My Lovely Daddy

My Lovely Daddy
pulang ke rumah


__ADS_3

Saga masih membaca buku, tadi setelah memberikan kopi, keempat orang itu pulang.


Saga terlihat tenang saat ini, perlahan Zoey membuka mata dan menangis, "ada apa Zoey, kenapa menangis?" tanya Saga sambil mengusap rambut putrinya itu.


"jangan membuang ku Daddy...." kat Zoey memohon.


"baiklah, Daddy tak akan meninggalkan mu sendiri," kata Saga.


seorang pria berjalan di lorong VIP dengan senyum menyeramkan, dia pun melihat ruangan di sebelah kanannya.


"tunggu sebentar lagi, kita akan bertemu..." gumamnya


kemudian dia masuk ke ruang rawat sebelah kiri, ruangan itu adalah tuang khusus yang sudah lima tahun menjadi tempatnya mengeluarkan keluh kesahnya.


dokter Aiden datang untuk mengecek kondisi dari gadis itu, "kapan dia bisa pulang?"


" mungkin lusa, tapi kamu harus memiliki seseorang di rumah agar dua tak sendirian, kamu mengerti kan maksudku," kata dokter Aiden


"iya iya aku mengerti, kamu cerewet," saut Saga.


Zoey hanya tersenyum, malam ini Saga dan Zoey menikmati waktu bersama, bahkan tak hanya itu, mere berdua juga asik bermain.


Saga akan bekerja saat Zoey tertidur, dia tak ingin meninggalkan Zoey tapi dia sendiri bingung dengan hatinya.


ada rasa kecewa, marah, tak suka dan bersalah saat dia melihat Zoey, itulah yang membuatnya menjadi seperti ini.


πŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œ


Hari ini Zoey di izinkan pulang dan nanti dokter Aiden akan melihat kondisinya.


di dalam mobil Zoey terlihat begitu diam, pasalnya yang menjemputnya hanya Levi dan Veve.


Saga lagi-lagi tak menepati janjinya, dan membuat dia sedih lagi dan lagi, "apa Daddy tak menyukai ku lagi, dia jijik padaku ya, karena aku yang sudah memberikan hal berhargaku, aku tau aku salah tapi aku tak mau di kesampingkan seperti ini..."


"tenang Zoey, Daddy mu ana sangat sibuk saja, jadi jangan negatif thinking seperti ini, tolong tenang ya," kata Levi.


"bagaimana bisa kalian membohongiku, jika benar Daddy sibuk tak mungkin dua asistennya datang menjemput ku," kata Zoey yang melihat suasana kota yang ramai.


Levi menghela nafas, tak mudah menghadapi zoey yang memang selalu kritis.

__ADS_1


mereka sampai di depan gerbang perumahan milik Saga, "kenapa kalian membawa ku ke sini, kita ke apartemen milik ku, aku tak mau membuat Daddy tak nyaman," kata Zoey sedih.


"tapi nona, ini perintah bos Saga," kata Veve panik.


"jika kalian tak ingin mengantarkan aku, aku bisa pergi sendiri," marah Zoey yang langsung turun dan masuk ke sebuah taksi yang di berhentikan.


Levi dan Veve tak bisa menghadang gadis itu, selama di dalam taksi Zoey terus menangis.


sebenarnya apa yang di inginkan oleh Saga, kadang pria itu sangat baik, kandang seperti pria yang membuangnya begitu saja.


Saga yang berada di kantor, langsung mengangkat telpon dari Veve.


"halo... apa kalian sudah sampai di rumah?" tanya saga khawatir


"maaf bos, kami tak bisa menahan nona muda, terlebih para pengawal apartemen nona juga tak mengizinkan kami masuk," kata Veve.


"kenapa? kenapa dia pulang ke apartemen itu, dia bisa dalam bahaya!" marah Saga yang langsung bergegas pergi.


bahkan dia melupakan jas miliknya, dia pun buru-buru pergi menuju ke area pinggiran kota.


saat sampai Saga juga tak di izinkan masuk kedalam, "minggir aku ingin naik,"


Saga menelpon Zoey, tapi telponnya juga tak diangkat, "kenapa gadis ini membuat marah saja!!!"


