My Lovely Daddy

My Lovely Daddy
pilihan sulit


__ADS_3

papa Samuel dan mama Naura baru datang ke rumah, mereka kaget melihat semua orang di rumah tampak cemas.


"pak Kim, kemana Zoey dan kenapa wajah kalian secemas itu?" tanya papa Samuel.


"tuan besar, nyonya muda sepertinya mengalami pendarahan, dan tuan membawanya ke rumah sakit sekarang," kata pak Kim dengan suara gemetar.


"ya Tuhan, ayo kita ke sana pa, Aku takut terjadi sesuatu pada menantu dan cucu kita pa," panik mama Naura.


"baiklah ayo ma," kata papa Samuel.


dokter Aiden masih memeriksa kondisi Zoey dan melihat kondisi wanita itu.


ternyata dua baru sadar jika ada komplikasi pada salah satu janin, dan plasenta bayi itu hampir lepas, dan itu membahayakan.


"Saga aku ingin mengatakan hal penting, kemungkinan kami hanya bisa menyelamatkan salah satu dari mereka, tolong segera tanda tangan persetujuan ini," kata dokter Aiden


"tolong selamatkan istriku Aiden, apapun yang tejadi, Zoey harus selamat...." tangis pria itu.


dia pun duduk di lantai sambil menangis sesenggukan, sekarang dia mengerti kenapa istrinya itu minta di temani.


"seharusnya aku peka jadi seorang suami..." tangis Saga yang tak bisa berhenti.


di dalam ruang operasi, dokter Aiden sedang berusaha untuk menyelamatkan mereka bertiga.


mama Naura dan papa Samuel datang, mereka berdua kaget melihat Saga yang duduk bersandar di dinding sambil memeluk kakinya menangis.


dia tak mengira, putranya yang selama ini begitu kuat, kini hancur sampai seperti ini


"bagaimana kondisi zoey nak?" tanya mama Naura.


"Saga tidak tau ma, tapi Aiden bilang, apapun bisa terjadi, dan saga harus memilih salah satu dari mereka," kata Saga.


"ya Tuhan, tolong selamatkan mereka semua, jika itu bisa terjadi, aku akan membangun seratus panti agar bisa layak di tempati, demi keselamatan menantu dan cucuku," kata papa Samuel.


"dokter, tekanan darah pasien naik dokter," kata suster yang ikut dalam melakukan tindakan operasi itu.


dokter Aiden pun berusaha agar segera menyelesaikan ini, dan setelah empat jam operasi.


dokter Aiden dan dokter Hasan pun keluar dari ruangan itu, "bagaimana kondisi istriku Aiden?"


"tenang Saga, dokter Hasan akan menjelaskan kondisi Zoey," kata dokter Aiden.


"selamat tuan, kedua putra anda lahir dengan sehat dengan berat seribu tujuh ratus gram, dan masih harus di inkubator beberapa hari untuk membuat mereka lebih kuat, tapi putri anda..." kata dokter Hasan.


"apa dokter, bukannya bayi yang di kandung Zoey cuma kembar dua?" tanya Saga kaget


"kembar tiga tuan, tapi putri anda lahir dengan berat seribu dua ratus gram, karena kondisinya yang sangat kecil jadi bayi perempuan anda berada di NICU saat ini, dan istri anda juga beruntungnya baik-baik saja," kata dokter Hasan.

__ADS_1


"terima kasih Tuhan," kata semua keluarga.


Saga masih nampak syok, dia tak mengira jika dua menjadi ayah dari tiga anak sekaligus.


"selamat Saga, ketiga bayimu sangat sehat, meski si kecil masih harus berjuang lagi," kata dokter Aiden.


"terima kasih teman," kata Saga memeluk dokter Aiden dengan bahagia.


dia langsung izin melihat ketiga anaknya, terlihat kedua bayi laki-laki itu sangat sehat.


tapi bayi perempuannya sangat kecil, bahkan mungkin sangat rapih sekarang.


"anak-anak ku...." tangis Saga.


papa Samuel dan mama Naura pun ikut datang melihat cucu baru mereka, "pa... ma... lihat mereka, itu mereka anak Saga pa.. hal yang pernah Saga rindukan... setelah baby Sayara di ambilnya dari ksmi... kini tuhan langsung memberikan tiga pada kami.." tangis pria itu tak percaya.


"itulah kebesaran Tuhan, dan sekarang papa akan mewujudkan janji papa, membangun kembali seratus panti asuhan untuk menyambut kedatangan ketiga malaikat kecil kita," kata papa Samuel.


