
setelah kepergian Nisa Naura pun duduk sendiri di taman karena dia sangat malas untuk pulang ke rumah apalagi melihat sikap Nathan yang 1 bulan ini sangat dingin padanya dan tidak mau berbicara pada Naura.
tak berapa lama Naura duduk seseorang langsung menutup kedua mata Naura yang membuat Naura bingung lengan orang itu sangat kekar.
"siapa ini ,?" tanya Naura sambil memegang tangan yang luamyan besar dari tangan Naura.
orang itu pun melepas kedua tangannya dari mata Naura dan betapa terkejutnya Naura melihat Reza langsung duduk di sampingnya.
"hai apa yang kau lakukan di taman sendirian,?" tanya Reza menatap ke arah Naura.
"kak Reza...! " ucap Naura kaget.
"kenapa kaget lihat aku seperti itu." ucap Reza sambil menaikkan alis matanya.
"ah..tidak aku hanya kaget melihat kak Reza ada di sini," balas Naura menundukkan kepalanya.
"oh...aku kebetulan habis olahraga keliling taman ini dan melihat mu duduk sendirian akhirnya aku samperin deh. " jelas Reza.
aku...tadi sama Nisa tapi Nisa udah pulang duluan, jadi aku ingin duduk sebentar di taman terus pulang. " ucap Naura.
Reza dan Naura pun duduk cerita sambil Naura tersenyum mendengar ocehan dari Reza membuatnya sesekali tertawa namun tanpa di sadari Nathan masih saja mengikuti Naura, ia sangat geram melihat Naura dan Reza bersama.
"apa dia sudah janjian sama Reza, dasar wanita tidak tau diri sudah punya suami masih saja menggoda lelaki lain " kesal Nathan memukul batang pohon yang ada di sampingnya.
ak lama kemudian ternyata Laura yang kebetulan lewat di taman itu melihat Nathan sedang berdiri di bawa pohon dengan muka yang terlihat kesal.
"apa yang dia lakukan di sana, gua samperin aja kali" ucap Laura menghampiri Nathan.
__ADS_1
"hei Nathan apa yang Lo lakukan di situ,? " tegur Naura pada Nathan.
"gua....gua lagi lihat-lihat taman ini lah apa Lo buta" ucap Nathan panik Jagan sampe Laura tau kalau dia sedang mengikuti Naura.
"oh iya...! kalau gitu temani gua beli eskrim di sana yuk, sambil keliling taman ini, " ajak Laura.
"males," balas Nathan datar menatap Laura.
"ayolah Nathan, " rengek Laura memaksa Nathan sambil terus menarik tangan Nathan.
"lepasin...gua ikuti tapi jangan pernah sentuh tubuh gua Lo ingat itu " tegas Nathan dingin menatap Laura.
Nathan pun menemani Laura membeli eskrim sambil mencari keberadaan Naura karena Laura Nathan kehilangan keberadaan Naura dan Reza namun pas sampe ke tempat ekskrim Nathan berpapasan dengan Naura yang membeli eskrim bersama Reza.
"Nathan " sapa Reza.
"kak Reza dan Naura kalian disini juga wah kebetulan ya kita ketemuan." ucap Laura.
"kencan ...! ah tidak aku dan kak Reza kebetulan-..." balas Naura langsung terpotong saat Reza memeluk bahunya dengan erat.
"iya kami kencan apa ada masalah Laura, Lo juga kan kencan dengan Nathan " sela Reza memegang bahu Naura namun Naura yang tidak nyaman menolak sentuhan Reza dengn gerakan kecil yang ia buat.
"cepat Lo ambil eskrim yang Lo suka setelah itu kita pergi dari sini. " desak Nathan pada Laura, ia sangat marah melihat Naura di peluk seperti itu oleh Reza.
Laura pun mengambil eskrim lalu segera membayarnya kemudian Nathan langsung menarik tangan Laura dan pergi meninggalkan Naura dan Reza.
"apa dia berpacaran dengan Laura.....
__ADS_1
Naura apa sih yang kamu pikirkan mereka sangat cocok di bandingkan dirimu yang berada di samping Nathan " batin Naura
"hei apa ada yang kau pikirkan." tegur Reza pada Naura.
"ak...aku tidak ada kak, hanya saja aku tidak nyaman kalau Kaka memperlakukan seperti tadi maaf ." ujar Naura menundukkan kepalanya.
"aku yang seharusnya minta maaf memeluk mu seperti tadi, maaf ya Naura aku tidak akan mengulanginya." balas Reza tulus.
"iya kak, oh iya kak aku balik duluan ya terimakasih sudah menemani ku, " ucap Naura lalu pergi secara cepat meninggalkan Reza sendiri.
"yah gagak lagi deketin Naura, harus ekstra berjuang nih." ucap Reza mengacak rambutnya.
Naura yang sudah pergi meninggalkan Reza sendiri menunggu taksi di taman itu dan ingin segera pulang entah mengapa ia sangat sakit melihat Nathan bersama Laura.
"kenapa dada ku terasa sangat sakit " batin Naura memegang dadanya yang terasa sangat sesak.
kemudian Naura menahan taxi setelah itu pergi meninggalkan taman itu dan menuju ke rumah kediaman Dhanurendra, Nathan yang dari jarak jauh melihat kepergian Naura pun langsung pergi meninggalkan Laura.
"hei mau kemana,?" tanya Laura menahan tangan Nathan.
"lepasin...." ucap Nathan datar.
"iya gua lepasin tapi Lo mau kemana,?" tanya Laura melepaskan tangan Nathan.
"gua mau pulang." balas Nathan langsung pergi meninggalkan Laura sendiri.
"dasar Nathan, gua akan buat Lo jatuh cinta pada gua lihat aja, " kesal Laura.
__ADS_1
N & N bersambung...😊😊😊
maafkan author baru up lagi ya 😫😫🙏🙏 mohon dukungannya para pembaca setia author jangan lupa like, komen, favoritnya, dan vote kalian 😘😘😘 salam kiss dari author 😘😘😘🥰🥰