
Elna pun terpaksa mengikuti perkataan suaminya, dia tak mau makin membuat Ben terluka.
dia hanya tak habis pikir kenapa Saga begitu membencinya, ya dia tau jika melindungi Nabila yang melakukan kejahatan itu salah.
tapi memilihkan jodoh untuk Saga itu adalah haknya, terlebih bagi Elna zoey itu tak pantas untuk menjadi istri Saga.
keduanya pun menuju ke hotel, sedang di rumah Saga mengeluarkan perintah untuk Levi.
"buat kak Elna berjauhan dengan istriku, jangan biarkan mendekati atau bahkan bicara dengan Zoey, aku tak suka itu," kata Saga.
"baik bos besar aku mengerti," jawab Levi.
Saga memberikan semua berkas yang harus Levi kirim ke perusahaan rekan bisnis mereka.
"ah iya bos, bantu malam ada undangan pernikahan dadakan dari dokter Aiden, apa kalian Alan datang," tanya Levi.
"ya Tuhan aku lupa jika dokter itu akan menikah, baiklah aku akan datang nanti, kamu pergi dulu," perintah Saga
Levi pun pamit pergi dan langsung menuju ke kamarnya untuk memilih dan memesan kado untuk sahabatnya itu.
dia tak memberikan kado secara asal, dia ingat jika dokter itu ingin bisa tinggal di villa milik Saga yang ada di new Zealand untuk honeymoon.
dia pun menyiapkan hadiah itu untuk mereka dan juga beberapa hadiah lainnya yang akan di kirim ke rumah dokter Aiden langsung.
Zoey dan Cherry sedang belajar, saat sebuah pesan masuk ke ponsel Cherry.
"apa kamu juga akan ikut pesta, sepertinya pernikahan om Aiden ini mendadak?" kata Cherry menunjukkan undangan pernikahan itu.
"entahlah, Daddy masih belum bilang, eh ya ngomong-ngomong Cherry, mana Resta dia seperti hilang di telan bumi? aku tak tau kondisinya sekarang?" tanya Zoey.
"dia baik kok, hanya saja dia sekarang memang menjauh dariku, tapi apa kamu tak tau berita ya," tanya Cherry.
Zoey mengeleng pelan, "berita apa, selama beberapa hari ini aku tak.msin ponsel dan internet di rumah ini begitu bersih," kata zoey.
"pantas saja, papa Resta tertangkap tangan sedang menerima suap bersama seorang wanita muda di hotel, dan mamanya juga terkena kasus tentang perdagangan manusia," jawab Cherry.
"benarkah, kenapa bisa begitu? padahal keluarganya terkenal sangat baik bukan," kata zoey tak percaya.
"aku juga tak tau, sudah tak perlu di pikirkan, mungkin ini adalah yang terbaik," jawab Cherry
Resta sudah berdandan dengan cantik, dan menunggu guru yang akan memberinya pekerjaan.
dia di bawa menuju ke sebuah rumah yang luas dan sangat mewah, bahkan pengawal saja begitu banyak dan semuanya membawa senjata api.
"pak ini rumah siapa?" tanya Resta takut.
__ADS_1
"katanya kamu mau kerja, jadi ini tempatnya, sudah ayo masuk," jawab guru kesenian itu.
saat dia masuk,Resta mrligay seorang pria berusia enam puluh tahun sedang merokok di ruang tamu.
dia pun makin ketakutan melihat pria itu, terlebih wajah seram itu langsung menyeringai ke arahnya.
"ya Tuhan apa aku harus melakukan ini, apa aku harus benar-benar menjual diriku," batin-nya.
"halo Fikri, bagaimana pesanan ku apa sudah ada?" tanya pria itu.
Resta tiba-tiba ingin lari, tapi gurunya itu menahan lengannya, "aku bawakan barang bagus bos, sesuai harga kesepakatan kita,"
"bagus, bawa dia ke atas dan lakukan seperti biasa," kata pria itu.
Resta ingin melawan dan mulai menyerang Fikri,tapi dengan mudah Fikri melumpuhkannya.
Resta di bawa ke lantai dua rumah mewah itu,dan kemudian di tidurkan di atas ranjang.
pria tua itu tersenyum melihat gadis manis yang terkulai tak berdaya di depannya.
