My Lovely Daddy

My Lovely Daddy
kami bukan bocah


__ADS_3

make up artist itu pun malu setelah mendengar ucapan dari Zoey yang pas mengenai dirinya yang menghina Evan maupun Cherry.


"kamu sudah datang honey, aku sangat gugup..." kata Cherry dengan senang.


"tenang saja, aku bersamamu, lagi pula tak mungkin kamu melakukan kesalahan kecil oke, sudah tenang dulu," kata Zoey tersenyum.


"terima kasih, mbak sudah boleh pergi, silahkan," perintah Cherry.


keduanya kini duduk bersama, "aku bawa hadiah untuk mu, meski tak besar tapi ini pasti akan cantik saat kamu pakai," kata Zoey mengeluarkan sebuah benda kotak kecil.


"apa ini?" tanya Cherry dengan senyum mengembang.


"itu adalah hadiah kecil untuk mu," jawab zoey.


"aku akan membukanya ya," kata Cherry.


saat di buka, ternyata di dalam kotak itu adalah sebuah kalung berlian yang sangat indah.


terlebih liontin dari kalung itu bertuliskan nama Evan, "eh kenapa nama Suamiku?"


"ha-ha-ha itu permintaan kak Evan yang bilang jika ingin memberikan kado, harus ada inisial namanya," jawab Zoey tertawa


"ah pria itu selalu saja merepotkan orang lain," kata Cherry.


"tidak apa-apa, sekarang selain sahabat, kita akan ada panggilan baru yaitu saudara sepupu," kata Cherry dan Zoey yang berpelukan


asisten Veve masuk kedalam ruangan untuk memanggil pengantin wanita.


"maaf nyonya dan nona, acara akan segera di mulai, anda berdua di minta untuk segera berkumpul bersama dengan tamu yang lain," kata asisten Veve.


"baiklah kami pergi ke pesta," jawab Zoey.


dia pun berangkat terlebih dahulu, sedang Cherry di ajak asisten Veve menuju ke altar pernikahan.


tanpa di ketahui oleh siapapun seorang wanita sudah membayar orang untuk melakukan sesuatu.


pengamanan di tempat pesta sangat ketat, bahkan tamu yang lupa tak membawa undangan, harus kembali dan tak diijinkan masuk.


Zoey duduk bersama Saga di kursi barisan kedua di belakang orang tuannya dan juga orang tua Evan.


Cherry terlihat begitu cantik dengan balutan gaun putih, sebenarnya Zoey tadi ingin jadi Bridesmaids.


tapi sayangnya, di detik terakhirnya karena melihat sepupu dari Cherry yang makin gila.


akhirnya di putuskan meniadakan pendamping pengantin, kini Cherry sudah duduk untuk menerima berkat .


setelah itu mereka semua pun melakukan pesta taman di samping gereja tempat Evan dan Cherry menikah.


meski pernikahan sederhana, tapi pengawalan begitu ketat, semua tamu pun mulai makan dan minum sambil berbincang.

__ADS_1


zoey memegang jus anggur, dan terus menemani Saga menyapa beberapa tamu dan memperkenalkan Zoey sebagai istrinya.


para rekan bisnis pun tak mengira jika Saga yang di rumorkan sebagai pecinta sesama jenis pun.


ternyata memiliki istri yang begitu cantik, tekrbih sekarang zoey juga sedang hamil.


semua tamu pun di sungguhkan makanan, tapi sayangnya ada beberapa makanan yang khusus di berikan pada zoey dan Cherry yang memang memiliki alergi.


dan makanan kedua gadis itu sudah di berikan campuran dari sesuatu yang bisa mencelakai keduanya.


Fardhan dan Levi baru datang setelah keduanya menyelesaikan sesuatu berdua.


ya Levi harus menemui beberapa orang menyebalkan begitu pun Fardhan yang membantu ayahnya untuk pergi dari kota ini.


tapi yang membuatnya telat adalah sosok dari resto yang tadi sempat menghilang beberapa jam.


dan dengan sangat menyebalkan, ayah dari Fardhan meminta Putranya itu untuk ikut mencari calon ibu sambungnya itu.


awalnya Fardhan tak mau, tapi karena ayahnya memohon dan membuatnya frustasi, akhirnya dia pun mau membantu papanya juga.


"hei dua pemuda cenderung busuk ini baru datang, mana gandengan kalian?" tanya papa Samuel melihat Levi dan Fardhan.


