My Lovely Daddy

My Lovely Daddy
pria bodoh


__ADS_3

zoey pun menyebar anak buahnya untuk mengawasi ketiga orang itu, pasalnya pria yang di takuti sudah datang.


pasalnya pria bernama Andreas itu sudah datang dengan pengawalan yang begitu ketat.


"minta semuanya bersiap, jika tidak kalian semua akan dalam masalah besar!!"


"baik nyonya," jawab semua anak buahnya.


Sean terus menemani wanita itu, dan dia bahkan di minta memastikan jika keselamatan Zoey nomor satu.


"halo kak, apa boleh tau pekerjaan apa itu, karena aku butuh uang banyak untuk keluargaku di kampung," kata Elsa dengan suara yang terdengar frustasi.


"pekerja mudah, temani seseorang semalam saja, aku akan memberikan lima ratus juta untukmu," kata Hila.


"baiklah aku akan mengikuti keinginan mu, tapi tolong transfer sekarang karena aku butuh buktinya," kata Elsa yang tak boleh ceroboh.


"hei... uang akan aku kirimkan saat kamu selesai dalam pekerjaan mu," kata Hila sambil minum.


Andreas pun naik ke lantai atas dan dia juga menyukai gadis yang bersama dengan Hila.


"tunggu sebentar aku akan menelpon bos dulu karena aku belum menerima uang darinya," kata Hila permisi sebentar.


Hila pun menemui Andreas, "bagaimana bila, aku menyukainya, buat dia jadi milikku malam ini," kata Andreas.


"tapi sayangnya dia butuh uang itu sekarang, kamu bisa memberikannya padaku," kata Hila.


mendengar itu, Andreas pun tertawa, "gadis sekarang pasti butuh uang. baiklah berikan dia uangnya, dan kirim dia ke rumah milikku oke," kata Andreas yang langsung pergi.


"baik bos," jawab Hila.


setelah memberikan uang pada Hila, Andreas langsung pergi bersama anak buahnya.


Levi langsung mengikuti Andreas agar tak kehilangan jejak, sedang saga tetap menunggu pergerakan dari Hila.


tak butuh waktu lama, Hila turun dan menemui Elsa, "baiklah aku akan mentransfernya sekarang, tolong berikan nomor rekening mu,"


Elsa pun memberikan nomor rekeningnya yang baru di buatkan oleh Saga sebelumnya.


setelah uang masuk, Elsa pun terlihat begitu senang, "terima kasih kak, sekarang aku harus bagaimana?"


"sudah ikut aku ke rumah tamu yang harus kamu layani," kata Hila.


mereka pun masuk kedalam mobil dan segera pergi menuju ke rumah Andreas dan ternyata di luar kota.

__ADS_1


Saga terus mengikuti cukup jauh, mobil yang di gunakan untuk mengawasi oleh Evan sudah ada di sana.


terlebih mereka juga menyamar, mobil Hila masuk kedalam rumah,sedang Elsa sudah gemetar takut.


"hei tenang saja, kamu tak akan kenapa-kenapa toh ini pekerjaan yang sering kamu lakukan bukan?" tanya Hila.


"aku baru dua kali melakukannya, jadi ini yang ketiga kalinya," jawab Elsa tak berbohong.


"itu bagus, sekarang kita masuk dan menemui pria itu, tenang saja aku akan menemani mu saat bekerja nanti, karena dia suka melakukan bersama dua wanita," kata Hila.


Elsa pun kaget, dia baru mendengar hal seperti ini dalam hidupnya, Hila langsung menarik Elsa untuk masuk kedalam rumah.


Andreas duduk di ruang tamu untuk menunggu kedua wanita cantik yang akan menemaninya.


"selamat datang semuanya, mari masuk..." kata pria itu yang sedang duduk di tengah kursi mewah.


rumah itu sedikit mendistrak Elsa, bahkan gadis itu sempat melihat ke sekeliling rumah.


bahkan Elsa melihat begitu banyak pengawal di dalam rumah dan di luar rumah.


"hei nona, kamu jangan kampungan ya," bisik Hila yang merasa Elsa itu kampungan.


