My Lovely Daddy

My Lovely Daddy
melahirkan secara mendadak


__ADS_3

Zoey sudah mengganti bajunya dengan baju kebesaran orang hamil, daster yang nyaman untuknya.


Saga melirik istrinya itu, "hei nyonya, kenapa kamu begitu lucu dengan baju seperti itu, terlebih perut mu yang besar," goda Saga.


"apa yang Daddy bicarakan, apa anda lupa tuan, ini juga akibat kerjaan mu, sudah mandi sana," usir Zoey dengan wajah kesal.


"baiklah nyonya, maafkan aku cintaku," kata Saga mengecup bibir istrinya itu.


"baiklah sana pergi, biar aku yang menghubungi kak Fardhan agar cepat pulang karena istrinya terus sedih," kata Zoey.


"baiklah, sayang pakai ponsel ku, karena ada nomor Fardhan di luar negri di sana," kata Saga yang akan masuk kedalam kamar mandi.


zoey pun mengambil ponsel suaminya, dan langsung menelpon Fardhan.


pasalnya Zoey dan Saga saling terbuka dengan ponsel masing-masing.


Fardhan yang berada di luar negeri pun kaget karena Saga menelponnya, karena jarang pria itu menelpon temannya yang sedang di luar negeri.


"halo bos besar, ada apa ini? tumben menghubungi ku apa ada yang penting bos?" kata Fardhan.


"maaf tapi ini aku Zoey, aku ingin mengatakan sesuatu yang penting," kata Zoey dengan suara yang serius.


"ada apa Bu bos, kenapa suara mu terdengar sangat serius seperti itu, apa ada sesuatu dengan istriku bu bos?" tanya Fardhan panik.


"aku sebenarnya ingin coklat dari negara itu, dan aku ingin bilang jika ada seseorang yang mengirimkan pesan pada Elsa dan mengatakan jika anda selingkuh, dan aku takut Elsa akan pergi meninggalkan mu," kata Zoey dengan enteng.


"apa!! tidak boleh aku akan pulang secepatnya," panik Fardhan yang langsung menarikan ponselnya.


"dasar pria aneh, aku bahkan belum mengatakan apapun," human Zoey yang menaruh telpon suaminya.


dia pun turun ke lantai bawah untuk melihat sarapan yang sudah di siapkan.


"pak Kim, tolong buatkan mie untuk sarapan ya, saya kepingin makan mie pagi ini," kata Zoey.


"baik nyonya, saya akan bilang pada maid di belakang, kalau begitu saya permisi," kata pak Kim yang langsung menuju ke belakang.


bagian dapur auto panik mendengar permintaan dari nyonya muda itu, pasalnya mereka selalu membuat mie dari awal.

__ADS_1


Saga turun membawa dasi dan Zoey datang menghampiri suaminya itu dan membantunya memakai dasi.


"jadi bagaimana? apa Fardhan akan pulang?" tanya saga penasaran.


"sepertinya dia akan pulang setelah aku bilang istrinya akan kabur, ya bukan mengatakan hal bohong, habis kasihan saat istri hamil tapi suami tak di sampingnya, aku sudah merasakannya aku tak ingin Elsa juga merasakan hal itu, karena itu sangat menyakitkan," kata Zoey curhat.


"maafkan aku ya sayang, karena kesibukan ku, kamu jadi sering kesepian di rumah," kata Saga.


"tidak apa-apa, itu memang tanggung jawab Daddy, tapi bisakah hari ini menemaniku, karena aku tak ingin di tinggalkan sendiri di rumah," lirih Zoey dengan suara pelan.


Saga pun mengusap pipi istrinya itu, "sepertinya hari ini tidak bisa, karena aku harus mengadakan rapat tahunan dengan para pemegang saham," kata Saga yang merasa bersalah.


"ah tidak apa-apa, tolong jangan merasa bersalah begitu Daddy, karena aku yang mungkin hanya terbawa suasana saja," kata Zoey yang tersenyum kearah suaminya.


"baiklah sekarang ayo kita sarapan dulu," ajak Saga yang duduk berdampingan dengan istrinya.