"bukan dia tapi kamu, dia berharap kamu yang membawanya pulang, bahkan selama perjalanan dia terus menerus mencari mu, bahkan terus menangis," kesal Levi


"itu benar bos, memang anda ini kenapa melampiaskan semua masalah anda pada Zoey, padahal di sini dia itu korban, kenapa anda bertindak kejam seperti itu, dia itu hanya seorang gadis tujuh belas tahun," kata Veve yang ikut kesal.


Saga yang kesal langsung pergi dari tempat itu, Levi juga mengajak Veve pergi.


Zoey sedang meringkuk di kamarnya sambil menangis, "apa aku harus kembali ke rumah lama ku, aku sudah tak tahan, Daddy benar-benar membuang ku," lirih Zoey.


dia pun membuka lemari baju miliknya di sana, dia mengambil semua tabungannya yang selama ini dia simpan secara diam-diam.


dia pun membawa baju secukupnya, dan memutuskan untuk pergi dari sana.


tapi saat dia sampai di lobi, dia kaget melihat Evan dan Cherry yang nampak panik, dia pun buru-buru pergi lewat pintu darurat di belakang apartemen.


tapi sayang ada beberapa pria yang menyekapnya dan langsung membawanya pergi.

__ADS_1


"kalian siapa lepaskan!!!" terbaik Zoey sambil berusaha melepaskan diri.


tapi gadis itu langsung di bius hingga pingsan, dan di bawa pergi dengan mobil Van.


Evan dan Cherry tak menemukan sosok gadis itu,bahkan pakaian zoey juga sebagian sudah tak ada.


"sepertinya dia kabur," kata Cherry.


"ah sialan," kata Evan mengumpat.


pasalnya dia di suruh Saga untuk memeriksa kondisi gadis itu, karena mereka memiliki unit apartment di sana jadi pasti bisa masuk.


"kamu dimana!!!" teriak Saga frustasi.


tapi alarm darurat dari Zoey menyala, karena gadis itu pergi ke luar kota.


Saga langsung mengikuti sinyal itu yang menjauh dari kota, "Levi minta Evan melacak Zoey, sinyal gadis itu di luar kota,"


"baik tuan," jawab Evan.


Saga langsung berlari turun ke lobi dan mencari Zoey terlebih dahulu karena dia bisa kehabisan waktu.


di perjalanan yang melewati hutan,jam tangan, ponsel dan tas sudah di buang oleh para penculik itu.


Zoey sudah terikat, mulut dan matanya juga di tutup agar tak bisa teriak maupun mengenali para penculiknya.


"bagus kalian berhasil membawa gadis kesayangan dari pria itu, sekarang aku ingin lihat seberapa mahal harga gadis ini, jika dia tak mau, biar aku menjadikan dia pelacur ku, karena tubuh dan wajah cantiknya," kata pria itu yang menyentuh wajah Zoey.


Zoey berontak tapi tak bisa, kondisi tubuhnya sangat lemah saat ini, terlebih pengaruh bius itu tak sepenuhnya hilang.


Saga sampai di tempat sinyal itu berada, tapi dia hanya menemukan tas dan jam tangan zoey di pinggir jalan hutan.


"kamu kemana Zoey!!!"teriak Saga.


Zoey sudah sadar, dia tak berdaya, kondisinya sudah mulai menurun, terlebih dia masih butuh minum obat.


sebuah pesan masuk ke ponsel Saga,sevish foto yang menunjukkan Zoey sedang di sekap.


melihat foto itu,darah Saga mendidih, terlebih kondisi Zoey yang di kerumuni para pria.

__ADS_1


'berikan aku sepuluh milyar untuk menebusnya, atau jika kamu menolak,biar kami jadikan dia pelampiasan hasrat kami, jadi mau pilih yang mana, dan tak perlu repot-repot kamu menghubungi kami, karena kami sendiri yang akan menghubungimu," isi pesan penculik itu.


__ADS_2