My Lovely Daddy

My Lovely Daddy
persiapan


__ADS_3

Saga dan Zoey terus tersenyum, pasalnya mereka sedang duduk berdampingan.


ya tadi saat krcil datang bersama dengan Evan, mereka menyatukan dua ranjang itu.


jadilah sekarang zoey dan Saga tidur berdekatan, "hei kenapa kamu memasang wajah sedih seperti itu?"


"aku merasa jika ini seperti mimpi, Daddy di sampingku, tapi Daddy harus terluka separah ini juga karena aku," tangis Zoey.


"tenang sayang, Daddy baik-baik saja, jangan salahkan dirimu, ini semua adalah salah Daddy, seandainya Daddy tak membenci diri Daddy karena telah merusak mu, mungkin kejadiannya tak kan seperti ini..." lirih Saga.


"berarti Daddy tak membenciku?" tanya zoey bahagia.


"tentu saja tidak, untuk apa Daddy membencimu, Daddy hanya merasa menjadi manusia paling buruk karena merusak mu, tapi ternyata apa yang Daddy lakukan malah membuatmu terluka seperti ini, maafkan Daddy ya honey..." kata Saga.


"tentu Daddy, tapi sejujurnya aku sudah meliht Daddy sebagai pria saat aku mengerti perbedaan laki-laki dan wanita, jadi bisakah aku memiliki perasaan suka ini?"


"aku mencintai mu, jadi tentu saja boleh dan maukah saat kita berdua sembuh kamu menikah dengan ku?" tanya Saga dengan suara yakin.


"pasti Daddy, aku juga mencintaimu Daddy," jawab Zoey.


Saga langsung mengecup kening dari wanitanya itu, dia pun merasa sangat senang karena Zoey menerima dirinya.


"khem... kami boleh masuk kan?" tanya dokter Aiden dan juga suster Aliya di belakangnya.


"masuk saja," jawab Saga terdengar ketus.


"hei tuan Sagara, ternyata kamu pemarah ya,masak masih mengingat tentang kejadian yang sebelumnya, sudahlah jangan marah terus nanti kamu makin terlihat tua," ejek dokter Aiden.


"kamu menyumpahi ku, kamu ingin rumah sakit ini kehilangan investor terbesarnya, kamu mau aku menarik semua dana milikku," kata Saga.


"tenang dong, aku hanya bercanda, kenapa kamu serius seperti ini,ya tuhan Zoey kamu melihat pria ini sebagai apa, hingga bisa mencintainya?" kata dokter Aiden.


"karena dia adalah orang yang melindungi ku saat semua orang hanya melihat dan berpaling dariku," jawab Zoey yang tersenyum melirik Saga.

__ADS_1


"aduh... so sweet... kapan aku punya kekasih seperti kalian ini," kata suster Aliya.


"kenapa kamu tak cari pacar?" tanya Saga melihat suster itu.


"bagaimana bisa, pekerjaan ku di rumah sakit terlalu banyak, bahkan dokter ini terus meminta ku lembur, aku bahkan putus dari kekasih terakhir ku krean kesibukan ku ini," jawab suster Aliya.


sedang dokter Aiden tersenyum ke arah Saga dan Zoey, "kenapa tidak menikah saja dengan dokter Aiden, dia juga sendiri, jdi kalau kalian lembur bisa bersama,"


"usul bagus itu sayang, yang di katakan oleh zoey benar, kalian menikah saja berdua, toh Aliya juga perempuan ideal untuk mu Aiden," kata Saga.


"sudah tutup mulut mu, atau aku tak akan menyembuhkan mu," kesal dokter Aiden.


"lagi pula bagaimana bisa, seorang keturunan ningrat bisa menikah dengan sembarang orang, meski dia presiden pun, jika keluarganya tak berstatuskan sama, itu juga tak akan ada gunanya, karena bagi keluargaku status adalah segalanya." jawab Aliya yang mengejutkan semua orang.


"memang kamu tinggal di jaman apa?" tanya dokter Aiden.


"mungkin ini zaman modern tapi tidak dengan pemikiran semua orang dokter," jawab Aliya.


dokter Aiden pun diam, yang di katakan Aliya benar, keluarganya juga sangat menjunjung tinggi sebuah status keluarga.


