
Jam pelajaran pun berbunyi semua siswa berlari masuk ke dalam kelas begitu pula Nathan dan Naura mereka menuju ke dalam kelas namun saat mereka pergi Naura tidak berjalan dengan Nathan, Naura berjalan bersama Axel karena permintaan Naura ia tidak mau di bully oleh satu sekolah karena mendekati pangeran mereka.
" Makasi kak Axel untuk semuanya," ucap Naura tulus membuat Axel mengusap kepala Naura.
" Sama-sama, tapi jangan lakukan hal itu lagi di sekolah bilang dengan suami bucin mu, untung saja aku bisa menjaganya kalau tidak sudah berapa siswa tadi ingin ke belakang sekolah ," jelas Axel membuat Naura menggaruk lehernya yang tidak gatal.
" heheh...maaf merepotkan kak Axel ," ucap naura tulus.
" tidak apa, aku dan Nathan bersahabat sudah lama jadi wajar aku membantunya dan kau aku sudah anggap kau seperti adikku," jelas Axel membuat Naura tersenyum.
" terimakasih kak ," ucap Naura kemudian Axel segera berjalan menuju ke dalam kelasnya.
namun saat Naura masuk ke dalam kelas ia malah mendapatkan tatapan tidak suka dari teman kelasnya karena kejadian tadi.
" sok cantik banget ," ucap siswa wanita di dalam kelas Naura
" caper banget sama kak Reza, kak Nathan dan kak Axel," sambung teman wanita tadi menatap Naura dengan sinis.
" apa sih kalian pada irih karena enggak bisa dekat dengan ketiga cowok itu ," balas Nisa yang baru masuk ke dalam kelas mendengar Naura di sudut kan seperti itu membuat Nisa benar-benar naik pitam.
" ih cewek CUPU satu lagi sok jadi pahlawan ya ," ucap wanita tadi langsung berdiri menghampiri Nisa dan Naura.
" dengar untuk kalian berdua, jangan suka caper dengan cowok tampan di sekolah ini, karena kalian sama sekali bukan level mereka dari wajah hingga ke harta kalian tidak punya itu," ucap teman wanita tadi langsung mendorong kepala Naura
" Dan elo gua perhatikan Lo sekarang dekat dengan kak Adnan, pake apa Lo sampai kak Adnan mau dekat dengan Lo ," ucap wanita geng tadi.
" pake pelet sepertinya, hahahaha, " tawa semua siswa di dalam kelas saat mereka bully Naura dan Nisa.
" Anggi, Boneta, Siska apa kalian bisa duduk guru akan masuk sebentar lagi dan jangan cari masalah," pita seorang cowok ketua kelas mereka dengan cepat wanita-wanita itu langsung duduk ke bangku mereka.
Nisa dan Naura pun duduk di bangku mereka sambil menunggu kedatangan guru mata pelajaran.
" kamu tadi dari mana," bisik Nisa ke telinga Naura.
__ADS_1
" HM...habis dari .....itu..mmm...dari," ucap Naura bingung ingin beralasan apa.
" hmm....itu ..dari....apa maksudnya, ngomong jelas Bae jangan kaya orang susah ngomong aja ," kata Nisa membuat Naura cengengesan.
tidak menunggu berapa lama guru pun datang membuat Naura mengusap dadanya, ia bisa selamat dari pertanyaan Nisa namun entah sebentar ia harus menjawab apa saat Nisa bertanya kembali pasal dirinya pergi kemana dan dengan siapa.?
namun saat pelajaran di mulai Naura tidak memerhatikan guru untuk menjelaskan ia lebih memilih tertidur karena kelelahan saat malam tadi Nathan meminta jatahnya untuk dilayani sementara Nisa hanya tersenyum melihat Naura tertidur nyenyak seperti itu .
jam pelajaran berganti dengan bel istirahat membuat siswa berlari berhamburan menuju ke kantin untuk mengisi perut lapar mereka, begitu pula Nisa dan Naura menuju ke kantin membeli segelas minuman dan camilan.
namun saat menuju kantin lagi-lagi ada halangan dari fans fanatik Nathan, mereka menghadang Naura dan Nisa di depan pintu kantin.
