
Saga duduk bersama zoey untuk menentukan nama untuk ketiga anak mereka.
karena kurang satu nama yang belum mereka sepakati, "boleh huruf abjad Z, seperti diriku?"
"tentu, kamu mau beri nama siapa?" tanya saga melihat istrinya itu.
"Zhian," jawab Zoey
"baiklah kalau begitu, putra pertama bernama Zhiandra Sechan Alexander Graham, putra kedua Shaka Zafar Alexander Graham, dan putri kecil kita Shopia Zahrana Alexander Graham."
"setuju, jadi kita semuanya punya nama dan abjad untuk anak kita," kata Zoey senang.
Saga pun juga merasa bahagia, setidaknya dia pun tak keberatan melihat reaksi istrinya itu.
pagi ini Zoey di izinkan untuk menyusui kedua bayi laki-lakinya.
"halo kak Zhian dan Shaka, apa kalian sudah rindu mommy, maaf ya baru bisa jenguk kalian," kata Zoey dengan mata berkaca-kaca.
Zhian di susui terlebih dahulu kemudian Saga membiarkan bayinya itu menempel pada dadanya untuk merasakan detak jantung sang Daddy.
setelah itu giliran Shaka, dan kini Saga nampak bahagia memeluk kedua anaknya.
sedang Zoey masih terus nrkihat putri kecilnya yang juga dapat jatah ASI meski harus lewat botol.
karena menunggu berat badan Shopia baik dan lebih stabil untuk bisa menyentuhnya.
Saga sangat terharu saat merasakan kedua bayinya yang bergerak perlahan di dadanya.
tak hanya itu, Saga meminta suster memfoto dirinya sebagai kenang-kenangan.
"aduh Daddy jangan menangis seperti itu, kamu sudah sangat dewasa, itu malu sama susternya," kata Zoey tak habis pikir.
__ADS_1
"bukan begitu sayang, aku tak mengira akan mengendong anak-anak ku di usia ku yang sekarang," kata Saga.
ya saga dan Zoey terpaut usia dua puluh satu tahun, sekarang Zoey berusia dua puluh tahun, dan Saga berusia empat puluh satu tahun.
tapi mau bagaimana pun zoey tetap bahagia, karena Suaminya itu tetap sangat sempurna meski perbedaan mereka terlalu jauh.
"ayolah Daddy, usia itu hany angka, jika Daddy terus hidup sehat, aku yakin Daddy bisa melihat mereka bertiga tumbuh dewasa," kata Zoey dengan yakin.
"baiklah, aku akan mulai menjaga tubuh dan makanan agar aku tetap sehat dan bisa melihat ketiga anakku tumbuh dengan baik," terang Saga.
Zoey di izinkan pulang setelah empat jari, tapi setiap harinya mereka harus ke rumah sakit untuk memberikan asi pda ketiga anaknya.
dan dengan mudah Saga memilih menetap di rumah sakit sampai ketiga anaknya di izinkan pulang.
Zoey awalnya keberatan, tapi demi ketiga buah hatinya mereka pun segera terbiasa.
setelah satu bulan akhirnya anak-anak mereka di izinkan pulang, dan hati itu menjadi hari bahagia untuk zoey dan Saga.
Elna dan Ben juga menitipkan hadiah karena tak bisa menunggu sampai ketiga keponakannya pulang.
tapi mereka sudah sempat menjenguk ketiganya di rumah sakit, dan sekarang ruang itu akan ramai dengan suara tangis dan tawa anak kecil.
Saga memperkerjakan tiga suster untuk menjaga ketiga anaknya, memang awalnya zoey tak memperbolehkan tapi Saga memberikan pengertian karena takut istrinya itu kelelahan.
hari berganti, Saga dan Zoey sangat sibuk menjadi orang tua baru, bahkan seperti hari ini.
mereka nekat membawa ketiga anak mereka untuk jalan-jalan ke mall, meski bersama dengan para pengasuh ketiga bayinya.
Zoey tetap berusaha sebisa mungkin mengendong anaknya sendiri.
"nyonya kemarikan tuan zhian-nya, nyonya pasti kelelahan ya, biar saya yang mengendongnya," kata seorang baby sitter.
__ADS_1
"tak masalah, toh kita mau makan, suster-suster makan dulu nanti baru saya, toh suami saya jug masih momong baby Shaka," kata Zoey.
sedang di cantik sudah hilang di bawa oleh Oma mereka Yang sepertinya ingin membeli sesuatu.
"Daddy... apa kamu menemukan mama, di bersama shopia, aku takut bayi itu menangis karena lapar," kata Zoey khawatir.
"tenang saja, mama juga berpengalaman dengan tiga anak, seharusnya tak masalah," jawab Saga.
dari jauh nampak mama Naura yang mengendong bayi Shopia terlihat menenteng beberapa tas belanjaan.
"lihat kan, shopia tenang di tangan Omanya, tapi aku heran kenapa Shaka juga terus-menerus melihat ku sambil tersenyum seperti ini?" heran Saga.
"mungkin dia mengira kamu mengajaknya bicara, karena Shaka lebih suka mengoceh di banding Zhian," kata Zoey melihat putranya itu yang suka tidur di bahunya.
"hei lihatlah bayi itu selalu posesif pada mamanya, memang aku tak nampak ya baginya," kata Saga tak habis pikir.
zoey pun hanya tertawa, pasalnya sekarang kehidupan mereka sangat bahagia dengan kehadiran ketiga malaikat kecil itu.
"mama dari mana, kenapa mengajak shopia belanja? jangan bilang baju lagi untuk ketiga anak kami?" tebak Saga.
"memang kenapa, toh ini untuk cucu-cucu mama," jawab mama Naura.
Saga pun tak bisa bicara lagi, tapi sebuah pesan masuk kedalam group WhatsApp mereka.
hari ini Elsa dan Silvia melahirkan secara bersamaan, "ya tuhan, mereka Benar-benar janjian ya buatnya, masak lahiran sampai bisa bareng gini," kata zoey tak percaya.
"baiklah sekarang ayo cari hadiah dan kemudian kita kunjungi mereka ya," kata Saga.
"baiklah, dan mama ikut juga ya, karena ada dua bayi baru lahir yang cantik-cantik," kata zoey pada mertuanya itu.
"tentu, aku hanya tak mengira sudah tujuh bulan, lihatlah ketiga cucuku sekarang besar dan menggemaskan," kata wanita itu mencium pipi gembul Shopia.
__ADS_1