"kesatria," jawab Aliya.


"baiklah, kamu bisa menikah dengan dokter Aiden, karena orang tuanya memiliki kasta lebih tinggi darimu, terlebih ayahnya juga masih keturunan kerajaan," kata Saga.


Aliya menoleh ke arah dokter Aiden, "tak usah dengarkan ucapan dari pria itu, dia cuma terpengaruh oleh obat jadi ngelantur, otaknya lagi sedeng," kata dokter Aiden.


sedang mendengar itu, Aliya hanya mengangguk saja, dan kemudian melanjutkan pekerjaannya.


papa Samuel dan mama Naura sedang melakukan beberapa persiapan.


mereka ingin mempercepat semuanya, terlebih Saga dan Zoey sudah akan memiliki anak.


mereka hanya tak mau jika pernikahan itu di lakukan saat kandungan Zoey semakin besar.

__ADS_1


jadi mereka mengambil inisiatif sendiri, terlebih semua persyaratan menikah juga sudah siap.


akhirnya mereka meminta izin pada dokter Aiden untuk menyelenggarakan sebuah pesta pernikahan di rumah sakit


aula yang biasanya di gunakan untuk seminar, hari ini di rubah sebagai tempat pesta.


meski sangat luas, tapi pernikahan itu akan tetap di selenggarakan dengan sederhana dan untuk resepsi bisa di lakukan kapan pun.


Zoey pun perlahan bangkit untuk belajar berjalan dan beruntung kondisinya makin membaik.


luka di kakinya juga sudah mulai membaik, begitupun dengan Saga.


"mama, kenapa beberapa hati ini tak datang? sepertinya kalian begitu sibuk?" tanya Saga saat melihat orang tuannya itu.


"aduh Nana tidak mau mengganggu kalian berdua, terlebih kamu butuh waktu berdua dengan Zoey bukan," kata mama Naura


"tapi aku juga ingin ngobrol dengan mama untuk membahas tentang kehamilan, karena aku tak mengalami semua yang di tulis di Internet, apa kandungan ku bermasalah?" tanya Zoey polos.


" tentu saja tidak nak, hanya saja mungkin biasa di sebut hamil kebo karena tak mengalami semua ciri orang hamil, tapi itu bagus jadi kamu bisa makan dan mendapatkan nutrisi yang baik nak," jawab mama Naura.


"baiklah jika mama menang bilang begitu, padahal aku ingin melihat Daddy yang kesusahan untuk mencari sesuatu saat aku ngidam, sepertinya anak ini begitu berpihak pada Daddy," kata Zoey.


"Zoey tapi hamil di usia mu juga sangat berisiko, terlebih lagi kondisimu yang sering drop sayang," kata mama Naura sedih.


Saga pun ikut merasa sedih, "sudah mana, biar Zoey menurut pada semua ucapan dokter agar kami baik-baik saja,jadi mana dan Daddy tak usah sedih seperti ini," kata Zoey.


"baiklah sayang, mama akan mengawasi semua kegiatan mu selama hamil, dan untuk mu Saga,berhenti menjadi pria buruk, sekarang kamu harus mencurahkan semua kasih sayang mu pada zoey dan anak kalian, kamu mengerti," kata mama Naura.


"pasti mama, aku akan mencurahkan semua perasaan ku padanya, karena bagiku Zoey adalah segalanya, aku juga tak mungkin bisa hidup jika zoey kenapa-kenapa," jawab Saga.


mama Naura pun mengangguk, dia merasa senang melihat hal ini, terlebih Saga yang akan menemukan kebahagiaannya.


papa Samuel pun ikut senang melihat perubahan saga yang begitu ketara, terlebih setelah Zoey masuk kedalam hidup Saga.

__ADS_1


"ya Tuhan... semoga semua ini tak berakhir di sini, tolong biarkan mereka merengkuh cinta dan kebahagiaan, meski mereka di satukan dalam keadaan yang kacau, setidaknya mereka bisa menjadi kebahagiaan untuk satu sana lain," dia papa Samuel.


__ADS_2