu.


"tenang opa, meski opa terlihat tua, tapi opa tetap tampan dan bugar, jadi aku tak malu kok," jawab gadis itu tertawa.


mereka sampai di tempat penjual sebuah perlengkapan merajut, opa David pun merasa heran, "kenapa kesini?"


"karena Oma suka membuat rajutan, terlihat dari hadiah yang beliau berikan, jadi lebih baik kita memberikan apa yang dia sukai bukan?" kata Zoey.


"ya kamu benar, terlebih ini adalah cicit yang sangat dia tunggu-tunggu," kata opa David.


saat mereka sedang berbelanja, tak sengaja ada seorang wartawan yang memotret mereka dan membuat berita gila.

__ADS_1


sore itu berita baik di media online, tapi berkat Evan yang bergerak cepat mereka pun bisa menghentikan berita itu.


Evan datang ke ruangan dari Saga, "ada apa Evan, tumben kamu keruangan ku?"


"karena aku ingin kamu melihatnya, mereka sudah keterlaluan dengan mengeluarkan berita bohong, dan sasaran bisa tak tanggung-tanggung adalah opa dan istrimu," kata Evan menunjukkan berita itu.


melihat itu Saga pun marah, "buat perusahaan tabloid itu tau siapa yang mereka senggol, mereka kira kira itu menutup mata atau apa," jaga Saga yang tak ingin istrinya dan sang opa menjadi bahan berita sampah seperti itu.


"baiklah, kita memang tau cara bermainnya," jawab Evan yang tersenyum sambil berlalu pergi.


setelah itu, Saga mencoba menelpon istrinya karena kejutan untuk wanita itu sudah siap.


"halo sayang kamu lagi dimana?" tanya Saga dari sebrang telpon.


"aku sedang berada di mall bersama opa untuk membelikan hadiah untuk Oma yang lusa ulang tahun, ada apa Daddy? apa ada masalah?" tanya Zoey penasaran.


"tidak ada hanya ingin kamu memastikan baik-baik saja, ingat jangan telat makan dan konsumsi vitamin milik mu ya," kata Saga mengingatkan.


"baik Daddy, selamat bekerja love you," kata zoey dengan senang hati.


mereka pun duduk bersama dan menikmati cemilan santai, Zoey bahkan bisa makan apapun yang dia inginkan.


tak berhenti disana,setelah puas berbelanja mereka pun pulang,karena Zoey sudah kelelahan padahal dia menggunakan sandal jepit.


sesampainya di rumah, mama Naura dan Oma Mei heran melihat Zoey yang pulang bersama dengan opa David.


"sayang kamu menculik cucu mu lagi?" tanya wanita itu.


"tidak sayang, tenang saja suaminya tau, lagi puja kasihan loh masak orang hamil di suruh kerja seperti tak bisa membayar orang saja, kadang aku heran dengan Saga serta Samuel," gerutu opa David.


"tak apa-apa opa sebenarnya, karena aku juga tak ada kegiatan di rumah, jadi aku ingin memiliki kegiatan yang bisa berguna sana kehamilan ku," kata Zoey.

__ADS_1


"kamu memang aneh dan lain ya nak, saat wanita hamil bermalas-malasan kamu malah suka bekerja, mentang-mentang dia anak Saga, dia meminta maminya untuk terus gerak, persis ayahnya dulu," kata mama Naura tersenyum senang


"ya habis bagaimana Oma, kan Daddy juga pria yang pekerja keras, jadi Putranya juga harus pekerja keras rak mau kalah dengan Daddy dong,", jawab zoey menirukan suara anak kecil.


"ya sudah sekarang kamu istirahat, pasti kamu lelah, mbak seh tolong pijat kaki zoey ya, kasihan dia," panggil mama Naura dengan begitu perhatian.


"iya nyonya," jawab wanita itu.


tak lama saat Zoey baru saja masuk, datang Cherry yang langsung menyapa mereka semua, "selamat sore Oma, opa dan mama, ada apa ini? kok tumben kumpul begini?"


"hanya sedikit membahas pesta untuk ulang tahun Oma, jamu mau bantu memikirkan konsepnya?" tanya mama Naura.


"bagaimana jika Korea, bukankah Oma menyukai negara itu dan kebudayaannya?" tanya Cherry.


"tidak kok,hanya kagum, tapi yang pasti ona hanya menyukai alam dan tradisi milik Indonesia, jadi kita buat pesta dengan tema i love Indonesia?" tanya Oma Mei.


"emm... aku langsung membayangkan persis acara tujuh belasan mungkin itu pesta," kata mama Naura.


"itu lebih bagus,papa setuju pesta di buat seperti lomba dengan hadiah mewah yang pasti," kata opa David.


"dan kita punya perencana pesta paling hebat, yaitu Zoey, tapi ngomong-ngomong mana dia? apa belum pulang?" tanya Cherry.


"sudah kok, dia sedang ada di dalam sedang melakukan relaksasi badan di pijat, mau juga?" tawar mama Naura.


"boleh mama, aku juga sangat lelah," jawab Cherry.


"mbak Sri tolong pijat nyonya Cherry ya," panggil mama Naura.


"baik nyonya," jawab pelayan itu.


saat Cherry masuk kamar dia pun tersenyum malu, karena kamar mereka sungguh wow.

__ADS_1


"maaf ya mbak, aku mau ganti baju dulu ya," kata Cherry.


setelah berganti baju,dia pun mulai menikmati setiap gerakan pijat yang dilakukan oleh mbak Sri.


__ADS_2