
Sore harinya Nathan menjemput Naura di kediaman rumah Daddy Reno, Nathan berpamitan dengan Mommy Sarah dan Daddy Reno untuk pulang karena malam akan segera menyelimuti kembali kota metropolitan.
" mommy, Daddy Axela pulang ya ," pamit Naura segera memeluk tubuh orangtuanya dengan hangat.
" iya sayang, hati-hati di jalan " balas Daddy Reno menatap Naura dan Nathan.
" Axela jangan lupa rencana kita ," ucap Axel membuat Naura segera menaikan jempol tangannya.
" rencana apa,?" tanya Nathan namun Naura hanya tersenyum dan mengedipkan mata sebelahnya membuat Nathan bingung.
mereka pun segera pulang ke kediaman mereka, meninggalkan rumah Daddy Reno, sepanjang perjalanan Naura banyak bercerita tentang kejadian dirinya mengerjai Axel ampuh membuat Nathan ikut tertawa.
sebelum sampai di rumah Naura meminta kepada Nathan untuk singgah di mall untuk membeli beberapa cemilan dan buah yang pengen Naura makan.
permintaan Naura segera di kabulkan oleh Nathan bagai si jin dan pemilik lampu teko yang akan b memenuhi semua permintaan sang tuannya.
Sesampainya di mall mereka segera turun dari mobil masuk ke dalam, sejak masuk di dalam mall genggaman tangan Nathan tidak pernah melepaskan tangan Naura.
membuat orang yang memandang ke arah mereka benar-benar sangat iri apalagi kegantengan yang di miliki Nathan membuat para Kunti yang ada di mall terus memandang ke arah Nathan tiada henti menatap suami Naura yang begitu mempesona bak pangeran dalam novel.
" ku colok juga mata wanita yang Mandang suami aku ," cetus Naura kesal.
" jangan di lihatin anggap saja mereka enggan ada ," balas Nathan menutup mata Naura.
"jangan di nutupin gitu, aku enggak bisa lihat ," ujar Naura mengibas tangan Nathan membuat Nathan tertawa kecil.
Nathan dan Naura asik berbelanja eh ralat Naura yang asik berbelanja sementara Nathan hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat belanjaan Naura yang sudah full di keranjang dengan berbagai cemilan dan buah yang segar.
" apakah ini cemilan untuk setahun ," bisik Nathan membuat Naura berbalik menatapnya dengan tajam.
" tidak aku hanya bercanda, silahkan pilih sesuka kamu sayang ," ujar Nathan yang takut dengan tatakan sang istri lumayan sangat menakutkan.
Naura yang sedang asik memilih beberapa buah tiba-tiba Nathan merasa sesuatu yang harus di keluarkan, Nathan segera meminta izin kepada Naura ke ruangan alam lain untuk membuang hajatnya yang sudah tak tertahan.
" sebentar ya yang, ada panggilan alam ," izin Nathan membuat Naura menganggukkan kepalanya.
" Jangan lama," balas Naura membuat Nathan segera berlari mencari alam lain yang bertuliskan toilet pria.
__ADS_1
Naura pun mencari buah yang bertentang banyak berwarna ungu, namun saat mencari buah itu Naura malah berpapasan dengan Kunti yang selalu menempel pada Nathan saat di kampus.
", Naura ," sapa Leona membuat Naura memaksakan senyumnya.
" kenapa bisa ketemu sama nih Kunti ," batin Naura.
" kak Leona ," balas Naura serama mungkin.
" kamu kok bisa ada di sini, Sama siapa, Nathan ya,?" tanya Leona yang membuat Naura memutar matanya, kenapa harus sekarang sih dia bertemu dengan Kunti bikin mod Naura sangat buruk.
" iya sama Nathan, tapi Nathan nya lagi pergi ," balas Naura masih dengan keramahannya.
" oh," balas Leona namun ia menatap Naura dan belanjaannya begitu banyak membuat Naura sedikit risih dengan tatapan Leona.
" lihat aja gua akan menggantikan posisi Lo dan membuat Lo sejauh mungkin dari Nathan ," batin Leona.
" kak Leona..., kak Leona ," panggil Naura membuat Leona tersadar dan tersenyum.
" kalau begitu aku pergi dulu ya bye ," pamit Naura namun dengan cepat Leona menahan keranjang belanjaan Naura.
" tunggu ," ucap Leona.
