My Lovely Daddy

My Lovely Daddy
heboh sekali.


__ADS_3

"kenapa video ini, cepat hentikan, kenapa masih diam bodoh," marah Sabrina melihat semua anak buahnya.


terlihat asisten Fuad sedang menelpon tim yang menangani semua video yang akan di putar.


tapi mereka tidak bisa memastikan video itu. "maaf nona, sepertinya kita di hack, tim kita tidak bisa menghentikan pemutaran dari video itu," kata asisten Fuad.


setelah rekaman itu selesai, kini giliran dari rekaman lain yang muncul.


"siapa yang menyuruhmu untuk mencelakai bos Saga, bilang saja jika tidak aku akan memotong tangan mu satu persatu, benar tidak," kata seorang pria dalam video itu.


"tolong jangan lakukan itu, aku hanya di minta menghabisi pria itu dengan sebuah pesan yang masuk kedalam ponselku,dia adalah asisten Fuad Marhadi, dia bilang untuk kami membunuh pria itu dan mentransfer uang satu milyar, tapi kamu tak tau mereka mati atau tidak," jawab orang suruhan itu.


Sabrina pun melihat asistennya yang kali ini salah memilih anak buah karena mereka berempat tertangkap.


bahkan sekarang mereka mengakui Semuanya, "apa pria ini?" tanya pria bertopeng kelinci itu.


"iya itu orangnya, karna aku sempat bertemu dengannya bersama seorang wanita cantik yang berpakaian sangat minim."


"apa dia?" tanya pria bertopeng itu lagi.


"iya benar, itu orangnya," jawab Keduanya.


"ini foto mereka, dan asal kalian tau, Queen yang sedang di cari polisi internasional itu adalah dia, yang memiliki bisnis bar dan juga penjualan narkoba di luar negri, bahkan dia menjadi bos perdagangan manusia di luar negri," kata pria bertopeng kelinci sebelum membunuh keempat orang itu di dalam video.


"bye bye nona Queen yang menyebalkan, maut mu akan segera datang," kata pria bertopeng lainnya.


video pun mati, "semua itu bohong, aku bukan Queen dan aku tak kenal mereka," kata Sabrina membantah.


"tapi semua bukti mengarah kepada anda, kenapa anda ingin membunuh tuan Saga yang keponakan anda sendiri, dan sekarang perusahaan malah jatuh kepada istri dari tuan Saga?" tanya seorang reporter dengan berani.


"tutup mulut mu, dia itu hanya gadis ingusan," marah Sabrina yang kehabisan akal.


"gadis ingusan, tapi semua keluarga Graham mengakuinya sebagai menantu, bahkan om Devan dan om Davin, apa kamu lupa saudara kembar mu Tante," kata Saga yang datang mengunakan kursi roda dengan di bantu Evan.


"kalian berdua dasar keponakan sialan, kenapa kalian berani datang kesini," marah Sabrina.


"kami tidak sesuai itu Tante, buktinya aku masih bisa selamat dari kecelakaan yang sudah kami atur, bahkan perusahaan ku dan perusahaan Graham groups tetap bangkit dan bertahan saat di tangan istriku," kata Saga mengejeknya.


karena msh Sabrina berlari ingin menyerang Saga, toh keponakannya itu sudah cacat.

__ADS_1


tapi yang tak mereka duga, interpol datang untuk menangkap mereka yang sudah menjadi buronan polisi internasional selama beberapa tahun.


"sayang pelarian mu berakhir disini, maaf aku tak akan diam saat kamu mengincar istri dan keluargaku," kata Saga.


wanita itu pun berontak tapi tangannya sudah di borgol, dan yang tak terduga.


opa David datang untuk melihat putrinya itu, "aku tak mengira jika putriku bisa melakukan hal sejauh ini, terlebih kamu ingin membunuh para pewaris keluarga, mulai sekarang papa tak akan pernah mengakui mu sebagai anak Sabrina," kata opa David.


"aku juga tak mu jadi Putri dari pria menyebalkan seperti mu," marah wanita itu.


sedang Oma Mei tak mengira putri yang dia begitu sayangi dan manjakan malah jadi seperti ini.


dia pun tak berani melihat wajah Sabrina karena wanita itu sudah terlalu melukai suaminya dan itulah alasan kenapa mereka memilih untuk tinggal di desa.


semua mengambil foto, terutama foto Saga yang di kabarkan meninggal dunia tapi masih sehat seperti ini.