"Daddy... bisakah menelpon mama untuk ku,aku ingin mana menemaniku hari ini," mohon Zoey menegang tangan Saga.


"ada apa sayang, tumben sekali kamu seperti ini?" tanyanya heran melihat tingkah Zoey dari pagi.


"aku merasa sangat was-was dan ketakutan, terlebih hari persalinan makin dekat, aku takut jika tidak ada siapapun yang ku kenal di sampingku bantu,aku harus bagaimana," kata Zoey yang sudah meneteskan air mata.


"tapi aku mohon...."


"baiklah, aku akan menelpon mama," kata Saga yang melakukan permintaan istrinya itu.


"iya Saga ada apa nak, kok pagi-pagi sudah menghubungi mama?" tanya mama Naura


"ini ma, Zoey ingin mama menemaninya hari ini karena Saga tak bisa membatalkan rapat penting, jadi bisakah mama menemaninya?" tanya saga.


"ah sepertinya kalau sekarang tak bisa, mama dan papa sedang melakukan general cek up,nanti mama bisa datang sedikit siang mungkin," jawab mama Naura.


"begitu ya ma, baiklah terima kasih ma," kata Saga sebelum menutup telponnya.


papa Samuel melihat istrinya itu, "ada apa mas? kenapa kamu terlihat khawatir begitu?" tanya pria itu.


"pa, mama merasa hari ini zoey aneh, karena tiba-tiba ingin di temani, dan putra mu itu lebih memilih perusahaan jadi mama di minta datang menemani istrinya," kata mama Naura.

__ADS_1


"kalau begitu kita kesana, karena papa malah khawatir kalau Zoey yang sampai meminta seperti ini," kata papa Samuel.


"tapi cek up-nya gimana?" tanya mama Naura.


"bisa kapan pun ma, bisa kapan pun," jawab papa Samuel yang menarik istrinya itu.


Zoey hanya tersenyum saja, semua orang sibuk, terlebih Evan dan Cherry juga sudah pergi jadi tak ada yang bisa menemaninya.


"nyonya, mie pesanan anda," kata pak Kim menaruh mie di depan Zoey.


"maaf pak, aku tak ingin sarapan, kalau begitu aku ke kamar saja ya," kata Zoey uang langsung bangkit dari kursinya.


"sayang tunggu, jangan seperti ini, kamu bisa kemah jika tak sarapan, tolong jangan siksa dirimu," kata Saga memohon.


"kenapa Daddy di sini, pergi saja, aku akan baik-baik saja, aku tak akan mati meski aku tak sarapan," kata Zoey yang sudah tak minat melakukan apapun lagi.


Saga pun diam melihat istrinya itu, seorang pelayan yang sering membantu Zoey pun menghampiri Saga.


"maaf tuan besar, saya ingin mengatakan sesuatu, sebenarnya belakangan ini nyonya sering sekali berpikiran negatif, dia selalu bilang bagaimana jika nyonya meninggal dunia saat melahirkan si kembar, ucapan itu yang terus terulang," kata pelayan itu.


"tidak boleh, lebih baik aku kehilangan hartaku dari pada kehilangan istriku," gumam Saga yang langsung lari ke lantai atas.


tenyata Zoey baru keluar lift, tapi Saga terkejut melihat raut kesakitan dari istrinya itu.


"sayang kamu kenapa?" tanya saga panik melihat Zoey.


"perutku sakit Daddy..." kata Zoey lemah.


tapi tiba-tiba gadis itu pun pingsan,"sayang bangun!!" teriak Saga yang langsung mengendong istrinya itu.


"pak Kim, cepat minta supir menyiapkan mobil!!" teriak Saga yang turun dengan Zoey di pelukannya.


"baik tuan,saya mengerti," kata pria itu


akhirnya mobil Saga menuju ke rumah sakit, beruntung Saga sempat menelpon dokter Aiden.


saat mobil itu datang, Zoey langsung di bawa ke ruang penangganan, Saga terkejut melihat darah yang ada di tangannya.

__ADS_1


"ya Tuhan semoga istri dan anak-anak ku tak kenapa-kenapa...." gumamnya.


__ADS_2