Nathan & Naura

Nathan & Naura
N & N part 56


__ADS_3

setelah rangkaian acara akad nikah selesai kini Nathan dan Naura menyambut para tamu yang mendoakan keutuhan rumah tangga mereka menjadi Sakina mawadah dan warahmah.


Naura yang merasa kelelahan membuat Nathan menyuruhnya untuk duduk dan beristirahat, Nathan juga mengambil Naura air untuk minum dan beruntungnya hari ini si junior Nathan tidak meminta hal aneh apapun.


setelah acara selesai para tamu undangan sudah pulang, Naura dan Nathan segera beristirahat di hotel yang sudah Daddy Reno siapkan untuk mereka.


sungguh hari melelahkan untuk Nathan dan Naura, biasanya setelah acara nikah selesai pasti sang pengantin pria akan menggendong tubuh pengantin wanitanya dan akhirnya terjadi pertempuran namun Nathan dan Naura tidak melakukan hal itu.


Naura yang benar-benar kelelahan membuat Nathan tidak tega untuk menggempur sang istri, setelah acara nikah tadi selesai Nathan membantu Naura melepaskan pakaian, mandi setelahnya Nathan menemani Naura untuk tidur sambil memeluk istrinya yang cantik itu membuat Nathan juga ikut tertidur lelap.


malam harinya Nathan menyuruh Naura untuk duduk santai di atas ranjang karena Nathan sudah menyiapkan sesuatu untuk Naura.


setelah Naura duduk sangat lama membuat Naura benar-benar penasaran apa yang di lakukan Nathan sehingga ia harus lama menunggu seperti ini.


Nathan datang melihat Naura sudah memakai muka masamnya membuat Nathan langsung mencium pipi Naura.


" maaf lama menunggu ya ," ucap Nathan.


" sangat lama sampai aku sudah mulai berkarat nih," balas Naura judes membuat Nathan makin gemes.


ia menarik tangan Naura menuju ke arah balkon kamar hotel begitu kagetnya Naura melihat meja dan dua kursi berserta hamparan kelopak mawar menghiasi lantai balkon kamar mereka.


Naura memandang Nathan tidak percaya bagaimana Nathan melakukan hal ini untuknya dan sejak kapan Nathan melakukannya sungguh membuat Naura sangat terharu melihat kejutan dari Nathan.


" silahkan duduk my princess," pinta Nathan membuat Naura langsung duduk dan menatap makanan yang sudah rapi di atas meja makan.


", kau yang membuat semua ini ,?" tanya Naura dengan cepat Nathan menganggukkan kepalanya.


", terimakasih," ucap Naura tulus.


mereka pun menyantap makan malam romantis mereka sambil menyuapi satu sama lain sesekali juga Natha membersihkan bibir Naura yang belepotan.


setelah makan malam Nathan dan Naura duduk di balkon sambil Naura menyandarkan tubuhnya di bidang dada Nathan suasana malam dingin tak membuat dua sejoli ini merasakan hawa dingin yang menyelimuti kota metropolitan itu.


" aku tidak percaya pernikahan kita sampai sejauh ini ," ucap Naura membuat Nathan langsung menundukkan kepalanya melihat Naura.


" maafkan aku dulu selalu kasar pada mu ," lirih Nathan sambil mengelus rambut Naura dan mencium bibir Naura sekilas.


Naura mendongak ke atas menatap wajah Nathan lelaki yang sudah sah menjadi suaminya tanpa perlu di sembunyikan lagi identitas mereka.


" Kau tidak perlu meminta maaf pada ku, aku sangat bersyukur karena kita melewati awal pernikahan yang menurut ku jika diingat sangatlah lucu apalagi saat aku sering menyebut mu manusia es kutub, " kekeh Naura saat mengingat masa lalu bersama Nathan yang hanya diisi dengan sebuah perdebatan dan saling mengejek satu sama lain.


" apakah aku sedingin itu,?," tanya Nathan dengan wajah polos membuat Naura gemes melihat wajah suaminya yang tidak menyadari hawa dinginnya itu.


