
" anak itu darah daging ku, dia anakku!," pekik Leona.
wanita itu berusaha menghempaskan tangan Nathan yang berusaha menghalangi jalannya untuk memeluk Felix. Nathan menatap tajam ke arah Leona, lelaki itu sangat tau saat tau sifat Leona seperti apa.
" apa kamu mempunyai bukti jika anak yang kami adopsi itu adalah anak mu Leona?," tanya Nathan menatap wajah Leona begitu intens.
Leona terdiam, mulutnya seakan kaku untuk membantah apa yang Nathan lontarkan padanya. wajahnya terlihat begitu panik, hingga cucuran keringat terlihat bercucuran di sekitar pelipisnya. sepertinya wanita itu sedang menyembunyikan sesuatu.
"Leona mengapa kau terdiam? lebih baik jujur pada ku siapa yang menyuruh mu untuk datang dalam hidup ku kembali! bukankah sudah ku peringati pada mu untuk tidak masuk kembali ke dalam kehidupan ku ," geram Nathan, Naura hanya terdiam sepertinya wanita itu hampir tertipu oleh Leona yang mengakui bahwa Felix anak kandungnya.
Leona tertunduk, butiran kristal mengalir begitu deras membasahi pipinya.
"aku masih mencintaimu Nathan! aku ingin kita kembali seperti dulu, sat kau mencintaiku dan aku mencintai mu! kenapa kau memilih wanita itu di banding diriku Nathan! kenapa ?," Leona mengangkat kepalanya menatap dalam mata Nathan, yah Leona hanya mendapatkan tatapan tumpul dari Nathan, cinta yang dulu ia dapatkan dari tatapan mata Nathan berubah.
" itu kisah dulu Leona! aku tau kamu wanita baik di bandingkan dengan sepupu mu Laura! aku mengenal mu Leona, aku yakin suatu saat kamu akan mendapatkan lelaki yang bisa mencintai mu dengan begitu tulus ," Nathan memegang pundak Leona untuk menguatkannya.
Nathan melihat Leona menangis, merasa kasihan, wanita itu berjalan mendekat ke arah Leona, memeluk tubuh Leona begitu erat. memberikan kesan hangat kepada Leona, hingga Leona merasa sangat nyaman berada dalam pelukan Naura.
"Leona wanita cantik, Nathan juga sering menceritakan mu saat dulu kalian berpacaran! aku yakin suatu saat kamu akan bertemu dengan lelaki yang mencintaimu dan cobalah membuka hati untuk lelaki lain ," jelas Naura, melepaskan pelukannya, mengusap air mata Leona begitu lembut hingga Leona sendiri begitu kaget melihat sisi lembut Naura.
Tidak ada rasa dendam yang ia rasakan saat Naura menyentuhnya, senyum yang begitu tulus dan kata-kata yang di berikan Naura bukan sesuatu yang di paksakan. apakah wanita itu hatinya seperti malaikat, tidak ada dendam yang terukir di hatinya? pikir Leona.
Leona membalas pelukan Naura, menumpahkan tangisannya, sepertinya saat ini Leona harus berdamai dengan dirinya sendiri dan masa lalunya bersama Nathan.
"aku baru menemui seorang wanita yang begitu tulus Naura! aku tidak meragukan lagi kenapa Nathan begitu mencintai mu," ujar Leona melepaskan pelukannya dari tubuh Naura.
" maafkan aku telah membuat kekacauan, aku hanya ingin memastikan sesuatu sebelum aku menikah dengan seseorang yang sudah membuat ku tersadar! jangan lupa untuk datang ke acara pernikahan ku," jelas Leona tersenyum begitu manis hingga Naura sendiri merasa Leona yang di temui saat dulu berbeda dengan Leona yang berada di hadapannya saat ini.
" aku akan datang bersama Nathan," balas Naura memeluk lengan Nathan.
Leona tersenyum melihat keromantisan dua pasangan itu, setelahnya Leona menjelaskan semuanya kedatangannya ke rumah Nathan, wanita meminta alamatnya dari Axel. Leona memang sudah membuat rencana untuk mengakui Felix adakah anaknya yang ternyata bukan karen wanita itu ingin memastikan perasaanya bahwa di hari Nathan tidak ada tempat untuk dirinya.
Leona berpamitan pulang dan tentu dia do jemput oleh seorang lelaki yang memakai jas putih, dari pakaiannya Naura bisa menebak bahwa calon suami Leona seorang psikiater.
Nathan dan Naura melambaikan tangan ke arah Leona dan kekasihnya yang berjalan mulai menjauhi rumah kediaman mereka.
"ah aku senang banget rasanya, bisa berdamai dengan semua orang ," ucap Naura memeluk Nathan, Natha mendekap istrinya sambil mencium pucuk kepala sang tambatan hatinya.
"Alhamdulillah kalau begitu, oh iya aku juga ingin berdamai," kata Nathan sambil menyentuh bibir mungil Naura.
Naura mengemukakan pelan tangan Nathan yang begitu nakal, mulai liar menyentuh bagian sensitif Naura.
__ADS_1
Nathan yang sedang asik memegang tiba-tiba di kagetkan dengan kedatangan Felix dari arah belakang memeluk pinggang Naura.
"Bunda, tantenya udah pergi?," tanya Felix.
Naura tertawa saat melihat ekspresi Nathan seperti orang yang tertangkap basah.
" iya sayang, tantenya udah pergi, oh iya tadi bunda udah janji main sama Felix," ucap Naura mencari alasan agar bisa menjaga jarak dengan suami mesumnya.
