Nathan & Naura

Nathan & Naura
N & N part 80


__ADS_3

Sarah sangat bahagia saat menggendong tubuh anaknya yang sangat tampan, kulitnya yang begitu putih bagai salju di musim dingin.


Namun saat Sarah sedang asik dan mengajak ngobrol anaknya, Reno datang sambil menggendong seorang bayi perempuan yang begitu cantik.


melihat kedatangan Reno Sarah sangat bingung melihat bayi di tangan Reno. anak siapa yang Reno gending ? pikir Sarah.


Reno berjalan sambil memeluk erat bagi perempuan itu, mata dan bibir Reno seakan ingin mengucapkan sesuatu yang sangat berat untuk di katakan.


" Sarah ," panggil Reno lirih.


" bayi siapa yang kau gendong Reno ?," tanya Sarah.


mendengar pertanyaan Sarah Reno terdiam, lelaki itu sangat bingung ingin menjelaskan dari mana tentang kebohongan yang selama ini di perbuatanya.


" Reno !," lirih Sarah entah mengapa degup jantung sarah seakan berdetak begitu cepat, saat tak mendapatkan respon dari Reno.


Sarah menaruh bayinya ke dalam box. Sarah melangkah dengan pelan menuju ke arah Reno menatap kedua matanya karena hanya di sana tempat yang bisa dapat berbicara saat bibir tak bisa mengeluarkan kebenaran apapun.


" Sarah, maafkan aku selama ini aku menyimpan seorang istri di belakang mu ," ucap Reno dengan lirih.


Suatu ungkapan kebenaran yang terlontar dari mulut Reno ampuh membuat Sarah tercengang menatap Reno. Air mata yang begitu saja lolos dari tempatnya membasahi permukaan wajah Sarah.


" apa maksud mu?. Apa anak ini anak selingkuhan mu Reno ?," tanya Sarah.


" iya Sarah namun bayi ini tidak memiliki keberuntungan seperti anak kita! ibunya telah meninggal saat melahirkan anak ini, Kemarin saat aku menemani mu melahirkan ibu anak ini juga ikut mempertahankan nyawanya." jelas Reno.


" siapa ibunya?," tanya Sarah namun dengan nada suara yang mulai meninggi menahan amarahnya.


" kau sangat mengenalnya. Dia adalah mantan sekertaris ku dulu ," tutur Reno.


" Dinda !," lirih Sarah.


Sarah secara spontan memundurkan langkahnya dengan pelan dan menjatuhkan badannya di sofa.


" jadi kalian selama ini berani di belakang ku! aku benar-benar seperti orang bodoh ," geram Sarah menatap Reno dengan tajam.


" maafkan aku Sarah, maafkan aku! kamu boleh menghukum apapun itu Tapi untuk saat ini, aku hanya ingin minta satu hal pada mu Sarah tolong berikan kasih sayang kepadanya selayaknya kamu memberikan anak kita nanti " jelas Reno.


Sarah menatap tajam ke arah Reno, beranjak dari tempat duduknya dengan sangat kelam karena bekas operasi masih sangat basah.


" kamu pikir aku akan terima ! kamu sudah menduakan ku di belakang dan sekarang kamu menyuruh ku untuk merawat anak dari kamu dan Dinda! otak kamu simpan dimana Reno ," jelas Sarah dengan air mata yang seakan tak berhenti membasahi pipinya.

__ADS_1


" aku mohon Sarah, apapun akan ku lakukan pada mu, tapi rawatlah anak ini dengan baik ," mohon Reno. Lelaki itu masih setia menggendong tubuh bayi kecil itu dengan sangat erat.


" aku tidak mau ! aku tidak sudi untuk merawat anak dari hasil perselingkuhan mu dengan Dinda! ," pekik Sarah namun masih dengan sedikit nadah rendah namun matanya mengisyaratkan kemarahan yang sangat luar biasa.


" Sarah !," panggil Reno.


" cukup Reno ! sekarang aku akan memberikan mu pilihan tinggalkan anak itu atau aku dan anak mu akan pergi meninggalkan mu ," pinta Sarah dengan sangat tegas.


Reno yang mendengar permintaan Sarah membuat ia sangat tercengang. membuat suatu pilihan meninggalkan bayi perempuan ini yang sangat nyata darah daging Reni sendiri. Namun, di satu sisi Reno tidak ingin kehilangan Sarah dan anak mereka.


Reno terduduk dengan lutut sebagai tumpuan nya ia berdiri di hadapan Sarah saat ini.


" aku mohon kada mu Sarah jangan membuat keputusan seperti itu! aku menyayangimu dan anak kita dan anak ini masih darah daging ku! tidak mungkin aku menelantarkan anak ini sendiri," jelas Reno.


" aku tidak peduli Reno !," ucap Sarah tegas.


