
"apa maksudnya ini Aiden?" marah pria tampan di usianya yang sudah sepuh itu.
"itu kenyataannya papa, aku bahkan kalian bekas nyatanya, karena aku mengetahui triknya, karena aku seorang dokter, tidak mungkin suster seperti dia bisa membodohi ku," jawab Aiden yang makin membuat semua orang tercengang.
"aku tak pernah melakukan itu," kata suster Aliya.
"cukup!! aku sudah tak tahan lagi, kamu bukan hanya tak tau diri, kamu bahkan terus menghina sahabatku, orang yang selalu mendukungku saat orang tua ku saja menuntut ku tanpa dukungan, jika aku di suruh memilih kau atau teman-teman ku, aku lebih memilih mereka yang menemaniku saat kami masih jadi remaja nakal urakan yang bahkan tak di akui keluarga," kata dokter Aiden yang langsung meninggalkan rumah mertuanya itu.
"oh hampir lupa, lusa surat cerai akan ku kirim mau tidak mau kita selesaikan sampai disini, karena aku bukan orang sabar untuk menghadapi wanita seperti mu," kata dokter Aiden.
suster Aliya pun terduduk di lantai, "jangan ceraikan aku!!" teriaknya dengan frustasi.
tapi dokter Aiden sudah bulat dengan keputusannya, bahkan Aliya sudah di blacklist dari rumah sakit dan rumahnya.
keamanan makin di perketat, begitupun dengan apartemen dan juga rumah Fardhan.
mereka semua tau jika Aliya itu adalah wanita nekat, yang bisa melakukan apapun untuk mendapatkan tujuannya.
Saga sedang berdiskusi dengan papa Samuel yang kebetulan mampir ke rumah.
"jadi pa, bagaimana putri kebanggaan mu itu, apa dia sudah merasakan bagaimana rasanya jadi orang biasa?" tanya Saga.
"tentu saja, kita menghentikan semua bantuan untuknya dan suaminya, bahkan Elna dan Ben juga tak ingin membantu karena Nabila telalu sering membuat masalah," kata papa Samuel.
"itulah saat papa memanjakan seorang anak tanpa menjelaskan bahwa yang dia lakukan itu salah," kata Saga yang tersenyum.
"ya papa bukan raja tega seperti mu Saga, tapi bagaimana perkembangan tentang bisnismu," tanya papa Samuel.
"sempurna pa, perusahaan ku tak kalah dengan perusahaan keluarga bukan, dan kalian sekarang mengincar istriku untuk menjadi penerus bukan, apa papa ingin menjadikannya musuh dari kedua putrimu, atau dari para pria buncit penghianat itu?" tanya Saga yang melihat ke arah papa Samuel.
"tentu saja tidak, karena Zoey sudah tinggal dengan mu dari kecil dan dia memiliki otak genius, papa yakin dia bisa menjadi Presdir di perusahaan milik keluarga kita, dan setelah itu tak akan ada yang berani mengatakan jika istrimu itu tak pantas untukmu," kata papa Samuel.
"memang perbedaan usia kami jauh, tapi aku tak peduli dengan omongan orang, karena kami bahagia, menjadikan Zoey pemilik hotel yang kami perebutkan saja, sudah menjadi masalah mungkin bagi dia putrimu, sekarang papa dan opa ingin memulai perang sungguhan antar pewaris dari keluarga Graham," kata Saga.
__ADS_1
"kamu tentu ingat ucapan opa, setiap cucu perempuan yang menikah dengan pria pilihannya tidak akan mendapatkan posisi penting di perusahaan melainkan hanya beberapa persen saham sahja, dan dia berhak menunjuk siapapun penggantinya, mau itu papa atau istrimu, itu sama saja," kata pria itu.
"hei kedua pria tua ini egois sekali," kata Saga yang terlanjur kesal.
"hei pantas kamu memaki kakek mu Saga," kata Berat itu mengejutkan Saga dan papa Samuel.
"papa disini?" kagetnya.
