My Lovely Daddy

My Lovely Daddy
aku istrinya


__ADS_3

Levi pun hanya menuangkan minuman pada semua temannya, akhirnya mereka pun minum dan melupakan kisah lama itu.


Saga pun ingin mengendarai mobilnya, tapi dia terlalu mabuk bahkan hampir tak sadarkan diri.


begitupun dengan Fardhan yang juga tak kalah mabuk dari pria itu, "kita mau apakan dua pria ini?" tanya dokter Aiden menghela nafas panjang.


dia juga mabuk, itulah kenapa dia mengajak Aliya dan membuka kamar di hotel bersama istrinya itu.


seorang wanita menghampiri mereka, "biar aku membantu kalian, apa boleh?" katanya yang ingin menyentuh tubuh Saga.


"mau apa kamu kesini, dan jangan menyentuhnya Hila!!" kata Levi yang marah.


sebuah tangan menghentikan wanita itu, "jauhkan tangan mu dari pria ku, atau aku tak segan menyakitimu," kata Zoey yang datang ke bar itu


"apa?" kata Hila tak percaya mendengarkannya.


dia pun menarik tangannya dari gadis bau kencur itu, "dasar gadis urakan, kamu tak tau malu ya hingga mengakui pria matang itu kekasih mu," kata Hila menghina Zoey.


tapi gadis itu hanya menyeringai, sebuah wine doa siramkan ke wajah wanita itu.


Levi dan dokter Aiden kaget melihatnya, "gadis sialan!!" marah Hila karena kelancangan dari Zoey.


"eh Tante kalau make up mu murahan mending jangan main ketempat beginian, malu tuh make up mu luntur begitu," ejek Zoey yang membangunkan suaminya.


"tutup mulutmu," kata Hila mengusap wajahnya yang basah.


tapi Saga langsung berdiri dan mengejutkan semua orang, "hei tutup mulut busuk mu itu ulat bulu, halo sayang istriku tercinta, kamu datang menjemput ku," kata Saga yang memeluk Saga.


gila terkejut mendengar panggilan itu, "apa? kamu pedofil menyukai gadis muda, sadar Saga aku adalah cinta pertama mu," teriak Hila.


Zoey pun marah mendengar ucapan dari wanita itu, "manajer hotel!" panggil Zoey.


"iya nyonya besar," jawab manajer dan penanggung jawab yang tadi menelpon Zoey.


"ingat wajah Tante-tante make up luntur itu, mulai sekarang dia di blacklist dari hotel ini, jika kalian ketahuan melanggar perintah ku, maka kalian ku pastikan akan jadi gelandangan," kata Zoey dingin.


"baik nyonya," jawab kedua orang itu.

__ADS_1


"kalau begitu kenapa masih diam, usir dia," kata zoey marah.


"hei gadis sialan kamu ini siapa berani mengusir tamu VIP hotel ini!" marah Hila tak terima.


"perkenalkan menantu kedua di keluarga Graham, Zoey Sahara Graham, dan ini adalah hotel milikku, dan kamu tidak di ijinkan menginjakkan kaki lagi di sini," kata Zoey.


Levi dan dokter Aiden yang dari tadi menonton pun, kini saling pandang karena tak menyangka hotel mewah ini milik Zoey.


"kamu mimpi ya, bagaimana bocah seperti mu ini bisa memiliki hotel yang sebagus ini, kalau kamu punya mimpi jangan ketinggian deh," kata Hila.


tapi dia sudah di seret keluar oleh dua pria tadi, pasalnya Zoey sekarang harus belajar menjadi seorang istri dari seorang pengusaha sukses.


dan dia juga tak bisa cuma duduk dan tak melakukan apapun, terlebih suaminya itu selalu jadi incaran para wanita aneh seperti tadi.


"bisa kalian menolongku, pria ini bisa begitu berat saat mabuk begini," kata Zoey yang dari tadi menahan tubuh dari Saga.