" stt..., sepertinya aku harus berbicara serius deh dengan kak Leona ," Naura menatap Leona sambil menyilang kan tangannya di depan dada.
" apa yang ingin kau bicarakan ,?" balas Leona yang tak mau kalah dengan Naura yang menatapnya dengan tajam.
" gini yah, Nathan sudah memiliki istri sah dan akan melahirkan seorang anak, lebih baik kak Leona segera menjauh deh dari Nathan jangan menempel kaya Kunti, nanti bahaya loh di sangka kak Leona seorang pelakor ," ucap Naura dengan tajam membuat Leona hanya tersenyum miring.
" sepertinya kamu melupakan sesuatu deh Naura, sebelum kamu datang dalam kehidupan Nathan aku yang duluan yang datang dan Nathan dulu sangat mencintai aku sampai aku di luar negeri pun dia tetap menunggu ku dan setia mencinta ku ," jelas Leona dengan bangga namun Naura hanya menggelengkan kepalanya melihat omong kosong yang Leona ucapkan.
" cih..., sepertinya di sini hanya kak Leona yang tetap setia di garis masa lalu, Nathan sendiri sama sekali tidak mengingat kak Leona ataupun peduli dengan kak Leona karena di dalam hati Nathan hanya ada keluarga kecil kami ," balas Naura segera lergi meninggalkan Leona dengan keranjang belanjaannya, namun langkah Naura terhenti saat Leona memanggil namanya.
" Naura, jangan sombong kamu, lihat saja aku akan membuat mu jauh dari Nathan, aku Leona Abraham akan melakukan apa saja untuk mendapatkan sesuatu yang aku inginkan dan lagian Nathan lebih mencintai ku di banding dirimu ," geram Leona membuat Naura segera berbalik.
" sepertinya kak Leona jangan terlalu meyakini bahwa Nathan menyukai kak Leona, bisa-bisa kak Leona terkena penyakit psikolog Erotomania menganggap orang yang Kaka suka mencintai Kaka," balas Naura dengan senyum mengejek kepada Leona.
" Naura ," geram Leona mengepal kedua tangannya.
__ADS_1
" nanti kalau aku sudah membuka praktek klinik ku kak Leona bisa loh jadi pasien pertama ku," ucap Naura segera berbalik meninggalkan Leona dan tersenyum menang.
" awas aja kamu Naura, berani melawan menghina ku seperti ini ," gumam Leona.
sementara Naura yang sudah malas untuk melanjutkan belanjaannya karena bertemu dengan Mbah Kunti yang menyebalkan membuat Naura segera ke kasir dan membayar semua belanjaannya.
Nathan yang baru datang dari alam lain langsung menghampiri sang istri yang sudah mendorong troli dengan barang belanjaannya yang sudah terbungkus kantong plastik.
" sudah belanjaannya,?" tanya Nathan membuat Naura segera menganggukkan kepalanya.
" ayo jalan ," ajak Naura dengan lemas membuat Nathan bingung perasaan saat ia meninggalkan Naura wajahnya sangat bersemangat namun saat ia kembali dari alam lain, tiba-tiba melihat wajah Naura berubah menjadi lesu.
" ada apa, apa kurang belanjanya,?" tanya Nathan namun Naura langsung memeluk tubuh Nathan dengan erat.
" apa kau mencintaiku,?" tanya Naura membuat Nathan bingung.
" pernyataan macam apa itu sayang, " balas Nathan namun Naura langsung mendongakkan wajahnya ke atas menatap Nathan.
" jawab pertanyaan ku ," rengek Naura.
" iya aku sangat mencintaimu dan anak kita, kau tau sehari tanpa mu saja aku bisa gila, rasanya benar-benar hampa sungguh," jelas Nathan mencium kening Naura membuat Naura tersenyum puas dan kembali bersemangat.
" baiklah, tapi sebelum pulang kita singgah beli eskrim kotak ya sayang," ujar Naura.
" baiklah kita beli dengan tokonya sekalian ," balas Nathan membuat Naura tertawa kecil.
" Sungguh ibu hamil bin ajaib tadi lesu sekarang sudah kembali bersemangat, tapi kenapa kau semakin cantik membuat ku benar-benar ingin memakannya," batik Nathan melihat Naura yang tersenyum dengan sangat cantik.
N & N bersambung....
jangan lupa untuk:
👍 like
💬 komen
❤️ favorit
__ADS_1
🎟️ vote
🥀 berikan hadiah jika kalian menyukai novel ini