My Lovely Daddy

My Lovely Daddy
pesan berantai


__ADS_3

ponsel papa Samuel berbunyi tanda sebuah pesan masuk, dia heran melihat nomor ponsel yang tak di kenalnya.


"siapa ini?" gumamnya.


"ada apa pa? kenapa tidak di baca, mama juga ingin lihat dan tau dong," kata mama Naura yang sudah mulai begitu posesif pada suaminya itu.


"ini ma, hanya orang iseng sepertinya, sudah fokus pada Zoey dulu," kata papa Samuel yang tak ingin berurusan dengan orang aneh.


"sudah kenaikan pa, siapa tau itu adalah berita penting ih ..." kata mama Naura.


papa Samuel pun pasrah dan membuka pesan itu, dia pun langsung membaca pesan itu tanpa curiga.


"apa kabar kakakku tercinta? apa kamu tak kangen dengan adik cantik mu ini, apa kamu lupa dengan ku Sabrina kak? wah kamu jahat sekali, tapi bagaimana hadiah ku,kamu pasti sedang sedih ya karena putra mu mati...." baca papa Samuel dengan gemetar.


"ya Tuhan, wanita ini datang dan mencelakai Saga pa..." kata mama Naura panik.


dokter Hasan keluar dan menemui keluarga dari zoey, "maaf... keluarga nyonya Zoey?"


"kami dokter, kenapa dengan menantu kami?" tanya papa Samuel dengan panik dan khawatir.


"selamat tuan, ada kabar besar dan gembira, selamat menantu anda sedang hamil empat Minggu, jadi tolong jaga kondisinya ya, jangan membuatnya stress karena itu tak baik bagi kesehatannya," kata dokter.


"baiklah kami mengerti dokter," jawab papa Samuel.


"pa... biar mama di sini,kalian tunggu di ruangan Saga operasi, dan mama akan mengatakan semuanya pada Zoey," kata mama Naura.


"baik ma, dan Evan tolong telpon Cherry untuk segeralah datang, setidaknya zoey akan punya teman-temannya," kata papa Samuel.


"baik pa," jawab Evan.

__ADS_1


dia langsung menelpon fardhan dan istrinya serta Elsa secara bersamaan.


mereka bertiga kini langsung bergegas ke rumah sakit, karena khawatir pada keselamatan Zoey dan yang lain.


Sean susah di pindahkan ke ruang ICU, dan kondisinya juga sudah tak dalam keadaan kritis lagi.


dokter Aiden pun keluar dan melihat papa Samuel yang menunggu di luar ruang operasi.


"bagaimana kondisi Saga?" tanya pria itu penuh dengan ke khawatiran.


"Saga masih dalam kondisi yang cukup menghawatirkan, tapi kita tunggu selama dua puluh empat jam kedepan, jika pria itu masih belum sadar, maka Saga koma, dan hanya mukjizat yang bisa menyembuhkannya," kata dokter Aiden.


"apa...." lirih Zoey yang datang mengunakan kursi roda.


"tenang sayang," kata mama Naura.


"kami di sini, jadi kamu tak sendiri, kami semua," kata Cherry yang langsung memeluk Zoey.


Elsa pun bergabung. mereka bertiga pun saling menguatkan, "tapi sekarang kamu tak boleh lemah Zoey, karena musuh sesungguhnya keluarga Graham datang, dan dia yang membuat suamimu seperti ini," kata papa Samuel.


"siapa pa, katakan saja, aku akan membalasnya jika itu perlu, karna mata di balas mata, nyawa di balas nyawa," kata Zoey.


"jika kamu ingin melakukannya, kamu harus kuat dan sehat, setelah itu papa akan menjelaskan segalanya padamu," kata papa Samuel.


Zoey mengangguk dan tersenyum,dia pun bersumpah akan kuat demi anaknya dan juga suaminya.


berita itu akhirnya di take down oleh Evan karena berita itu sudah mengelinding hebat dan merambah kemana-mana.


sudah seminggu posisi perusahaan Saga kosong, dan kini Zoey juga sudah makin sehat, jadi dia sedang bersiap untuk mengambil alih perusahaan suaminya itu.

__ADS_1


"dua asisten di yang sudah lama pensiun, kini di panggil lagi oleh bos besar untuk membimbing Zoey.


dia adalah asisten kepala yang dulu menjadi asisten setia dari opa David, yaitu tuan Mike.


dia adalah asisten yang bisa di andalkan, dan di bawah asuhan pria itu, Zoey harus berkembang menjadi pemimpin dua perusahaan besar.


pagi ini Zoey sudah siap dengan blazer miliknya berwarna coklat gelap.


"sudah siap nyonya?" tanya seorang asisten perempuannya.


"baiklah, aku akan keluar, apa asisten Levi dan asisten Mike, sudah siap, karena aku tak bisa tanpa mereka," kata Zoey.


"keduanya sudah menunggu anda di depan," jawab wanita itu.


"sayang, semoga kamu lekas sadar karena kami tak bisa tanpa mu," kata Zoey yang bersiap untuk keluar.


hari ini adalah pengenalan pimpinan baru dari perusahaan Saga, semua pemegang saham datang dalam rapat terbuka ini.


"apa rapat bisa di mulai, karena tak ada yang bisa di tunggu lagi," kata seorang pria yang juga senang dengan kondisi dari Saga.


"memang punya hak apa anda ingin memimpin rapat internal ini, memiliki saham cuma sepuluh persen, jangan lupa jika suami saya pemilik empat puluh sembilan persen saham," kata Zoey yang datang.


"kamu juga tak berhak, karena kamu cuma gadis tak tau apa-apa," hina pria itu.


"anda salah, saya adalah nyonya Sagara Alexander Graham, pemilik lima belas persen saham perusahaan, dan juga mendapatkan hak mengelola semua saham milik suamiku, jadi aku pemilik saham mayoritas di sini, dan ada tambahan sedikit dari papa mertua ku," kata Zoey yang terdengar dingin dan penuh ancaman.


"saya akan memberikan saham yang milikku pada menantuku, dan gadis ini bukan gadis biasa karena dia juga pemilik dari hotel Graham luxury hotel di Surabaya dan Graham village yang ada di Lombok, jadi gadis yang anda hina itu bukan gadis biasa," kata papa Samuel


semua orang di tempat itu pun kaget, mereka tak bisa lagi berkelit lagi, karena papa Samuel sudah bicara maka tak ada yang bisa membantahnya itu.

__ADS_1


__ADS_2