Saga pun mengangguk, dan kini mereka menuju ke ruangan zoey, terlihat wanita itu masih belum sadarkan diri.


"sayang... bangun dong, Daddy di sini..."


Saga pun mencium kening istrinya itu, perlahan Zoey membuka matanya.


"Daddy..." lirihnya.


Saga mengangguk dan tersenyum kearah Zoey, dia melihat tangan istrinya itu ingin menyentuh perut di tahan oleh Saga.


"baby's sudah lahir," kata Zoey yang ikut tersenyum.


dokter Aiden mengirimkan pesan lewat group persaudaraan mereka, dan semua orang kaget karena kandungan zoey baru delapan bulan.


akhirnya semua orang datang kerumah sakit untuk mengucapkan selamat,dan hadiah pun sudah memenuhi rumah mereka.


bahkan Elna dan Ben serta kedua anaknya juga memutuskan pulang ke Indonesia untuk menyambut keluarga yang baru lahir itu.


semua orang langsung menyapa Zoey yang sedang di suapi oleh Saga, "selamat jadi ibu baru!!"


"wah kalian datang," kata Zoey tersenyum senang.


"iya dong, para aunty dari si kembar, sudah cari nama kah belum?" tanya Ino.


"sayang mereka baru saja kaget, kenapa yang kamu tanyakan cuma nama?" kata dokter Aiden yang menghampiri istrinya itu


"eh... kaget kenapa, bukankah Zoey melahirkan dengan baik-baik saja bukan," kata Ino merangkul suaminya itu.


"iya kaget, karena saat periksa kami tau jika Zoey hamil kembar, tapi tak menyangka akan hamil kembar tiga," kata dokter Aiden

__ADS_1


"apa!!" kaget mereka semua kompak.


"lihat dengan alami dan sudah punya tiga kecebong yang lucu," kata Saga sombong.


"hei tuan bukan hanya kamu, kami semua juga akan memiliki anak, terlebih mereka bertiga kini juga sedang hamil," kata asisten Levi.


"kak Ino juga?" tanya Zoey tak percaya.


"iya, sepertinya anak-anak kita akan jadi sepantaran karena aku juga baru tau tadi pagi," kata Ino dengan senyum yang merekah.


"lihat, kami juga top cer bos Sagara," kata dokter Aiden.


"kalau begitu selamat, dan semoga anak-anak kita nantinya dapat berteman dengan baik."


mereka semua berkumpul, meski tanpa kehadiran suaminya. Elsa tetap terlihat bahagia melihat bayi sahabatnya itu.


"nanti baby juga akan lahir, dan pasti papa mu akan sangat bahagia, terlebih kami sudah menantikan kehadiran mu," gumamnya.


dia tak sabar untuk mengejutkan suaminya itu tentang kabar kehamilannya itu.


terlebih Fardhan terlalu sibuk hingga tak bisa di hubungi, dan itu sedikit membuat mood Elsa terpengaruh.


karena sudah malam,semua orang pamit,begitupun dengan Elsa, "kita pulang nyonya?" tanya supir itu pada wanita muda yang nampak sedih itu.


"kita mampir ke toko kue dulu ya pak, karena saya ingin beli sesuatu, kata Elsa.


"baik nyonya," jawab pria itu.


mereka pun mampir untuk membeli beberapa kue kesukaan Elsa, dan tak lupa ayam goreng tepung kesukaannya juga.


ya semenjak hamil dia sering sekali kelaparan, jadi dari pada menyusahkan orang lebih baik dia membeli di luar.


"sekarang kita pulang pak," kata Elsa pada supir itu.


"baik nyonya," jawab Supir pribadi Elsa.


sesampainya di rumah kepala pelayan membawa kue itu dan Elsa langsung masuk ke kamarnya untuk beristirahat.


"ku merindukan mu mas..." gumamnya sebelum tertidur pulas.


pukul lima pagi, Elsa terbangun dan melihat siluet seseorang sedang duduk di ranjangnya.


"siapa?" gumamnya bertanya.


"apa ini benar sayang,kamu hamil?" tanya sosok itu.


Elsa pun tersadar jika itu Fardhan, "mas Fardhan..."

__ADS_1


"apa ini benar,mami sedang mengandung buah cinta kita?" tanya Fardhan tak percaya.


"iya mas, dan dia sudah dua bulan," jawab Elsa bahagia.


__ADS_2