My Lovely Daddy

My Lovely Daddy
kenyataan yang mengejutkan


__ADS_3

setelah seminggu Zoey menyiapkan dirinya, pagi ini dia turin dari mobil yang mengantarkan dia ke sekolah.


bahkan sang asisten pribadi pun tak di izinkan masuk olehnya, dia pun berjalan di bawah gerimis pagi ini.


tadi pagi Saga sudah memeluknya begitu lama dan erat, pasalnya Saga harus bekerja di luar negri selama dua bulan.


itu berarti pria itu akan melewati pertandingan terakhir yang akan di ikuti oleh Zoey.


"lihat bahkan langit saja sedih seperti diriku yang menyedihkan ini," gumamnya.


dia pun berlari menuju ke dalam kelasnya, dia memakai headphone agar tak mendengar suara sumbang dari para murid yang menyebalkan.


terutama moodnya sedang tak baik akhir-akhir ini, dia langsung duduk dan memilih menikmati musik paginya.


ternyata dia kepagian datang ke sekolah, "semua siswa-siswi di minta berkumpul di aula karena kita akan mendengar renungan pagi ini, perhatian sekali lagi semua siswa-siswi di minta untuk datang ke aula untuk renungan pagi,"


tapi Zoey malah ketiduran di kelasnya, saat semua murid berada di aula.


setelah satu jam saat semua murid masuk mereka kaget melihat Zoey yang sedang duduk sambil membaca buku.


tak hanya itu, gadis itu sekarang memakai kaca mata tapi tak mengurangi kecantikannya.


"Zoey!!!" teriak Resta dan Cherry.


"tunggu... kalian siapa ya?" kata Zoey melihat kedua orang itu.


"apa, kamu tega banget sih, kita ini teman loh," kata Resta yang sudah menangis.


Zoey tertawa dan langsung memeluk kedua sahabatnya itu, setelah itu teman-teman sekelas menyambutnya.


dia tersenyum manis dan cantik, Leon terpaku melihat gadis bermata indah dan berambut panjang itu.


Leon pun termangu kemudian tanpa sadar berjalan mendekati gadis cantik itu, "hai aku Leonardo, murid pindahan di sini, apa aku boleh mengenal mu?"


"halo aku Zoey, selamat datang dan selamat belajar ya," kata zoey tak bisa menyentuh tangan dari pria itu


"apa aku men-ji-jik-kan hingga kamu tak ingin menyentuhku," kata Leon.


"aku mohon jangan membuatku malu, aku tak bisa berdekatan dengan orang asing, maaf..." kata Zoey yang langsung memakai headphone miliknya.


Leon merasa aneh, tapi dia pun tak bisa memaksa seseorang untuk mau berdekatan dengannya.

__ADS_1


saat makan siang juga sama, Zoey yang mencoba makan pun memuntahkan semua apa yang dia makan.


"kamu tak apa-apa zoey, kondisimu belum membaik, seharusnya tinggal di rumah saja," kata Cherry.


"tidak masalah, aku hanya belum bisa nyaman saat bersama orang banyak," jawab Zoey.


Cherry sadar benar, kondisi sahabatnya itu, dia pun mengajak zoey ke kelas dan membelikannya roti sesuai pesan dari Evan.


dia bahkan mengeluarkan semua cemilan yang dia beli semua kesukaan Zoey.


"tapi jika kamu terus seperti ini, bagaimana bisa kamu ikut lomba Wushu, ini kesempatan terakhir kita," kata Cherry.


"tenang saja, aku selama ini tetap berlatih, jadi kamu akan melihat Zoey lama kembali," jawab gadis itu.


"aku tunggu itu," jawab Cherry.