" ayo bunda, sebelum Ade twins bangun nanti bunda gak sempat main sama aku ," ajak Felix menarik tangan Naura.
" ayah boleh gabung, gak?,"tanya Nathan, tentu mendapatkan anggukan yang begitu semangat dari Felix. anak kecil itu menarik tangan Naura dan Nathan membawa mereka bermain hingga tawa dan canda menggema di halaman belakang rumah mereka. sungguh definisi keluarga yang begitu bahagia.
" I Love you Nathan," baikan Naura saat Felix sedang asik bermain sendiri. merek menemani sang anak sambil memantau Felix.
" Natha dan Naura forever," balas Nathan mengecup pelan pipi Naura.
*****
25 Tahun kemudian.
Naura yang sedang memasak dengan serius tentu di bantu oleh para pembantunya merasa seseorang memeluknya dari arah belakang, bau wangi Yang sangat di kenali membuat Naura tersenyum berbalik menatap wajah sang suami yang kini mulai terlihat keriput walau wajahnya kini sudah mulai menua tali ketampanan Nathan masih terlihat jelas.
"apakah kau tidak mempunyai waktu dengan ku sayang! aku sudah menyerahkan segala urusan perusahaan kepada anak kita dan meluangkan waktu bersama mu! tapi lihatlah dirimu saat ini masih sibuk di dapur untuk menyiapkan makanan tanpa mempedulikan ku ," rengek Nathan seperti anak kecil tanpa tau kini usianya sudah semakin tua.
Namun, tanpa mereka sadari saat melakukan hal itu ketiga anaknya yang baru datang dari Indonesia melihat aksi yang ampuh membuat Felix menutup mata kedua adiknya.
" ayolah bunda, Zahran dan Zayyan masih terlalu kecil untuk melihat hak seperti itu ," protes Felix.
Naura dan Nathan begitu kaget saat melihat anak mereka, Naura berlari kecil memeluk ketiga putranya yang kini tingginya melebihi tinggi tubuhnya.
" kalian bertiga, datang tidak memberitahukan bunda! hiks...hiks .. apa kalian tau bunda sangat merindukan kalian ," jelas Naura.
Felix menundukkan dirinya agar sejajar dengan sang bunda, menghapus jejak air mata sang bunda. menurut Felix air mata Naura sangat berharga, jika jatuh maka hanya untuk sebuah kebahagiaan bukan untuk kesedihan.
"bunda, kami datang tidak hanya bertiga tapi kami membawa seseorang yang sangat bunda sayangi," terang Zayyan.
mereka bertiga memanggil seseorang untuk masuk ke dalam. Mata' Naura begitu membulat saat melihat sosok wanita yang sudah sangat berjalan mendekat ke arahnya, Daddy Reno memeluk wanita itu sambil melemparkan senyum kepada Naura.
", Naura sayang, mommy merindukan Naura," mommy Sarah, yah wanita yang datang bersama ketiga anak Naura.
wanita itu sudah begitu tua, wanita paru baya itu membuka tangannya dengan lebar memanggil Naura dengan isyarat! Naura berlari memeluk Mommy Sarah yang hampir selama ini menghabiskan hidupnya dalan jeruji besi.
__ADS_1
" mommy, Axela begitu merindukan mommy," ucap Naura tulus.
.
" mommy juga merindukan Axela, maafkan mommy atas perlakuan mommy saat dulu! maafkan mommy ya sayang," ucap mommy Sarah mengelus rambut Naura dengan begitu lembut.
" enggak, mommy enggak pernah berbuat salah kepada Naura! mommy tidak perlu meminta maaf ," balas Naura melepaskan pelukannya menatap wajah mommy Sarah. sungguh sebuah kerinduan yang tak terbendung lagi.
Hari itu sungguh menjadi hari pertama dan selamanya kebahagiaan Naura dan keluarganya. Axel Dewi dan anaknya ternyata ikut datang dan Nisa dan Adnan pun ikut ke Paris sekalian mereka ingin membuat reuni saat usia mereka usaha berada di usia senjha.
sungguh banyak rintangan kehidupan yang Naura lewati. Namun, dengan ketabahan dan ketulusan Naura kini wanita itu bisa hidup bahagia seperti saat sekarang ini.
Aku sejenak mengingat suatu kata, ' keikhlasan akan membentuk diri menjadi lebih kuat, seperti Naura saat ini ikhlaskan menjalani kehidupannya hingga membentuk karakternya menjadi wanita strong dan selalu memberikan hal positif kepada lara sahabatnya.
akhirnya semua masalah telah selesai kini kehidupan Nathan & Naura berbahagia selamanya, sampai akhir hayat memisahkan kedua insan tersebut..
...~N & N Tamat ~...
Catatan:
Author banyak mengucapkan syukur kepada kalian para pembaca yang setia selalu menunggu setiap episode dari kisah Nathan dan Naura.
Author sendiri sadari tulisan author tidak begitu bagus tapi kalian tetap mendukung author sampai saat ini...
Terimakasih sudah mau menemani cerita Natha & Naura sampai saat ini. author ucapkan banyak terimakasih kepada pembaca setia N & Nš„°š„°š„°šššš
I love you untuk kalian semua šš„°š
jangan sedih ya, masih ada karya author lainnya yang lebih seru juga tentunya.
ada judul:
.Stay With Me
Istri Pengganti CEO
Cinta Alex Untuk Odet Si Angsa Putih
Menikahi Pria Tua
yuk langsung cek aja ya š„°š„°š„°
__ADS_1
salam sayang author.ššš„°š„°š„°š„°š„°š„°