
Saga tak bisa fokus sedikit pun, pasalnya dia tak bisa memantau Zoey karena wanita itu tak berada di rumah.
sedang dia tak bisa pulang, Levi yang tau mendapatkan kiriman video dari Cherry.
"apa ini?"
"ini adalah video saat Zoey melakukan yoga, setidaknya bisa mengobati kerinduan mu bukan," jawab Levi.
awalnya Saga nampak menolak, tapi akhirnya dia langsung melihat video itu dan ikut tersenyum senang.
dia tau jika itu adalah rumah dari dokter Aiden, "Levi bisakah percepat semua rapat, aku ingin segera pulang,"
"baiklah nanti aku coba untuk mempercepat segalanya, aku tau jika anda sudah rindu pada gadis itu bukan," jawab Levi.
"baik Levi, terima kasih atas pengertiannya," jawab Saga.
dia sebenarnya sedang menyiapkan sesuatu, tapi entah akan di sukai oleh Zoey.
pasalnya jika dia sudah merasa memiliki sesuatu dia takkan melepaskan dia sedikit pun, dan itulah yang menjadi ketakutan dari Saga karena putrinya itu memiliki jiwa yang bebas.
"permisi tuan Saga, nona saya ingin bertemu dengan anda," kata saah seorang asisten dari rekan bisnis dari Saga
"hati-hati bos, wanita itu terkenal sebagai rubah, karena sering membuat calon rekan bisnisnya tak bisa menolak permintaannya," bisik Levi.
"tapi aku punya kamu, jadi tolong lindungi aku ya Levi," mohon Saga tersenyum.
mereka berdua menuju ke sebuah restoran mewah, tapi meja mereka terpisah.
"wah ada apa kok meja ini di pisah begini?" tanya Saga melihat meja mereka.
"tenang tuan, tak perlu takut, aku hanya ingin mengajakmu makan dan membahas tentang apa bisa kita jadi teman," kata Felina.
"kenapa, padahal anda tau jika saya tipe orang yang tak pernah bisa berteman dengan seorang wanita, karena itu tak nyaman, terlebih dengan pakaian seperti yang anda gunakan sekarang ini," kata Saga menunjuk pakaian wanita itu.
"kenapa? anda tergoda oleh pakaian saya tuan?" tanya wanita itu tak tau malu.
Saga tertawa geli mendengarnya, pasalnya jika dia ingin dia bisa saja mencoret wanita itu dari daftar rekan bisnisnya.
tapi itu tak boleh di lakukan karena dia masih butuh wanita itu untuk menembus pasar di benua Eropa.
"benarkah, wah ... kenapa anda begitu tenang, padahal jika gaun anda itu sekali sobek maka anda akan telanjang,"
Levi ingin sekali tertawa mendengar percakapan Saga dan wanita itu, pasalnya Saga tak bisa di goda dengan hal begituan karena tak akan mempan.
__ADS_1
"benarkah? tapi anda bisa menikmatinya," bisik wanita itu.
"sayang sekali saya tak suka makhluk seperti anda, tentu anda tau tentang rumor ku bukan, aku malah lebih tertarik dengan asisten mu itu, dia sepertinya sangat menggoda," kata Saga.
Felina kaget mendengar ucapan dari Saga yang blak-blakan, pasalnya dia tak mengira pengusaha sukses seperti Saga bisa terbuka seperti ini.
"jadi kenapa diam, kalau anda mau main bisa dengan asisten ku, dia itu di sebuah buaya buntung di negara kami," kata Saga menawarkan Levi.
"tapi saya punya kriteria tersendiri," saut lebi tersenyum sambil mencolek dagu asisten wanita itu.
melihat kelakuan dari dua bos itu, pria itu ketakutan dan bergegas ingin lari dari sana.
terlebih sosok dua pria itu sangat menakutkan bagi dirinya, tak selesai hanya di situ
Saga yang memang memiliki tubuh sempurna tiba-tiba mengeluarkan lipbalm dan memakainya dengan gaya kemayu.
"mau pakai gak, itu bibir mu sudah kering say, kamu itu kemenoran kalau pakai lipstik," kata Saga.
"menjijikan, aku pergi dasar pria gemulai," kesal Felina yang langsung pergi.