Resta datang dengan membawakan semua gorengan yang ada di kantin, "kalian jahat, aku di tinggal sendiri," marah gadis itu.


sedang di sebuah sudut rumah sakit, ada seorang gadis yang berteriak-teriak tak henti hingga suaranya serak.


bahkan dia berusaha melukai dirinya sendiri hingga harus di pasangi alat agar tak membahayakan.


dia adalah Fasya, gadis itu di temukan dalam kondisi mengenaskan di pinggir jalan.


bahkan gadis itu seperti orang gila yang hanya memakai daster gombor saja.


dia kini mengidap gangguan mental dan juga habis keguguran karena obat yang di konsumsi terakhir kali.


tuan Anggara tak mengira putrinya berakhir di rumah sakit hiks, karena ingin menjrbak Saga.


bahkan sekarang posisinya juga sedang terancam karena dirinya yang ketahuan menerima suap untuk beberapa kasus.


sekarang tim khusus sedang menyelidiki begitupun komisi pemberantasan korupsi.


karena di duga pria ini melakukan banyak tindakan kejahatan menggunakan pangkat yang dia miliki.


siang itu setelah acara sekolah seorang asisten datang untuk menemani Zoey melakukan latihan.


"kamu yakin zoey, kamu bisa istirahat jika tubuh mu belum sembuh total," kata master yang mengajari mereka.


"tidak master, aku sudah baik hanya tak ingin menyusahkan saja, tapi aku yakin master sudah mencari cadangan untuk ku, jadi biarkan kami berlatih bersama," jawab Zoey.

__ADS_1


akhirnya Zoey mengganti bajunya, dan setelah itu mulai berlatih. ternyata beberapa murid datang menyaksikan latihan itu.


Zoey terlaku fokus hingga membuatnya tiga Kali jatuh ke lantai, kakinya seperti tidak napak.


"kita istirahat dulu, Zoey kamu baik-baik saja?" tanya mereka semua.


"ya aku baik, hanya saja sedikit lemah di pergelangan kaki ku, maklum sudah lama kurang olahraga," jawab zoey.


"baiklah kalau begitu sekarang kamu istirahat dan kamu bisa latihan kapan pun kamu mau, dan master memutuskan kamu hanya bisa mengikuti satu cabang Wushu," kata guru itu.


"baiklah aku mengerti master, kalau begitu aku permisi," pamit Zoey untuk pulang.


Leon mengikuti zoey, tapi di tahan oleh Leni, "jangan mendekat, tolong jangan ganggu nona muda saya,"


"ah maaf, aku hanya ingin memberikan ini," jaya Leon mengulurkan air.


"terima kasih, tapi sepertinya aku tak butuh, terima kasih atas perhatian mu Leon," jawab Zoey sekilas.


akhirnya Leon pun menyaksikan gadis itu pergi, tak butuh waktu lama mobik yabf membawa zoey membelah jalanan kota.


"bisa ajak aku ke tempat pinggir jalan, aku ingin makan mie kesukaan ku," kata Zoey.


"tapi apa nona yakin, karena hari ini kondisi anda sangat tak baik," kata Leni.


"sudah aku baik-baik saja, aku ingin berada di tempat ramai untuk menghilangkan rasa lebar ini," kata Zoey.


mereka pun berhenti di mie ayam langganan dari Zoey dan Saga.


beruntung tidak seramai biasanya, meski begitu Zoey menyukai hal hal itu.


"loh non Zoey, datang sana temennya? padahal biasanya sama Daddy-nya," kata penjual itu.


"ha-ha-ha iya pak, Daddy lagi tugas di luar negara, maklum pria sibuk sekali," jawab Zoey tersenyum sekilas.


"ya sudah Monggo duduk non, mau pesan apa? seperti biasa atau mau coba ceker?" tanya pedagang mie itu.


"aku seperti biasa, Leni itu pesan lah sesuatu, jangan hanya memandangi saja nanti," kesal Zoey.


"baiklah aku mengerti," jawab wanita itu.


Leni memesan mie ayam biasa, saat makanan datang Zoey memfoto makanan itu dan mengirimkannya ke Saga.

__ADS_1


"sepertinya Daddy terlalu sibuk ya," gumam Zoey.


dia pun mulai makan tanpa sadar, dan menghabiskan mie miliknya. bahkan Leni pun senang melihatnya karena dari pagi gadis di depannya itu sulit sekali menelan sesuatu setelah Saga meninggalkan rumah.


__ADS_2