" Sarah aku mohon pada mu, Reno Ghazanvar memohon kepada mu untuk menerima anak ini masuk ke dalam hidup kita ! memang benar aku dan Dinda salah namun apa anak ini juga salah Sarah, dia tidak mengetahui hal apapun itu ," ujar Reno.


Sarah terdiam saat mendengar ucapan Reno. Sarah mendekat ke arah bayi perempuan itu, sangat cantik dan wajahnya pun sangat mirip dengan anak mereka.


" terimalah dia dan terserah kau ingin apakan aku saat ini! karena aku yang bersalah bukan anak ini! Dia sama sekali tidak memiliki siapapun di dunia ini kecuali aku Sarah, papanya," terang Reno.


Sarah terdiam, ada rasa kasihani dalam lubuk hatinya yang paling dalam saat melihat bayi yang di gendong oleh Reno. Namun, mengingat perselingkuhan Dinda dan Reno membuat Sarah sangat sakit hati. Wanita mana yang tidak akan marah saat dikhianati oleh orang yang di di cintai nya sendiri.


Reno bangkit dari duduknya menyimpan bayi itu ke kotak box yang sama dengan anak lelakinya.


Reno menatap wajah Sarah. Sakit, Reno dapat melihat kesakitan hari Sarah di matanya.


" aku mencintaimu Sarah, walau aku mencintai Dinda tapi aku tidak bisa meninggalkan mu ," jelas Reno.


", kau egois Reno! aku tidak ingin melihat wajah mu di sini pergilah! ," usir Sarah mendorong tubuh Reno menjauh darinya dengan tenaga yang begitu kecil tak membuat tubuh kekar Reno terhempas.


Reno yang tidak ingin menyerah memeluk Sarah dengan sangat erat, walau Sarah sudah meronta untuk di lepaskan dari delapan Reno.


" salam ini aku tidak meminta apapun dari mu Sarah ! kali ini aku mohon pada mu rawatlah anak ini seperti anakmu, bagaimana pun masih ada darah ku yang mengalir di tubuhnya," lirih Reno menenggelamkan wajahnya di leher Sarah.


Sarah terkejut melihat Reno yang memohon seperti ini, air mata Reno dapat Sarah rasakan menetes di permukaan kulitnya.


" Buatlah seakan mereka terlahir kembar dari mu!," pinta Reno namun masih tidak ada jawaban dari Sarah.


Sarah masih terpaku diam seribu bahasa, tidak ada ajimat apapun yang keluar dari mulut pempuan yang berumur 28 tahun itu.

__ADS_1


" baiklah aku akan merawat anak ini!," ujar Sarah menutup kedua matanya dengan air mata yang terus membasahi pipinya.


" benarkah Sarah ?," tanya Reno menatap wajah Sarah.


Sarah menganggukkan kepalanya membakasa pertanyaan Reno. Bahagia, Reno sangat bahagia ia memeluk Sarah dan menciumnya.


" terimakasih Sarah!," lirih Reno.


" aku akan membunuh anak ini jika ada kesempatan ku Reno ! aku minta maaf pada mu, aku tidak bisa menerima anakmu dan Dinda ada dalam kehidupan ku ," batin Sarah.


" aku sudah menyiapkan nama untuk mereka berdua ," ucap Reno.


" siapa nama mereka?," tanya Sarah.


" Axel dan Axela. Axel yang artinya damai dan Axela yang memiliki arti karunia Tuhan! mereka berdua, karunia Tuhan yang begitu damai di berikan kepada kita ," jelas Reno.


" apa kau suka dengan nama itu ?," tanya Reno.


Sarah hanya menganggukkan kepalanya membuat Reno tersenyum dan memeluk tubuh Sarah kembali. sementara Jenazah Dinda sudah di kebumikan sebelum Reno membawa Axela bertemu dengan Sarah.


" maafkan aku Reno," gumam Sarah.


Flash back off....


jangan lupa untuk :


πŸ‘ like


πŸ’¬ komentar


❀️ favorit


🎟️ vote


πŸ₯€ berikan hadiah jika kalian menyukai novel ini.


catatan:


maafkan author kemarin tidak sempat up karena keadaan author yah sedikit terganggu πŸ₯ΊπŸ₯ΊπŸ₯ΊπŸ€§πŸ€§.


semoga pembaca setia N & N tetap menyukai alur ceritanya ya πŸ˜–πŸ˜–πŸ€§πŸ€§πŸ€§. salam sayang author jika penulisannya belum ada perubahan, maafkan author ya πŸ₯ΊπŸ₯ΊπŸ₯Ί.

__ADS_1


salam sayang author. lope...lope untuk kalian. author baca-baca komen kalian sangat seru dan membuat Author sangat bersemangat 🀧🀧🀧🀧 love you untuk kalian 😍😍😍πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜.


__ADS_2