"aku sebenarnya tak semabuk itu, tapi kenapa kamu kesini sayang?" tanya Saga yang berdiri sendiri.


melihat itu Zoey pun menampar pipi Saga, "dasar pria menyebalkan, aku datang dengan panik, dan kamu cuma menipuku," kesal Zoey.


"ah itu, ini hotel hadiah dari opa dan papa mertua, mereka bilang jika aku sebagai istrimu berhak memiliki hotel ini," kata Zoey.


"apa!" kaget ketiga pria itu.


zoey menutup kupingnya, karena ketiganya yang terkejut dan bersuara cukup keras.


"diam dong, ini tempat umum, itu pengunjung lain terganggu," kesal Zoey yang meminta ketiganya duduk.


"jadi bagaimana kamu bisa?" tanya Saga yang merasa di kerjai sang papa.


pasalnya hotel ini adalah incaran dari Saga, Elna dan Nabila, bahkan opa David saja bersikukuh untuk tak mau memberikan pada ketiga cucunya, tapi malah zoey dengan mudah dapat memilikinya karena hadiah.


"ah itu..."


Zoey yang baru saja tau jika dirinya hamil, opa David dan Oma Mei datang untuk menemui Zoey yang terpuruk dalam kesedihannya.


opa David memberikan sebuah surat yang di bawa oleh pengacara untuk dirinya.

__ADS_1


"ini apa opa?" tanya Zoey bingung.


"itu hadiah untuk mu sayang, Oma juga sudah setuju, sebenarnya opa ingin memberikannya dari lama," kata opa David.


ia pun membaca isi dari map itu, ternyata surat pemindahan kepemilikan sebuah hotel mewah dari David Alexander Graham kepadanya.


"opa ini hotel yang begitu di inginkan oleh Daddy..." lirih zoey tak percaya.


"tapi itu sekarang milik mu nak, karena jika kamu harus menjadi wanita yang bisa berdiri di kaki mu sendiri saat mendampingi Saga," kata opa David.


"itu benar sayang, Oma juga tak mau jika suatu saat kamu akan di hina saat berdiri di samping Saga, terlebih semua orang akan menunjuk mu sebagai benalu, dan kejadian Oma dulu semoga tak kamu alami ya sayang," kata Oma Mei memeluk zoey.


Zoey pun tak mengira jika dua orang yang begitu di hormati di keluarga ini begitu menyayanginya.


Saga,Levi dan dokter Aiden tak mengira jika pria yang selama ini begitu keras memiliki pemikiran sendiri itu bisa sebaik ini.


"baiklah, kalau begitu kamu harus belajar dengan serius agar bisa mengelola semua usaha milik mu, tapi ingat sayang jangan lupakan kewajiban mu sebagai istri oke," kata Saga mengecup tangan istrinya itu.


"tentu Daddy, kalau begitu kalian bertiga nikmati malam kalian, aku sudah meminta seseorang untuk menyiapkan kamar, dan Daddy lebih baik kita pulang," ajak Zoey.


"baiklah, kami pulang dulu," pamit Saga yang langsung pergi sambil merangkul zoey.


di luar hotel, Hila sedang marah-marah karena beberapa hotel menolaknya juga.


"kita lihat saja nanti, aku akan mendapatkan mu Sagara, dan untuk gadis itu, aku akan membunuhnya jika perlu, toh dia pasti hanya parasit yang ingin menghabiskan hartamu, jadi aku akan menyingkirkan dia untukmu," gumam dari Hila.


wanita itu benar-benar tak sadar diri, dia yang dulu meninggalkan Saga, sekarang dia ingin kembali pada pria itu.


saat dia sedang berjalan di pinggir jalan, sebuah mobil mewah melindas genangan air kotor jingga menyiram ke wanita itu.


"sialan!!" teriak Hila marah.


sedang Zoey di dalam mobil pun hanya tertawa melihatnya, terlebih dia ingin wanita itu sadar dari mimpinya mungkin.


Saga pun melihat istrinya itu sedang tertawa dengan puas, "kamu kenapa sayang?" tanya Saga.


"tidak ada, kita pulang sayang," kata Zoey.

__ADS_1


__ADS_2