" yah kamu sangat dingin, apalagi saat berbicara," balas Naura sambil meniru gaya bicara Nathan yang super dingin.

__ADS_1


" apalah sekarang kamu menghina ku ,?" tanya Nathan menaikan satu alisnya.


" aku tidak menghina mu, kan tadi kami bertanya pada ku, aku hanya menjelaskannya," balas Naura sambil tertawa kecil melihat ekspresi Nathan yang tidak menerima jawaban Naura tadi.


" baiklah, kalau begitu manusia es ini ingin menggempur istri cantiknya, boleh kan ," bisik Nathan sambil mengigit leher Naura yang sudah menjadi kebiasaannya sebelum membuka awal ajang olahraga mereka.


Nathan membuka piyama Naura yang hanya diikat, dengan satu gerakan tarikan piyama Naura terbuka dengan sempurna menampakan Bra Naira yang berwarna pink berserat bungkusan yang menutupi inti sari milik Naura.


Nathan memandang Naura di bawah cahaya bulan entah mengapa Naura sangat seksi malam ini, dengan pelan Nathan menggendong tubuh Naura ala bridal style membawanya di ranjang, pandangan mereka saling bertemu.


Membaringkan Naura dengan pelan di atas ranjang, Nathan merapikan anak rambut Naura yang menghalangi wajah Naura dengan mencium kening Naura dengan pelan.


Hinga ciuman tadi sampai di bibir merah Naura melekat dengan sempurna, ciuman yang sangat lembut membuat Nathan bisa mengantar Naura ke gairah panas malam ini.


Nathan melepaskan ciuman mereka dan membuka baju kos yang ia pakai dan di lemparnya ke sembarang arah, Naura menatap Nathan dengan hasrat yang sudah tak tertahankan memandang Nathan dengan tatapan memohon untuk terus melanjutkan sentuhan kenikmatan yang luar biasa.


malam yang begitu dingin dengan cahaya bulan yang terang menjadi saksi biksu kembali penyatuan cinta Nathan dan Naura, ******* yang menggema di seluruh ruangan membuat Nathan semakin menggila hingga menghabiskan 3 ronde malamnya menikmati tubuh istrinya yang semakin terlihat seksi.


...****************...


2 Bulan kemudian kini usia kandungan Naura sudah memasuki 17 Minggu atau 4 bulan mulai terlihat perutnya mencondong ke arah depan namun belum terlalu nampak karena Naura masih bisa menutupinya dengan pakaian yang sedikit longgar di tubuhnya.


Kini dua pasangan sejoli ini sibuk dengan perkuliahan mereka masing-masing, walau dalam keadaan hamil Nathan tetap mengizinkan Naura untuk tetap berkuliah dengan syarat ia harus hati-hati dan tidak boleh sampai terluka.


" Sayang kamu ada mata kuliah hari ini ,?" tanya Nathan yang sedang bersiap dengan baju jas kuningnya yang melekat pada tubuh Nathan.


" ada nih, aku udah siap-siap," balas Naura yang sedang bersiap memakai makeup dan jas kebanggaan kampusnya.


" Kalau begitu aku antar ya nanti pulang aku suruh supir pak Udin jemput kamu di kampus, soalnya hari ini setelah pulang kampus aku harus ke kantor papa ," jelas Nathan mendekat ke arah Naura.


" hmm,," balas Naura yang sedang fokus memakai lip cream di bibirnya.


Nathan melihat Naura yang sedang berhias membuat Nathan memeluk Naura dari belakang dan mencium leher Naura.


" Nathan," Ucap Naura kaget saat merasakan hembusan nafas Nathan di lehernya.


" jangan terlalu cantik di sana, aku bisa mati melihat mu cantik seperti ini ," lirih Nathan membuat Naura tertawa kecil melihat tingkah Nathan yang manja begini setiap kali mereka akan ke kampus.