Saga pun tertawa dengan keras, dia tak mengira jika triknya itu berhasil mengusir wanita itu.
bahkan itu sangat ampuh di banding dengn omongan saja, "dia tak tau saja jika aku ini tok cer,"
"aduh mulut mu lemes sekali sih Levi, aku pasti menikahinya, tapi tidak sekarang, telebih aku sendiri harus menata hatiku," jawab Saga.
"menata hati apa? memang bos mau ngapain?" tanya pria itu heran.
"sudah tunggu saja kejutan dariku" jawab Saga.
keduanya pun kembali ke hotel.untjk bersiap menuju ke negara selanjutnya, karena mereka harus selesai sebelum satu bulan.
Zoey sudah pulang ke rumah, dia sedang menonton bersama Leni dan Niki.
"nona ingin makan apa?" tanya Niki yang bersiap masak.
"tolong aku minta makan bakso ikan yang di kasih kuah kuning, jangan lupa acarnya," kata gadis itu.
"baik nona," jawab Niki.
Zoey masih bermain catur dengan Leni, sambil mendengar suara alunan musik klasik dengan piano yang terdengar begitu indah.
tanpa sadar beberapa kali Zoey mengusap air matanya yang jatuh, "anda sepertinya sangat menyukai permainan piano ini?"
__ADS_1
"iya, aku tak tau siapa pemainnya, tapi aku berharap dia bisa mengiringiku saat aku jadi pengantin, tapi siapa yang mau menikahi wanita hamil, ha-ha-ha," kata Zoey.
"pasti ada nona, tolong jangan bersedih, dan tetap semangat, dan aku yakin jika pangeran nona akan datang, ya meski dia mungkin sudah tua," ledek Leni.
"hei... meski tua asal tetap tampan dan memiliki badan bagus aku tak masalah, asalkan bukan pria gendut, perut buncit dan botak, terlebih dia pendek, uh... membayangkan saja aku sudah muak," kata Zoey jijik.
"semoga ya nona,"
mereka bertiga pun bermain hingga cukup lelah, Zoey diberi les khusus dari sekolah agar tidak ketinggalan pelajaran.
bahkan ujian saja nanti Saga meminta guru dan pengawas khusus untuk mengawasi zoey.
karena Saga selalu ingin yang terbaik untuk gadis itu, tak peduli apapun itu.
zoey pun akhirnya merasa senang, dia pun melanjutkan untuk makan bersama ketiganya.
setelah itu Niki mengajak Zoey berlatih yoga khusus ini hamil, dan saat dokter Aiden menyatakan Semuanya sehat.
mereka akan mulai melakukan olahraga seperti biasa, sore itu zoey tertidur di perpustakaan sambil mendengar suara alunan piano itu.
semua pengawal tetap menjaga tapi kini hanya di luar rumah, pasalnya saja tak ingin jika Zoey merasa tak aman.
"aduh ketiduran lagi... sudah jam berapa?" gumam Zoey yang bangun dan masih sempoyongan.
dia hampir saja jatuh karena kepalanya pusing sebab kelamaan tidur.
"nona hati-hati, apa anda butuh sesuatu?" tawar Niki.
"aku kelamaan tidur jadi lemes, tolong buat aku semangat dong," kata Zoey.
Leni menyalakan tv di ruang keluarga dan nampak wajah Saga di sana.
"halo honey, kamu pasti sedang istirahat ya, maafkan Daddy ya yang jarang menghubungi mu, Daddy sedang berangkat menuju ke Mesir sekarang, doakan untuk Daddy segera selesai agar bisa menemui mu, ah iya Daddy hanya bisa mengirimkan video seperti ini karena perbedaan waktu kita terlalu jauh, maafkan Daddy ya honey, tolong jangan kabur seperti kemarin,Daddy sedih tak bisa melihat mu, love you... Daddy akan segera pulang, tunggu Daddy ya..."
video pun berakhir, zoey nampak senang, sedih, terharu, dan kaget bercampur jadi satu.
dia terus tersenyum tapi matanya menangis, dia seakan tak percaya dengan apa yang di lihatnya.
"Daddy.... aku merindukan mu,cepat pulang dan aku selalu menunggu mu," kata Zoey terisak.
"jagi nona, sebelum Daddy anda pulang, anda harus makan yang banyak dan segera sembuh oke, demi si kecil, dan orang yang anda cintai," bujuk Leni.
"baik aku akan menurutinya," kata Zoey.
__ADS_1