My Lovely Daddy

My Lovely Daddy
murung


__ADS_3

sore hari, sesampainya di rumah, zoey langsung masuk kedalam kamarnya dan mandi.


setelah itu dia menuju ke area perpustakaan, dia pun berbaring di ruangan itu sambil melihat kolam renang yang tenang.


perlahan matanya terpejam, Saga yang sedang berada di Canada mencoba menelpon gadis itu.


tapi ternyata zoey tak menjawabnya, padahal dia sengaja bangun jam empat pagi agar bisa bicara dengan Zoey.


jadi dia mengirimkan pesan pada putrinya itu agar nanti bisa di baca olehnya.


Saga langsung masuk dan tidur untuk menjaga kondisinya, jadi dia harus tidur dengan cukup.


Leni menghubungi dokter Aiden, dia melaporkan semua yang di lakukan oleh zoey di sekolah dan di rumah.


pasalnya tak mudah untuk Zoey kembali seperti semula, tapi gadis itu berusaha keras agar bisa normal lagi.


tapi tak muda baginya, Leni pun membuatkan kue red Velvet cake untuk zoey yang masih tidur.


"ugh ... kak... aku tidur terlalu lama ya?" tanya Zoey yang bangun dari tidurnya.


"tidak kok, hanya kamu tidur dua jam, mau kue Zoey?"


"boleh, sejujurnya aku merindukan Daddy ku, aoa dia merindukan aku juga, aku takut jika dia akan meninggalkan aku sendiri," kata Zoey.


"tenang Zoey, ada aku di sini, kamu tak akan sendiri, kamu juga punya Cherry, Resta dan juga ada para om tampan ku, terutama dokter Aiden," kata Leni yang menyuguhkan kue itu.


"terima kasih ya kak, maaf jika beberapa hari ini aku menyebalkan," kata Zoey yang sudah mulai bisa tersenyum.


malam itu, Zoey mulai m


berlatih sendiri di rumah, bahkan dia menyempurnakan gerakan pedangnya.


Saga menelpon asisten Leni, "dia dimana, kenapa ponselnya tak bisa di hubungi?" tanya saga dari sebrang Telpon.


"nona sedang berlatih untuk pertandingan terakhirnya, dan setahu saya dia memang tak menyentuh ponselnya sama sekali dari tadi," jawab asisten Leni.


"baiklah, dan terus kirim kan foto gadis kecilku, dan mungkin beberapa jam aku tak bisa di ganggu karena ada acara dan juga rapat," kata Saga.


"baiklah tuan saya mengerti," jawab asisten Leni.

__ADS_1


Saga masuk kedalam ruangan rapat, ternyata sudah ada seluruh keluarganya.


"wah... padahal kalian mengajak berbincang masalah pekerjaan, tapi kenapa mengundang seluruh keluarga ku," tanya saga dengan sombong.


"Saga sikap apa ini?" kata Ben melihat adik iparnya itu.


"aku bukan bocah yang bisa kamu tekan, jadi jangan gunakan ucapan mu yang lebih tekanan itu padamu, aku rak takut," jawab Saga menantang Ben.


"sebenarnya aku ingin mengajukan lamaran pada mu, dan aku akan memberikan perusahaan ku padamu," jawab tuan Keith.


"tapi anda tau siapa aku, tentu kalian juga tau semua rumor tentang ku bukan, dan aku beri tahu pada kalian, jika itu semua itu bukan rumor, tapi itu adalah kenyataan," jawab Saga dengan tegas.


"Saga!!" bentak Elna


"aku bisa membuat mu sembuh tuan,tapi izinkan aku bersamamu dan aku akan membuktikan itu," jawab gadis itu.


"Celine ... kamu tak bisa melakukan itu, karena kamu itu gadis bangsawan," kata Elna.


"tapi aku sudah mencintainya," kata Celine yang tersipu malu melihat sosok Saga.