Zoey tak melihat ponselnya, dia terlalu fokus pada pekerjaannya hingga tak mengetahui apapun.


sedang asisten Sean menunjukkan foto dan berita yang sedang terjadi pada asisten Mike.


"nyonya, sepertinya proyek ini sangat baik, sebaiknya kita pulang,mungkin seseorang menunggu anda," kata pria itu.


"tunggu dulu, sebaiknya jangan nyonya, aku pernah dengar jika itu tak baik, kita makan makanan sehat saja ya," mohon asisten Sean.


"tidak mau, aku sedang ingin makan itu," jawab Zoey.


"baiklah, kita beli makan siang itu," jawab asisten Mike


dia mengangguk melihat asisten Sean, setidaknya gadis itu mau makan dan mereka tak perlu khawatir tentang gizi zoey.


mereka menemukan penjual nasi pecel, di pinggir jalan, warungnya cukup kecil.


tapi Zoey terlihat begitu senang, dia langsung memesan apa yang di inginkan.


setelah itu mereka bertiga pun makan dengan sangat lahap. beruntung di warung itu tak ada tv, jadi Zoey belum tau berita besar yang mungkin akan jadi kejutan terbesarnya.


"sudah kenyang, sekarang ayo pulang," ajak Zoey.


"baik nyonya," jawab asisten Sean.

__ADS_1


mereka menuju ke perusahaan, saat Zoey berada di lobi bersama asisten Mike dan asisten Sean,dia menerima satu tangkai sari setiap karyawan.


dia sendiri bingung, karena dia tak ulang tahun, "wah ada apa ini, saya tidak sedang ulang tahun," kata zoey.


"ibu, seseorang menunggu anda di ruangan,anda di minta segera naik dan menemuinya," kata seorang pegawai wanita dengan sopan.


"siapa? asisten Mike apa aku punya janji dengan seseorang?" tanya zoey penasaran.


"tidak nyonya, mungkin ada saudara atau teman anda datang ingin bertemu," kata asisten Mike.


"baiklah aku mengerti, baik kita temui tamu tanpa undangan itu," kata Zoey yang langsung naik dengan mengunakan lift.


dia pun sampai di lantai ruangan milik Presdir, dan dia segera masuk kedalam ruangan itu.


"ya Tuhan, Ki kira siapa, ternyata kalian bertiga di sini mau apa?" kata zoey yang melihat Evan, dokter Aiden dan asisten Levi.


"sebenarnya bukan kami yang ingin bertemu tapi dia," kata dokter Aiden yang kemudian menyingkir dari pandangan zoey bersama yang lain.


"selamat ulang tahun sayang,maaf aku baru bisa memberimu kejutan," kata Saga yang sedang duduk di kursi roda sambil memegangi kue di tangannya.


Zoey pun menampar pipinya sendiri tak percaya, "apa aku tidak bermimpi kan, dia mas Saga?" gumam Zoey.


Saga mengangguk dan memberikan kue pada Evan, dia langsung merentangkan tangannya dengan lebar.


melihat itu Zoey langsung berlari dan memeluk pria itu dengan sangat erat.


"Daddy sudah sembuh, apa aku tak mimpi kan, bahkan sekarang aku bisa mendengar suara mu lagi?" tanya Zoey masih tak percaya.


"iya sayang, Daddy sudah sembuh karena tak mau terus melihat mu yang harus bekerja di kondisimu yang begitu lemah ini, terlebih kamu sedang hamil anak kita bukan?" tanya Saga tak percaya.


"iya, dia selalu sehat dan beruntung baby junior begitu pengertian, dia bahkan tak pernah membuat mommy ya susah," kata zoey dengan senang hati.


"untunglah, karena kamu tak ingin merayakan ulang tahun saat tak ada aku, sekarang aku sudah sehat dan kita rayakan pesta ulang tahun sekalian resepsi," ajak Saga.


"apapun keinginan mu Daddy, aku akan ikut saja," jawab Zoey dengan senang hati.


akhirnya semua pun ikut bahagia melihat kedua orang itu kembali bersama.


terutama zoey yang memang merindukan sosok Saga,bahkan dukungan Saga dalam Zoey menghadapi kehamilannya akan menjadi dukungan terbesar.

__ADS_1


__ADS_2