Nathan & Naura

Nathan & Naura
N & N part 89


__ADS_3

1 tahun telah berlalu, kini Naura sudah bisa sedikit menguasai bahasa Inggris dan Prancis yang tentu di Ajar oleh Nathan.


Naura juga berkuliah di tempat yang sama Nathan menimbah ilmu. Awal masuk di kampus Nathan benar-benar menjadi pusat perhatian semua mahasiswa kaum hawa.


Ada beberapa mahasiswa yang mencoba mengajak Nathan untuk berkencan namun Nathan menolaknya dengan mentah-mentah dan menunjukkan jari manis yang melingkar dengan indah sebuah cincin kawin.


Sejak saat itu Naura mulai di kenal sebagai istri Nathan, namun ada beberapa mahasiswa juga yang malas tak siapa istri Nathan. walau Nathan sudah memiliki seorang istri mereka tetap mendekati Nathan bakal ada yang mengajaknya berpacaran walau sudah mengetahui Nathan memiliki seorang istri.


Seperti saat ini, Nathan bersama teman-teman barunya sedang duduk di bangku taman sambil bercerita sementara Naura berada di gedung lain karena jurusan mereka berbeda jadi tidak setiap saat Naura berada di samping Nathan.


Seorang wanita yang mungkin bisa di di sebut sebagai bunga kampus. Wanita itu duduk di samping Nathan sambil mengedipkan matanya dengan genit. Rok yang begitu pendek membuat paha mulus wanita itu terekspos dengan sangat indah tapi tidak membuat Nathan melirik.


" Bro, ada cewek cantik di samping mu dan kau mengabaikannya," ucap teman Nathan ( tentu menggunakan bahasa Prancis tapi karena Author kagak tau bahasa Prancis jadi kita menggunakan bahasa Indonesia 🤭 anggap saja ya kita berada di Prancis ).


Nathan mendengar ocehan temannya hanya ternsyum kecut menatap wanita yang ada di sampingnya.


" Dia tidak cantik! Istriku lebih baik ," balas Nathan membuat teman-temannya mengangguk kepalanya dan menyuruh wanita itu untuk pergi.


" Kau tidak memiliki tempat di hati Nathan, lebih baik kau pergi bersama ku ," ucap cowok teman Nathan yang lumayan tampan.


Cewek itu mendengar perkataan Nathan berdiri dan membanting kakinya dengan kesal. Wanita itu pergi meninggalkan Nathan dan teman-temannya.


" Sepertinya dia sangat kesal, kau menolaknya Nathan ," ucap teman Nathan.


" Aku sudah memiliki istri dan aku mencintai istri ku ," jelas Nathan.


Lelaki itu segera berdiri dan berpamitan meninggalkan teman-temannya mencari Naura di kantin. Yah tentu sebelum ke kantin Nathan mengubungi dulu istri cantiknya.


****


Di kantin kampus Naura duduk bersama teman-teman fakultas psikologi, mereka sangat welcome kepada Naura membuat Naura merasa sangat nyaman.


Hingga beberapa kali teman lelaki Naura yang duduk di samping Naura selalu merangkul tubuh Naura namun Naura beberapa kali menegurnya untuk tidak mengulanginya.


Namun teman Naura tidak mendengar, lelaki itu merangkul tubuh Naura dengan erat hingga satu Bogeman tiba-tiba melayang di wajah lelaki itu membuat semua orang di dalam kantin berteriak melihat Nathan yang memukul lelaki itu dengan sangat erat.

__ADS_1


" Nathan,!" Ucap Naura.


" Berani sekali kamu menyentuh istri ku ," pekik Nathan.


Naura segera menghentikan Nathan yang saat ini berada dalam mode marah, terlihat sangat jelas beberapa aliran darah sudah naik hingga ke wajah Nathan.


" Sudahlah, ayo kita pulang, jangan mencari masalah," ucap Naura dengan pelan.


Namun Nathan yang mendengar perkataan Naura tidak mau menerima baik.


" Kau bilang mencari masalah!, Suami mana yang tidak marah melihat istrinya di sentuh oleh lelaki lain! Atau jangan-jangan kau menikmatinya" geram Nathan menatap Naura.


" Apa yang kau maksud Nathan?," Tanya Naura, wanita itu begitu kaget mendengar Nathan berbicara seperti itu.


" Kau menikmatinya bukan, jadi kau marah saat aku memukul lelaki itu ," jelas Nathan.


" Apa yang kau maksud Nathan, aku tidak seperti apa yang kau katakan!, Aku melarang mu berkelahi di sini agar kamu tidak mendapat masalah, aku melakukanya untuk mu ," jelas Naura, kini matanya mulai berkaca-kaca menatap Nathan.


Naura segera pergi dari kantin saat air matanya mulai jatuh membasahi pipi Naura. Melihat Naura pergi Nathan mengusap wajahnya dan mengejar Naura.


" Naura! Naura!" Panggil Nathan, dengan langkah Nathan yang begitu besar mampu mengejar Naura.


Dalam satu hentakan tarikan Naura sekarang berubah posisi ke pelukan Nathan.


" Maafkan aku!, Aku salah, aku terlalu cemburu! Maafkan aku membuat hati mu terluka karena diriku," ucap Nathan tulus memeluk tubuh Naura.


Naura menangis memukul dada Nathan dengan pelan.


" Kau kejam, aku membenci mu ," ujar Naura.


Nathan hanya terdiam, menerima semua pukulan Naura yang tidak sakit untuk seukuran badan Nathan.


" Maafkan aku!, Sayang ," ucap Nathan.


Setelah puas menangis dalam pelukan Nathan, Naura menatap wajah Nathan. Wanita itu benar-benar tidak bisa lama marah kepada Nathan apalagi saat ini Nathan memeluknya dengan sangat erat.

__ADS_1


" Maafkan aku ya ," ujar Nathan mencium pipi Naura sekilas.


Naura menganggukkan kepalanya dengan pelan membalas pelukan Nathan.


" Aku tadi menunggumu untuk makan, ," ucap Naura dengan suara serak karena habis menangis.


" Apa kamu lapar ?," Tanya Nathan.


" Aku sangat lapar ," balas Naura.


" Baiklah, ayo kita ke cafe dekat kampus sini," ucap Nathan.


Nathan mengenggam tangan Naura dengan sangat erat hingga sepanjang lorong kampus mereka berjalan seperti ABG yang baru jadian.


Nathan juga mengusap pipi Naura yang basah karena menangis, dan menciumnya dengan lembut.


" I love you ," ucap Nathan.


"Aku tidak ingin membalasnya sekarang! Aku masih kesal dengan mu ," balas Naura.


" Baiklah, sepertinya tuan putri sedang marah! Aku harus membelikan banyak makanan untuk membuatnya tidak marah pada ku lagi ," ucap Natha mengacak rambut Naura dengan sangat gemes.


Mengarah perkataan Nathan Naura tertawa dan memeluk lengan Nathan dengan sangat erat.


N & N bersambung....


Jangan lupa untuk:


👍 Like


💬 Komentar


❤️ Favorit


🎟️ Vote

__ADS_1


🥀,☕ Berikan hadiah jika kalian menyukai novel ini


__ADS_2