"kamu membawa barang yang aku inginkan, ini yang hadiah untuk mu, biar aku menyelesaikan semua sendiri dengannya,dan sekarang pergilah," kata pria itu.
dia langsung merantai tangan dan kaki Resta, dan dia tau jika gadis itu adalah anak dari pasangan bermasalah yang baru di tangkap polisi.
Resta pun di perkosa dalam keadaan pingsan,dan saat dia bangun dia kaget karena melihat pria tua itu sedang bergerak di atasnya.
"lepaskan..." teriaknya sambil menangis.
"sudah nikmati saja, aku bisa memberimu uang dan apapun yang kau inginkan, tapi puaskan aku jika tidak aku akan membunuhmu," kata pria itu.
Resta pun berhenti berontak dan hanya bisa pasrah,pria itu awalnya sedikit kecewa karena Resta sudah tak perawan.
tapi melihat kepatuhan gadis itu karena uang,dia makin menjadi, pria itu tak ingin beristirahat sedetikpun.
πππππ
malam ini semua orang sedang bersiap menghadiri pesta pernikahan dadakan dari dokter Aiden.
ya mereka datang kesebuah hotel mewah di pusat kota, dan terlihat ballroom sudah di hias dengan begitu mewah dan penuh bunga.
bahkan hiasan lampu kristal menambah mewah tempat itu, "wah acaranya mewah sekali," kata Zoey yang sedang merangkul lengan Saga.
"tenang pesta pernikahan kita juga akan sangat mewah, tunggu saja," jawab Saga tersenyum.
"aku akan menunggunya,karena aku sudah tak sabar untuk melihat pesta itu terjadi," jawab Zoey.
__ADS_1
Saga tersenyum, Levi datang bersama Veve yang hari ini menjadi pasangannya.
Evan tentu bersama Cherry,mereka bahkan mengenakan baju yang memiliki warna serasi.
sedang Fardhan memilih datang sendiri, karena dia tak memiliki banyak kenalan wanita.
toh dia juga tak ingin di salah pahami oleh semua orang tentang hubungannya.
semua pun sudah duduk di tempat masing-masing, tak lama pemberkatan pun di mulai.
terlihat dokter aiden dan Aliya nampak begitu bahagia, mereka pun terus menebar senyum kearah tamu undangan.
"selamat masuk kedalam penjara teman!!!" teriak Levi yang tertawa.
"dasar pria gila," kesal dokter Aiden.
pasalnya dulu mereka berlima bilang jika pernikahan itu seperti penjara, dan dua dari kelima orang itu sudah masuk penjara.
tinggal menunggu Levi, Evan dan Fardhan menyusul mereka, "tapi penjara yang menyenangkan," saut Saga yang membela.
melihat itu, Zoey merasa malu, karena ulah Saga dan teman-temannya.
sekarang resepsi sedang di lakukan, tak lama resepsi pernikahan pun di lakukan.
Saga dan Zoey berbaris untuk mengucapkan selamat, mereka juga foto bersama.
"bagaimana bos, hadiahnya untuk kami bagaimana?" tanya dokter Aiden.
"tebang, aku sudah menyiapkan paket honeymoon untuk mu di new Zealand selama seminggu, dan hadiah yang lain besok di kirim ke rumah mu," kata Saga.
"baiklah bos, terima kasih atas segalanya karena hadiah mu," jawab dokter Aiden.
"tak masalah, karena kamu sudah menjaga zoey dan kandungannya dengan baik selama ini, anggap saja ini hadiah kecil untuk mu dan nyonya muda," jawab Saga.
"terima kasih tuan, atas hadiahnya," kata Aliya dengan sopan.
mereka pun bergantian dengan tamu undangan yang lain, Zoey sedang makan bersama Veve dan Cherry.
sedang para pria sedang berbincang dengan beberapa tamu penting yang ternyata rekan bisnis mereka.
"lihatlah, ini pesta pernikahan tapi rasanya seperti pesta yang di gunakan untuk urusan bisnis, karena tamu undangan yang semuanya orang penting," kata Veve.
"iya juga, kami jadi merasa minder nih, pasalnya hanya kami yang anak SMA ini bergaul dengan para orang dewasa ini," gumam Zoey.
"seharusnya kalian harus siap mengikuti pesta seperti ini, jadi aku akan memberikan tips pada kalian berdua, tapi ingat jangan pernah menunduk di depan siapapun, terlebih kamu nyonya muda, karena suamimu yang memiliki kasta tertinggi di dalam dunia bisnis," kata Veve.
__ADS_1