
" Naura !," teriak mama Maya. Hingga bunyi suara tembakan mengenai para preman yang hampir membuang tubuh Naura di jurang.
Dor...!dor..!dor..!
Suara lengkingan tembakan seketika membuat tubuh para preman itu jatuh tak berdaya di atas tanah.
Naura dan mama Maya menutup telinga mereka saat suara tembakan itu meletus dengan sempurna.
sementara Bos mereka ketar-ketir melihat beberapa polisi sudah mengepungnya dengan menodongkan senjata mereka ke arah lelaki yang sejak tadi di panggil Bos itu.
" Naura ," Nathan melihat Naura di ujung jurang, menghampiri wanita yang sangat berharga dalam hidupnya.
" Nathan ," lirih Naura, namun saat Naura beranjak dari duduknya ujung tembok tebing itu retak membuat Naura terjatuh ke bawa.
" Naura ," untung saja Nathan mendapatkan tangan Naura. mencengkram dengan sangat erat agar bisa membuat Naura naik ke atas.
Daddy Reno dan papa Darwin membantu Nathan untuk menyelamatkan Naura.
" Naura ," Nathan memeluk erat tubuh Naura mencium beberapa kali pucuk kepala istrinya.
" Nathan, aku merindukan," lirih Naura membalas pelukan Nathan dengan genangan air mata yang meleleh dengan sangat deras.
" aku juga sangat merindukan mu ," balas Nathan.
sementara papa Darwin memeluk mama Maya dengan hangat, mungkin saat ini Daddy Reno mengusap wajahnya melihat kanan dan kirinya sedang dalam fase melepaskan rindu.
" Nathan mommy," ujar Naura menatap wajah Nathan.
" aku sudah tau!" ucap Nathan mengusap wajah Naura yang kotor .
" tapi kenapa Mommy melakukan ini pada ku?," tanya Naura.
Nathan menghela nafasnya dan memeluk Naura kembali. Nathan sangat bingung bagaimana menjelaskan kepada Naura tentang semua masa lalunya dan ibu kandung Naura yang sebenarnya.
Daddy Reno yang berada di dekat Naura menceritakan semuanya tentang masa lalu mereka membuat Naura sangat terkejut mendengar kebenaran dari mulut Daddy Reno.
" apa semua rencana itu mommy yang mengaturnya hingga anakku ikut terbunuh?," tanya Naura dengan bibir yang bergetar, menatap wajah Daddy Reno dengan mata yang berkaca-kaca. Naura sangat berharap jawaban dari Daddy Reno tidak mengatakan bahwa mommy tidak melakukan hal di tanyakan nya.
" mommy yang melakukan semuanya! " jawab Daddy Reno.
mendengar penjelasan dari Daddy Reno membuat Naura sangat terkejut tanpa dapat mengatakan hal apapun namun mata Naura menampakan rasa kesedihan yang amat mendalam.
" maafkan Daddy sayang, semua ini karena kesalahan daddy ," ujar Daddy menarik Naura dalam dekapannya memeluk putri tersayangnya.
__ADS_1
" apa kak Axel juga tau?," tanya Naura pelan.
" Axel sudah tau, dia juga yang memberitahukan kepada kami lokasi mu saat ini ," jelas Daddy Reno.
" bagaimana bisa! apa kak Axel-" belum selesai Naura menyelesaikan kalimatnya Nathan menyela pembicaraan Naura.
" Axel juga baru mengetahuinya saat ia menerima telfon dari orang suruhan mommy," terang Nathan.
", suruhan mommy,? maksudnya," tanya Naura mengerutkan keningnya menatap Nathan.
" Axel memberikan nomor yang menelfon mommy kepada ku dan aku menyuruh Riko untuk melacak lokasi nomor handphone itu ," terang Nathan.
" apakah kak Axel juga ikut membenci ku?," tanya Naura dengan wajah sendu nya.
", tidak sayang, Axel sangat menyayangi mu, percayalah sama Daddy," ujar Daddy membuat Naura memeluk Daddy Reno dengan erat.
sementara preman sudah di amankan untuk memberikan kesaksiannya saat di persidangan nanti.
...****************...
Di tempat lain, Axel menatap tajam Mommy Sarah yang baru sadar. luka tusukan yang di alami Mommy Sarah tidak terlalu parah. Axel juga menyuruh Adana untuk keluar sebentar karena ingin berbicara empat mata bersama mommy Sarah.
" sejak tadi kamu terus memandang Mommy! ada apa sayang ?," tanya Mommy Sarah.
" mo-..., mommy tidak mengingat sesuatu! hanya saja mommy mengingat beberapa orang masuk ke dalam rumah dan mommy berusaha menolong Axela tapi tiba-tiba saja mereka menusuk perut mommy," jelas mommy Sarah namun Axel yang mendengar tertawan sinis.
" apa benar apa yang mommy katakan !," Axel mendekat ke arah Mommy Sarah melemparkan handphone dengan panggilan nomor yang tak di kenali.
Mommy Sarah terdiam membantu melihat nomor yang sangat wanita itu kenali di ketahui oleh Axel.
" sepertinya Mommy sangat mengetahui dengan jelas nomor yang tertera pada ponsel itu atau mungkin mommy lah orang yang menyuruh para penculik itu untuk menculik Axela!," tutur Axel.
