Nathan & Naura

Nathan & Naura
N & N part 7


__ADS_3

Jam pelajaran olahraga pun telah selesai, Naura dan Nisa sudah kembali ke dalam kelas begitu pula Reza sudah masuk kedalam kelasnya. para siswa kembali mengikuti jam pelajaran sebagaimana mestinya.


akhirnya jam istirahat pun tiba Naura saat ini sangat lapar dan mengajak Nisa untuk makan bersama di kantin.


"Tumben kamu ajak makan di kantin, kamu beneran lapar,? " tanya Nisa pada Naura.


"lapar banget ...! " ucap Naura sambil memegangi perutnya yang sudah berteriak kelapran.


"ya udah pesan apa nanti aku yang pesankan dan kamu yang bayarin hahaha." tawa Nisa.


"iya aku nanti yang bayarin kebetulan hari ini aku lagi berbaik hati ," jelas Naura sambil tersenyum.


Nisa pun menulis pesanan Naura dan dia lalu segera memesan makanan mereka, tak berapa lama Naura duduk sendiri sambil memainkan ponselnya, ia melihat foto-foto semalam saat dirinya berfoto bersama Nathan setelah selesai ijab kabul.


"tampan sih hanya dia seperti es kutub dingin banget " batin Naura .


saat Naura sedang asik melihat gambar di galeri ponselnya tiba-tiba Reza dan Nisa datang menghampiri Naura dan langsung duduk di hadapan Nisa sambil membawa pesanan makanannya dan makanan Naura dan Nisa.


"makasi kak Reza, " ucap Nisa berterimakasih karena telah membantu Nisa membawa pesanan mereka.


"sama-sama, tapi boleh ya saya duduk bergabung dengan kalian.?" tanya Reza. menatap Naura dan Nisa secara bergantian.


"boleh kak asal Kaka jangan malu duduk bersama siswa seperti kami," timpal Naura membuat Reza tersenyum.


Naura, Nisa dan Reza pun makan bersama dengan sesekali bercerita dan tertawa lepas, Naura seakan tidak ada beban dalam hidupnya lagi.


Nathan, Axel dan Adnan yang baru datang dalam kantin langsung duduk di tempat biasa mereka, namun Nathan melihat Naura yang sedang tertawa lepas bersama Reza membuatnya sedikit geram, namun ia berusaha menepis hal itu.


"Nat, Lo mau pesan apa.? " tanya Adnan.


"gua seperti biasa aja dan Nathan juga pasti sama iyakan Nathan, " timpal Axel menatap ke arah Nathan yang sibuk dengan ponselnya.


"em....." ucap Nathan bergumam karena ia malas berbicara panjang lebar.

__ADS_1


Adnan pun memesan makanan mereka dan membawanya di atas meja makan dan mereka pun langsung menyantap makanan yang super enak itu dengan lahap.


Nisa dan Naura yang sudah selesai menayntap makan mereka segera kembali ke dalam kelas begitu pula dengan Nathan dan teman-temannya, namun saat Naura menuju ke dalam kelasnya Nisa meminta izin untuk ke toilet karena Nisa sudah tahan untuk menahan panggilan alamnya.


akhirnya Naura berjalan sendiri di lorong sekolah yang mereka lewati lumayan sepi, namun betapa kagetnya Naura saat tangannya ditarik oleh seseorang dan langsung membungkam mulut Naura, Naura melotot kearah orang tersebut yang ternyata adalah Nathan suaminya, Nathan pun melepas tangannya dari badan Naura.


"kenapa kau menarik ku,?" tanya Nauran menatap Natahan degan sinis.


"tidak apa-apa." balas Nathan dengan ekpresi wajahanya yang beitu datar.


"kalau gitu aku balik ke dalam kelas," pamit Naura namun saat hendak pergi Natahan menahan tangan Naura.


"Lo nggak apa-apa kan tadi.?" tanya Nathan menatap Naura dengan dengan wajah khawatir.


"iya aku nggak apa-apa," balas Naura ketus.


"jangan terlalu dekat dengan cowok manapun, " pesan Nathan menatap Naura dingin membuat Naura membals tatapan Nathan tidak kalah dingin


"apakah ekspresinya bisa berubah sedari tadi aku hanya melihat wajah datarnya dan tatapan dinginnya sungguh manusia aneh " batin Naura


"ini perintah karena aku suami mu," balas Nathan dengan wajah datar lalu pergi meninggalkan Naura.


Naura pun bingung dengan pernyataan dari Nathan, ia tidak mengerti mengapa Nathan harus mengatakan hal itu membuat Naura semakin bingung.


"Es kutub emang susah di mengerti" batin Naura


Naura pun langsung pergi menuju kedalam kelasnya dan ternyata Nisa sudah ada di dalam kelas dan menunggu Naura sejak tadi.


"kamu dari mana aja tadi ...? padahal aku habis dari toilet terus masuk ke kelas nggak dapat kamu ...!" tanya Nisa.


"habis ketemu hewan kutub, " ucap Naura asal.


"hewan kutub ...! maksudnya apa sih ...?" tanya Nisa bingung, masa ada hewan es kutub di sekolah mereka, pikir Nisa.

__ADS_1


"beruang kutub lah Nisa sayang hahahaha" balas Naura langsung tertawa puas membuat wajah Naura sampai memerah.


Nisa yang mendengar jawaban Naura menjadi kesel karena Naura berhasil mengerjainya, kemudian tak berapa lama teman sekelas Naura yang baru masuk langsung memanggil namanya.


"Naura Lo di panggil pak Ahmed. " ucap seorang siswa.


"untuk apa,? " tanya Naura.


"mana gua tau, jangan sok akrab sama gua intinya Lo di panggil." balas siswa itu judes langsung duduk di bangkunya.


Naura pun keluar dari kelasnya untuk menemui pak Ahmed di ruangannya, pak Ahmed adalah guru olahraga di dalam sekolah itu.


"Asalamualaikum," Ucap Naura masuk kedalam ruangan pak Ahmed.


"waalaikum salam silahkan duduk." balas pak Ahmed.


"ada apa ya abapak memanggil saya,?" tanya Naura.


"gini Naura waktu itu bapak lihat kamu bermain catur waktu jam olahraga dan sepertinya kamu sangat hebat dan Reza sudah memberitahukan bapak tentang kejuaraan mu waktu SMP dalam lomba catur ." terang pak Ahmed panjang lebar.


"jadi bapak memanggil mu untuk mengutus mu sebagai pemain catur perwakilan sekolah kita, " sambung pak Ahmed.


"bapak serius. " ucap Naura antusias karena Naura memang sangat menanti moment ini.


"iya bapak serius jadi Naura mau kan terima tawaran bapak, " balas pak Ahmed.


" mau pak mau banget " sahut Naura semangat dengan mata yang berbinar-binar.


tak berapa lama ruangan pak Ahmed terbuka dan menampakan sosok yang sangat Naura kenali yaps itu adalah Nathan.


" kamu ...!"


N & N bersambung...😁😁

__ADS_1


ayo dukungan kalian para pembaca jangan lupa like, vote, and favoritnya dan jangan lupa tinggalkan jejak komentar kalian juga agar author semakin bersemangat.😊😊


__ADS_2