"tidak masalah Hila, dia mungkin tidak pernah melihat rumah sebesar dan semegah ini dalam hidupnya, jadi maklumi saja, kemarilah sayang," kata Andreas mengulurkan tangannya.


"iya tuan," kata Elsa.


Andreas menarik Elsa hingga gadis itu jatuh ke pangkuan dari pria itu.


bahkan Andreas langsung mengeratkan pelukannya dan membuat kedua tubuh mereka berdekatan.


Andreas mencium aroma tubuh dari gadis itu, "wah aroma mu begitu menyenangkan, aku jadi tak sabar untuk menikmati malam kita,"


"baik tuan," jawab Elsa menyentuh wajah Andreas.


"Hila kamu ke kamar istimewa terlebih dahulu, aku akan mengajak gadis ini berkeliling dulu baru mengajaknya ke sana setelah puas," kata Andreas.


Elsa pun di bawa berkeliling di dalam rumah itu, Levi sudah menunggu di luar rumah.


dia tak boleh ceroboh begitupun dengan yang lain. tapi anehnya pria itu tak mengajak Elsa ke lantai tersembunyi.


melainkan ke kamar yang ada di lantai dua, Elsa pun juga bingung kenapa dia di ajak ke sana.


"kenapa kita kesini, bukankah kita seharusnya bersama dengan mbak Hila juga?" tanya Elsa yang ketakutan.

__ADS_1


"tapi maaf, aku sudah bosan dengannya jadi aku ingin mencari suasana yang baru."


Elsa pun di lempar ke atas ranjang dan kemudian dia di ikat oleh Andreas dan mulai menyuntikkan obat kedalam tubuh gadis itu.


Elsa pun mulai terpengaruh obat dan juga kesadarannya mulai terpengaruh.


Elsa sebisa mungkin memencet tombol darurat yang diberikan oleh kedua pria tadi.


beruntung saat mendengar dan menangkap sinyal itu. mereka semua bergerak.


Zoey meminta pengawalnya untuk bersiap juga menyerang masuk kedalam rumah.


mereka pun terpaksa melakukan baku tembak dan juga baku hantam, semua pengawal pribadi berani mati juga membantu.


Saga dan Fardhan merangsek masuk dan menyingkirkan semua pengawal rumah itu.


setelah itu mereka berdua mencari sosok dari elsa karena gadis itu sudah dalam bahaya.


terlebih mereka baru tau jika Andreas memiliki kecenderungan penyimpangan s****ual.


zoey ikut turun tapi dia menyamar mengunakan topeng dan di temani Sean.


Saga dan Fardhan menemukan kamar tempat Elsa di ikat,ternyata gadis itu sudah di siksa dengan buruk.


Andreas yang salam pengaruh obat-obatan terlihat begitu buas, bahkan dia langsung menyerang Saga dan Fardhan.


tapi Keduanya menghajar Andreas hingga tak berkutik, pria itu tak menyerah meski sudah babak belur.


Andreas yang sudah tak berdaya ternyata masih bisa bangun dan ingin menusuk Saga.


terlebih dia melihat pisau di kamar itu, tapi seseorang menusukkan jarum suntik dan membuat pria itu pingsan.


"jangan harap menyakitinya," marah zoey.


"bantu kak Fardhan Sean,bawa Elsa ke rumah sakit, biar aku menemani suamiku di sini," perintah zoey.


"baik nyonya, permisi tuan," pamit Sean yang membantu Fardhan.


tak hanya itu, mereka menunggu kedatangan polisi untuk meringkus semuanya, dan kali ini bukan polisi Indonesia, melainkan polisi internasional dan saga memastikan mereka semua tak akan bisa lolos, dan pasti akan di eksekusi mati karena melanggar berbagai hukum beberapa negara.


Saga juga tak mengira jika istrinya itu bisa datang untuk menyelamatkan dirinya.


bahkan dia juga tak sangka jika opa dan papanya lebih percaya pada Zoey dari pada dirinya.

__ADS_1


terbukti mereka lebih mempercayai Zoey membawa pasukan berani mati di banding dirinya yang cucu kandungnya.


__ADS_2