"dasar anak tengik, bisa-bisanya kamu datang ke sini tak bilang padaku, padahal istriku ingin sekali bertemu cucu menantunya, dan untuk saham yang aku miliki, kamu dan anak tak tau diri itu, tak usah bingung itu urusanku," kata opa David sambil melipat kakinya.
"papa berhenti memanggilku bocah tengik, aku sudah punya dua cucu," marah papa Samuel.
"terus apa anak sialan," kata opa David.
"hentikanlah ocehan kalian semua, jika Samuel anak sialan, berati kamu juga papa sialan dong," kata Oma Mei datang bersama dua wanita lainnya.
Zoey dan mama Naura hanya tersenyum saja mendengar perdebatan itu.
pasalnya meski sudah sama-sama sepuh, Keduanya masih penuh cinta.
"resep agar tetap langgeng ya, hanya sering-sering mengucapkan aku mencintaimu, dan yang pasti perlakuan yang romantis, tak usah yang besar saja, seperti mengingat hal indah bersama, atau mungkin juga makan berdua," jawab Oma Mei.
"aku mencintaimu honey," kata Saga menatap ke arah Zoey.
"tunggu aku merinding mendengarnya, karena biasanya Daddy pasti minta sesuatu, benarkan," kata Zoey yang takut duluan.
mendengar itu, Saga tertawa terlebih dahulu, bukan apa istrinya itu memang selalu pemikiran jika dia terlalu mesum, padahal iya.
mereka pun duduk bersama sambil berbincang, Zoey benar-benar sudah di terima di keluarga besar Saga.
terlebih gadis itu yang berhasil menarik Saga dari lembah kegelapan yang di ciptakan oleh orang tuanya dulu.
dan sekarang Saga sudah semakin bahagia bersama zoey, "semoga tak akan ada yng merebut kebahagiaan kalian ya," kata mama Naura.
__ADS_1
"amiin ya ma," Jawab Zoey.
dokter Aiden berada di rumahnya sambil duduk di ayunan besi, dia sedang melamun kan sesuatu, hingga mbok yang merawatnya dari kecil menghampirinya.
"ada apa den, kenapa akhir-akhir ini Aden terlihat begitu gelisah," tanya wanita sepuh itu.
"ini mbok, aku mengakhiri hubungan ku dengan istriku, aku sudah tak bisa menutup mata lagi," jelas dokter Aiden.
"tolong pikirkan yang matang den, karena keputusan ini akan mempengaruhi hubungan Aden dengan nyonya serta tuan besar," kata wanita itu dengan suara yang begitu lembut.
"tidak mbok, aku tidak bisa bertahan lagi, dan untuk orang tuaku mereka tak bisa melakukan apapun lagi, karena kali ini pilihan mereka juga menghancurkan ku," bantah dokter Aiden.
keesokan harinya, semua berjalan seperti biasa, Zoey menyiapkan makanan untuk suaminya dan semua yang sedang menginap.
dan nanti siang mereka akan pergi ke daerah tempat tinggal opa dan Oma untuk liburan di desa.
bagi Zoey ini adalah liburan desa pertamanya terlebih ini adalah desa kelahiran sang Oma dari suaminya.
Saga melihat istrinya itu begitu sibuk menyiapkan bekal cemilan dan makanan untuk di perjalanan.
karena kali ini mereka akan liburan bersama termasuk dengan dokter Aiden yang masih memiliki sisa cuti.
"kita bawa bus kan Daddy?" tanya Zoey.
"iya sayang, tapi bukan bus biasa, kamu akan tau," jawab Saga.
ternyata benar, itu adalah bus mewah yang di jual dengan harga fantastis, bahkan bus itu bisa membawa sebuah mobil.
tapi kali ini mereka hanya membawa sepeda dan motor trail saja.
"what, kami bercanda Daddy?" kata Zoey tak percaya dengan apa yang di lihatnya.
"tentu saja tidak sayang," jawab Saga.
__ADS_1
"aku masuk duluan, aku ingin merebahkan tubuhku," kata dokter Aiden.
opa dan Oma masuk terlebih dahulu di ikuti semua orang, Zoey dan Saga naik belakangan.