Nathan & Naura

Nathan & Naura
N & N part 6


__ADS_3

Sesampainya di sekolah Naura turun dari mobil lalu segera berjalan menuju gerbang sekolah. Naura sengaja menyuruh supirnya untuk tidak berhenti di dekat sekolah karena akan menjadi bahan gosip di sekolah mereka nantinya.


setelah masuk gerbang Nisa yang sudah menunggu kedatangan Naura memeluk sahabatnya itu dan segera berjalan bersama menuju ke dalam kelas mereka.


Bel jam pelajaran di mulai, semua siswa sudah masuk ke dalam kelas kecuali kelas Nathan dan Naura karena mereka memiliki mata pelajaran olahraga di waktu yang sama sehingga membuat mereka harus bertatap muka kembali.


"Semua sudah sudah kumpul, ok bapak akan jelaskan hari ini kita akan bermain olah-raga voli jadi bapak akan membentuk tim kalian secara acak. " papar pak guru olahraga membuat semua siswa mengangguk mengerti.


"siap pak ...!" jawab semua siswa dengan serentak.


setelah melakukan pemanasan pak guru segera membentuk kelompok, Naura mendapatkan satu kelompok bersama Catherine orang yang menganggu nya kemarin secara kebetulan Catherine satu kelas dengan Nathan.


sementara Nathan satu kelompok dengan Axel, Adnan dan Reza. Reza juga satu kelas dengan Nathan.


permainan di mulai di awali dengan latihan kecil setiap kelompok membentuk lingkarannya masing-masing dan memulai permainan mereka tapi entah mengapa kelompok Naura sengaja memukul bola kerah Naura dengan keras sehingga membuat bola mengenai badan Naura.


Naura tidak merasa marah ia sabar menghadapi kelakuan Catherine dan teman-temanya. Namun, saat Catherine memukul bola ke arah Naura dengan sangat keras, membuat bola itu mengenai wajah Naura hingga hidungnya mengeluarkan cairan merah.

__ADS_1


Reza yang melihat hal itu segera berlari menghampiri Naura, saat ini Naura sangat syok melihat darah dari hidungnya.


"Naura kamu tidak apa-apa?," Tanya Reza menampakan kerutan di alisnya saat menatap Naura.


"aku tidak apa-apa." balas Naura pelan namun kepalanya terasa berat hingga membuat pandangannya kabur seketika ambruk tak sadarkan diri di tubuh Reza.


Reza meraih badan Naura yang terjatuh dan menggendong tubuh Naura, membawa Naura di ruang UKS. Nisa yang sudah khawatir sejak tadi saat Naura sudah satu kelompok dengan Catherine dan teman-temanya mengekor di belakang Reza saat Naura di bawa ke ruang UKS.


Nathan yang melihat keadaan Naura seperti itu ada niat hati untuk menolongnya namun egonya menahan semua itu.


"Dasar wanita kampungan banyak sekali cowok yang memperhatikan dirinya, apa istimewanya wanita kampungan itu sih" batin Catherine.


pak guru mendekat ke arah Catherine dan memberikan sanksi kepada Catherine dan teman-temanya karena sengaja melukai Naura. Chatrine di tugaskan untuk membersihkan ruangan aula olahraga sampai bersih, Catherine dan teman-temanya tidak bisa membantah karena yang mereka Sedang hadapi ini adalah pak guru yang killer terkenal disiplin tanpa melihat status sosial manapun.


Reza membawa Naura dalam ruangan UKS membaringkan tubuh Naura di atas ranjang dan membantu Nisa membuka sepatu Naura, petugas UKS dengan lihai mulai membersihkan dara yang keluar dari hidung Naura.


tak berapa lama Naura mengerjapkan matanya dengan pelan ia melihat sekeliling ruangan itu dan memegang kepalanya yang terasa sedikit berat.

__ADS_1


"Apa kamu tidak apa-apa,?" tanya Reza membuat Naura tersentak menatap Reza yang begitu dekat dengan wajahnya.


"tadi kak Reza yang membawa mu apa kau tau kau pingsan dan mana mungkin aku yang mengangkat tubuh berat mu" celetuk Nisa ceplos tanpa rem tentu yang membuat Naura sangat malu.


Naura sangat malu saat Nisa mengatakan tubuhnya sangat berat, Naura berpikir pasti kak Reza sangat kesusahan mengangkat tubuhnya yang berat.


"tubuhnya tidak berat , badan Naura sangat kecil untuk di katakan berat, " ucap Reza tersenyum yang seakan tau dengan isi pikiran Naura.


deg.....


jantung Naura tiada henti melihat senyum manis dari Reza, Naura memang sangat menyukai Reza karena Reza sangat baik dan sangat ganteng tentunya. Namun, Naura tidak pernah jujur karena Naura tau diri ia tidak akan pantas bersama Reza apalagi sekarang Naura terikat dengan pernikahan dan statusnya sudah menjadi istri orang lain.


sesaat Naura berpikir seandainya Nathan yang menggendong tubuhnya namun khayalan itu hanya sia-sia mana mungkin Nathan akan peduli padanya.


"mana Adah es kutub seperti Nathan akan menolong ku " batin Naura.


N & N bersambung....🤭🤭🤭

__ADS_1


__ADS_2