"sayangnya aku tak tertarik dengan mu, dan asal kamu tau aku punya putri berusia tujuh belas tahun, dan semua hidup ku sudah jadi miliknya, dan jika kamu memaksa menikahiku, kamu tak bisa tinggal bersama ku, karena putriku itu tak suka ada orang asing, dan lagi aku tak bisa berjauhan dengannya, dan lagi aku tak mau tinggal di negara ini," terang Saga


"cukup!!" bentak Saga mengebrak meja dan membuat meja itu hancur.


"kau tak berhak? mengatur hidupku, cukup atur adik tersayang mu itu, jika perlu kamu bisa menikahkan gadis itu dengan tuan Keith, itu lebih menguntungkan bukan," kesal Saga


"jaga bicaramu anak muda," kata pria tua itu marah.


"Elna!! sudah Daddy katakan jangan mengurusi hidup adik mu, Saga segera pulang, karena putrimu dalam bahaya, bawa pesawat milik Daddy," perintah Samuel.


"terima kasih Daddy," kata Saga


"kenapa kalian tega ingin menjual adik kalian, jika perusahaan mu tak bisa bertahan karena itu akibat ketidakmampuan dirimu memimpin, dan jangan mengganggu putra ku," kata Samuel memperingatkan kedua orang itu.


"dan tuan Keith jangan buat aku lupa siapa anda," kata Samuel yang mengeluarkan ancamannya.


Saga dan Levi tak bisa langsung pulang, ternyata itu hanya alasan dari Samuel untuk menyelamatkan dirinya.


Saga sekarang menuju Qatar untuk menemui beberapa rekan bisnis. dan akan mengembangkan usahanya dengan berinvestasi dengan mengunakan nama zoey.

__ADS_1


hari berganti hari... sudah seminggu kepergian dari Saga, zoey juga sudah mulai bisa tersenyum.


"kak Leni, ayo berangkat, aku hampir terlambat," ajak gadis itu dengan semangat.


"iya Zoey, tenang dulu karena mbak segera selesai membuat bekal untukmu," kata Leni selesai dengan bento buatannya.


beruntung sekolah itu tak jauh jadi Zoey tak terlambat masuk, setelah menyimpan makanan di loker.


Zoey duduk dan mulai membaca buku, dia juga mengirimkan sebuah foto selfi dirinya pada Saga


"Daddy jaga kesehatan, di sini aku selalu menunggu dan merindukan mu Daddy," isi pesan zoey.


karena perbedaan waktu antara kedua negara, jadi sedikit sulit untuk saling berkomunikasi.


"aku merindukan mu Daddy,"kata Zoey melihat fotonya dan saga yang ada di wallpaper ponselnya.


"baiklah aku mengerti, sekarang Zoey semangat yuk, tapi kok ini kelas sepi amat," bingung gadis itu.


dia pun menelpon Fardhan, pria itu sedang memberikan sedikit ucapan tersenyum melihat telpon masuk itu.


acara pun di lanjutkan oleh guru lain, Fardhan membawa kue basah kesukaan dari Zoey.


"pantas kamu tak ada di ruang aula, ternyata di sini, Zoey tak melihat pesan grup sekolah," tanya Fardhan yang duduk di depan gadis itu.


"tidak, Karena aku merasa malas, tapi memangnya ada apa om?" tanya Zoey seperti gadis bodoh.


"sekarang di adakan hari renungan oleh semua teman mu, dan hanya kamu yang ada di sini, oh ya ini ada kue kesukaan mu,"


"ah boleh aku makan,aku suka pastel!!!!"Teriak zoey senang.


Fardhan pun sengaja membawa semua pastel tadi, sekarang dia dan Zoey makan berdua.


Fardhan selaku bos nampak seperti anak kecil saat bersama dengan Zoey.


setelah kenyang, zoey mengambil beberapa untuk di makan sebelum latihan nanti.


Saga bangun dari tidurnya, dia mengecek ponselnya terlebih dahulu, takutnya jika ada berita atau keperluan yang mendadak.


"tunggu Daddy pulang ya honey, Sebentar lagi aku pulang dan kita akan jalani hidup kita dengan sokongan besar dari mu," gumam Saga

__ADS_1


__ADS_2