Levi melihat dan mencari sosok asisten Veve dan langsung menariknya, "ini dia, sudah kan om,"


"maaf belum ada gadis yang bisa menarik perhatianku, jadi jangan terus bertanya, om seperti emak-emak yang rempong," kata Fardhan.


mendengar itu, mama Naura menjewer telinga dari Saga, "uang sopan kalau begitu," ketus mama Naura.


"sayang..." kata Saga melapor pada Zoey.


"maaf kali ini aku di pihak papa mertua," kata zoey merangkul lengan mertuanya.


papa Samuel pun menang dengan mendapat dukungan dari dua wanita cantik itu, sedang saga langsung kesal.


pasalnya istrinya itu sering mendukung papa Samuel di banding dirinya.


"menyebalkan sekali anda pria tua," geram Saga dengan suara kecil.


Levi yang sedang tertawa malah dapat sikutan maut dari Veve, pasalnya pria itu seenak jidatnya mengakui jika Veve adalah kekasihnya.


padahal bagi Veve dia hanya sebatas teman karena baginya, tak akan mudah seorang pria bisa menaklukkan dirinya.


tak butuh waktu lama, Zoey mengajak Cherry yang susah sangat suntuk terlihat.


"ayo makan dulu yuk,aku temani," ajaknya.


"baiklah, ayo," jawab Cherry.


dia pun memanggil pelayan dan meminta mereka memberikan makanan yang khusus di siapkan oleh Evan.

__ADS_1


keduanya pun melihat makanan itu dengan sangat lahap, pasalnya mereka berdua sudah menahan lapar karena tak bisa main makan karena memiliki alergi.


keduanya pun makan tanpa curiga, sedang pelayan yang sudah menerima bayaran pun tersenyum senang melihat kedua wanita itu.


zoey selesai twekrbih dahulu, tapi tiba-tiba perutnya terasa begitu sakit, "argh.... perutku," katanya.


"Daddy!!" teriaknya dengan keras.


Saga yang mendengar panggilan itu menoleh, dan kaget melihat Zoey yang langsung pingsan jatuh ketanah.


"sayang!!" kata Saga berlari ke arah istrinya itu.


Saga pun langsung memangku zoey, tapi mana Naura kaget melihat ada aliran darah dari sela kaki Zoey.


"Saga darah, bawa istrimu ke rumah sakit," panik mereka semua.


dia pun langsung mengendong Zoey, tapi di antara kepanikan itu, tak di duga tiba-tiba Cherry pun juga muntah darah dan mimisan.


"sayang," kaget Evan melihat istrinya itu.


dia pun langsung mengendong Cherry dan juga langsung membawanya ke rumah sakit.


Saga panik karena darah tak berhenti keluar, "Levi ngebut Levi!!! aku tak ingin kehilangan istri dan anakku!!!" teriaknya panik.


di mobil belakang ada Evan dan juga Cherry yang di supiri oleh Fardhan.


akhirnya papa Samuel membubarkan pesta karena kondisi sekarang sangat Keos.


sesampainya di rumah sakit keduanya langsung di larikan ke ruang penangganan khusus.


Cherry terkena racun dan beruntung mereka segera membawa wanita itu, tapi rajin itu terlanjur menyebar dan menyerang rahim dan itu adalah racun khusus.


sedang Zoey juga sudah kritis dan harus menerima transfusi darah. tapi dokter membawa kabar buruk.


"maaf apa ada suami pasien atau walinya?" tanya seorang perawat.


"saya suaminya suster," kata Saga.


"anda di minta dokter untuk masuk tuan," kata suster itu yang langsung memakaikan baju khusus.


terligat dokter Hasan sudah sangat lesu, dan beliau sudah melakukan USG, "maaf tuan, sepertinya bayi Anda tak bisa tertolong, karena istri anda sudah mengonsumsi obat penggugur kandungan," kata dokter Hasan.


Saga yang melihat dan mendengar kabar itu pun langsung jatuh syok, anak yang baru saja dia banggakan pada teman dan rekan bisnis, kini sudah di ambil darinya.


"anakku!!!" teriak Saga yang masih tak bisa mengambil keputusan.


mendengar suara itu, papa Samuel dan mama Naura pun bergegas masuk.


papa Samuel pun mengambil keputusan untuk segera menyelamatkan menantunya agar tak terjadi apa-apa.

__ADS_1


__ADS_2