" Lo wanita sok cantik itu kan ," tanya seorang wanita yang membuat Naura menghela nafas panjangnya karena harus berhadapan dengan wanita yang menjadi fans suaminya itu.
" maaf ya, aku harus masuk ke kantin " balas Naura segera melangkahkan kakinya namun dengan cepat wanita itu dan para gengnya menahan Naura dan menumpahkan Naura kuah bakso berserta isinya ke kepala Naura.
" Aw...panas ," meringis Naura saat kuah bakso yang panas tadi mengenai badannya.
kini semua siswa tertuju kepada Naura dan geng wanita itu hingga heboh saat geng wanita tadi menumpahkan kuah bakso di badan Naura.
" ih si CUPU sekarang mulai berani ya ," ucap wanita geng tadi ingin melayangkan tangannya ke wajah Nisa namun dengan cepat Adnan menahan tangannya.
" berani menyentuh gua benar-benar patahkan tangan Lo ," ancam Adnan dengan senyum devil nya membuat geng wanita tadi langsung terdiam.
sementara Nathan melihat Naura yang tersiram kuah bakso langsung menatap ketiga wanita geng tadi dengan tajam.
" siapa yang membuat Naura seperti ini ," tanya Nathan dingin menatap wanita geng tadi.
" Aurel dia melakukannya," sahut satu siswa yang melihat pertengkaran tadi.
" mana yang namanya Aurel ," tanya Nathan dengan cepat ketua geng tadi yang bernama Aurel mengangkat tangannya.
" Lo berani menyentuh Naura, Lo tau siapa dia," ucap nathan mulai mendekat ke arah wanita itu hingga mencengkram wajah Aurel dengan keras.
__ADS_1
" Nathan," Axel langsung mengontrol emosi Nathan yang sudah gelap mata, Axel sangat tau bagaimana kemarahan Nathan tanpa memandang siapa dia karena sudah menyakiti orang yang paling berharga dalam hidupnya.
" kau urus lah Naura saat ini ," bisik Axel membuat Nathan langsung memandang ke arah Naura.
Nathan melepas jaketnya yang ia pakai dan menuruti tubuh Naura, Nathan juga membersihkan mie bakso yang melekat di rambut Naura.
" apa kau tidak apa-apa," tanya Nathan lembut mengusap wajah Naura.
" aku tidak apa-apa ," balas Naura.
Nathan pun menatap setiap siswa yang menatap Naura tidak suka, ia merangkul Naura dan memberitahukan statusnya kepada semua siswa bahwa Naura adalah pacarannya.
", kalian siswa di sini dengar baik-baik gua dan Naura sudah resmi berpacaran," jelas Nathan dengan suara lantang membuat semua siswa kaget apalagi Aurel dan para gengnya.
" jadi di antara kalian yang berani menyakiti Naura sehelai rambut saja, maka kalian akan berurusan dengan gua ,"ucap Natha langsung pergi sambil menarik Naura yang masih terdiam dalam pelukannya.
Nisa, Adnan dan Axel mengikuti Nathan dan Naura dari belakang namun Axel sebelum pergi memeringatkan kepada Aurel untuk tidak menganggu lagi Naura.
semua siswa menatap Aurel dan gengnya dengan kasihan.
sementara Reza yang melihat Nathan melindungi Naura seperti itu tidak ragu lagi dengan ucapkan Axel tadi bahwa Naura dan Nathan memang memiliki hubungan asmara.
" Tapi gua gak akan menyerah untuk mendapatkan Naura ," batin Reza melihat kepergian Nathan dan Naura.
N & N bersambung...
jangan lupa :
πlike
π¬ komentar
β€οΈ favorit
__ADS_1
ποΈ vote
π₯ berikan hadiah jika kalian menyukai novel ini