" aku tidak akan berpaling dari mu dan lagian nih siapa juga yang menyukai ibu bunting kaya aku dan wanita yang sudah memakai cincin kawin di jari manisnya," jelas Naura berbalik memeluk Nathan yang menyandarkan kepalanya di bahu Naura.


" lagian nih di kampus aku tuh, enggak ada orang ganteng melebihi suamiku," ucap Naura sambil mencium pipi Nathan.


" cih..., kamu selalu bisa membuat ku luluh ," kaya Nathan melepas pelukannya dan segera menunduk sejajar dengan perut Naura.


" Nak, jaga bunda di sana, lapor kepada ayah kalau ada cowok yang ganjen sama bunda ya sayang," jelas Nathan berbicara kepada sang buah hati yang masih bersemayam di perut Naura, yang tentu juga belum mengetahui perkataan sang ayah apalagi soal cowok 😂.

__ADS_1


" Siap ayah, aku akan jaga bunda selalu," balas Naura menirukan suara anak kecil membuat Nathan tersenyum simpul.


" ayo turun ke bawah, sebelum ke kampus kamu sarapan dulu dan minum susu sesuai anjuran dokter Kelly kemarin ," ujar Nathan mengandeng tangan Naura di turun ke bawah bersama.


Sarapan mereka sudah tersedia di meja makan, Nathan menyewa pembantu sekitar empat orang untuk mengurus rumah baru mereka yang di beli Nathan sebagai hadiah perkawinan dia dan Naura.


setelah selesai sarapan pagi Natha tidak lupa membuat susu untuk Naura yang mungkin bisa di bilang sudah menjadi rutinitas Nathan setiap paginya.


Mereka segera meninggalkan kediamannya menuju ke kampus namun sebelum Nathan menuju kampusnya ia mengantar Naura.


Hampir memakan waktu 30 menit mereka sampai di kampus Naura dengan Nisa yang setia menuggu sahabatnya sejak dulu.


" bye sayang," pamit Naura mencium tangan Nathan setelahnya Nathan mencium kening, pipi dan bibir Naura dengan sekilas.


" awas jangan macam-macam dengan Leona ," ancam Naura sebelum turun dari mobil membuat Nathan tertawa melihat wajah Naura yang mengancamnya.


" iya, kan aku udah bilang, dia cuman mantan yang udah aku lupain sayang," jelas Nathan namun mata Naura menyipit mendengar alasan Nathan.


" mau turun atau kita berdua akan pulang menikmati hari yang panas di atas ranjang-," belum selesai Nathan berbicara Naura segera turun dari mobil dari pada mendengar ocehan Nathan yang mesum.


Nathan melihat Naura pergi bersama Nisa hanya tertawa kecil, namun saat bersamaan ponsel Nathan berbunyi membuat Nathan segera membuka handphone miliknya sebuah notice pesan masuk.


08××××××××××: aku menunggu mu di kampus ya sayang! I love you .


pesan singkat yang ampuh membuat rahang Nathan mengeras, bagaimana tidak Nathan sama sekali tidak tau bahwa dirinya akan satu kampus dengan Leona mantan kekasihnya dulu.


saat dulu Nathan berpacaran dengan Leona, Nathan sangat mencintai Leona namun Leona malah memilih meninggalkan Nathan dan pergi ke luar negeri.


Dan sekarang saat Nathan sudah berbahagia bersama Naura Leona tiba-tiba datang dan meminta Nathan untuk kembali padanya, walau ia sudah tau Nathan memilki istri dan akan hadir anak di tengah keluarga kecil mereka, Leona tetap menggoda Nathan dan selalu mendekati Nathan setiap saat ia berada di kampus.


" kenapa wanita jala** ini selalu menghubungi ku, membuat ku benar-benar repot," gumam Nathan menghapus pesan Leona dan segera menuju ke kampus dengan mobil sport miliknya.


N & N bersambung...


jangan lupa untuk :


👍 like


💬 komentar


❤️ favorit


🎟️ vote


🥀 berikan hadiah jika kalian menyukai novel ini

__ADS_1


__ADS_2