" ap-...., apa maksud mu Axel ?," tanya Mommy Sarah namun rasa gugupnya sangat terlihat dengan jelas terlukis di wajah Mommy Sarah.
" biar ku perjelas! mommy yang telah menculik Naura dan membuat anak Naura meninggal dan Mommy juga yang telah merencanakan pembunuhan Axela saat kecelakaan 13 tahun yang lalu! ," pekik Axel menatap mommy Sarah dengan genangan air mata yang sangat terlihat jelas di mata Axel. rasa kekecewaan yang amat dalam terlhat jelas di mata indah Axel.
" a-..., apa maksud kamu nak ! mommy tidak mungkin melakukan hal itu kepada anak mommy sendiri," jelas mommy Sarah.
" ha...! anak! kenapa itu sangat lucu di telinga Axel mom! aku sudah tau Axela bukan anak kandung mommy tapi anak dari istri kedua Daddy," geram Axel.
mommy Sarah terdiam, ia menutup kedua matanya menelan salivanya dengan sangat kasar. air mata begitu saja lolos dari mata indah mommy Sarah. Tubuh mommy Sarah bergetar saat menatap Axel.
" yah! mommy yang melakukan semuanya, tapi mommy melakukan untuk kebaikan mu Axel! Mommy tidak mau kasih sayang Daddy terbagi dengan anak selingkuhannya! ," jelas mommy Sarah.
__ADS_1
Axel tersenyum menahan sakit saat mendengar kenyataan dari mulut mommy Sarah sendiri. Axel memukul tembok rumah sakit dengan sangat keras, lelaki itu masih tidak percaya mommy Sarah melakukan hal yang sangat kejam kepada Naura.
" jangan menjadikan aku alasan mom! aku tau mommy sangat membenci Axela kerena ia anak selingkuhan Dady tapi mom! yang mommy lakukan pada Axela sangat kejam tidak setimpal dengan apa yang di lakukan bunda Dinda kepada mommy," jelas Axel dengan air mata yang terus mengalir membasahi pipi Axel.
" tidak setimpal apa maksud kamu Axel! mereka sudah berselingkuh di belakang Mommy dan kamu bilang perbuatan mereka tidak setimpal dengan apa yang mommy lakukan kepada Axela!" pekik mommy Sarah namun ia masih menahan emosinya karena pasca jahitannya yang masih basah walau lukanya tidak terlalu dalam.
" sangat tidak setimpal mom! apa mommy merasa kehilangan sosok seorang suami?, apa mommy merasa kehilangan anak? dan apa mommy merasakan sakit di saat mommy harus membutuhkan dukungan orang yang Mommy cintai? jawab aku mom !," bentak Axel.
mommy Sarah terdiam mendengar pertanyaan Axel. yah selama ini mommy Sarah tidak pernah merasakan kehilangan Reno, di saat ia hamil Axel Reno lebih banyak meluangkan waktu untuknya.
" kenapa mom terdiam?, kenapa mommy tidak menjawab pertanyaan ku ?," Axel menatap dengan sinis. Axel mengetahui semua itu saat ia menelfon Nathan dan memberitahukan nomor yang selalu menghubungi mommy Sarah.
saat itu Daddy Reno menceritakan semuanya kepada Axel dan meminta maaf atas perbuatan Daddy Reno.
"yah memang benar perbuatan Daddy sangat tidak termaafkan tapi mommy pernah berpikir tentang Axela yang tidak mengetahui hal apapun! Mommy melimpahkan kemarahan mommy kepada axela hingga Axela harus rela kehilangan anaknya yang sangat ia impikan bersama Nathan! ," tutur Axel.
" mommy hanya di selingkuhan namun semua cinta dan hak mommy masih tetap berada pada posisinya! mommy tidak kehilangan apapun walau cinta Daddy Mommy tidak kehilangan itu! " seru Axel membelakangi mommy Sarah.
mommy Sarah benar-benar terdiam, tidak ada ucapan atau kalimat apapun yang keluar dari mulut mommy Sarah, seakan bibirnya sangat berat untuk membuka suara.
tetesan air mata jatuh begitu deras membasahi pipi mommy Sarah. Luapan kemarahan dan keegoisan mommy Sarah membuat ia salah melangkah hingga merubah mommy Sarah menjadi seperti monster.
" apa mommy tau! di mata Axela mommy bidadari yang paling cantik! bidadari yang di kirim Tuhan untuknya namun di mata ku sekarang mommy hanya seorang iblis yang menginginkan kematian seorang anak yang tidak mengetahui hal apapun." jelas Axel.
" sudah cukup! mommy tidak ingin mendengar hal apapun lagi !," pekik mommy Sarah menutup kedua telinganya.
" mommy melakukan ini karena mommy sangat membenci Axela! mommy sangat membenci nya !," teriak mommy Sarah.
Saat mommy Sarah mengatakan hal itu pintu ruangan terbuka menampakkan Naura yang terdiam saat mendengar ucapan mommy Sarah.
" mommy...!,"
N & N bersambung....
jangan lupa untuk:
👍 like
💬 komentar
❤️ favorit
🎟️ vote
__ADS_1
🥀 berikan hadiah jika kalian menyukai novel ini